Showing posts with label korean. Show all posts
Showing posts with label korean. Show all posts

Friday, 24 February 2017

Menulis sebuah karya tulis cerita

Membuat sebuah cerita


Nah, kali ini saya ingin membahas tentang bagaimana cara untuk membuat sebuah karya tulis. Seperti cerita, fanfiction dan sebagainya. Motivasi untuk membuat sebuah cerita ini saya buat agar kalian semua dapat menjadi generasi muda penerus dalam karya tulis.


1.       First of all, untuk membuat sebuah cerita yang pertama kali kita harus punya adalah niat. Tentukan tujuan mengapa kita menulis sebuah cerita. Banyak sekali kita menemukan cerita yang berhenti di tengah jalan, alias Author tidak melanjuti lagi ceritanya. Nah biasanya itu di sebut dengan Blockwriter.Biasanya penulis suka stuck di tengah jalan, atau kadang malah di awal. Entah karena ide ceritanya kurang pas atau tidak menemukan kelanjutan ceritanya. Remember, guys! Kita harus kembali lagi ke niat dan tujuan awal kita mau buat cerita. Saat kita mengalami blockwriter kalau mengingat kembali dengan niat pasti akan ada pasion untuk melanjutkan kisah itu.Ini cerita ya, all of your imagination. Build your imagination, Guys! Kalau berhenti di tengah jalan dan gak tahu bagaimana kelanjutannya, cari ide yang lain. Saat membuat sebuah cerita, disini kalian di perlukan untuk build your wild imagination. Tetap lanjutkan saja mengetik kisahnya, nanti kita akan terpancing dengan sendirinya untuk melanjutkan sampai akhir. 2.       Temukan ide dan sasaran cerita.Nah, ide cerita disini benar-benar hal pokok yang harus di persiapkan sebelum membuat cerita. Pasti ada banyak fantasi dan imajinasi dalam otak kalian, dan walaupun ada jutaan, cobalah pilih salah satu yang ingin kalian adaptasi menjadi cerita lebih dulu, selesaikan sampai ending, dan barulah membuat cerita yang lain. Cerita/Fanfic yang saat ini lebih di gemari sasaran pembacanya adalah Teenager. Anak SMP-SMA yang biasanya menjadi sasaran utama agar cerita yang kita buat laku untuk di baca.Nah, perlu di ingatkan sekali lagi cari ide cerita yang benar-benar tepat! Jangan sampai baru setengah jalan, dan ingin mengganti ke ide cerita yang lain. 3.       Observasi.Nah, disini menurut saya adalah hal yang terpenting agar membuat cerita yang kita hasilkan sinkron dengan alurnya. Lakukanlah penelitian sedikit demi sedikit, seperti menentukan latar tempat dan waktunya. Pilih mau masa lalu, masa sekarang atau masa depan. Ada banyak dekade terjadi selama ini, pilih era dinosaurus, era perang, era perang zaman modern atau era saat ini.Observasi tentunya akan sangat membantu untuk membuat cerita kita semakin baik. Contohnya dalam membuat cerita era perang zaman dahulu, yang masih menggunakan panah dan pedang. Tentunya dalam pembuatan cerita untuk latar seperti ini, kalian harus tau dengan pakaiannya seperti armor dan perisai, kemudian tempatnya di kerajaan dan lainnya.Contoh lainnya misalnya kita ingin membuat cerita era zaman saat ini, bertempat di Boston, Amerika serikat. Kita harus tau jalan-jalan disana, tempat daerah sekitar, bangunan ikon disana. Walaupun kita bisa mengarangnya sendiri, tapi pembaca pintar menentukan cerita yang kita buat ini bagus atau tidak. Walaupun kita tidak berada di tempat seperti dalam latar cerita kita, kita tetap bisa observasi lewat google dan google map tentunya.Nah, tahap yang ketiga tidak hanya untuk menentukan itu saja, tapi kita juga harus memantapkan dalam pembuatan tokoh dan peranan dalam ceritanya. Seperti tinggi badannya, warna rambut dan sebagainya, buatlah pembaca merasa nyaman dan dengan mudah membayangkan tokoh yang kita gambarkan itu.


4.       Tulislah kerangka dan alur cerita.Nah, disini ide suka datang tiba-tiba padahal kita sudah setengah jalan dan mendekati ending. Tapi ada baiknya jika kita tidak ingin melenceng dari ide awal cerita, untuk selanjutnya membuat kerangka karangan. Tidak perlu panjang, saya beberapa kalimat dalam tulisan kalian yang membuat kita dapat ingat dan membayangkan kembali alur cerita yang kita buat.Contohnya, kalian sudah mengetik satu-dua atau beberapa part, beri saja jarak beberapa baris di bawahnya untuk adegan selanjutnya, secara garis besar. Seperti :Ryan harus memilih salah satu diantara Emma atau BeccaTabrakan antara John dengan RayPembunuhan di belakang rumah Oliver.Nah, kerangka karangan yang seperti ini dapat menjadi penolong di saat kita stuck alias menjadi block writer.


5.       Menulis sebuah cerita.Tulislah beberapa paragraf cerita sampai menjadi sebuah episode atau lebih. Tidak perlu memikirkan tata bahasa maupun penulisan, seperti titik-koma, tanda kutip, kapital atau penggunaan kata yang baku. Kita bisa lupa bahkan bikin kita down/ragu untuk menulis. Enjoy aja dalam menulis sebuah cerita. Untuk masalah penulisan atau tata bahasa bisa kita edit nanti. Setidaknya, selesaikanlah satu episode untuk ceritamu. Lalu liat melalui referensi google atau buku tentang penulisan dialog atau adegan dalam cerita. Disana kita bisa letak kesalahan dan apa yang harus di persiapkan selanjutnya untuk episode berikutnya. Setelah mengerti tentang itu, kita bisa ingat mana kesalahan dalam penulisan kita, buka lagi, baca, kemudian revisi kembali cerita kita.


6.       Biarkan orang lain menilai hasil karya kita.Walaupun masih di awal, atau di tengah jalan. Sebuah karya tidak hanya untuk di nikmati sendiri dan berujung untuk para pembaca. Biarkan orang lain melihat dan menilai hasil karya kita. Walaupun baru satu episode, cobalah post cerita kalian di situs ff.net/ wordpress/wattpad kalian disana akan menemukan pembaca dan penulis yang bisa melihat dan mengomentari karya kalian. Tidak perlu down dan jatuh hanya karena komen pedas atau kritik dari mereka, disini kita belajar untuk membuat sebuah karya. Jika masih jauh dari sempurna itu wajar saja. Dan dengan cara ini, komentar dan pendapat dari pembaca dapat memotivasi kita untuk bagaimana meneruskan cerita kita sampai akhir. Tidak ada salahnya mengikuti kemauan pembaca, walaupun itu sedikit berbeda dengan kemauan ide cerita awal kita. Toh, pada akhirnya pembaca yang menikmati hasil karya kita. Nah, sekian untuk pertemuan kali ini. Semoga postingan kali ini dapat membantu kalian dalam menulis sebuah karya tulis kalian. Hanya ini apa yang dapat di sampaikan oleh saya, silahkan kritik dan berikan pendapat di kolom komentar. Atau untuk pertanyaan silahkan ajukan dalam komentar atau lewat id line : heezzinfun untuk balasan cepatnya.Sekian dan terima kasih  Dr. Utami as known as Hts or Hxxnim18


Sunday, 10 April 2016

Announcement

Hi! Semua...
aku cuma mau ngasih tau, bagi kalian yang masih minat buat baca cerita aku. aku sekarang pindah ke wattpad, khusus cerita ya. untuk artikel, berita dan lainnya tentunya masih di post di blog ini.
Wattpad : heezzinfun
Line : heezzinfun
Ig : heezzinfun

jangan lupa untuk mampir.

