Thanks For Visit My Blog! update-an terbaru di Wattpad : @Hxxnim18 Line : heezzinfun Ada banyak cerita menarik dan fanfic di wattpadku
Showing posts with label korean. Show all posts
Showing posts with label korean. Show all posts
Friday, 24 February 2017
Sunday, 10 April 2016
Announcement
Hi! Semua...
aku cuma mau ngasih tau, bagi kalian yang masih minat buat baca cerita aku. aku sekarang pindah ke wattpad, khusus cerita ya. untuk artikel, berita dan lainnya tentunya masih di post di blog ini.
Wattpad : heezzinfun
Line : heezzinfun
Ig : heezzinfun
jangan lupa untuk mampir.
aku cuma mau ngasih tau, bagi kalian yang masih minat buat baca cerita aku. aku sekarang pindah ke wattpad, khusus cerita ya. untuk artikel, berita dan lainnya tentunya masih di post di blog ini.
Wattpad : heezzinfun
Line : heezzinfun
Ig : heezzinfun
jangan lupa untuk mampir.
Wednesday, 12 November 2014
FF Training [EXO SERIES] - FINAL PART
PART 5B.
“Aku akan memilih
salah satu diantara kalian yang paling aku sukai,kau puas??!!” Richan berjalan
dan segera keluar menutup pintu. Kai terkejut dengan
jawabannya,berani-beraninya gadis ini mengatakan hal itu.
*
Satu minggu
setelahnya,Kai sungguh geram melihat adegan di depannya. Kai hari ini akan
bertindak dewasa,ia harus berani mengatakan hal ini. Richan dan Eunhyuk baru
saja keluar dari studio rekaman. Kai menghadang mereka berdua…
“Aku perlu bicara
padamu,”Ucapnya dingin tanpa menatap seorangpun,keduanya bingung,”Aku?” Richan
bertanya dengan bodohnya,”Bukan kau,tapi di sebelahmu…” jawabnya dengan dingin.
Kai berjalan lurus
melewati mereka berdua,Richan berdecak kesal, “Aku pergi dulu,nanti kita
bertemu lagi.” Eunhyuk dengan santainya sambil mengelus puncak kepala Richan.
“Eoh,hati-hatilah.
Jangan sampai kalian saling memukul—“ Richan berhenti,ia dengan refleks
mengucapkan hal yang seharusnya ia tidak ucapkan,Eunhyuk menatapnya serius.
“Kalian sudah besar,berbicaralah sesuai umur kalian,aku pergi!” Ucap Richan
yang langsung meninggalkan Eunhyuk.
Eunhyuk mengikuti
kemana langkah Kai pergi,sampai akhirnya mereka berdua berhenti di atap gedung
ini. “Langsung saja pada intinya,aku menyukai Richan.” Ucap Kai dengan santai
namun serius. Eunhyuk terdiam,”Aku tahu kau juga menyukainyakan?”
“Eoh,aku
menyukainya!” Eunhyuk angkat bicara.
“Aku sudah bertanya
padanya,siapa yang dia pilih,aku atau kau saat acara Best artist of the year.
Dia tidak memilih dan mengatakan dia akan memilih salau satu dari kita yang ia
sukai,”Kai menjelaskan,Eunhyuk terdiam,Kai berfikir bahwa Eunhyuk belum juga
mengerti,”Aku perjelas,salah satu diantara kita yang di pilih olehnya yang
berhak mendapatkannya,bagaimana?”
“Tidak
masalah,bagiku.”Eunhyuk memasukan kedua tangannya di saku celana
panjangnya,”Jalga (Aku pergi!)” Ia membalikan badannya dan pergi.Kai naik pitam
di buatnya,orang ini benar-benar! Berani sekali dia pergi dengan seenaknya!
*
Kai dan Eunhyuk
terus berlatih sebelum menjelang hari pertempuran mereka. Padahal,lawan mereka
bukan hanya satu orang! Melainkan ada Kyuhyun,Siwon,Jungkuk dan masih banyak
lagi.
Richan baru saja
mengunjungi ruang latihan mereka,hanya sekedar melihat dari kejauhan dan pergi.
Ia tidak enak jika harus mengganggu keduanya yang sedang berlatih. Richan
merasa sangat bosan.
Ia memutuskan untuk
pergi keruangan Lee Jeongsuk ‘Tok…Tok…’ Richan mengetuk pintu kemudian masuk
setelah mendapat izin dari si empunya. Wajahnya menampilkan bahwa ia sedang
lesu saat ini.
Richan duduk di
sofa dan merebahkan tubuhnya santai,”Taepyeonim,aku sangat bosan sekarang.” Ia
bergumam.
Jeongsuk menatap
Richan sebentar lalu kembali menatap layar laptop di depannya,ia membetulkan
letak kaca mata radiasi itu lalu berdiri. “Waeyo?”
Richan menatap
langit-langit,”Aku bosan,tidak ada yang bisa aku lakukan saat ini. Semua tugas
sudah di kerjakan,jadi aku memutuskan berkunjung kesini.” Jawabnya dengan
santai,Richan menyadari sesuatu. Ia segera membenarkan posisi duduknya menjadi
tegak dan mengecek tenggerokannya,”Jeosonghamnida,seharusnya aku ingat posisiku
sekarang sebagai Trainee,Taepyeonim.”
Jeongsuk mendekat
dan duduk di seberangnya,”Gwenchana,tidak ada yang melihat kita. Kau bisa
santai seperti biasanya…”Ia melepas kacamata anti radiasinya dan menaruhnya di
meja,”Walaupun kau sedang tidak ada tugas,kau tidak boleh bersantai terlalu
lama. Isilah waktu luangmu dengan menulis lagu baru,atau setidaknya
berkomunikasi dengan Trainee lain.”
Richan kembali
memposisikan tubuhnya dengan santai,”Tapi tidak ada yang mau berkomunikasi
denganku selain kau,Eunhyuk-ssi dan Kai sunbae.”Ia menjadi lesu.
“Mereka sedang
berlatih bukan?” Richan menganggukan kepalanya,”Kau bisa mengawasi mereka dan
memberi masukan,bagaimanapun kau yang meembuatkan lagu untuk mereka.” Jeongsuk
melanjutkan.
“Ah,benar!” wajah
Richan kembali bersemangat,Richan berdiri dan menghampiri Taepyeonim orang yang
di sambut itupun juga ikut berdiri. Richan memberikan pelukan
ringan,”Gamsahamnida,Taepyeonim. Kau memang orang yang bisa di andalkan!”
Richan tersenyum dan melepaskan pelukannya. Gadis itu pergi dari ruangan CEO
dan menuju ke ruang latihan.
*
Richan pergi menuju
ruang latihan Eunhyuk,karena banyak Trainee lain di ruang latihan Kai,akan
terjadi masalah jika Richan memaksakan untuk pergi kesana. Eunhyuk menghentikan
latihannya dan duduk di laintai bersama Richan. Ya mereka mengobrol seperti
biasa dan di lingkupi dengan canda tawa,tanpa sadar seorang Pria di kejauhan
mendelik kesal melihat hal di depannya.
Hari terus berlalu
sampai akhirnya besok adalah hari pertempuran semua Idol dan Trainee yang akan debut
di agensi ini.
*
Tata
panggung,audience,juri,staff dan yang lainnya sudah lengkap dengan kesiapan
yang tinggi, Richan duduk di belakang panggung untuk mensuport artis yang akan
menyanyikannya.
Voting online sudah
di buka sejak satu jam yang lalu,acara tahunan ini juga sedang di siarkan live
untuk tiga jam kedepan. Sekurangnya lima Trainee siap debut sudah menunjukan
penampilan mereka,sudah saatnya bagi Eunhyuk untuk menampilkan lagu barunya.
Suara tepuk tangan
terdengar sampai di belakang panggung,”Kau tidak perlu takut,tunjukan yang
terbaik karena aku mengharapkan banyak darimu!” Richan memeluk Eunhyuk dengan
singkat.
Eunhyuk
tersenyum,”Kau tidak perlu cemas,sudah hampir 1 tahun aku menjadi artis di
dunia hiburan.” Ia mencoba menenangkan.
“Baiklah kalau
begitu,FIGHTHING!!!” Richan mengangkan tangannya keudara lalu tersenyum,Eunhyuk
sudah siap naik ke atas panggung.
“Ini salah satu
penampilan yang sangat di nanti-nanti,setelah ini akan ada Kai yang akan
membawakan lagu terbarunya. Sebelum penampilan Kai,mari kita nikmati Eunhyuk
dengan lagu Destiny!” MC telah selesai berbicara kemudian turun ke bawah
panggung berganti dengan Eunhyuk yang sudah berada di atas panggung.
Kai menunggu di
bawah bersiap untuk tampil,ia sempat melihat Richan karena berada di tempat
yang sama. Tak ada sapaan satu sama lain,”Bersiaplah setelah ini!” Ucap Richan
lalu pergi berlari ringan. Richan memutuskan untuk berada di sisi yang
berlawanan saat ia tampil sebagai pemain gitar saat Kai tampil.
Eunhyuk telah
selesai dan turun ke bawah panggung, ia sempat berpapasan dengan Kai sebelum
pergi ke ruang make upnya. Kai semakin kesal! Richan naik ke atas panggung
lebih dulu lalu duduk di kursi yang telah di sediakan dengan gitar di
tangannya,Kai masuk lalu berdiri di depan tiang microphone.
Hana…dul..set…
Richan memetik
senar gitar lalu di iringi dengan suara Kai,entahlah. Sebelumnya suara Kai bisa
di bilang merdu saat latihan,namun kenapa sekarang terkesan biasa? Pertanyaan
muncul di benaknya,namun Richan terus memutuskan untuk terus memetik senar
gitar sampai lagu ini benar-benar berakhir.
