Title : My Fan,My Enemy,My Wife
Genre : Romance,Friendship,Hurt (Happy Ending)
Length : 10 Part- End.
Rating : 14+
Cast :
· Lee Hye Sun
· Kim Hee Chul
· Lee Eun Hyuk
· Lee Dong Hyuk
· Super Junior Other Member. ( You can find it! )
Writer : HTS
Note !!!
Note !!!
Please don’t share my FF Without my permission
PART 7
“Aish!
Itu semua karena kau Kim Heechul! Aku membencimu!” Hyesun mengambil batu kecil
dan melemparkannya ke aliran sungai itu,“Dan sebentar lagi aku akan beradegan
denganmu,Aish! Kenapa kau tidak bunuh aku saja sekalian!” Decak Hyesun yang
sedari tadi tak berhenti melemparkan baru kesana. Apa Hyesun tidak sadar
kelakuannya seperi anak kecil saja.
“Untuk apa kau kembali?- Bukankah seharusnya aku yang bertanya? Untuk
apa kau kembali Chingu-ya?- YA!
Dimana sopan santunmu kau seharusnya menyapaku dulu,bukan seperti ini. –Oh,aku lupa! Annyeong…Chingu. Lama kita
tidak bertemu? Dialog macam apa seperti itu?” Hyesun terus menyesali
dirinya.
“YA!
Kau bisa mengotori sungai Hyesun-Ah.”Ah,suara ini! Hyesun sangat mengenal
dengan suara ini. Tapi untuk apa Woobin datang ke tempat seperti ini?
“Oh,Oppa.
Kau disini?” Tanya Hyesun membalikan wajahnya.
“Kau
bisa membuat sungai menjadi banjir.” Woobin duduk di bebatuan besar dekat sana
sambil menatap Hyesun yang terus melemparkan batu ke aliran sungai.
“Mianh.”
Hyesun berhenti melemparkan batu lagi. Ia membersihkan tangannya yang kotor
dengan air sungai yang berada disana,untung saja airnya bersih dan tidak keruh
ataupun kotor.
“Kau
sedang kesal? Tidak bisa menghafal skrip? Atau kau takut beradegan dengan
Heechul hyung?” Tanya Woobin mencoba menebak isi Hati Hyesun.
“Semuanya!
Aku takut bertatapan dengannya,bagaimana jika aku lupa dengan
dialognya.aish,aku membenci pria itu!” Hyesun kemudian berdiri dan duduk di
samping Woobin.
“Bisa
aku membantumu? Anggaplah aku adalah Jaehyun dan kau adalah Hyeri.” Namja ini
benar-benar baik. Walaupun terkadang sebagian besar yang ia perankan dalam
drama adalah antagonis,tapi ini berbalik dengan sifat aslinya.
“Ne,memangnya
Sunbae sudah hafal dialognya?” Tanya Hyesun menatap Woobin.
“Tentu
saja! Walaupun tidak ada aku dalam adegan itu,tapi tetap saja aku harus
mengetahui dialog orang lain. Agar aku mengerti dengan jalan cerita
tersebut,karena setiap dialog akan berkaitan dengan dialog lainnya.” Ucap
Woobin lalu turun dari batu tersebut. Woobin menjulurkan tangannya berniat
membantu Hyesun turun dari batu besar tersebut,”Biar kubantu untuk turun.”Hyesun
mengenggam tangan Woobin dan turun perlahan dari batu besar tersebut.
“Untuk apa kau kembali?” Hyesun mulai
memerankan perannya sebagai Kang Hyeri.
“Aku
sejak dulu tetap di korea. Dan,Bukankah seharusnya aku yang bertanya? Untuk apa
kau kembali Chingu-ya?” Woobin kali ini mulai mengambil peran sebagai Jaehyun.
“YA!
Kita baru bertemu kembali sejak aku pergi ke Jepang.Dimana sopan santunmu kau
seharusnya menyapaku dulu,bukan seperti ini.” Marah Kang Hyeri.