Wednesday, 12 November 2014

FF Training [EXO SERIES] - FINAL PART

PART 5B.
“Aku akan memilih salah satu diantara kalian yang paling aku sukai,kau puas??!!” Richan berjalan dan segera keluar menutup pintu. Kai terkejut dengan jawabannya,berani-beraninya gadis ini mengatakan hal itu.
*
Satu minggu setelahnya,Kai sungguh geram melihat adegan di depannya. Kai hari ini akan bertindak dewasa,ia harus berani mengatakan hal ini. Richan dan Eunhyuk baru saja keluar dari studio rekaman. Kai menghadang mereka berdua…
“Aku perlu bicara padamu,”Ucapnya dingin tanpa menatap seorangpun,keduanya bingung,”Aku?” Richan bertanya dengan bodohnya,”Bukan kau,tapi di sebelahmu…” jawabnya dengan dingin.
Kai berjalan lurus melewati mereka berdua,Richan berdecak kesal, “Aku pergi dulu,nanti kita bertemu lagi.” Eunhyuk dengan santainya sambil mengelus puncak kepala Richan.
“Eoh,hati-hatilah. Jangan sampai kalian saling memukul—“ Richan berhenti,ia dengan refleks mengucapkan hal yang seharusnya ia tidak ucapkan,Eunhyuk menatapnya serius. “Kalian sudah besar,berbicaralah sesuai umur kalian,aku pergi!” Ucap Richan yang langsung meninggalkan Eunhyuk.
Eunhyuk mengikuti kemana langkah Kai pergi,sampai akhirnya mereka berdua berhenti di atap gedung ini. “Langsung saja pada intinya,aku menyukai Richan.” Ucap Kai dengan santai namun serius. Eunhyuk terdiam,”Aku tahu kau juga menyukainyakan?”
“Eoh,aku menyukainya!” Eunhyuk angkat bicara.
“Aku sudah bertanya padanya,siapa yang dia pilih,aku atau kau saat acara Best artist of the year. Dia tidak memilih dan mengatakan dia akan memilih salau satu dari kita yang ia sukai,”Kai menjelaskan,Eunhyuk terdiam,Kai berfikir bahwa Eunhyuk belum juga mengerti,”Aku perjelas,salah satu diantara kita yang di pilih olehnya yang berhak mendapatkannya,bagaimana?”
“Tidak masalah,bagiku.”Eunhyuk memasukan kedua tangannya di saku celana panjangnya,”Jalga (Aku pergi!)” Ia membalikan badannya dan pergi.Kai naik pitam di buatnya,orang ini benar-benar! Berani sekali dia pergi dengan seenaknya!
*
Kai dan Eunhyuk terus berlatih sebelum menjelang hari pertempuran mereka. Padahal,lawan mereka bukan hanya satu orang! Melainkan ada Kyuhyun,Siwon,Jungkuk dan masih banyak lagi.
Richan baru saja mengunjungi ruang latihan mereka,hanya sekedar melihat dari kejauhan dan pergi. Ia tidak enak jika harus mengganggu keduanya yang sedang berlatih. Richan merasa sangat bosan.
Ia memutuskan untuk pergi keruangan Lee Jeongsuk ‘Tok…Tok…’ Richan mengetuk pintu kemudian masuk setelah mendapat izin dari si empunya. Wajahnya menampilkan bahwa ia sedang lesu saat ini.
Richan duduk di sofa dan merebahkan tubuhnya santai,”Taepyeonim,aku sangat bosan sekarang.” Ia bergumam.
Jeongsuk menatap Richan sebentar lalu kembali menatap layar laptop di depannya,ia membetulkan letak kaca mata radiasi itu lalu berdiri. “Waeyo?”
Richan menatap langit-langit,”Aku bosan,tidak ada yang bisa aku lakukan saat ini. Semua tugas sudah di kerjakan,jadi aku memutuskan berkunjung kesini.” Jawabnya dengan santai,Richan menyadari sesuatu. Ia segera membenarkan posisi duduknya menjadi tegak dan mengecek tenggerokannya,”Jeosonghamnida,seharusnya aku ingat posisiku sekarang sebagai Trainee,Taepyeonim.”
Jeongsuk mendekat dan duduk di seberangnya,”Gwenchana,tidak ada yang melihat kita. Kau bisa santai seperti biasanya…”Ia melepas kacamata anti radiasinya dan menaruhnya di meja,”Walaupun kau sedang tidak ada tugas,kau tidak boleh bersantai terlalu lama. Isilah waktu luangmu dengan menulis lagu baru,atau setidaknya berkomunikasi dengan Trainee lain.”
Richan kembali memposisikan tubuhnya dengan santai,”Tapi tidak ada yang mau berkomunikasi denganku selain kau,Eunhyuk-ssi dan Kai sunbae.”Ia menjadi lesu.
“Mereka sedang berlatih bukan?” Richan menganggukan kepalanya,”Kau bisa mengawasi mereka dan memberi masukan,bagaimanapun kau yang meembuatkan lagu untuk mereka.” Jeongsuk melanjutkan.
“Ah,benar!” wajah Richan kembali bersemangat,Richan berdiri dan menghampiri Taepyeonim orang yang di sambut itupun juga ikut berdiri. Richan memberikan pelukan ringan,”Gamsahamnida,Taepyeonim. Kau memang orang yang bisa di andalkan!” Richan tersenyum dan melepaskan pelukannya. Gadis itu pergi dari ruangan CEO dan menuju ke ruang latihan.
*
Richan pergi menuju ruang latihan Eunhyuk,karena banyak Trainee lain di ruang latihan Kai,akan terjadi masalah jika Richan memaksakan untuk pergi kesana. Eunhyuk menghentikan latihannya dan duduk di laintai bersama Richan. Ya mereka mengobrol seperti biasa dan di lingkupi dengan canda tawa,tanpa sadar seorang Pria di kejauhan mendelik kesal melihat hal di depannya.