“I wanna be with
you~” bait terakhir dalam lagunya,tepuk tangan tak kalah meriah menghiasi
studio ini. Keduanya membungkukan tubuh lalu turun dari atas panggung.
Kai turun lebih
dulu dari Richan,Richan segera menaruh gitarnya asal dan mengejar Kai. Sayang
seribu sayang,Eunhyuk segera menghadangnya dengan senyuman. Tak ada alas an
bagi Richan untuk pergi,”Chukkae! Itu panggung pertamamu,kita harus merayakan
ini nanti!” Eunhyuk menaruh lengannya di pundak Richan lalu berjalan
pergi,Richan hanya bisa menatap punggung Kai dengan nanar.
Kai kenal betul itu
tadi suara Eunhyuk,Kai terdiam sesaat lalu menolehkan pandangannya kebelakang.
Ternyata gadis itu tidak mengejarnya.
Tiba di 30 menit
terakhir sebelum acara ini berakhir.
Perolehan voting
adalah Kyuhyun dengan 27,1%,Jungkuk dengan 11,3%,Kai dengan 30,8% dan Eunhyuk
dengan 30,8%. MC kembali lagi ke atas panggung. Layar besar telah menunjukan
hasil voting online+voting dari para Trainee.
“Seperti yang kalian
lihat,dengan begini Kyuhyun dan Jungkuk tersingkir. kini hanya tinggal
tersisakan Eunhyuk dengan 30,8% dan Kai dengan 30,8% hasil suara dengan jumlah
yang sama. Namun voting sudah di tutup dan di akhiri oleh Park Richan sebagai
penulis lagu keduanya…” Mc berhenti dengan Richan yang naik ke atas panggung di
tambah suara tepuk tangan yang meriah. “Baiklah,Park Richan-ssi,satu suara ini
akan sangat berpengaruh bagi keduanya. Salah satu dari mereka akan di tetapkan
sebagai Best artist of the year untuk tahun ini. Tidak perlu berlama
lagi,silahkan tulis salah satu nama dengan kemampuan terbaik.” Ucapnya dengan
jelas.
Richan sempat
bingung sebelumnya,seandainya tidak seri,pasti ia tidak di butuhkan untuk
memberi penilaian ini. Ia meneguk ludahnya gugup lalu menuliskan nama seseorang
di kertas. “Baiklah,saya sudah memilih slah stau di antara mereka… dan saya
mengucapkan selamat baginya dan akan terus menulis lagu dengan baik di masa
depan. Saya sudah memutuskan untuk memilih….”Richan berhenti sebentar untuk membuat
ketegangan.
Dilain
tempat,seseorang sudah menunggu di ruang yang tak begitu besar berisi dengan
banyak kabel dan tombol disana. Klik. Tombol maut itu di tekan,tempat ini
menjad gelap dan hanya bercahaya oleh kilatan lampu kamera yang menyala. Orang itu
pergi dari tempat itu.
Terjadi mati lampu.
Namun hal itu segera di atasi dalam 10 menit. Lalu di lanjutkan yang sebelumnya
tertunda. Posisi Best of artist kini sudah di gantikan. Pemenangnya sudah di
umumkan.
*
Satu minggu ke
depan, salah satu dari Eunhyuk dan Kai masih tidak bisa menerima kekalahan ini.
Kai memutuskan untuk menyelesaikan masalah ini di atap asrama mereka. Terjadi
adu mulut antara keduanya,hal ini biasa terjadi ketika pertengkaran antara
kedua pria.
Richan mendengarkan
semua ini dari balik pintu. Sejak acara itu,hubungannya dengan Kai sedikit
renggang. “YA! Kalian berdua kembali bertengkar? Kenapa kalian menyebut
namaku?” dengana lancangnya Richan langsung masuk ke zona berbahaya itu.
“Richan-ah,kau
disini? Mari pergi dari sini,dan aku akan menjelaskannya di bawah.” Eunhyuk
menggemgam tangan Richan,namun sayang seribu sayang,dalam hitungan kilat,Richan
segera menepisnya.
“Ini salahmu,kau
yang mulai duluan untuk membahas masalah ini.”Eunhyuk membela dirinya
sendiri,”Aku pergi…”Hyukjae melambaikan kedua tangan dan berniat untuk pergi.
Secepat
kilat,Richan meraih tangan Eunhyuk sehingga niatnya untuk pergi di gagalkan.
Richan menundukan kepalanya seolah berkata ‘jangan tinggalkan aku’ Eunhyuk
menatatapnya dengan nanar.
Richan melepaskan
tangan Eunhyuk setelah tatapan sinis dari Kai,”Apa kalian berdua
mempertaruhkanku?” tanyanya dengan polos.
“Richan-ah,kami
hanya…”
“Ne! kami berdua
mempertaruhkanmu,Park Richan. Aku melakukan ini karena aku mencintaimu.” Dengan
cepatnya Kai memotong ucapan Eunhyuk.
“Aku…aku perlu
bicara denganmu Eunhyuk-ssi.” Richan menarik tangannya dan segera berhenti di
tangga darurat. Richan menatap Eunhyuk seolah meminta memberinya penjelasan.
“Kau memilhku saat
Best artist,album soloku akan segera hadir. Kurasa itu sudah cukup. Aku-aku
memang menyimpan perasaan padamu,tapi aku tidak bisa memaksakan kehendakmu. Kau
menyukainya kan?” Richan terdiam,”Pergilah temui dirinya,aku akan menganggap
bahwa pertaruhan ini batal.” Setulus hatinya Eunhyuk mencoba mengatakan hal
itu. Dari pada berujung bahwa mereka berpacaran,tapi cintanya hanya sepihak.
Lebih baik dari awal Eunhyuk merelakannya pergi.
Brug!
Richan segera
memeluknya dengan cukup erat,”Eunhyuk-ssi,aku punya pertanyaan padamu?” Eunhyuk
hanya membalas ‘hmm?’ dengan mengelus rambur Richan,”Apa kau ingin bersahabat
dengan Kai? M-maksudku diantara kalian berdua tidak ada pertengkaran,bagaimanapun
kalian sudah lama mengenal.”
Eunhyuk melepaskan
pelukannya,”Tentu saja,tapi dia terus menyimpan dendam padaku. Bagaimanapun aku
sudah mengenalnya sejak lama,aku sudah menganggapnya teman walau terkadang kami
sering bertengkar.” Eunhyuk memegang kedua bahu Richan.
Richan melepas
tangan Eunhyuk dan menggandengnya ke tangga untuk pergi menemui Kai yang sudah
menunggu lama sejak tadi. “Kai sunbae,kali ini aku akan bertanya serius! Apa
kau benar-benar menyukaiku?” teriaknya di dengan Eunhyuk yang masih
membelakanginya.
“T-tentu saja! Apa
selama ini kau tidak menyadarinya?” jawabnya dengan dingin.
“Aku akan menerima
pernyataanmu!” Ringan berteriak sambil tersenyum,namun Kai segera menatapnya
terkejut.”Hanya dengan satu syarat!” Kai mengerutkan dahi.
Richan berjalan
lebih dekat,ia menarik salah satu tangan Kai,Richan kemudian menaruh tangan
Eunhyuk sehingga membuatnya bersatu. “Mulai sekarang kau tidak boleh
menganggapnya musuh,bagaimanapun Eunhyuk-ssi sudah mengenalmu sejak lama.
Kalian harus dewasa,melupakan masa lalu yang mengerikan itu dan kau harus bisa
menerima Eunhyuk-ssi sebagai temanmu. Dengan begitu aku juga bisa menerima
dirimu sekarang.”
Kai mengangkat
kepalanya dan menatap Richan,”M-MWO?!” Kai membelakan matanya tak percaya,”Itu
semua terserah padamu…” Kai mengalah,”Arrata! Mulai sekarang aku akan memulai
menerima kehadiran orang ini!” Eunhyuk menatapnya sinis,”Maksudku Lee Hyukjae!”
Kai tersenyum meledek. Ya,Lee Hyukjae adalah nama kecilnya dulu.
Richan tersenyum
senang,Richan melepaskan tangan keduanya kemudian menggandengnya bersamaan.
Richan berada di tengah dan bersiap untuk pergi,namun kedua namja di samping
diam seolah minta di beri penjelasan. “Aku rasa kita tak perlu berlama-lama
disini,anginnya terlalu kencang, mari kita pergi untuk menulis lagu baru
Eunhyuk!!” teriaknya dengan semangat.
“Wae nan?(kenapa
aku)” Kai menatapnya serius.
Richan ikut
menatapnya,”Bagaimanapun kau adalah penulis lagu,kau juga harus membantuku!” dengan cepat Kai
memalingkan wajahnya dan berkata ‘Shireo!’ sejujurnya ia belum bisa menerima
keadaan ini. Richan melepaskan tangannya,”Terserah padamu,kalau begitu aku akan
pergi bersama Eunhyuk di kamarnya!”
Kai berfikir
cepat,ia tahu jelas bagaimana kelakuan Eunhyuk,”SHIREO! ANDWAEE! Kita ke
kamarku dan membuat lagu untuknya.” Richan mengapit lagi lengan Kai,ketiganya
pergi dengan senyumnya masing-masing.
FIN.
NOTE :
Aku minta maaf
kepada Richan,Karena ada penundaan untuk jadwal share part ending ini sesuai
janji. Dan maaf karena feelnya kurang dapat,banyak typo dan endingnya kurang
memuaskan.