“Oh,aku
lupa! Annyeong…Chingu. Lama kita tidak bertemu? Chingu.” Ya ampun,Kim Woobin
benar-benar profesional! Walaupun bukan dialognya,tapi ia bisa memerankan
dengan baik. Sangat baik.
“Ada
apa menyuruhku kesini?”
“Duh,duh.
Kita telah mengenal sejak lama,kenapa kau seolah tidak pernah bertemu denganku
saat Youngsoo memberi peringatan untuk menjauhiku? Seharusnya,kau menjawab ‘dia
temanku’,bukankah begitu Chingu?”
“Aku
tidak pernah menganggapmu sebagai temanku, aku pergi.” Hyeri pergi,namun
Jaehyun menarik tangan nya sehingga mereka harus bertatapan sesuai dengan
naskah,“Ah,Mianhae. Aku tidak sanggup menatap tatapan matamu.” Hyesun
menghentikan aktingnya sampai sini.
“Kau
takut terpukau denganku. Dan saat syuting nanti pengucapan yang seharusnya
adalah ‘Dimana sopan santunmu?’ Nada itu harus kau tinggikan.” Woobin memberi
komentar pada akting Hyesun barusan.
“Ne,Aku
akan mengingatnya. Gamsahamnida.” Hyesun tersenyum gembira.
“Hyesun,Syuting
akan di mulai.” Lagi lagi kepala kru ini mengingatkan bahwa syuting akan di
mulai,padahal Hyesun masih ingin berbincang banyak dengan Sunbaenya.
“Pergilah!
Ingat dia hanya Kim Heechul bukan Jung Ilwoo,kau akan lebih tergoda jika ia
adalah Ilwoo Hyung. Heechul hyung masih jauh di bawah Ilwoo Hyung,Ingat!
Tatapannya adalah tatapan palsu.” Hyesun belum mau pergi tadi,Namun Woobin
telah memberinya semangat yang mengharuskannnya untuk melanjutkan syuting.
“Gamsahamnida,
aku menyangi Sunbae.” Hyesun memeluk erat Woobin. Woobin hanya terdiam dan
membeku saat Hyesun memeluknya.
***
Hyesun
sudah berada pada posisinya untuk memulai syuting kali ini.
“Action!”
Sutradara memberikan aba-aba jika syuting sudah di mulai. Okay,Hyesun harus
fokus sebagai Kang Hyeri untuk saat ini.
“YA!
Jaehyun,lepaskan tanganku!”Hyeri melepaskan tangan Jaehyun yang sejak tadi di
genggamnya,“Untuk apa kau kembali? Hah?” Hyeri terus memegangi tangannya yang
sudah merah di buat Jaehyun.
“Aku
sejak dulu tetap di korea. Dan,Bukankah seharusnya aku yang bertanya? Untuk apa
kau kembali Chingu-ya?” Jaehyun melipat kedua tangannya di dada bak seorang Bos
perusahaan besar.
“YA!
Kita baru bertemu kembali sejak aku pergi ke Jepang.Dimana sopan santunmu kau
seharusnya menyapaku dulu,bukan seperti ini.” Marah Hyeri.
“Oh,aku
lupa! Annyeong…Chingu. Lama kita tidak bertemu? Chingu.” Heechul maksudku
Hyesun mulai menatap tajam mata Hyeri.
Aish
tatapan itu! ingat dia bukan siapa-siapa! Ingat itu Lee Hyesun,dia hanya
seorang Kim Heechul.Batin Hyesun yang terus melamun dengan pandangan mata masih
menatap seorang Kim Heechul.
“YA!
Dialogmu.” Cicit Heechul membangunkan Hyesun dari lamunannya.
“CUT!
NG!” Sutradara berteriak saat melihat Hyesun lupa akan dialognya.mungkin Hyesun
terlalu lama melamun, “Hyesun,tolong fokus! Kita ulangi lagi ya.”
“Kau
gugup? Ah! tatapan ku? Berusahalah untuk menjadi profesional!”Cicit Heechul
pada Hyesun,Ah! Heechul sangat menyukai ini.