Hari terus berlalu sampai akhirnya besok adalah hari pertempuran semua Idol dan Trainee yang akan debut di agensi ini.
*
Tata panggung,audience,juri,staff dan yang lainnya sudah lengkap dengan kesiapan yang tinggi, Richan duduk di belakang panggung untuk mensuport artis yang akan menyanyikannya.
Voting online sudah di buka sejak satu jam yang lalu,acara tahunan ini juga sedang di siarkan live untuk tiga jam kedepan. Sekurangnya lima Trainee siap debut sudah menunjukan penampilan mereka,sudah saatnya bagi Eunhyuk untuk menampilkan lagu barunya.
Suara tepuk tangan terdengar sampai di belakang panggung,”Kau tidak perlu takut,tunjukan yang terbaik karena aku mengharapkan banyak darimu!” Richan memeluk Eunhyuk dengan singkat.
Eunhyuk tersenyum,”Kau tidak perlu cemas,sudah hampir 1 tahun aku menjadi artis di dunia hiburan.” Ia mencoba menenangkan.
“Baiklah kalau begitu,FIGHTHING!!!” Richan mengangkan tangannya keudara lalu tersenyum,Eunhyuk sudah siap naik ke atas panggung.
“Ini salah satu penampilan yang sangat di nanti-nanti,setelah ini akan ada Kai yang akan membawakan lagu terbarunya. Sebelum penampilan Kai,mari kita nikmati Eunhyuk dengan lagu Destiny!” MC telah selesai berbicara kemudian turun ke bawah panggung berganti dengan Eunhyuk yang sudah berada di atas panggung.
Kai menunggu di bawah bersiap untuk tampil,ia sempat melihat Richan karena berada di tempat yang sama. Tak ada sapaan satu sama lain,”Bersiaplah setelah ini!” Ucap Richan lalu pergi berlari ringan. Richan memutuskan untuk berada di sisi yang berlawanan saat ia tampil sebagai pemain gitar saat Kai tampil.
Eunhyuk telah selesai dan turun ke bawah panggung, ia sempat berpapasan dengan Kai sebelum pergi ke ruang make upnya. Kai semakin kesal! Richan naik ke atas panggung lebih dulu lalu duduk di kursi yang telah di sediakan dengan gitar di tangannya,Kai masuk lalu berdiri di depan tiang microphone.
Hana…dul..set…
Richan memetik senar gitar lalu di iringi dengan suara Kai,entahlah. Sebelumnya suara Kai bisa di bilang merdu saat latihan,namun kenapa sekarang terkesan biasa? Pertanyaan muncul di benaknya,namun Richan terus memutuskan untuk terus memetik senar gitar sampai lagu ini benar-benar berakhir.
“I wanna be with you~” bait terakhir dalam lagunya,tepuk tangan tak kalah meriah menghiasi studio ini. Keduanya membungkukan tubuh lalu turun dari atas panggung.
Kai turun lebih dulu dari Richan,Richan segera menaruh gitarnya asal dan mengejar Kai. Sayang seribu sayang,Eunhyuk segera menghadangnya dengan senyuman. Tak ada alas an bagi Richan untuk pergi,”Chukkae! Itu panggung pertamamu,kita harus merayakan ini nanti!” Eunhyuk menaruh lengannya di pundak Richan lalu berjalan pergi,Richan hanya bisa menatap punggung Kai dengan nanar.
Kai kenal betul itu tadi suara Eunhyuk,Kai terdiam sesaat lalu menolehkan pandangannya kebelakang. Ternyata gadis itu tidak mengejarnya.
Tiba di 30 menit terakhir sebelum acara ini berakhir.
Perolehan voting adalah Kyuhyun dengan 27,1%,Jungkuk dengan 11,3%,Kai dengan 30,8% dan Eunhyuk dengan 30,8%. MC kembali lagi ke atas panggung. Layar besar telah menunjukan hasil voting online+voting dari para Trainee.
“Seperti yang kalian lihat,dengan begini Kyuhyun dan Jungkuk tersingkir. kini hanya tinggal tersisakan Eunhyuk dengan 30,8% dan Kai dengan 30,8% hasil suara dengan jumlah yang sama. Namun voting sudah di tutup dan di akhiri oleh Park Richan sebagai penulis lagu keduanya…” Mc berhenti dengan Richan yang naik ke atas panggung di tambah suara tepuk tangan yang meriah. “Baiklah,Park Richan-ssi,satu suara ini akan sangat berpengaruh bagi keduanya. Salah satu dari mereka akan di tetapkan sebagai Best artist of the year untuk tahun ini. Tidak perlu berlama lagi,silahkan tulis salah satu nama dengan kemampuan terbaik.” Ucapnya dengan jelas.
Richan sempat bingung sebelumnya,seandainya tidak seri,pasti ia tidak di butuhkan untuk memberi penilaian ini. Ia meneguk ludahnya gugup lalu menuliskan nama seseorang di kertas. “Baiklah,saya sudah memilih slah stau di antara mereka… dan saya mengucapkan selamat baginya dan akan terus menulis lagu dengan baik di masa depan. Saya sudah memutuskan untuk memilih….”Richan berhenti sebentar untuk membuat ketegangan.
Dilain tempat,seseorang sudah menunggu di ruang yang tak begitu besar berisi dengan banyak kabel dan tombol disana. Klik. Tombol maut itu di tekan,tempat ini menjad gelap dan hanya bercahaya oleh kilatan lampu kamera yang menyala. Orang itu pergi dari tempat itu.
Terjadi mati lampu. Namun hal itu segera di atasi dalam 10 menit. Lalu di lanjutkan yang sebelumnya tertunda. Posisi Best of artist kini sudah di gantikan. Pemenangnya sudah di umumkan.