Labels:
EXO,
fanfiction,
ff,
korean,
kyuhyun,
leejeongsuk,
STORY,
superjunior
FF Trainig [EXO SERIES] -Part 5A
PART
5A
Richan baru saja
menyelesaikan pembuatan lagunya,cukup menarik. Sudah saatnya baginya untuk
merekam hasil kerjanya,Richan bernyanyi di iringin oleh gitar. Rekaman
selesai,Richan bernafas lega. Ia mengetik ‘Song for you’ dan mengirimkan pada
Kai.
Di lain tempat,Kai
baru saja melatih suaranya, ia duduk di kursi yang tersedia dan meneguk air
dingin dalam botol kemasan. Kai mengambil handphone dan melihat sebuah pesan
masuk dari Richan, ia membukanya dan mendengarkan rekaman yang telah di buat
oleh Richan.
Lagu itu di
putar,baru setengah dinyalakan,Kyuhyun terlonjak berdiri dan mendekati Kai.
“Itu lagu yang akan kau nyanyikan?” Kyuhyun bertanya.
“Ne,menurutku ini
cukup bagus. Aku menyukainya,bagaimana menurutmu?” Kai mengambil earphonenya
dan memasangnya.
“Nada dan liriknya
indah,aku menyukainya. Aku yakin kau akan menang!”
“Benarkah?” Kai terkejut,”Trainee
baru penulis lagu itu yang membuatkan ini untukku.” Ia menjelaskan.
“Richan,aku ingat
itu namanya!” Kyuhyun merubah raut wajahnya,”Kau berlatihlah,aku akan pergi
kepadanya untuk membuatkan lagu untukku.” Kyuhyun pergi dari tempatnya.
Kai mendengarkan
kembali lagu itu,kepalanya bergoyang menikmatinya. Liriknya mudah untuk di
hafal.
Di lain tempat—
Richan dan Eunhyuk
duduk bersama di ruang rehersal,Richan terus bertanya banyak hal. Beberapa
lirik sudah di buatnya,Eunhyuk juga turut membantu Richan dalam membuat lagu.
“Eunhyuk-ssi,aku punya ide bagus!” Eunhyuk menatapnya serius,”Hm,bagaimana jika
aku masukan unsur beat dan rapp? Dan saat kau membawakan lagu ini,disajikan
dengan tarian lalu kau melakukan rapping. Bagaimana? Aku mencari info tentangmu,kau
bisa menari dan melakukan rapp.”
Eunhyuk berfikir
sebentar,”itu ide yang bagus! Cepat buatkan lagu untukku,agar aku bisa berlatih
untuk membuat gerakan.”Ia tersenyum.
Richan mengambil
pulpennya dan menulis beberapa lirik lagu,jika ada yang menurutnya tidak pas.
Ia selalu bertanya pada Eunhyuk,dan ia membantunya dengan sukarela. Menulis
lagu kali ini lebih mudah dari pada menulis lagu untuk Kai.
Richan dan Eunhyuk
pergi ke studio rekaman untuk membuat instrument yang pas,mereka berdua
berlatih sampai tak ingat dengan waktu.
Kai memperhatikan
mereka berdua di dekat pintu yang terbuka,mereka berdua tertawa bersama. Kai
merasakan hal aneh pada dirinya,ia merasakan sesuatu yang hilang,ia merasa
tidak suka jika Eunhyuk dekat dengan Richan. Kai semakin membenci Eunhyuk.
Kai menendang
tempat sampah di depannya dan pergi,Keduanya membalikan kepalanya setelah
mendengar suara itu. “Ah,apa-apaan ini!” Richan kesal. Eunhyuk menatap jam
tangannya,”Eoh,Richan-ah. 15 menit lagi waktu pulang,bereskan barang-barangmu.”
Eunhyuk memerintahkannya.
“Ah,bagaimana ini?
Laguku belum selesai…”
Eunhyuk berdiri
dari tempatnya,”Tidak apa,aku akan membantumu menyelesaikan lagi besok.”
Richan tersenyum
dan berdiri,”Benarkah? Kalau begitu,ayo pulang!” Ia bersemangat. Keduanya
pulang bersama.
*
Eunhyuk dan Richan
duduk bersama di bus,Kai hanya memperhatikan mereka dengan kesal. Ingin sekali
Kai menarik tangan Richan dan mengajaknya pergi darisini,namun rasanya itu
tidak mungkin.
*
Keesokan harinya.
Richan
menyelesaikan lagunya hari ini,dengan cepat Eunhyuk menghafalnya dan pergi ke
Studio rehersal untuk membuat gerakan ini,”Aku berharap banyak
padamu,Eunhyuk-ssi.” Richan duduk dan memperhatikan orang itu yang sibuk
mencari gerakan.
Eunhyuk
tersenyum,ia kembali berlatih. Kalah atau menang dari Kai itu bukanlah poin
utama baginya,kalimat Richan yang terpenting. Ini pertama kalinya ada orang
yang berharap banyak baginya.
Keesokan harinya
juga sama seperti itu,keduanya menjadi dekat. Sudah saatnya mereka pulang.
Semua Trainee masuk ke dalam kamarnya. Jam dinding menunjukan pukul 7.30 malam
waktu setempat.
Kai sibuk menggigit
jarinya sambil terus berjalan tanpa arah di dalam kamarnya,ia sedang memikirkan
sesuatu. Ah,ia punya ide. Kai duduk di sofanya dan segera menyalakan
handphonenya dan menelfon seseorang.
“K-kau sedang apa?”
Entahlah,Kai merasa gugup kali ini.
Di lain
tempat,Richan menaruh handphone di telinga dengan posisi tubuh terlentang di
kasur,tubuhnya baru saja di selimuti dengan selimut. “Aku baru akan tidur.”
“YA!” Kai
berteriak,”Ini baru jam segini! Pergilah ke kamarku,ada yang ingin aku
tanyakan.” Ucapnya yang langsung mematikan sambungan telefon. Richan
mengerti,ia bangkit dari kasurnya dan pergi ke kamar Kai.
Richan membuka
pintu,”Waeyo?” tanyanya dengan malas.
Kai berdiri di
tempatnya dengan kedua tangan di lipat di dada,”Ada beberapa lirik yang tidak
aku mengerti bagaimana cara menyanyikannya.” Ucapnya dingin.
“Tidak mengerti?
Lagu itu telah selesai beberapa hari yang lalu! Aku bahkan telah mengirimkanmu
suaraku,jadi mudah bagimu untuk menghafal.” Richan segera duduk di lantai
dengan kesal. Kenapa orang ini baru sekarang mengatakan? Mungkin Richan
berfikir seperti itu. “Ambilkan gitarmu.” Suruhnya.
Kai tidak suka di
suruh,namun jika ia tidak mau,pasti Richan akan marah dan lebih memilih pergi
ke kamarnya. Kai memberikan gitar itu dan duduk di dekat Richan. “Bagian mana
yang kau tidak mengerti?”
“Hm,” Kai berfikir,”Di
bagian,can’t stop loving you~”Jawabnya dengan menyanyikan bait lagu itu.
Richan segera
menatapnya tajam,”Kau tidak mengerti? Kau baru saja menyanyikannya,dan nadanya
memang seperti itu…”
Kai di buat kikuk
olehnya,otaknya berfikir cepat,”Maksudku,lirik sesudah itu. Aku bahkan lupa apa
liriknya.” Kai berbohong.
Richan mengambil
handphonenya dan membaca sebentar,terus seperti itu. Kai terus bertanya
bagaimana cara menyanyikannya,padahal dia sendiri sudah tahu bagaimana
seharusnya lirik itu di nyanyikan. Terlebih jika dia seorang penulis lagu,ia
bisa membaca not balok yang telah Richan buatkan.
Waktu terus
berlalu,Richan sudah sangat mengantuk,tapi Kai seolah berlatih tak kenal lelah.
Walaupun hari-hari sebelumnya,ia sudah sangat maksimal. Tanpa sadar,Richan
tertidur dengan kepalanya yang berada di atas meja.
Kai tersadar dan
berhenti bernyanyi,”Maaf sudah membuatmu lelah…” Kai bergumam kecil.
Richan mengangkat
kepalanya,”Apa kau tadi berbicara padaku?” Ia bertanya dengan bodohnya.
“Eoh,siapa yang aku
kau pilih di acara nanti. Aku atau Eunhyuk?” Kai bertanya dengan serius.
“Geuresae(entahlah)”Richan
berfikir ringan,”Aku bahkan tidak memikirkan hal itu. Ini sudah malam aku harus
kembali.” Richan berdiri dan meregangkan ototnya yang kaku.
Kai ikut berdiri,”YA!
Aku serius! Kau pilih aku atau Eunhyuk?” ia bertanya sekali lagi.
=== TBC ===
Labels:
EXO,
fanfiction,
korean,
kyuhyun,
leejeongsuk,
rekomendasi,
STORY
Friday, 17 October 2014
FF Training [EXO Series] -Part 1
Judul : Training
Genre : Musical,Romance,Little sad,drama,AU,Friendzone.
Rating : T
Cast :
·
Kim Jongin
·
Park Richan (OC)
·
Eunhyuk
Support cast :
·
Lee Jeongsuk
·
Cho Kyuhyun
Length : 5 Part-END. (ON GOING)
Author : HTS
NOTE!!! NO RECHECK,SO MANY MUCH TYPO. Pemain
utamanya adalah Kai atau Kim Jongin EXO,ini pertama kalinya aku membuat
fanfiction dengan pemain member EXO,jadi mohon maaf apabila feel kurang dapat.
Dan untuk Riri,hope you like it!
PART
1
Hari pertama training.
Ya,mungkin ini
kebahagian awal sebelum debut. Park Richan,tugasku selama pelatihan adalah
berfikir dan menuangkan semua ideku dalam bentuk sebuah lagu. Tidak seperti
kebanyakan Trainee yang lainnya,aku hanya ingin debut dan bekerja di belakang
kamera.