“Ck!”
Hyesun hanya bisa berdecak kesal dan berusaha untuk fokus sekarang. Lupakan,Dia
hanya Kim Heechul.Batin Hyesun menenangkan diri.
“Action!”
Sutradara Jung memberikan aba-aba lagi untuk memulai syuting.
“Oh,aku
lupa! Annyeong…Chingu. Lama kita tidak bertemu? Chingu.”
Harap
tenang Hyesun. “Ada apa menyuruhku kesini?” Hyesun kembali menjadi Kang Hyeri.
“Duh,duh.
Kita telah mengenal sejak lama,kenapa kau seolah tidak pernah bertemu denganku
saat Youngsoo memberi peringatan untuk menjauhiku? Seharusnya,kau menjawab
‘dia adalah temanku’,bukankah begitu
Chingu?”
“Aku
tidak pernah menganggapmu sebagai temanku, aku pergi.” Hyeri berjalan pergi
namun Jaehyun lebih dahulu menarik tangan Hyeri sehingga itu sukses membuat
Hyeri menatap matanya sekarang,Mereka berdua saling menatap satu sama lain.
Hyeri
tersadar,“YAA!”Hyeri berteriak cukup kesal.
“Siapa
yang menyuruhmu untuk pergi?” tanya Jaehyun.
Chanyoungpun
datang,“YAA! Jaehyun,lepaskan dia.”Chanyoung langsung melepas tangan Hyeri dari
tangan Jaehyun, “Apa kau tidak kasihan padanya? Dia murid baru disini.”
Ups,memang Hyeri murid baru disini. Tapi ia adalah Teman lama-maksudku musuh
lama dari Jaehyun.
“Teman
kita sepertinya menganggu sekali,bukankah begitu Choi Chanyoung?” Jaehyun
menatap tajam Chanyoung.
“Hyeri-ah,kita
pergi dari sini.” Chanyoung menggenggam tangan Hyeri dan menariknya untuk
mengikutinya.
“YAA!”
Jaehyun berteriak pada kedua orang itu.namun rupanya mereka berdua tidak
mendengar teriakan Jaehyun,atau mungkin berpura-pura tidak mendengar.
“Chanyoung,gamsahamnida.”
Hyeri tersenyum karena menyelamatkannya dari amarah Jaehyun.
“Ne,kita
ke kantin sekarang dulu ya? Jam masuk masih lama.” Ajak Chanyoung. Hyeri
menganggukan kepalanya yang menadakan arti ‘Iya’.
“Oh,itu
Youngsoo. Kau ambillah makananmu disana,atau aku yang mengambilkan?” Chanyoung
menunjukan Youngsoo yang sedang memakan makanannya di meja dekat kaca.
“Tidak,kau
duduk saja. Aku bisa mengambilnya sendiri.” Hyeripun melepas tangannya dan
pergi untuk mengambil beberapa makanan,Chanyoungpun berjalan ke arah Youngsoo
dan duduk di sebelahnya.
Oh My God! Jaehyun dan Dojoon
datang.Seragamnya sangat berantakan,lebih cocok di sebut Preman dari pada
seorang murid. Salah satu murid pria berkacamata melintasi Dojoon dan segera
saja Jaehyun mengambil makanan yang di bawa pria itu.
Murid
itu hanya bisa menunduk dan tak berani untuk melawan,Ia pergi sebelum Jaehyun
memarahinya. Hyeri berjalan ke arah Chanyoung,Namun…
“Ups,makananku
membuat teman baru kita menjadi kotor.” Jaehyun dengan sengaja mendorong Hyeri sehingga
terjatuh duduk, Ya ampun.. kasihan sekali gadis ini,Jaehyun dengan sengaja
menumpahkan makanan yang di bawanya tadi hingga mengotori rambut dan seragam
Hyeri.
“YAA!”