*
Satu minggu ke depan, salah satu dari Eunhyuk dan Kai masih tidak bisa menerima kekalahan ini. Kai memutuskan untuk menyelesaikan masalah ini di atap asrama mereka. Terjadi adu mulut antara keduanya,hal ini biasa terjadi ketika pertengkaran antara kedua pria.
Richan mendengarkan semua ini dari balik pintu. Sejak acara itu,hubungannya dengan Kai sedikit renggang. “YA! Kalian berdua kembali bertengkar? Kenapa kalian menyebut namaku?” dengana lancangnya Richan langsung masuk ke zona berbahaya itu.
“Richan-ah,kau disini? Mari pergi dari sini,dan aku akan menjelaskannya di bawah.” Eunhyuk menggemgam tangan Richan,namun sayang seribu sayang,dalam hitungan kilat,Richan segera menepisnya.
“Ini salahmu,kau yang mulai duluan untuk membahas masalah ini.”Eunhyuk membela dirinya sendiri,”Aku pergi…”Hyukjae melambaikan kedua tangan dan berniat untuk pergi.
Secepat kilat,Richan meraih tangan Eunhyuk sehingga niatnya untuk pergi di gagalkan. Richan menundukan kepalanya seolah berkata ‘jangan tinggalkan aku’ Eunhyuk menatatapnya dengan nanar.
Richan melepaskan tangan Eunhyuk setelah tatapan sinis dari Kai,”Apa kalian berdua mempertaruhkanku?” tanyanya dengan polos.
“Richan-ah,kami hanya…”
“Ne! kami berdua mempertaruhkanmu,Park Richan. Aku melakukan ini karena aku mencintaimu.” Dengan cepatnya Kai memotong ucapan Eunhyuk.
“Aku…aku perlu bicara denganmu Eunhyuk-ssi.” Richan menarik tangannya dan segera berhenti di tangga darurat. Richan menatap Eunhyuk seolah meminta memberinya penjelasan.
“Kau memilhku saat Best artist,album soloku akan segera hadir. Kurasa itu sudah cukup. Aku-aku memang menyimpan perasaan padamu,tapi aku tidak bisa memaksakan kehendakmu. Kau menyukainya kan?” Richan terdiam,”Pergilah temui dirinya,aku akan menganggap bahwa pertaruhan ini batal.” Setulus hatinya Eunhyuk mencoba mengatakan hal itu. Dari pada berujung bahwa mereka berpacaran,tapi cintanya hanya sepihak. Lebih baik dari awal Eunhyuk merelakannya pergi.
Brug!
Richan segera memeluknya dengan cukup erat,”Eunhyuk-ssi,aku punya pertanyaan padamu?” Eunhyuk hanya membalas ‘hmm?’ dengan mengelus rambur Richan,”Apa kau ingin bersahabat dengan Kai? M-maksudku diantara kalian berdua tidak ada pertengkaran,bagaimanapun kalian sudah lama mengenal.”
Eunhyuk melepaskan pelukannya,”Tentu saja,tapi dia terus menyimpan dendam padaku. Bagaimanapun aku sudah mengenalnya sejak lama,aku sudah menganggapnya teman walau terkadang kami sering bertengkar.” Eunhyuk memegang kedua bahu Richan.
Richan melepas tangan Eunhyuk dan menggandengnya ke tangga untuk pergi menemui Kai yang sudah menunggu lama sejak tadi. “Kai sunbae,kali ini aku akan bertanya serius! Apa kau benar-benar menyukaiku?” teriaknya di dengan Eunhyuk yang masih membelakanginya.
“T-tentu saja! Apa selama ini kau tidak menyadarinya?” jawabnya dengan dingin.
“Aku akan menerima pernyataanmu!” Ringan berteriak sambil tersenyum,namun Kai segera menatapnya terkejut.”Hanya dengan satu syarat!” Kai mengerutkan dahi.
Richan berjalan lebih dekat,ia menarik salah satu tangan Kai,Richan kemudian menaruh tangan Eunhyuk sehingga membuatnya bersatu. “Mulai sekarang kau tidak boleh menganggapnya musuh,bagaimanapun Eunhyuk-ssi sudah mengenalmu sejak lama. Kalian harus dewasa,melupakan masa lalu yang mengerikan itu dan kau harus bisa menerima Eunhyuk-ssi sebagai temanmu. Dengan begitu aku juga bisa menerima dirimu sekarang.”
Kai mengangkat kepalanya dan menatap Richan,”M-MWO?!” Kai membelakan matanya tak percaya,”Itu semua terserah padamu…” Kai mengalah,”Arrata! Mulai sekarang aku akan memulai menerima kehadiran orang ini!” Eunhyuk menatapnya sinis,”Maksudku Lee Hyukjae!” Kai tersenyum meledek. Ya,Lee Hyukjae adalah nama kecilnya dulu.
Richan tersenyum senang,Richan melepaskan tangan keduanya kemudian menggandengnya bersamaan. Richan berada di tengah dan bersiap untuk pergi,namun kedua namja di samping diam seolah minta di beri penjelasan. “Aku rasa kita tak perlu berlama-lama disini,anginnya terlalu kencang, mari kita pergi untuk menulis lagu baru Eunhyuk!!” teriaknya dengan semangat.
“Wae nan?(kenapa aku)” Kai menatapnya serius.
Richan ikut menatapnya,”Bagaimanapun kau adalah penulis lagu,kau juga  harus membantuku!” dengan cepat Kai memalingkan wajahnya dan berkata ‘Shireo!’ sejujurnya ia belum bisa menerima keadaan ini. Richan melepaskan tangannya,”Terserah padamu,kalau begitu aku akan pergi bersama Eunhyuk di kamarnya!”
Kai berfikir cepat,ia tahu jelas bagaimana kelakuan Eunhyuk,”SHIREO! ANDWAEE! Kita ke kamarku dan membuat lagu untuknya.” Richan mengapit lagi lengan Kai,ketiganya pergi dengan senyumnya masing-masing.
FIN.
NOTE :