Dua minggu yang
lalu aku resmi di terima sebagai Trainee di SW Entertaiment. Lee Jeongsik
Taepyeonim,siapa yang tidak mengenal actor berbakat yang juga CEO di salah satu
agensi dunia hiburan korea ini? Hanya itu tujuanku. Muda,tinggi,ahli
berbahasa,multitalenta dan juga,hmm… Kaya. Ah! Aku begitu mengidolakannya.
Penulis lagu adalah
alibi dari tujuanku. Ya,siapa sangka? Kami bertemu setiap hari dan aku berharap
bisa dekat dengannya,Lee Taepyeonim juga belum pernah di kabarkan dekat dengan
seorang gadis,keuntungan besar bukan untukku?
Huh,aku membuang
nafasku. Benar kata orang,masa pelatihan adalah masa paling sulit. Bahkan
katanya ini lebih sulit dari pada kami di lolos audisi. Entahlah,kita lihat
saja ke depannya.
Dua minggu
kemudian.
Cukup mudah cara
untuk dekat dengan Lee Taepyeonim,tapi mungkin ini adalah bencana terbesar
dalam hidupku. Sudah dua minggu aku berada di gedung ini,dan aku tidak bisa
berbaur dengan Trainee yang lainnya. Mereka membenciku,kedekatanku dengan Lee
Taepyeonim membuat para Trainee wanita membenciku. Namun ini juga berdampak
baik,saat mereka berbaur dan membicarakan hal lain saat istirahat aku bisa
mengobrol dengan Lee Taepyeonim. Satu-satunya orang yang bisa berbicara
denganku, bahkan staff saja hanya mengucapkan beberapa kata jika bertemu
denganku,itupun juga sebuah perintah melakukan ini dan itu.
Menjadi Penulis
lagu menurutku tidak terlalu sulit dengan perbekalan kedua orang tuaku yang
juga seorang penulis lagu dulunya. Lihat keadaan mereka semua… di paksa
menurunkan berat badan, mencapai target tinggi, berlatih,berlatih dan berlatih.
Bukankah itu menyiksa diri mereka? Beruntung aku hanya bekerja di belakang
kamera,jadi keadaan tubuhku bukan factor utama.
Author POV.
Tiga minggu
kemudian.
Richan membuka
pintu darurat dan duduk di anak tangga kelima lantai 13. Suara keributan
mengganggu pendengarannya,itu bersumber dari teras lantai atap sepertinya. Rasa
pensaran muncul dalam dirinya,perlahan demi perlahan Richan menaiki satu
persatu anak tangga tanpa suara,bahkan suara sepatupun takada.
Richan menaruh daun
telingannya pada pintu putih,suara semakin terdengar jelas. Ia menarik gagang
pintu perlahan dan membukanya sedikit,ia menatap kedua orang itu sedang
bertengkar hebat.
GAWAT! Salah satu
dari mereka sepertinya akan pergi! Richan segera menuruni anak tangga dengan
cepat,tak ada waktu untuk melarikan diri. Otaknya bekerja cepat,iya duduk di
salah satu anak tangga di lantai dua belas dan bersandar pada pintu dengan
menaruh earphone seolah mendengarkan lagu.
Kai. Pencetak uang
tercepat di agensi ini selain rekannya,Eunhyuk. Kai turun dengan amarah dan
keluar di pintu darurat lantai 13,Ia menutup pintu dengan keras. Eunhyuk
menuruni tangga dengan lemas,walaupun rasa amarah juga terpendam dalam dirinya.
Tunggu,salah satu
menjadi perhatian di mata Eunhyuk. Tangan kanannya menepuk bahu seorang
gadis,Richan sontak saja kaget dan langsung melepas earphonenya. Bagus! Ia
mulai berakting.
“Ya?” Tanya Richan
lugu memutar arah kepalanya 90 derajat menghadap Eunhyuk.
“Kau sedang
mendengarkan lagu?” Tanya Eunhyuk mencurigai.
“Eoh,” Richan
menganggukan kepalanya. Setelah tiga minggu berada disini,dia orang pertama
yang mau berbicara dengannya. Setelah Lee Taepyeonim tentunya. “Ada yang bisa
saya bantu?”
“Ani. Aku hanya
ingin bertanya,tidakkah kau mendengar keributan sebelumnya?”
“Keributan?” Richan
berdiri “Apa terjadi pertengkaran? Aku
sama sekali tidak mendengarnya!” jawabnya dengan yakin. Sudah jelas dia
satu-satunya orang yang menguping pertengkaran kedua bintang Hallyu tersebut.
“Kau bahkan tidak
mendengar pintu yang di banting dengan keras?” Richan menggelengkan
kepalanya,”Tidak usah di fikirkan. Aku baru melihatmu,kau Trainee baru?”
Richan
mengangguk,”Ne,Park Richan imnida. Lalu siapa kau?” Bodoh! Tujuh miliyar
manusia,lima benua, satu galaksipun nampaknya hanya dia yang tidak tahu dengan
siapa dia berbicara. Kali ini tak ada reka sedikitpun. Jujur saja,Richan adalah
antisosial baik di lingkungan rumah,masyarakat,sekolahnya dulu maupun disini.
Bahkan orang yang ia kenal selama hiduppun bisa di hitung menggunakan jari.
Kurang berani apa lagi? Gadis yang tak berbekal dunia hiburan mencoba masuk ke
dalam dunia kejam tersebut. Ya,satu-satunya orang yang di kenal hanya Lee
Jeongsuk sang CEO. Bahkan setiap lawan mainnya pun sama sekali tidak di
pedulikan dan taka da titik kecilpun bagi Richan untuk mengetahui siapa orang
itu. Oh,tolonglah hidupnya.
“Kau bertanya siapa
aku?” Eunhyuk menunjuk dirinya sendiri dengan ekspresi tidak percaya,ia
membuang nafasnya kasar meremehkan. Ia harus bersabar rupanya. Ia
tersenyum,”Kau sudah resmi menjadi Trainee disini,seharusnya kau mengetahui
bagaimana SWE itu! Atau setidaknya menghafal dua atau tiga artis di SWE!
Eunhyuk,kau bisa mencarinya di internet jika kau ingin tahu diriku lebih
dalam!” jawabnya kasar. Eunhyuk menatap kasar,lalu membalik arahnya agar ia
bisa pergi.
“Chamkan!” Richan
menahannya,Eunhyuk diam dan menatapnya kembali. “Terima kasih! Kau sudah mau
berbicara denganku! Kau orang pertama setelah Lee Taepyeonim,Eunhyuk-ssi.”
Ucapnya sedikit berteriak.
Batin Eunhyuk
terkejut mendengar ucapan itu. Tahun ini ada 500 peserta audisi yang lolos
menjadi Trainee dan benarkah tak ada satupun yang berbicara dengannya? Kasihan
sekali.
Eunhyuk tidak tahu
harus berkata apa,ia mengabaikannya dan pergi meninggalkan Richan.
Richan juga tidak
akan selamanya berdiri di tangga,ia keluar dari pintu darurat dan berjalan
kearah dispenser dekat ruang latihan.Ia mengambil gelas kertas dan menekan
tombol Hot Latte.
Richan
mengangkatnya dan uh…uap panas berasal dari gelas itu. Tidak mungkin ia
meminumnya sekarang,ia membawanya dengan tangan kanan. kini sudah jam 18.30.
Richan mengambil buku lagunya. Para Trainee lain sudah di evaluasi minggu
lalu,dan Richan belum menunjukan kerjanya selama ini.
Lagu yang Ia buat
baru setengah selesai. Ia mengambil buku itu dari ruang latihan dan berjalan
keluar berniat mengambil udara segar. Richan terus mendentumkan lirik lagunya
dalam hati.
BRUKKK!
“Awwh!
Panas,panas!” Seorang pria berteriak dengan cukup kencang. Richan terjatuh,dan
buku lagunya entah sudah bagaimana. Richan sontak berdiri dan mengambil kain
lap di dekat dispenser.
Pria itu terus
berteriak kepanasan,Richan membersihkan Latte panasnya di kaos Pria itu. Namun
Pria itu justu membuang tangan Richan dengan kasar. Para Trainee lain di ruang
latihan keluar dan memandangi keributan ini.
Richan menundukan
kepalanya berulang kali meminta maaf,”Jeosonghamnida,Ahjussi. Aku tidak
sengaja—“
“Ahjussi? Tidak
sengaja?” Pria itu mengulang kalimat Richan,habis sudah kesabarannya. “YA! Aku
baru 23 tahun dan kau—“ Kai,Pria itu membuang nafasnya kasar.
“Jeosonghamnida,aku
tidak tahu harus memanggilmu apa.”
“Kau Trainee baru
bukan? Hidup di zaman berapa kau ini sampai tidak mengetahui siapa aku.” Marah
Kai,”Oh sudahlah,aku malas berbicara dengan orang sepertimu!” Teriaknya lalu
pergi meninggalkan Richan.
Salah satu Trainee
berhasil mengabadikan kejadian ini dan mereka upload ke SWE network. Sejenis
social media untuk Idol,Trainee,Staff,dan pihak lainnya yang bekerja di SWE.
Para Trainee bubar
ketika Kai berjalan kearah mereka dan melanjutkan kegiatan pribadi mereka.
Richan mengambil buku miliknya dan menatap iba dirinya sendiri. Lagu itu sudah
ia buat sejak hari kedua ia berada disini,hanya beberapa kata saja yang masih
bisa terbaca.