Hyeri berteriak kesal,Memangnya dia fikir dia itu siapa? Hyeri mencoba bersabar
saat Jaehyun mendorongnya tadi,namun ia sudah sangat kesal karena dengan
sengaja Jaehyun menumpahkan dengan perlahan makanan itu ke kepalanya. Mereka
menjadi pusat perhatian murid disana,Dojoon hanya bisa tersenyum evil melihat temannya itu mengerjai
murid lain. Sejak dulu memang kerjaan Dojoon dan Jaehyun hanya mengerjai murid
lainnya dan sok menjadi penguasa di sekolah itu.
“Sebagai
permohonan maafku,bisa aku membantumu berdiri Kang Hyeri?” Jaehyun menjulurkan
tangannya,Hyeri hanya bisa mendengus kesal melihat musuhnya tersebut. Sejak
kecil sampai sekarang memang kerjaan Jaehyun hanya menganggu Hyeri.
“Pergilah
dari sini,Lee Jaehyun.” Chanyoung mendorong Jaehyun. Jaehyun hampir terjatuh
tapi Dojoon langsung menopang dengan tangannya sehingga Jaehyun hanya
tergelincir sedikit.
“YAA!
Choi Chanyoung.” Teriak Dojoon.Rupanya sekarang ia sudah mulai kesal dengan
Chanyoung,Dojoon sudah mengepal tangannya ingin mendaratkan pukulan pada wajah
Chanyoung. Namun Jaehyun menahannya karena Chanyoung itu adalah target Jaehyun.
Youngsoo
mendekat pada Hyeri dan Chanyoung,“Kau pergilah dulu dengan Youngsoo.” Suruh
Chanyoung dan Hyeri menurut. Hyeri berjalan agak pincang,rambutnya sungguh
kotor dan bau makanan! Seragamnya juga begitu. Jaehyun mulai berdiri,“YA! Lee
Jaehyun.” Teriak Chanyoung. Seluruh murid disana hanya menonton adegan seperti
ini,tak ada yang berani untuk melerang mereka.
“Mwoya?
Kau ingin berhadapan denganku?” Jaehyun membulatkan matanya dan menatap tajam
Chanyoung.
Semua
murid disana memerhatikan tontonan yang mereka lihat sekarang, dan terkadang
beberapa murid membisikan satu sama lain mengomonginya.
“Aku
benci suasana seperti ini,semua orang melihat. Aku pergi.” Dengan santainya dan
tak merasa berdosa atas kesalahannya barusan Jaehyun dan Dojoon pergi begitu
saja? Ya ampun.
Youngsoo
menuntun Hyeri ke atap sekolah mereka. Sepi dan tidak ada orang,hanya bangu
panjang tempat mereka duduk. Youngsoo meninggalkan Hyeri sebentar dan kembali
membawa handuk yang sudah di basahi dan handuk kering untuk Hyeri.
“Hyeri-ah,pakai
ini dulu untuk membersihkan tubuhmu.” Youngsoo memberikan handuk itu untuk
Hyeri,Sebenarnya itu handuk untuk mengelap keringat ketika selesai melakukan
olahraga di sekolahnya. Ya tapi tidak apalah jika itu di berikan untuk Hyeri.
“YAA!
Kang Hyeri.” Seseorang yang datang menghampiri mereka. Hyeri dan Youngsoo
menatap orang itu.
“Cut! Good,I like that.” Sutradara
tersenyum bangga dan memberikan tepuk tangan yang sangat keras melihat akting
mereka.
Syuting
selesai.
Hyesun
segera pergi untuk membersihkan pakaiannya dan rambutnya yang kotor menggunakan
toilet di lokasi syuting mereka,Hyesun segera mengganti pakaiannya dan duduk di
closet duduk disana.
Hyesun
merasakan sedikit peri pada lututnya,lutut Hyesun mememar akibat Heechul
mendorongnya,Apa Heechul tidak sadar kalau ia mendorongnya sangat kencang sampai
membuat Hyesun terluka? Untung saja ia menggunakan celana panjang sehingga bisa
menutupinya.