Aku minta maaf kepada Richan,Karena ada penundaan untuk jadwal share part ending ini sesuai janji. Dan maaf karena feelnya kurang dapat,banyak typo dan endingnya kurang memuaskan.

FF Trainig [EXO SERIES] -Part 5A

PART 5A
Richan baru saja menyelesaikan pembuatan lagunya,cukup menarik. Sudah saatnya baginya untuk merekam hasil kerjanya,Richan bernyanyi di iringin oleh gitar. Rekaman selesai,Richan bernafas lega. Ia mengetik ‘Song for you’ dan mengirimkan pada Kai.
Di lain tempat,Kai baru saja melatih suaranya, ia duduk di kursi yang tersedia dan meneguk air dingin dalam botol kemasan. Kai mengambil handphone dan melihat sebuah pesan masuk dari Richan, ia membukanya dan mendengarkan rekaman yang telah di buat oleh Richan.
Lagu itu di putar,baru setengah dinyalakan,Kyuhyun terlonjak berdiri dan mendekati Kai. “Itu lagu yang akan kau nyanyikan?” Kyuhyun bertanya.
“Ne,menurutku ini cukup bagus. Aku menyukainya,bagaimana menurutmu?” Kai mengambil earphonenya dan memasangnya.
“Nada dan liriknya indah,aku menyukainya. Aku yakin kau akan menang!”
“Benarkah?” Kai terkejut,”Trainee baru penulis lagu itu yang membuatkan ini untukku.” Ia menjelaskan.
“Richan,aku ingat itu namanya!” Kyuhyun merubah raut wajahnya,”Kau berlatihlah,aku akan pergi kepadanya untuk membuatkan lagu untukku.” Kyuhyun pergi dari tempatnya.
Kai mendengarkan kembali lagu itu,kepalanya bergoyang menikmatinya. Liriknya mudah untuk di hafal.
Di lain tempat—
Richan dan Eunhyuk duduk bersama di ruang rehersal,Richan terus bertanya banyak hal. Beberapa lirik sudah di buatnya,Eunhyuk juga turut membantu Richan dalam membuat lagu. “Eunhyuk-ssi,aku punya ide bagus!” Eunhyuk menatapnya serius,”Hm,bagaimana jika aku masukan unsur beat dan rapp? Dan saat kau membawakan lagu ini,disajikan dengan tarian lalu kau melakukan rapping. Bagaimana? Aku mencari info tentangmu,kau bisa menari dan melakukan rapp.”
Eunhyuk berfikir sebentar,”itu ide yang bagus! Cepat buatkan lagu untukku,agar aku bisa berlatih untuk membuat gerakan.”Ia tersenyum.
Richan mengambil pulpennya dan menulis beberapa lirik lagu,jika ada yang menurutnya tidak pas. Ia selalu bertanya pada Eunhyuk,dan ia membantunya dengan sukarela. Menulis lagu kali ini lebih mudah dari pada menulis lagu untuk Kai.
Richan dan Eunhyuk pergi ke studio rekaman untuk membuat instrument yang pas,mereka berdua berlatih sampai tak ingat dengan waktu.
Kai memperhatikan mereka berdua di dekat pintu yang terbuka,mereka berdua tertawa bersama. Kai merasakan hal aneh pada dirinya,ia merasakan sesuatu yang hilang,ia merasa tidak suka jika Eunhyuk dekat dengan Richan. Kai semakin membenci Eunhyuk.
Kai menendang tempat sampah di depannya dan pergi,Keduanya membalikan kepalanya setelah mendengar suara itu. “Ah,apa-apaan ini!” Richan kesal. Eunhyuk menatap jam tangannya,”Eoh,Richan-ah. 15 menit lagi waktu pulang,bereskan barang-barangmu.” Eunhyuk memerintahkannya.
“Ah,bagaimana ini? Laguku belum selesai…”
Eunhyuk berdiri dari tempatnya,”Tidak apa,aku akan membantumu menyelesaikan lagi besok.”
Richan tersenyum dan berdiri,”Benarkah? Kalau begitu,ayo pulang!” Ia bersemangat. Keduanya pulang bersama.
*
Eunhyuk dan Richan duduk bersama di bus,Kai hanya memperhatikan mereka dengan kesal. Ingin sekali Kai menarik tangan Richan dan mengajaknya pergi darisini,namun rasanya itu tidak mungkin.
*
Keesokan harinya.
Richan menyelesaikan lagunya hari ini,dengan cepat Eunhyuk menghafalnya dan pergi ke Studio rehersal untuk membuat gerakan ini,”Aku berharap banyak padamu,Eunhyuk-ssi.” Richan duduk dan memperhatikan orang itu yang sibuk mencari gerakan.
Eunhyuk tersenyum,ia kembali berlatih. Kalah atau menang dari Kai itu bukanlah poin utama baginya,kalimat Richan yang terpenting. Ini pertama kalinya ada orang yang berharap banyak baginya.
Keesokan harinya juga sama seperti itu,keduanya menjadi dekat. Sudah saatnya mereka pulang. Semua Trainee masuk ke dalam kamarnya. Jam dinding menunjukan pukul 7.30 malam waktu setempat.
Kai sibuk menggigit jarinya sambil terus berjalan tanpa arah di dalam kamarnya,ia sedang memikirkan sesuatu. Ah,ia punya ide. Kai duduk di sofanya dan segera menyalakan handphonenya dan menelfon seseorang.
“K-kau sedang apa?” Entahlah,Kai merasa gugup kali ini.
Di lain tempat,Richan menaruh handphone di telinga dengan posisi tubuh terlentang di kasur,tubuhnya baru saja di selimuti dengan selimut. “Aku baru akan tidur.”
“YA!” Kai berteriak,”Ini baru jam segini! Pergilah ke kamarku,ada yang ingin aku tanyakan.” Ucapnya yang langsung mematikan sambungan telefon. Richan mengerti,ia bangkit dari kasurnya dan pergi ke kamar Kai.
Richan membuka pintu,”Waeyo?” tanyanya dengan malas.
Kai berdiri di tempatnya dengan kedua tangan di lipat di dada,”Ada beberapa lirik yang tidak aku mengerti bagaimana cara menyanyikannya.” Ucapnya dingin.
“Tidak mengerti? Lagu itu telah selesai beberapa hari yang lalu! Aku bahkan telah mengirimkanmu suaraku,jadi mudah bagimu untuk menghafal.” Richan segera duduk di lantai dengan kesal. Kenapa orang ini baru sekarang mengatakan? Mungkin Richan berfikir seperti itu. “Ambilkan gitarmu.” Suruhnya.
Kai tidak suka di suruh,namun jika ia tidak mau,pasti Richan akan marah dan lebih memilih pergi ke kamarnya. Kai memberikan gitar itu dan duduk di dekat Richan. “Bagian mana yang kau tidak mengerti?”
“Hm,” Kai berfikir,”Di bagian,can’t stop loving you~”Jawabnya dengan menyanyikan bait lagu itu.
Richan segera menatapnya tajam,”Kau tidak mengerti? Kau baru saja menyanyikannya,dan nadanya memang seperti itu…”
Kai di buat kikuk olehnya,otaknya berfikir cepat,”Maksudku,lirik sesudah itu. Aku bahkan lupa apa liriknya.” Kai berbohong.
Richan mengambil handphonenya dan membaca sebentar,terus seperti itu. Kai terus bertanya bagaimana cara menyanyikannya,padahal dia sendiri sudah tahu bagaimana seharusnya lirik itu di nyanyikan. Terlebih jika dia seorang penulis lagu,ia bisa membaca not balok yang telah Richan buatkan.
Waktu terus berlalu,Richan sudah sangat mengantuk,tapi Kai seolah berlatih tak kenal lelah. Walaupun hari-hari sebelumnya,ia sudah sangat maksimal. Tanpa sadar,Richan tertidur dengan kepalanya yang berada di atas meja.
Kai tersadar dan berhenti bernyanyi,”Maaf sudah membuatmu lelah…” Kai bergumam kecil.
Richan mengangkat kepalanya,”Apa kau tadi berbicara padaku?” Ia bertanya dengan bodohnya.
“Eoh,siapa yang aku kau pilih di acara nanti. Aku atau Eunhyuk?” Kai bertanya dengan serius.
“Geuresae(entahlah)”Richan berfikir ringan,”Aku bahkan tidak memikirkan hal itu. Ini sudah malam aku harus kembali.” Richan berdiri dan meregangkan ototnya yang kaku.

Kai ikut berdiri,”YA! Aku serius! Kau pilih aku atau Eunhyuk?” ia bertanya sekali lagi.
=== TBC ===

Friday, 17 October 2014

FF Training [EXO Series] -Part 1


Judul : Training
Genre : Musical,Romance,Little sad,drama,AU,Friendzone.
Rating : T
Cast :
·         Kim Jongin
·         Park Richan (OC)
·         Eunhyuk
Support cast :
·         Lee Jeongsuk
·         Cho Kyuhyun
Length : 5 Part-END. (ON GOING)
Author : HTS