Tiga gadis
menghampirinya dengan penuh kemarahan,“YA! Gadis bodoh! Berani sekali kau
menumpahkan Latte panas pada Kai sunbaenim. Apa kau tidak tahu siapa dia?”
Tanya Jiwon kasar.
“Apa kau hidup di
zaman batu yang tidak memiliki teknologi? Lee Taepyeonim,Kai Sunbaenim dan
Eunhyuk Sunbaenim! Sebagai Trainee kau seharus tahu siapa mereka!” Gadis yang
bernam Bora itu berteriak tak kalah kencangnya sambil menjambak rambutnya.
“Meskipun Kai
Sunbae bukan pemilik SWE,tapi dia adalah penghasil 35% saham SWE! Dia adalah
orang penting,semua orang menghormatinya. Ingat siapa dirimu dan sebaiknya
berjaulah dari tiga nama itu!” Kemarahan Uee sudah memuncak. Takut menjadi
pusat perhatian Trainee senior itupun mau tak mau harus pergi.
Richan menghela
nafasnya berat. Ia pergi ke lokernya dan mengambil pakaian cadangan dan segera
ke kamar kecil.
*
Ia telah mengganti
pakainya,dan menatap dirinya di pantulan cermin.Richan mengangkat bagian bawah
bajunya sedikit,perut ratanya luka memerah. Kasihan sekali. “Pasti akan meninggalkan
bekas…” gumamnya.
Ia lebih kasihan
lagi saat melihat keadaan bukunya. Ia mengambil bagian kertas yang tidak
terkena Latte dan mengambil pulpen yang di kaitkan ke buku itu. Ia menyalin
kembali kalimat puitis berharganya yang masih bisa ia salin,namun percuma! Itu
hanya kata-kata yang tidak bisa dinyanyikan.
Ini sudah jam 21.00
para Trainee dan Idol yang belum menginjak satu tahun harus kembali ke asrama.
Sisa satu Bus yang masih menunggu dua kursi kosong itu di tempati. Richan
memasuki bus dengan di sambut tatapan sinis dari Trainee lainnya,ia duduk.
Oh,baguslah! Kai
datang dan hanya tersisa kursi di samping orang yang membuatnya seperti
sekarang. “Apa tak ada kursi lain?” Tanya Kai yang membuat semua orang diam.
“Kai,cepatlah
duduk! Jika tidak mau kau harus berdiri! Ini sudah larut malam!” Ucap Sopir bus
ini,Ia juga sudah lelas harus mengantar para Trainee dari satu tempat ke tempat
yang lainnya.
Kai berjalan
perlahan dan memperhatikan Gadis penumpah Latte itu,”Pantas saja tidak ada yang
mau duduk denganmu,Gadis penumpah latte!” ia berironi. Richan yang merasa
tersendir menundukan kepalanya.
Tak seperti
biasanya,Bus ini sangat sepi seperti tak berpenghuni.
*
Mereka semua sampai
di asrama dan turun satu persatu dari bus. Richan yang terbelakang. Mulai hari
ini dan seterusnya mungkin hari terberat dalam hidupnya.
Oh,Good!
Keberuntungan apa lagi yang memihak Kai? Kamar di sebelahnya adalah milik
Richan,Ia juga baru menyadari bahwa kamar kosong itu berpenghuni. Biasanya
kamar itu kosong setiap kali Richan melihat,mungkin ia tak tahu bagaimana
jadwal Kai.
Kai membanting
pintunya di depan Richan. Richanpun masuk ke kamarnya dengan lesu. Ia duduk di
kursinya dan menyalakan lampu dari meja belajarnya. Ia membuka akun SWE
membernya dan betapa sakitnya saat melihat seluruh isinya adalah hujaman
untuknya.
Air matanya
berjatuhan,evaluasi dua hari lagi, tapi lagu untuk di presentasikan sudah
seperti itu keadaanya. Richan menekan dial call nomor satu dan tersambung
dengan Lee Taepyeonim.
“Taepyeonim…”
panggilnya lesu.
“Kau tak apa? Aku
sudah melihat beritanya di akun sosial.” Tanya Lee Taepyeonim. Satu-satunya
pendukungnya dari sekian banyak orang.
“Hm,aku tidak apa.
Tapi bagaimana jika aku membatalkan kontrak? Masa Trainee ini seperti neraka
bagiku.”
“Semua Trainee juga
beranggapan seperti itu. Setidaknya masih ada aku yang mendukungmu,kau harus
tetap bertahan,Richan!” Lee Taepyeonim memberi dukungannya.
“Hm,ini sudah
malam. Maaf merepotkanmu.” Richan mematikan sambungan teleponnya dan menangis
tanpa suara. Gadis berbakat seperti Richan mana mungkin akan di biarkan saja
CEO Lee satu-satunya orang yang menyadi bakat miliknya akan selalu memberi
dukungan untuk Richan. Walau terkadang ia kasihan karena ia menjadi Pembisu di
ruang latihan.
Richan menangis
terlalu lama sampai membuatnya tertidur.
*
Richan membuka
matanya yang bengkak ia tersadar tinggal 20 menit lagi sebelum Bus berangkat
dan Richan juga belum memiliki lagu untuk evaluasi esok hari. Ia mandi secepat
kilat dan mengambil beberapa barang keperluannya dan memasukan ke tas.
Sepertinya ia akan menginap di gedung agensinya.
Ia memakai sepatu
dan berlari secepat kilat. Untunglah Sopirnya orang yang baik sehingga
terlambat satu menitpun ia masih mau menunggunya.
Lagi. Richan mendapat
tatapan sinis,bukan karena hal kemarin tetapi karena penampilannya. Muka
lesu,pakaian berantakan dan mata yang membengkak. Mana mungkin ia tidak menjadi
pusat perhatian. Beruntung ia kali ini duduk di dekat Eunhyuk.
“Kau baik-baik
saja?” Eunhyuk bertanya.
“Ne,nan gwenchana.”
Richan menjawab seperti orang yang ragu,takut atau sejenisnya. Sejujurnya ia
belum bisa menerima keadaan bahwa masih ada orang yang mau berbicara padanya.
Jadi setiap ia di ajak berbicara ia merasa aneh untuk merespon.
Mereka semua
sampai. Eunhyuk di buat bingung oleh Richan,pasalnya gadis itu berlari sekuat
tenaga untuk menjadi yang pertama sampai.
Richan ke ruang
latihannya. Kosong,baguslah kalau begitu. Semuanya pasti sudah selesai membuat
lagu jadi mereka bebas melakukan apapun,Richan duduk di kursi dekat keaboard,ia
berfikir sejenak,tapi fikirannya entah kemana.
Richan mencoba
menuliskan sesuatu di bukunya,namun setelah ia baca ulang untung di baca biasa
saja aneh apalagi untuk dinyanyikan? Richan menyobek kertas itu dan membuangnya
ke sembarang tempat menjadi bola kertas.
Sudah lebih dari
lima bola kertas ia lemparkan begitu saja.
“Ayolah,Richan! Kau
harus tenang! Tenang…tenang…” ucapnya sambil mengatur pernafasannya.
“Pertama,tulis tema lagu yang kau buat!” Richan menulis beberapa kata
lalu,”AAA! Aku sama sekali tidak bisa berfikir!”
3 jam kemudian.
Oh,tolonglah gadis
ini. Sudah berapa kertas yang ia buang? Buku catatannyapun tinggal setengah.
“Oh,oke Richan! Tidak usah membuat lagu! Masih ada 21 jam lagi waktu yang
tersisa,bebaskan fikiranmu. Dan tulis—“ Richan berhenti.
“Wah,daebak!”
seseorang masuk dan langsung memuji Richan. Tapi,milik siapa suara itu?
==TBC===
Monday, 6 October 2014
FF My Idol,My Prince - Part 2
PART 2
“
ani , aku saja baru bertemu dengannya beberapa jam yang lalu . mana mungkin aku
menyukainya .” jawabku
“
benarkah itu ? aku tidak percaya kau tidak menyukainya . sebagian besar ciri
ciri yeoja impianmu berada di yeoja itu . “ kata sungmin yang bangkit dan
menatapku .
“
ne , benar . tapi aku kan baru bertemu dengan nya beberapa jam lalu hyung .
berhentilah menggoda ku ! “ kataku membuka mata dan mulai mengambil PSP ku .
“
hmm , baiklah . “ kata sungmin seraya pergi dari kamar.
****
Jam
sudah menunjukkan pukul 8 malam , entah kenapa aku ingin pergi ke restoran
korea . aku pun bergegas mengambil jaket , masker , kaca mata , dompet , PSP ,
dan ponselku.
“
wook, aku makan di luar saja . hyung , aku izin keluar “ ucapku pada ryeowook dan leeteuk hyung .
“
memangnya kau mau kemana kyu ? ini sudah jam 8 malam “tanya leeteuk hyung .
“
hanya keluar sebentar hyung , aku pergi . annyeong “ pamit ku karna takut tak
di izinkan keluar , tapi terlambat . pintu utama dorm telah di jegat oleh
monyet dan ikan mokpo ini .
“
YAK ! hyukjae , donghae . kenapa kalian mengahalangi jalanku ! “ ujarku sedikit
berteriak
“
kau mau kemana ? akhir akhir ini kau terlihat sedikit berbeda . “tanya donghae
“
apanya yang berbeda ! aku mau pergi kemana itu bukan urusan kalian , aku hanya
ingin mencari udara segar . jadi , sebaiknya kalian menyingkir “ ujarku sambil
menyingkirkan eunhae dari pintu utama dorm dan berhasil keluar walaupun harus
menghabiskan sedikit suara ku yang indah #apakahbenaritu?
Aku
pun sudah sampai di restoran korea itu . dan dia berada disana . aku pun
mencari tempat duduk yang dekat dengannya dan memanggil pelayan untuk memesan
makanan .