Hyesun
beranjak untuk pulang. Ia menunggu taksi di bahu jalan,Heechul sudah
menunggunya lebih dahulu untuk pulang bersama. ttttttttttiiiiiittttttttttttttttttt
Eunhyuk
datang dengan mobilnya yang langsung membunyikan klaksonya dengan panjang di
belakang mobil Heechul.tentu saja ia juga mengajak Hyesun untuk pulang bersama.
“Naik
saja ke mobilku!” Seru Eunhyuk yang berteriak dengan membuka sedikit kaca
mobilnya.
“Mobilku
lebih bagus.” Sahut Heechul. Ya,memang mobil Heechul jauh lebih mahal dan lebih
bagus dari pada milik Eunhyuk. Ya,namun mana mungkin Hyesun mau naik mobil itu.
“YAA!
Hyesun-ah,kau mau ku antar?” Astaga,Jung Ilwoo datang dengan mobilnya yang
langsung memberhentikannya di belakang mobil Eunhyuk. Tinggal di pilih saja!
Hyesun ingin di antar oleh Heechul,Eunhyuk atau Jung Ilwoo?
Tanpa
fikir panjang Hyesun langsung naik ke mobil Jung Ilwoo. Tentu saja ia memilih
Ilwoo karena jika Hyesun memilih salah satu antara Heechul atau Eunhyuk hanya
bisa membuat mereka bertengkar,alasan lain juga karena Jung Ilwoo adalah
Idolanya.
“Ini
semua karenamu.” Tuduh Heechul pada Eunhyuk,Heechul segera menancapkan gas
mobilnya segera pergi begitu juga Eunhyuk.
***
“Sunbaenim,gamsahamnida.”
Hyesun terseyum pada Jung Ilwoo yang sedang mengemudikan mobilnya.
“Hyesun,apa
aku terlihat tua?” Tanya Ilwoo yang sesekali menatap Hyesun.
“Tidak,Sunbae.”
“Panggil
aku Oppa saja,aku merasa tua jika terus di panggil Sunbae olehmu.” Ilwoo
lagi-lagi harus mengeluarkan kedipan mautnya pada Hyesun sembari mengemudi.
Hyesun hanya menganggukan kepala dan tersenyum,“Dimana rumahmu?”
“Di
daerah Seoul,kau hanya perlu belok ke kiri dan lurus. Rumah paling ujung,disana
rumahku.”
“Kau
tinggal sendiri?”
“Tidak,aku
tinggal bersama temanku. Namanya Lee Donghyuk.”
“Dia…
seorang pria?” Sontak Ilwoo kaget ketika Hyesun mengatakan kalau Lee Donghyuk
adalah seorang temannya. Seorang pria dan wanita tinggal satu rumah tanpa
ikatan keluarga? Astaga,“Bagaimana bisa kau tinggal dengan seorang pria? pindahlah
ke rumahku! Kau tidak bisa tinggal dengan seorang pria,Hyesun-Ah.”
“Aku
tahu,orang tuaku dan orang tuanya sudah meninggal. Dulu keluarga kami sangat
dekat walau tanpa ada ikatan persaudaraan. Dia menganggapku sebagai
adiknya,begitu juga sampai sekarang.” Mata Hyesun mulai berkaca-kaca,namun
kalimat-kalimat itu di akhiri dengan senyuman. Tentu saja Hyesun tak ingin
menangis di depan seorang Idolanya.
“Mianhae,aku
tidak tahu kalau—“ Ilwoo belum selesai berbicara namun Hyesun lebih dahulu
memotongnya.
“Tidak
apa-apa,Sunbae. Terima kasih atas tumpangannya.” Hyesun berterimakasih saat
Ilwoo sudah mengatarkannya sampai di depan rumahnya,Hyesun keluar dari mobil
itu.
“Oppa!”
Ilwoo mengingatkan Hyesun untuk memanggilnya Oppa,tentu saja ini di akhiri
dengan kedipan mau dan senyuman khas yang ia berikan.
“Ne Gamsahamnida,Oppa.”
Hyesun tersenyum dan masuk kedalam rumahnya.
***
Keesokan
harinya.