NOTE!!! NO RECHECK,SO MANY MUCH TYPO. Pemain utamanya adalah Kai atau Kim Jongin EXO,ini pertama kalinya aku membuat fanfiction dengan pemain member EXO,jadi mohon maaf apabila feel kurang dapat. Dan untuk Riri,hope you like it!
PART 1
Hari pertama training.
Ya,mungkin ini kebahagian awal sebelum debut. Park Richan,tugasku selama pelatihan adalah berfikir dan menuangkan semua ideku dalam bentuk sebuah lagu. Tidak seperti kebanyakan Trainee yang lainnya,aku hanya ingin debut dan bekerja di belakang kamera.
Dua minggu yang lalu aku resmi di terima sebagai Trainee di SW Entertaiment. Lee Jeongsik Taepyeonim,siapa yang tidak mengenal actor berbakat yang juga CEO di salah satu agensi dunia hiburan korea ini? Hanya itu tujuanku. Muda,tinggi,ahli berbahasa,multitalenta dan juga,hmm… Kaya. Ah! Aku begitu mengidolakannya.
Penulis lagu adalah alibi dari tujuanku. Ya,siapa sangka? Kami bertemu setiap hari dan aku berharap bisa dekat dengannya,Lee Taepyeonim juga belum pernah di kabarkan dekat dengan seorang gadis,keuntungan besar bukan untukku?
Huh,aku membuang nafasku. Benar kata orang,masa pelatihan adalah masa paling sulit. Bahkan katanya ini lebih sulit dari pada kami di lolos audisi. Entahlah,kita lihat saja ke depannya.
Dua minggu kemudian.
Cukup mudah cara untuk dekat dengan Lee Taepyeonim,tapi mungkin ini adalah bencana terbesar dalam hidupku. Sudah dua minggu aku berada di gedung ini,dan aku tidak bisa berbaur dengan Trainee yang lainnya. Mereka membenciku,kedekatanku dengan Lee Taepyeonim membuat para Trainee wanita membenciku. Namun ini juga berdampak baik,saat mereka berbaur dan membicarakan hal lain saat istirahat aku bisa mengobrol dengan Lee Taepyeonim. Satu-satunya orang yang bisa berbicara denganku, bahkan staff saja hanya mengucapkan beberapa kata jika bertemu denganku,itupun juga sebuah perintah melakukan ini dan itu.
Menjadi Penulis lagu menurutku tidak terlalu sulit dengan perbekalan kedua orang tuaku yang juga seorang penulis lagu dulunya. Lihat keadaan mereka semua… di paksa menurunkan berat badan, mencapai target tinggi, berlatih,berlatih dan berlatih. Bukankah itu menyiksa diri mereka? Beruntung aku hanya bekerja di belakang kamera,jadi keadaan tubuhku bukan factor utama.
Author POV.
Tiga minggu kemudian.
Richan membuka pintu darurat dan duduk di anak tangga kelima lantai 13. Suara keributan mengganggu pendengarannya,itu bersumber dari teras lantai atap sepertinya. Rasa pensaran muncul dalam dirinya,perlahan demi perlahan Richan menaiki satu persatu anak tangga tanpa suara,bahkan suara sepatupun takada.
Richan menaruh daun telingannya pada pintu putih,suara semakin terdengar jelas. Ia menarik gagang pintu perlahan dan membukanya sedikit,ia menatap kedua orang itu sedang bertengkar hebat.
GAWAT! Salah satu dari mereka sepertinya akan pergi! Richan segera menuruni anak tangga dengan cepat,tak ada waktu untuk melarikan diri. Otaknya bekerja cepat,iya duduk di salah satu anak tangga di lantai dua belas dan bersandar pada pintu dengan menaruh earphone seolah mendengarkan lagu.
Kai. Pencetak uang tercepat di agensi ini selain rekannya,Eunhyuk. Kai turun dengan amarah dan keluar di pintu darurat lantai 13,Ia menutup pintu dengan keras. Eunhyuk menuruni tangga dengan lemas,walaupun rasa amarah juga terpendam dalam dirinya.
Tunggu,salah satu menjadi perhatian di mata Eunhyuk. Tangan kanannya menepuk bahu seorang gadis,Richan sontak saja kaget dan langsung melepas earphonenya. Bagus! Ia mulai berakting.
“Ya?” Tanya Richan lugu memutar arah kepalanya 90 derajat menghadap Eunhyuk.
“Kau sedang mendengarkan lagu?” Tanya Eunhyuk mencurigai.
“Eoh,” Richan menganggukan kepalanya. Setelah tiga minggu berada disini,dia orang pertama yang mau berbicara dengannya. Setelah Lee Taepyeonim tentunya. “Ada yang bisa saya bantu?”
“Ani. Aku hanya ingin bertanya,tidakkah kau mendengar keributan sebelumnya?”
“Keributan?” Richan berdiri  “Apa terjadi pertengkaran? Aku sama sekali tidak mendengarnya!” jawabnya dengan yakin. Sudah jelas dia satu-satunya orang yang menguping pertengkaran kedua bintang Hallyu tersebut.
“Kau bahkan tidak mendengar pintu yang di banting dengan keras?” Richan menggelengkan kepalanya,”Tidak usah di fikirkan. Aku baru melihatmu,kau Trainee baru?”
Richan mengangguk,”Ne,Park Richan imnida. Lalu siapa kau?” Bodoh! Tujuh miliyar manusia,lima benua, satu galaksipun nampaknya hanya dia yang tidak tahu dengan siapa dia berbicara. Kali ini tak ada reka sedikitpun. Jujur saja,Richan adalah antisosial baik di lingkungan rumah,masyarakat,sekolahnya dulu maupun disini. Bahkan orang yang ia kenal selama hiduppun bisa di hitung menggunakan jari. Kurang berani apa lagi? Gadis yang tak berbekal dunia hiburan mencoba masuk ke dalam dunia kejam tersebut. Ya,satu-satunya orang yang di kenal hanya Lee Jeongsuk sang CEO. Bahkan setiap lawan mainnya pun sama sekali tidak di pedulikan dan taka da titik kecilpun bagi Richan untuk mengetahui siapa orang itu. Oh,tolonglah hidupnya.
“Kau bertanya siapa aku?” Eunhyuk menunjuk dirinya sendiri dengan ekspresi tidak percaya,ia membuang nafasnya kasar meremehkan. Ia harus bersabar rupanya. Ia tersenyum,”Kau sudah resmi menjadi Trainee disini,seharusnya kau mengetahui bagaimana SWE itu! Atau setidaknya menghafal dua atau tiga artis di SWE! Eunhyuk,kau bisa mencarinya di internet jika kau ingin tahu diriku lebih dalam!” jawabnya kasar. Eunhyuk menatap kasar,lalu membalik arahnya agar ia bisa pergi.
“Chamkan!” Richan menahannya,Eunhyuk diam dan menatapnya kembali. “Terima kasih! Kau sudah mau berbicara denganku! Kau orang pertama setelah Lee Taepyeonim,Eunhyuk-ssi.” Ucapnya sedikit berteriak.
Batin Eunhyuk terkejut mendengar ucapan itu. Tahun ini ada 500 peserta audisi yang lolos menjadi Trainee dan benarkah tak ada satupun yang berbicara dengannya? Kasihan sekali.
Eunhyuk tidak tahu harus berkata apa,ia mengabaikannya dan pergi meninggalkan Richan.
Richan juga tidak akan selamanya berdiri di tangga,ia keluar dari pintu darurat dan berjalan kearah dispenser dekat ruang latihan.Ia mengambil gelas kertas dan menekan tombol Hot Latte.
Richan mengangkatnya dan uh…uap panas berasal dari gelas itu. Tidak mungkin ia meminumnya sekarang,ia membawanya dengan tangan kanan. kini sudah jam 18.30. Richan mengambil buku lagunya. Para Trainee lain sudah di evaluasi minggu lalu,dan Richan belum menunjukan kerjanya selama ini.
Lagu yang Ia buat baru setengah selesai. Ia mengambil buku itu dari ruang latihan dan berjalan keluar berniat mengambil udara segar. Richan terus mendentumkan lirik lagunya dalam hati.
BRUKKK!
“Awwh! Panas,panas!” Seorang pria berteriak dengan cukup kencang. Richan terjatuh,dan buku lagunya entah sudah bagaimana. Richan sontak berdiri dan mengambil kain lap di dekat dispenser.
Pria itu terus berteriak kepanasan,Richan membersihkan Latte panasnya di kaos Pria itu. Namun Pria itu justu membuang tangan Richan dengan kasar. Para Trainee lain di ruang latihan keluar dan memandangi keributan ini.