Kyuhyun
pov end
Kyeong
min pov
Setelah
tadi selesai latihan . rasanya badanku ini sudah sangat sakit sekali karna
tidak ada istirahat . jam 8 malam adalah waktu ku untuk pulang . aku pun mampir
ke restoran korea yang kemarin karena aku tidak mungkin pulang dengan keadaan
yang seperti ini untuk memasak . setibanya di sana aku langsung memilih tempat
duduk yang ada di sudut restoran dekat kaca . aku pun langsung memanggil
pelayan dan akhirnya aku memesan bim bim bap dan segelas air putih . sambil
menunggu makananku , aku pun melihat lihat keadaan kota seoul dari jendela
restoran . tiba tiba saja terlintas pikiranku tentang latihan tadi. ahh ,
pusing sekali kepalaku ini
“
besok ada festival, kenapa aku harus mengisi acara di sana . sudah tau aku ini
masih junior mereka. “ gumanku sambil meletakkan kepala ku di atas tanganku .
tiba tiba saja datang pelayan membawa makanan pesananku .
“
nona , ini pesanannya . selamat menikmati “ kata pelayan dengan ramah
Aku
hanya membalas dengan senyum dan segera meracik bim bim bap ku sendiri . tiba
tiba saja ada seorang pria yang langsung duduk di hadapanku sambil membawa
makanannya .
“
bolehkah aku duduk di sini ? “ katanya sopan
“
kau sudah mendudukinya , jadi mana mungkin aku harus mengusirmu ! “ kataku
masih fokus pada bim bim bap ku .
Aku pun selesai dengan bim bim bap ku .
“
selesai . menurutmu apakah ini cantik ? “ kataku yang masih melihat hasil bim
bim bap ku
“
ne , dia lebih cantik dari pada kau ! “ katanya yang tak jelas karna di
berbicara sambil memakan makanannya .
“
apa ? apa yang kau katakan ? “ tanyaku
“
ahh ! ani .” kata pria itu kembali memakan makanannya
“
oh ya , kalau boleh tau , siapa namamu ? “ kataku berupaya sopan
Pria
itu pun tersendak makanan yang tadi dia makan , aku pun langsung mengambil
segelas air putih yang barusan ku pesan dan memberikannya kepada pria itu .
pria itu pun langsung menghabiskan segelas air putih itu tampa sisa 1 tetes pun.
“
kenapa ? apa aku tidak boleh mengetahui namamu ? “ tanyaku penuh penyesalan .
“
ah , ani . kita kan baru bertemu tadi pagi kenapa kau bisa lupa ! “ kata pria
itu
“
tadi pagi ya , hmm ... apakah kau Kim Songjin ? “ tanyaku sambil menaiki salah
satu alisku
“
aniyo !!! marga ku bukan Kim tapi cho margaku cho! “ katanya seraya memakan
kembali makanannya
“
cho ya , hmmm ,” kataku seraya mengingat , tapi percuma saja kepala ku sudah
pusing mana mungkin berpikir . aku pun memperhatikan wajah pria itu lumayan
dekat .
“
hei , apa yang ingin kau lakukan ! “ katanya berhenti makan “ hei , menjauh
dariku !!! “ tambahnya lagi bergeser tempat duduk .
“
aaaa .... aku tau !“ kataku . “ kau CHO KYUHYUN kan ? “ kataku bebisik
kepadanya .
“ne
, aku cho kyuhyun . oh ya jangan kau ulangi lagi perlakuan seperti itu . kau
membuatku takut !! “ katanya bebisik kepadaku .
“
ehm “ kataku di iringi senyum terbaikku
Kyeong
min pov end
Kyuhyun
pov
aku
pun makan bersama kyeong min di restoran korea . seusai makan dia pun pamit
ingin pulang karna sudah jam 08.45 PM .
“
kyuhyun-sshi , aku pamit pulang . ini sudah malam sebaiknya kau juga pulang
nanti para hyung mu mencarimu . “ katanya seraya mengambil tas gitar yang tadi
dia bawa .
“
annyeong “ tambahnya dan pergi , tapi aku mengejarnya sampai di depan pintu
restoran . aku berhasil meraih tangannya .
“
ehm , wae ? “ katanya
“
biar ku antar , ini sudah larut malam . yeoja tidak baik untuk pulang sendirian
“ kataku yang tak sengaja terlontar dari mulutku
“
tidak apa , aku sudah biasa . senang bisa bertemu lagi dengamu , annyeong “
katanya seraya pergi menuju halte bis .
Aku
pun segera menuju mobilku dan mencoba mengikutinya . akhirnya bus yang dia
tumpangi pun berhenti . dia menuju sebuah aparteman yang menurutku itu mewah .
“
aparteman . dia tinggal di aparteman rupanya “ gumanku . aku pun melihat jam
dan ternyata sudah jam setengah sepuluh malam , sebaiknya aku pulang .
Di
dorm SJ
Aku
pun membuka pintu utama dorm dengan sangat pelan karna aku sampai di dorm jam
10 malam . aku pun menaruh sepatuku juga dengan sangat hati hati takut ada yang
mendengarnya . tapi ..... saat aku berjalan dengan sangat pelannya menuju
kamarku , tiba tiba saja ada yang
menepuk pundakku . aku takut itu adalah leeteuk hyung . tapi untunglah itu
hanya yesung .
“
wae ? kau mengagetkanku ! “ kataku dengan nada datar
“
dari mana saja kau ? kau tau , tadi leeteuk hyung marah marah mencari kau ,
karna kau sulit untuk dihubungi .” kata yesung
“
aku habis mencari udara segar , aku sulit di hubungi karna tiba tiba ponsel ku
baterainya habis . jadi ku matikan saja . sudahlah aku mau tidur .” kataku
seraya pergi memasuki kamar dan menutup pintu
“
hei , itu bukan alasan yang tepat kyu ! buka pintunya ! “ kata yesung sambil
mengetuk pintuku dengan sangat kencang
“
sudahlah hyung , aku ingin istirahat .
aku lelah sekali ! “ kataku dengan nada berteriak dari dalam kamarku
Akhirnya
yesung berhenti mengetuk pintuku dan aku pun tidur karna lelah dengan kegiatan
hari ini .
Keesokannya
“
kyu , bangunlah ! 1 jam lagi kita akan pergi
untuk ke festival musik .” kata sungmin
“
hmm , 10 menit lagi hyung . aku masih mengantuk “ kataku seraya menarik
selimutku
“
ayolah ! kau harus bangun . nanti leeteuk hyung marah lagi dengan kau . “ kata
sungmin menarik selimutku dan menjatuhkan nya di lantai .
“
hmm , wae ? “ kataku
“
palli ! kau mandi ! 1 jam lagi kita akan pergi . “ kata sungmin berusaha sabar
kepadaku .
“
ne , ne . aku mandi . mana handukku ? “ kataku mengulurkan tanganku untuk
meminta handukku dengan nada bicara yang masih mengantuk .
“
ish , magnae ini “ kata sungmin dan langsung mengambil handukku yang tergantung
di dekat pintu
“
ige , jadi cepat mandi !!! “ katanya sambil melempar handukku dari dekat pintu
dan pergi meninggalkanku
Aku
pun berjalan menuju kamar mandi , untung saja semua para member sudah mandi jadi
aku tidak perlu menggunakan cara ‘MANDI KILAT’ yang dibuat oleh leeteuk hyung .
“
ahh ! aku masih mengantuk . mungkin sedikit tidur membuatku lebih fress . “
gumanku di dalam kamar mandi
Aku
pun tertidur di dalam kamar mandi . beberapa menit kemudian , ada yang mengetuk
pintu kamar mandi yang membuatku terbangun .
“
hei , kyu ! apa kau masih di dalam .20 menit lagi kita akan berangkat . “
katanya yang sepertinya itu sungmin
“
aigo ! maaf hyung tadi aku tertidur . baik aku akan mandi secepat kilat !” kataku
panik
“
apa ! dari tadi kau belum mandi . “ katanya dari luar kamar mandi . aku pun
bergegas mandi secepat ku bisa
Kyuhyun
pov end
Author
pov
“
dimana kyuhyun ? “ tanya leeteuk
“
hmmm , dia sedang mandi hyung “ kata sungmin sambil menunduk .
“
apa ! dia baru mandi . memangnya tidak ada yang membangun kannya ? “ tanya
leeteuk sedikit marah
“
hmmm , tadi... aku sudah membangunkannya hyung . tapi tadi katanya dia tertidur
di kamar mandi . kira kira 40 menit dia tertidur disana . “
“
baik , kita harus mengejar waktu . sebaiknya kita langsung pergi sekarang ! “
kata leeteuk sambil mengambil jaket dan topinya .
“
tapi , kyuhyun ? “ tanya yesung
“
biar dia menyusul . “ kata leeteuk yang sudah pergi meninggalkan dorm bersama
siwon , eunhyuk , donghae , ryeowook , heechul , hangeng , kangin , dan shindong.
sungmin pun bingung .
“
yesung hyung ! “ teriak sungmin kepada yesung yang sudah ada di depan pintu
utama dorm .
“
wae ? “ tanya yesung sambil memakai jaketnya
“
tunggu aku ! sebentar saja ? ne “ kata sungmin memohon
“
ne , ne , ku tunggu . palli ! “ kata yesung
“
ah , gomawo hyung “ kata sungmin dan langsung berlari menuju depan kamar mandi
, untuk memberi tahu kyuhyun .
“
kyu ! kami duluan , nanti kau menyusul . kita akan pergi ke daerah incheon .
dia sana ada festival musik . jangan sampai telat . annyeong “ kata sungmin dengan paniknya .