Woobin,Ilwoo,Heechul,Eunhyuk
serta Hyesun sudah bersiap pada posisinya untuk syuting hari ini.
“Action!” aba-aba sudah di teriakan oleh
Sutradara Jung,itu artinya syuting sudah dimulai.
“YAA!
Hyeri-ah.” Teriak Jaehyun mendorong Hyeri hingga membuatnya sampai terjatuh.
Apa Heechul maksudku Jaehyun tidak sadar kalau ia mendorong sangat kencang
sampai membuat meja dan kursi di sekitar Hyeri jatuh? Hyeri tidak bisa
pergi.kanan-kirinya hanya ada meja dan kursi yang sudah jatuh,di belakangnya
dinding dan di depannya orang ini. Semua murid melihat dari dekat pintu kelas
mereka dan tidak berani untuk mendekat ataupun melaporkan pada guru,Hyeri hanya
menunggu sampai orang lain datang dan menyelamatkannya,
Awwh,Lututku
mulai sakit lagi.Batin Hyesun,“YAA! Jaehyun,kenapa kau mendorongku? Aku tidak
melakukan kesalahan padamu.” Hyeri meninggikan suaranya.
“Memang
tidak.” Jawab Jaehyun santai. Sok berpenguasa,sekolah ini bukan milikinya tapi
kenapa dia sok menjadi jagoan disini?
“Lalu
kenapa kau selalu mengangguku? Oh,kau bosan? Tidak ada hiburan lain selain
menganggu orang lain,kau seharusnya memiliki kekasih agar kau tidak bosan.”
Hyeri mencoba melawan Jaehyun dengan kata-kata pedasnya,sebenarnya itu hanya akal-akalan
Hyeri saja! Dia juga tak ingin terus menerus di tindas.
“YA!
Maksudmu tidak ada gadis lain yang menyukaiku?” Jaehyun meninggikan salah satu
alisnya dengan kedua tangan yang di taruh di dalam kantung celananya.
“Tentu
saja,mana ada gadis yang menyukaimu jika kau terus memperlakukan wanita seperti
ini.” Ck! Tentu saja ini sangat benar,Hyeri!
Chanyoung
datang dari kerubungan murid yang berdiri sebagai penonton itu,“YAA! Kau ini—“
Ups,Jaehyun ikut terjatuh setelah Chanyoung datang dan mendorong dengan kedua
tangannya.
“YAA!
Jaehyun,berhentilah menganggunya!” Teriak Chanyoung pada Jaehyun,Iapun
menghampiri Hyeri yang jatuh terbengkalai hanya duduk terdiam disana.
“Aish!
Drama.” Pekik Jaehyun melihat Chanyoung yang menghampiri Hyeri dan menolongnya.
Memang ini benar Drama Jaehyun.
“Gwenchanayo?” Tanya Chanyoung pada Hyeri berniat
menolongnya. Hyeri mungkin tidak apa-apa,tapi Hyesun lututnya Terluka
Chanyoung!
“Ye,Gwenchana.”
Jawab Hyeri sambil tersenyum.
“Cut!” Sutradara Jung berdiri memberikan
aba-aba bahwa syuting telah selesai, “Okay,besok
untuk episode tiga. Dan Hyesun harus tinggal untuk adegan tunggal malam ini.”
Lanjut Sutradara Jung mengingatkan pada Hyesun.
***
“Aish!
Seenaknya saja main mendorong-dorong orang.walaupun ada adegan itu memang aku
tidak tahu kalau perasaan yang kau gunakan tadi bukan perasaan
Jaehyun,melainkan Heechul! “ decak kesal
Lee Hyesun,Ia membasahkan kain yang sebelumnya sudah ia ambil di kotak p3k dengan
air sungai di dekatnya. Airnya sedikit dingin,bersih dan jernih, “Ah,lututku
semakin memar! Awas saja kau,Kim Heechul! Aku membencimu.”Hyesun memeras
kainnya yang basah dengan air lalu menempelkannya pada luka memar yang di buat
Heechul.