Richan menundukan kepalanya berulang kali meminta maaf,”Jeosonghamnida,Ahjussi. Aku tidak sengaja—“
“Ahjussi? Tidak sengaja?” Pria itu mengulang kalimat Richan,habis sudah kesabarannya. “YA! Aku baru 23 tahun dan kau—“ Kai,Pria itu membuang nafasnya kasar.
“Jeosonghamnida,aku tidak tahu harus memanggilmu apa.”
“Kau Trainee baru bukan? Hidup di zaman berapa kau ini sampai tidak mengetahui siapa aku.” Marah Kai,”Oh sudahlah,aku malas berbicara dengan orang sepertimu!” Teriaknya lalu pergi meninggalkan Richan.
Salah satu Trainee berhasil mengabadikan kejadian ini dan mereka upload ke SWE network. Sejenis social media untuk Idol,Trainee,Staff,dan pihak lainnya yang bekerja di SWE.
Para Trainee bubar ketika Kai berjalan kearah mereka dan melanjutkan kegiatan pribadi mereka. Richan mengambil buku miliknya dan menatap iba dirinya sendiri. Lagu itu sudah ia buat sejak hari kedua ia berada disini,hanya beberapa kata saja yang masih bisa terbaca.
Tiga gadis menghampirinya dengan penuh kemarahan,“YA! Gadis bodoh! Berani sekali kau menumpahkan Latte panas pada Kai sunbaenim. Apa kau tidak tahu siapa dia?” Tanya Jiwon kasar.
“Apa kau hidup di zaman batu yang tidak memiliki teknologi? Lee Taepyeonim,Kai Sunbaenim dan Eunhyuk Sunbaenim! Sebagai Trainee kau seharus tahu siapa mereka!” Gadis yang bernam Bora itu berteriak tak kalah kencangnya sambil menjambak rambutnya.
“Meskipun Kai Sunbae bukan pemilik SWE,tapi dia adalah penghasil 35% saham SWE! Dia adalah orang penting,semua orang menghormatinya. Ingat siapa dirimu dan sebaiknya berjaulah dari tiga nama itu!” Kemarahan Uee sudah memuncak. Takut menjadi pusat perhatian Trainee senior itupun mau tak mau harus pergi.
Richan menghela nafasnya berat. Ia pergi ke lokernya dan mengambil pakaian cadangan dan segera ke kamar kecil.
*
Ia telah mengganti pakainya,dan menatap dirinya di pantulan cermin.Richan mengangkat bagian bawah bajunya sedikit,perut ratanya luka memerah. Kasihan sekali. “Pasti akan meninggalkan bekas…” gumamnya.
Ia lebih kasihan lagi saat melihat keadaan bukunya. Ia mengambil bagian kertas yang tidak terkena Latte dan mengambil pulpen yang di kaitkan ke buku itu. Ia menyalin kembali kalimat puitis berharganya yang masih bisa ia salin,namun percuma! Itu hanya kata-kata yang tidak bisa dinyanyikan.
Ini sudah jam 21.00 para Trainee dan Idol yang belum menginjak satu tahun harus kembali ke asrama. Sisa satu Bus yang masih menunggu dua kursi kosong itu di tempati. Richan memasuki bus dengan di sambut tatapan sinis dari Trainee lainnya,ia duduk.
Oh,baguslah! Kai datang dan hanya tersisa kursi di samping orang yang membuatnya seperti sekarang. “Apa tak ada kursi lain?” Tanya Kai yang membuat semua orang diam.
“Kai,cepatlah duduk! Jika tidak mau kau harus berdiri! Ini sudah larut malam!” Ucap Sopir bus ini,Ia juga sudah lelas harus mengantar para Trainee dari satu tempat ke tempat yang lainnya.
Kai berjalan perlahan dan memperhatikan Gadis penumpah Latte itu,”Pantas saja tidak ada yang mau duduk denganmu,Gadis penumpah latte!” ia berironi. Richan yang merasa tersendir menundukan kepalanya.
Tak seperti biasanya,Bus ini sangat sepi seperti tak berpenghuni.
*
Mereka semua sampai di asrama dan turun satu persatu dari bus. Richan yang terbelakang. Mulai hari ini dan seterusnya mungkin hari terberat dalam hidupnya.
Oh,Good! Keberuntungan apa lagi yang memihak Kai? Kamar di sebelahnya adalah milik Richan,Ia juga baru menyadari bahwa kamar kosong itu berpenghuni. Biasanya kamar itu kosong setiap kali Richan melihat,mungkin ia tak tahu bagaimana jadwal Kai.
Kai membanting pintunya di depan Richan. Richanpun masuk ke kamarnya dengan lesu. Ia duduk di kursinya dan menyalakan lampu dari meja belajarnya. Ia membuka akun SWE membernya dan betapa sakitnya saat melihat seluruh isinya adalah hujaman untuknya.
Air matanya berjatuhan,evaluasi dua hari lagi, tapi lagu untuk di presentasikan sudah seperti itu keadaanya. Richan menekan dial call nomor satu dan tersambung dengan Lee Taepyeonim.
“Taepyeonim…” panggilnya lesu.
“Kau tak apa? Aku sudah melihat beritanya di akun sosial.” Tanya Lee Taepyeonim. Satu-satunya pendukungnya dari sekian banyak orang.
“Hm,aku tidak apa. Tapi bagaimana jika aku membatalkan kontrak? Masa Trainee ini seperti neraka bagiku.”
“Semua Trainee juga beranggapan seperti itu. Setidaknya masih ada aku yang mendukungmu,kau harus tetap bertahan,Richan!” Lee Taepyeonim memberi dukungannya.
“Hm,ini sudah malam. Maaf merepotkanmu.” Richan mematikan sambungan teleponnya dan menangis tanpa suara. Gadis berbakat seperti Richan mana mungkin akan di biarkan saja CEO Lee satu-satunya orang yang menyadi bakat miliknya akan selalu memberi dukungan untuk Richan. Walau terkadang ia kasihan karena ia menjadi Pembisu di ruang latihan.
Richan menangis terlalu lama sampai membuatnya tertidur.
*
Richan membuka matanya yang bengkak ia tersadar tinggal 20 menit lagi sebelum Bus berangkat dan Richan juga belum memiliki lagu untuk evaluasi esok hari. Ia mandi secepat kilat dan mengambil beberapa barang keperluannya dan memasukan ke tas. Sepertinya ia akan menginap di gedung agensinya.
Ia memakai sepatu dan berlari secepat kilat. Untunglah Sopirnya orang yang baik sehingga terlambat satu menitpun ia masih mau menunggunya.
Lagi. Richan mendapat tatapan sinis,bukan karena hal kemarin tetapi karena penampilannya. Muka lesu,pakaian berantakan dan mata yang membengkak. Mana mungkin ia tidak menjadi pusat perhatian. Beruntung ia kali ini duduk di dekat Eunhyuk.
“Kau baik-baik saja?” Eunhyuk bertanya.
“Ne,nan gwenchana.” Richan menjawab seperti orang yang ragu,takut atau sejenisnya. Sejujurnya ia belum bisa menerima keadaan bahwa masih ada orang yang mau berbicara padanya. Jadi setiap ia di ajak berbicara ia merasa aneh untuk merespon.
Mereka semua sampai. Eunhyuk di buat bingung oleh Richan,pasalnya gadis itu berlari sekuat tenaga untuk menjadi yang pertama sampai.
Richan ke ruang latihannya. Kosong,baguslah kalau begitu. Semuanya pasti sudah selesai membuat lagu jadi mereka bebas melakukan apapun,Richan duduk di kursi dekat keaboard,ia berfikir sejenak,tapi fikirannya entah kemana.
Richan mencoba menuliskan sesuatu di bukunya,namun setelah ia baca ulang untung di baca biasa saja aneh apalagi untuk dinyanyikan? Richan menyobek kertas itu dan membuangnya ke sembarang tempat menjadi bola kertas.
Sudah lebih dari lima bola kertas ia lemparkan begitu saja.
“Ayolah,Richan! Kau harus tenang! Tenang…tenang…” ucapnya sambil mengatur pernafasannya. “Pertama,tulis tema lagu yang kau buat!” Richan menulis beberapa kata lalu,”AAA! Aku sama sekali tidak bisa berfikir!”
3 jam kemudian.
Oh,tolonglah gadis ini. Sudah berapa kertas yang ia buang? Buku catatannyapun tinggal setengah. “Oh,oke Richan! Tidak usah membuat lagu! Masih ada 21 jam lagi waktu yang tersisa,bebaskan fikiranmu. Dan tulis—“ Richan berhenti.
“Wah,daebak!” seseorang masuk dan langsung memuji Richan. Tapi,milik siapa suara itu?