“
ahh , ne . gomawo min “ kata kyuhyun sambil mengeringkan rambutnya .
Sungmin
pun segera menemui yesung yang menuggunya .
“
hyung ! kajja . “ kata sungmin sambil memakai sepatunya dan pergi meninggalkan
kyuhyun .
Author
pov end
Kyuhyun
pov
“
ah , mereka benar benar meninggalkan ku . “ kataku yang barusan saja keluar
dari dalam kamar mandi .
Aku
pun segera memakai bajuku dan mengambil barang barang yang ku butuhkan dan yang
mungkin ku butuhkan . aku pun segera memakai penyamaranku dan mengambil kunci
mobil . dan pergi meninggalkan dorm . aku pun segera menuju ke daerah incheon .
setibanya di sana aku segera memarkirkan mobilku . aku sangat terburu buru
sekali sampai sampai aku menabrak seorang yeoja .
“
ah , mianhe , jeongmal mianhe . apa kau baik baik saja ? “ kataku sambil
membantunya berdiri .
“
ah , ghwenchana . “ katanya seraya membersihkan bajunya sehingga aku tidak bisa
melihat wajahnya . aku pun melihat jamku , sepertinya aku akan telat .
“
mianhe nona . aku sedang terburu buru . sekali lagi mianhe aku menabrakmu .”
kataku
“
ehm . “ katanya yang membersihkan bukunya yang terjatuh juga .
Aku
pun meninggalkan yeoja itu , dan segera menyusul hyung hyung ku .
Kyuhyun
pov end
Author
pov
“
apakah kyuhyun belum datang juga ? “ kata leeteuk yang khawatir .
“
belum hyung . biar ku telfon dia “ kata siwon sambil mengambil ponselnya dan
mencari kontak kyuhyun .
Tiba
tiba ada yang membuka pintu dengan sangat kencangnya .
“
mianhe “ kata kyuhyun dengan nafas yang tidak teratur karena habis berlari .
“
baiklah kyu . cepat pakai kostummu . 10 menit lagi kita akan tampil untuk
membuka acara .” kata leeteuk dengan senyum sepertinya sedikit lega karna
kyuhyun sudah datang .
“
ehm , sekali lagi mianhe hyung jeongmal mianhe “ kata kyuhyun sambil menunduk .
leeteuk pun menghampiri kyuhyun dan menepuk pelan punggung kyuhyun sambil
tersenyum .
“
cepatlah , para ELF sudah menunggu . “ kata leeteuk diiringi senyum
Kyuhyun
pun senang karna leeteuk tidak marah padanya . dia pun segera memakai costum
yang sudah di siapkan dan segera melakukan periasan pada wajahnya .
Author
pov end
Kyeong
min pov
Pagi
dengan awal yang buruk sekali karna tadi aku bertabrakan dengan seorang pria yang
merusak buku dan penampilanku . untung saja bukunya tidak terlalu kotor . aku
pun bergegas menuju backstage untuk bersiap siap dan memakai costumku .
ternyata di sana sudah ada Lee Hee Jung .senior ku
“
eonni , kau cepat sekali datangnya .” kataku sambil memeluk eonni ku ini .
“
bukan aku yang datang cepat , tapi kau yang datang terlambat . “ katanya sambil
melepas pelukanku dan memajukan bibirnya.
“
benarkah ? hahahahahah . sudahlah eonni , senyum . kau lebih cantik ketika tersenyum “ kataku sambil tersenyum .
“
kau ini , dongsaeng yang suka sekali menggoda ne ! “ katanya sambil mencubit
kecil hidungku “ cepat pakai costum mu , aku sudah siap kan .” tambahnya
“
ehm , baik eonni “ kataku seraya pergi dari hadapannya .
Aku
pun langsung memakai costum yang sudah di siapkan Hee jung untuk penampilanku .
akhirnya aku selesai memakai costum ini , cukup ribet tapi gaun ini cantik.
“
eonni ! bagaimana ? “ kataku sambil keluar dari ruang ganti baju .
“
neomu neomu yeppeo .” katanya sambil berdiri dan sekarang menghampiriku .
“
kajja , kita ke bangku VIP yang sudah di siapkan penyelenggara .” kata heejung
yang menarikku.
“
hei tunggu ! “ kata seorang penata rias
“
wae ? “ tanya heejung
“
dia belum di rias . “ jawab penata rias yang mempersilahkan ku untuk duduk di
kursi rias .
“
dia sudah cantik . tidak usah dirias juga tidak apa apa .” kata heejung dengan
ekspresi dingin
“
anio , dia harus di rias . lihat wajahnya sedikit berkeringat . itu akan
merusak penampilannya . “ kesal penata rias .
“
sudahlah eonni , turuti saja dia . bukankah dia penata rias profesional ? aku
kesana dulu ya eonni “ kataku dan pergi menuju meja rias . untuk merias wajahku
. penata rias sedikit bingung
“
wae ? “tanyaku pada penata rias .
“
ah ani , kau mau make up yang seperti apa ? “ ujar penata rias .
“
molla , aku jarang sekali untuk ber make up hanya ada acara formal saja aku
bermake up . hmmm , sepertinya yang natural saja .” ucapku
“
ahh , pilihan yang bagus . kau akan menjadi putri yang canti hari ini“ kata
penata rias dan memulai merias wajahku .
Akhirnya
penata rias itu pun selesai merias wajahku .
“
yap , sempurna ! “ kata penata rias itu sambil melihatku dari pantulan cermin
“
ehm , gomawo ne “ kataku melihatkan senyumku
“
ne , cheonman “ jawab penata rias itu sambil merapikan peralatan make up nya .
Aku
pun menghampiri Lee Heejung .
“
eonni . mianhe menunggu lama . “ kataku
“
ah , ani . kajja ! acaranya sudah mau di mulai . “ kata nya yang masih mengutak
atik ponselnya
Kami
pun menuju tempat duduk yang sudah di sediakan untuk para pengisis acara seperti
para mahasiswa , dan para artis yang di undang penyelenggara.
“
kau terlihat seperti putri hari ini . “ puji heejung
“
tapi ini sangat ribet eonni ! “ kesalku kepada baju yang di pilih heejung
Akhirnya
festival di mulai dengan penampilan dari super junior .
“
eonni , super junior ! apa benar itu super junior !? “ kataku yang masih tidak
percaya dengan kehadiran mereka .
“
ehm , memangnya kenapa ? apa kau ELF ? “ tanyanya
“
yak ! eonni , kenapa baru memberi tahu ku sekarang . mereka semua benar benar
tampan eonni ! “ kataku sambil tersenyum tidak jelas .
“
eh , kau benar ELF ? ku kira kau tidak suka hal seperti itu .” kata heejung
yang memperhatikanku
“
aku ini masih berumur 22 tahun eonni “ ucapku yang masih melihat penampilan
super junior.
“
jinjayo ? ku kira kau sudah berumur 25 tahun “ katanya yang masih tidak percaya
.
“
oppa ku saja umurnya 25 tahun , mana mungkin aku berumur 25 tahun . “ ujarku .
Penampilan
super junior pun sudah usai , sekarang heejung eonni yang di tunjuk untuk
menampilkan bakatnya sekarang .
“
eonni ! fighting ! “ kataku sambil mengepalkan tangan ku untuk memberikannya
semangat .
Heejung
hanya membalas dengan senyum dan langsung menaiki stage . kebetulan sekali aku
berada di baris ke 3 dari depan panggung dan super junior berada tepat di
depanku (baris ke 2). Heejung pun memulai aksinya dari mulai bermain biola dan
menyanyi . dia memang orang yang sangat berbakat dalam hal seni dan juga bisnis
. kadang aku suka bertanya tentang bisnis padanya . karna ku tahu pasti aku
juga di tunjuk ayah ku untuk meneruskan perusahaannya .
Semua
penonton pun memberikan tepuk tangan yang meriah kepada heejung yang sudah
selesai pada penampilannya , dan sekarang giliranku untuk menunjukkan aksi ku.
Kyeong
min pov end
Author
pov
Kyeong
min pun menaiki stage , dia menampilkan
bakatnya dalam seni yaitu menyanyi lagu
buatannya dan sekaligus bemain piano . kyeong min sangat menghayati di setiap
lirik lagu yang dia buat , sering sekali kyeong min memejamkan matanya untuk
menghayati lagu ciptaannya .
“
hei kyu , yeoja itu hampir mempunyai sikap yang sama dengan kau saat menyanyi .
“ kata sungmin kepada kyuhyun
“
memangnya apa yang bisa disamakan antara aku dan yeoja itu ? “ kata kyuhyun
yang masih fokus pada PSP nya #tumbennyambung
“
kau kan selalu memejamkan mata dalam menyanyi . benarkan ? “ujar sungmin .
“
ne , lagu itu akan sangat bagus jika dinyanyikan dengan penghayatan “ jawab
kyuhyun sambil mengakhiri pemainannya dan mencoba melihat penampilan yeoja yang
sedang berada di stage itu
Kyeong
min pun selesai menampilkan aksinya dan mendapat tepuk tangan yang sangat
meriah dan pujian pujian dari para penonton
“
penampilan yang sangat bagus sekali nona , bisakah kita berbincang sedikit ? “
ujar pembawa acara pada kyeong min
“ne
, silahkan “ ucapku sopan sambil
tersenyum
“
siapa namamu ? “ tanya pembawa acara
“
Choi kyeong min “ jawab kyeong min
Kyuhyun
yang mendengarnya tersentak kaget .