Seharusnya
es batu di bungkus dengan kain baru di tempelkan pada luka,tapi di lokasi
syuting tidak ada es batu sehingga Hyesun hanya membasahi dengan air sungai.
Air sungaikan cukup dingin.
“Mianhae.”
Lagi-lagi Heechul datang membawakan kain kasa dan alkohol di tangannya.
Hyesun
melirik sedikit orang yang berbicara padanya itu adalah Kim Heechul,ia menaikan
sedikit kaos kakinya dan berdiri untuk beranjak pergi dari tepat itu.
“Tidak
jangan pergi.” Heechul menarik tangan Hyesun dan menyuruhnya untuk duduk di
disana lagi,Hyesun menurut.
“Tolong
lepaskan aku!” teriak Hyesun yang sudah duduk di bahu sungai itu. Ups,tangan
mereka masih saling berpegangan satu sama lain.
“Lepas
kaos kakimu.” Heechul melepaskan tangannya dan menyiapkan kain serta alkohol
untuknya.
“Maksudmu?”
tanya Hyesun yang cukup terkejut? Mana mungkin Heechul tau,lukanya sudah di
tutupi oleh kaos kaki Hyesun.
“Lepas
kaos kaki kananmu,mana bisa dengan air sungai luka memar bisa sembuh semudah
itu.” perintah Heechul. Air sungai? Jadi Heechul melihatnya sejak tadi.
“Kau…tahu?”
Hyesun hanya bisa menunduk ketakutan.
“Aku
yang menyebabkan kau terluka,mana mungkin aku tidak tahu.kau ingin aku yang
melepaskan kaos kakimu?” Heechul mulai meninggikan suaranya,mungkin ia kesal
karena Hyesun tidak menuruti perintahnya sejak awal.
“Nan
Gwenchana! Pergilah dari sisiku,itu obat yang tepat untuk mengobati lukaku.”
Hyesun merasa kalau Heechul mulai meninggikan suaranya,okay Hyesun melakukan
itu juga. Tapi-tapi, mengobati lukaku?
Luka yang mana,perasaannya yang terluka? Tidak mungkin jika luka memar dengan
Heechul pergi luka akan sembuhkan?
“Aku
akan pergi setelah mengobatimu.” Heechul merasa Hyesun mulai marah
padanya,sekarang Heechul mulai berbicara merendah padanya dengan lembut.
“Aku
bisa mengobatinya sendiri,Kim Heechul!” Hyesun mulai marah,Ia beranjak untuk
berdiri pergi namun Heechul lebih dulu menggenggam tangannya untuk tidak pergi.
“Mianh.
Tapi aku yang melakukan kesalahan,aku harus bertanggung jawab! Sekarang
duduklah,lepaskan sepatu dan kaos kakimu.” Ya,Heechul benar! Ia harus
bertanggung jawab pada luka yang di buatnya,Hyesun menurut dan duduk di tempat
itu lagi.
Hyesun
melepaskan sepatu dan kaos kakinya,“Berhentilah berada disisiku.” Tes tes
tes,Hyesun mulai menangis sekarang. Heechul baru akan menempelkan kain yang
sudah basah karena alkohol di kaki Hyesun,tapi hal itu terhenti karena
mendengar ucapan serta tangisan Hyesun.Heechul langsung menatapnya, “Selain
untuk drama,berhentilah mendekatiku! Menjauhlah dariku.” Hyesun merendahkan
suaranya sambil menangis.
“Jangan
menangis,sebenarnya aku tidak suka orang yang menangis. Mianh.” Heechul mulai
menempelkan kain berakohol itu pada luka memar di lutut Hyesun,Ya ampun lukanya
cukup parah.
“Jika
kau selalu berada disisiku,itu artinya…kau adalah masalah bagiku.” Awwh,pasti
Hyesun menahan rasa sakit karena lukanya mulai perih terkena alkohol. Ia juga
menahan rasa sakit di hatinya yang telah di buat Heechul selama ini. Tapi
sebenarnya kata-kata Hyesun barusan juga cukup menyakitkan untuk Heechul.