“
hyung , tadi siapa nama yeoja itu ? “ tanya kyuhyun kepada leeteuk yang berada
di samping kirinya
“
namanya choi Kyeong min“ ujar leeteuk
Tiba
tiba sungmin berbisik pada kyuhyun
“
bukankah dia yeoja yang datang ke dorm kemarin ?. “ bisik sungmin
Stage
“
ehm , kyeong min-sshi . kau mahasiswa dari mana ? “ tanya pembawa acara itu
lagi
“aku
mahasiswa dari kyunghee university. “ ujar kyeong min
“
jadi, apakah lagu itu ciptaanmu sendiri ? sepertinya aku belum pernah
mendengarnya “ tanya pembawa acara itu lagi
“
ne , itu lagu buatanku . “ jawab kyeong min diiringi senyum .
“
OMO . senyum mu hampir mirip sekali dengan leeteuk oppa super junior . “ kata
presenter itu sambil melihat ke arah leeteuk .
Leeteuk
pun hanya membalas dengan senyum dari kursi nya dan di sampingnya ternyata ada
kyuhyun . kyeong min pun tersenyum
kepada kyuhyun tapi kyuhyun belum menyadarinya iya kira kyeong min tersenyum
kepada leeteuk .
“
senyum ku dengan senyum leeteuk oppa sedikit berbeda ..” jelas kyeong min
“
ternyata kau sangat memperhatikannya ya . “ goda pembawa acara pada kyeong min
Aku
hanya tersenyum menanggapinya
“ baiklah , gomawo atas waktunya . nanti kita
berbincang bincang lagi di backstage “ tambah pembawa acara
Kyeong
min pun membalasnya dengan senyum dan membungkukkan badannya sedikit kepada
pembawa acara dan penonton . kyeong min pun turun dari stage dan menuju kursi
VIP nya
Author
pov end
Kyeong
min pov
Aku
pun turun dari stage dan menuju kursi VIP nya
“
penampilan yang bagus . ku kira kau hanya bisa bermain dengan rumus matematika
saja tapi kau juga bisa bermain piano dan membuat lagu , oh ya . suara mu itu
sangat bagus sekali “ puji heejung
Aku
hanya membalasnya dengan senyum . festival
pun selesai dengan meriyah . aku pun menuju backstage unuk mengganti gaun yang
sangat ribet ini . selesainya dari ruang ganti aku pamit kepada semuanya
termaksud heejung eonni untuk pulang . aku pun menuju pintu keluar tapi tiba
tiba saja ada yang memanggil ku .
“
hei , nona kyeong min ! “ kata pria itu
Aku
pun berbalik melihat siapa yang memanggilku . pria itu pun menghampiriku .
“
apa benar kau nona kyeong min yang tadi
di stage ? “ tanyanya
“
ne . itu aku .” jawab ku yang masih bingung dengan pria yang ada di depanku itu
.
Pria
itu pun mengambil selembar kartu nama dari dalam jas yang ia kenakan , dan
memberikannya pada ku
“
apa ini ? “tanyaku
“
apa kau mau mengikuti casting di SM Entertaiment ? “ tanyanya balik
Aku
pun bingung karena kalau aku menerimanya ayah mana mungkin setuju . karna aku
sudah berjanji sesudah kuliah ku selesai aku akan mengurusi perusahaan ayah .
“
baiklah . kau pikirkan saja baik baik ? jika kau mau ikut kau boleh datang ke
gedung SM ? “ ucapnya yang mungkin sudah mengerti aku
“
tapi , kalau kau tidak bisa kau boleh hubungi aku saja “ tambahnya lagi .
“
ehm , gomawo atas tawarannya “ ucapku . pria itu pun seraya pamit dan pergi .
Aku
masih terdiam di tempat memandangi kartu nama tersebut . aku membaca kartu nama
itu dan mencerna kalimat yang ada di situ . tertulis di situ
CEO SM ENTERTAIMENT
LEE SOO MAN
Berarti
tadi aku bertemu dengan pimpinan SM , dan di tawari untuk casting . aku pun
mulai mengembangkan senyum ku . tidak percaya apa yang barusan terjadi . aku
pun melangkahkan kakiku dan masih menatap kartu nama itu sambil tersenyum .
tiba tiba....
BRUK......!!!!
Aku
menabrak seseorang lagi .
“
mianhe jeongmal mianhe “ kataku menunduk
“
lain kali perhatikan jalan mu ! “ katanya yang langsung berdiri dan
memerhatikan kartu nama tadi yang ikut terjatuh dengan ku . dia pun
mengambilnya . aku pun seraya berdiri.
“
maaf tuan itu punyaku “ kataku memerhatikan pria itu . sepertinya dia adalah
artis , dengan gayanya yang memakai masker , kacamata , dan topi. Dia pun
sekarang menatapku .
“kyeong
min ! “ katanya kaget.
Aku
pun bingung dengan pria ini . hari ini memang hari yang sangat sulit untuk di
mengerti .
“
hei , apa kau sudah lupa dengan ku ? ikut aku ! “ katanya seraya menarik
tangaku
Dia
pun membawaku ke tempat parkir mobil dan menuju sebuah mobil yang menurutku itu
sangat mahal . dia pun menyuruh ku masuk ke dalam mobilnya , sepertinya aku
mengenali mobl ini . dia pun masuk dan membuka topi , masker dan kaca mata nya
.
“
apa kau masih ingat aku ? “ katanya seraya menatapku
“
cho kyuhyun . kau cho kyuhyun “ kataku sambil tersenyum padanya .
“
oh ya . pemainan mu tadi bagus . apa kau di tawari oleh lee soo man untuk ikut
casting ? “ ucapnya sambil menaruh tas nya di bagian kursi belakang
“
ehm. “ kataku seraya mengangguk
“
apa kau akan menerimanya ? “ katanya sambil menyalakan mobilnya .
“
molla . aku bingung . aku sudah punya janji setelah kuliah ini selesai .”
kataku “kita mau kemana ? “ tanyaku yang melihatnya menjalankan mobil.
“
kau belum makan kan ? “ tanyanya
“
ne. “ jawabku singkat
“ kita ke restoran korean yang waktu itu , kau
menyukai tempat itu ya ? aku sering melihatmu disana duduk di sudut restoran
sambil memperhatikan keadaan luar kota seoul .”
tanyanya panjang lebar
“
ehm , aku belum terlalu tau masakan korea jadi aku sering kesana . mungkin saja
aku bisa membuatnya . “ jelasku
“
kau tau ryeowook ? “ tanyanya
“
iya dia eternal maknae dan koki SJ . “ jawabku
“
mungkin aku bisa menyuruhnya untuk mengajarimu ” ucapnya . aku hanya membalas
dengan senyum .
Akhirnya
kami sampai di restoran korean . sepertinya dia sudah mengerti karna dia
langsung duduk di meja sudut restoran .
“
kau mau pesan apa ? “ tanya ya
“
samgyetang dan nokcha (teh hijau) saja “ jawabku
“
ah baiklah . bibi , aku pesan samgyetang dan nokcha untuk 2 porsi “ kata
kyuhyun kepada pelayan
Beberapa
menit pesanan pun datang , aku dan kyuhyun seraya makan tampa kata . seusai
makan kyuhyun yang membayarnya . aku merasa tidak enak dengannya .
“
sehabis ini kau mau kemana ? “ kata kyuhyun seraya keluar dari restoran .
“
aku mau pulang , aku ingin istirahat . “ jawabku
“
biar ku antar , dan jangan menolak ! “ katanya dan menarik tangan ku menuju
mobilnya
Dia
pun menjalankan mobilnya . kami pun menuju aparteman ku . sesampainya di sana .
“
ehm , terima kasih atas hari ini . lain kali aku akan mentraktir mu makan . “
kataku
“
aku takut kau mengingkari janji , apa boleh aku meminta nomor ponsel mu ? “
ucapnya .
Aku
hanya tersenyum dan memberikan nomorku padanya .
“
aku tidak akan mengingkari janji , jadi percayalah padaku ! kalau begitu aku
pamit . Annyeong . oh ya sekali lagi terima kasih . “ ucapku di iringi senyum .
Aku
pun keluar dari mobilnya dan dia membuka sedikit jendela kaca mobilnya . aku
pun membungkukkan badanku sedikit dan dia hanya membalas dengan senyum dan
seraya menjalankan mobil . aku pun memasuki apartemanku untuk beristirahat .
Kyeong
min pov end
Kyuhyun
pov
Aku
pun mengantar kyeong min untuk ke apartemannya .sesampainya di sana
“
ehm , terima kasih atas hari ini . lain kali aku akan mentraktir mu makan . “
katanya
“
aku takut kau mengingkari janji , apa boleh aku meminta nomor ponsel mu ? “
ucap ku yang mencari kesempatan dalam kesempitan
Dia
hanya tersenyum dan memberikan nomornya padaku .
“
aku tidak akan mengingkari janji , jadi percayalah padaku ! kalau begitu aku
pamit . Annyeong . oh ya sekali lagi terima kasih . “ ucapnya di iringi senyum
.
Dia
pun keluar dari mobilku dan aku membuka sedikit jendela kaca mobilku . dia pun
membungkukkan badannya sedikit dan aku hanya membalas dengan senyum dan seraya
menjalankan mobilku . aku pun pulang
menuju dorm. Sesampainnya di sana ternyata para hyung ku sudah memulai latihan
tampa ku . aku pun menaruh sepatuku dengan rapihnya di dalam lemari sepatu .
baru ku melangkahkan kakiku masuk , tiba tiba leeteuk hyung menghampiriku .
“
dari mana saja kau kyu ? “tanya leeteuk hyung
=== TBC ===
Labels:
chapter,
elf,
fanfiction,
ff,
korean,
Rahmahwati,
series,
STORY
Subscribe to:
Posts (Atom)