Heechul
terdiam sesaat dan mengingat kejadian yang pernah ia lakukan bila berada di
dekat Hyesun.mulai dari ia di seret satpam,kencan yang rusak karena
kehadirannya,tidak ada taksi setelah penandatanganan kontrak dan sampai
sekarang. Benar apa yang di katakan Hyesun,Heechul memang masalah baginya.
“Kau
benar! Aku adalah masalah bagimu,aku selesai untuk mengobatimu. Aku berjanji
untuk melakukan seperti apa yang kau katakan,selain untuk drama aku tidak akan
pernah mendekatimu. Aku akan pergi seolah-olah aku adalah gelembung,berhentilah
menangis! Kau masih harus syuting adegan terakhir,aku pergi.” Heechulpun
pergi,pergi seolah-olah seperti gelembung? Gelembung cepat atau lambatkan akan
segera meletus dan sudah tidak terlihat lagi. Astaga Kim Heechul!
Heechul
pergi membawa lagi kain dan alkoholnya,Hyesun menangis dengan sangat terisak
sangat-sangat terisak. Hyesun tahu betul arti kata-kata itu,itu yang membuat ia
menangis dengan terisak.
Jung
Ilwoo bertemu dengan Heechul “Hyung,Hyesun…” Keduanya sama-sama aneh.
“Jangan
membicarakan dia lagi di hadapanku.” Waw,Heechul sepertinya juga berusaha
melupakan Hyesun. Dia sampai tidak ingin membicarakan Hyesun lagi? Ya ampun,Kim
Heechul.
“Ada
apa dengan mereka?” Heechulpun pergi,Ilwoo sempat terdiam sesaat,“Hyesun-ah…”
panggil Ilwoo dengan ceria,tapi tiba-tiba raut wajahnya berubah.
“Oppa,apa syutingnya akan di mulai?” Seseorang
memanggil namanya, Hyesun menghapus air matanya dengan cepat.
“Tidak,masih
lama. Kau syuting dua jam lagi karena adegan malam hari,Kau menangis?” Ilwoo
duduk di samping Hyesun.
“Tidak,ada
apa kesini?” Hyesun tiba-tiba tersenyum ceria seolah-olah tidak ada yang
terjadi,tentu saja Hyesun ingin menutupi kesedihannya di hadapan Jung Ilwoo.
“Senyuman
palsu,jangan berbohong jika berbicara denganku.” Jung Ilwoo mulai cemberut.
“Kau
tahu.”
“Tentu
saja,Heechul hyung menyakitimu?” Sebenarnya itu memang benar,sekarang buka
hanya perasaannya yang tersakiti namun lututnya juga.
“Tidak,Kau
ingin makan denganku?” Hyesun tiba-tiba mengalihkan pembicaraan. Ilwoo
sebenarnya tahu,namun mungkin Hyesun tidak ingin membahas ini dengannya.
“Ne,kita
ke cafee disana ya?” Jung Ilwoo menunjuk pada kafe di dekat sana,Hyesun
menganggukan kepalnya. Hyesun berjalan lebih dahulu dari pada Ilwoo,Ups
terlihat jelas ia menahan rasa sakit sehingga berjalan dengan pincang.
“Kakimu
terluka?” Ilwoo melihat dengan jelas luka memar pada lutut Hyesun.Ilwoo
tiba-tiba berjongkok di depan Hyesun,“Naiklah ke punggungku.”
“Tidak
apa-apa.ini hanya luka memar.” Hyesun menolak. Ia ingin Ilwoo
menggendongnya,namun ia juga ingin tidak membebankannya.
“Kau
harus syuting satu adegan lagi dan tidak ada adegan pincang disana. Cepat naik!
Kau harus menyimpan kekuatanmu saat berdiri untuk Kang Hyeri.” Ilwoo benar.
Hyesun akhirnya menurut, Ilwoo menggendong Hyesun sampai di kafe dekat sana.
***
“Annyeong…Chingu!”

No comments:
Post a Comment