==TBC===

Monday, 6 October 2014

FF My Idol,My Prince - Part 2

PART 2

“ ani , aku saja baru bertemu dengannya beberapa jam yang lalu . mana mungkin aku menyukainya .” jawabku
“ benarkah itu ? aku tidak percaya kau tidak menyukainya . sebagian besar ciri ciri yeoja impianmu berada di yeoja itu . “ kata sungmin yang bangkit dan menatapku .
“ ne , benar . tapi aku kan baru bertemu dengan nya beberapa jam lalu hyung . berhentilah menggoda ku ! “ kataku membuka mata dan mulai mengambil PSP ku .
“ hmm , baiklah . “ kata sungmin seraya pergi dari kamar.
****
Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam , entah kenapa aku ingin pergi ke restoran korea . aku pun bergegas mengambil jaket , masker , kaca mata , dompet , PSP , dan ponselku.
“ wook, aku makan di luar saja . hyung , aku izin keluar  “ ucapku pada ryeowook dan leeteuk hyung .
“ memangnya kau mau kemana kyu ? ini sudah jam 8 malam “tanya leeteuk hyung .
“ hanya keluar sebentar hyung , aku pergi . annyeong “ pamit ku karna takut tak di izinkan keluar , tapi terlambat . pintu utama dorm telah di jegat oleh monyet dan ikan mokpo ini .
“ YAK ! hyukjae , donghae . kenapa kalian mengahalangi jalanku ! “ ujarku sedikit berteriak
“ kau mau kemana ? akhir akhir ini kau terlihat sedikit berbeda . “tanya donghae
“ apanya yang berbeda ! aku mau pergi kemana itu bukan urusan kalian , aku hanya ingin mencari udara segar . jadi , sebaiknya kalian menyingkir “ ujarku sambil menyingkirkan eunhae dari pintu utama dorm dan berhasil keluar walaupun harus menghabiskan sedikit suara ku yang indah #apakahbenaritu? 
Aku pun sudah sampai di restoran korea itu . dan dia berada disana . aku pun mencari tempat duduk yang dekat dengannya dan memanggil pelayan untuk memesan makanan .

Kyuhyun pov end

Kyeong min pov

Setelah tadi selesai latihan . rasanya badanku ini sudah sangat sakit sekali karna tidak ada istirahat . jam 8 malam adalah waktu ku untuk pulang . aku pun mampir ke restoran korea yang kemarin karena aku tidak mungkin pulang dengan keadaan yang seperti ini untuk memasak . setibanya di sana aku langsung memilih tempat duduk yang ada di sudut restoran dekat kaca . aku pun langsung memanggil pelayan dan akhirnya aku memesan bim bim bap dan segelas air putih . sambil menunggu makananku , aku pun melihat lihat keadaan kota seoul dari jendela restoran . tiba tiba saja terlintas pikiranku tentang latihan tadi. ahh , pusing sekali kepalaku ini
“ besok ada festival, kenapa aku harus mengisi acara di sana . sudah tau aku ini masih junior mereka. “ gumanku sambil meletakkan kepala ku di atas tanganku . tiba tiba saja datang pelayan membawa makanan pesananku .
“ nona , ini pesanannya . selamat menikmati “ kata pelayan dengan ramah
Aku hanya membalas dengan senyum dan segera meracik bim bim bap ku sendiri . tiba tiba saja ada seorang pria yang langsung duduk di hadapanku sambil membawa makanannya .
“ bolehkah aku duduk di sini ? “ katanya sopan
“ kau sudah mendudukinya , jadi mana mungkin aku harus mengusirmu ! “ kataku masih fokus pada bim bim bap ku .
Aku  pun selesai dengan bim bim bap ku .
“ selesai . menurutmu apakah ini cantik ? “ kataku yang masih melihat hasil bim bim bap ku
“ ne , dia lebih cantik dari pada kau ! “ katanya yang tak jelas karna di berbicara sambil memakan makanannya .
“ apa ? apa yang kau katakan ? “ tanyaku
“ ahh ! ani .” kata pria itu kembali memakan makanannya
“ oh ya , kalau boleh tau , siapa namamu ? “ kataku berupaya sopan
Pria itu pun tersendak makanan yang tadi dia makan , aku pun langsung mengambil segelas air putih yang barusan ku pesan dan memberikannya kepada pria itu . pria itu pun langsung menghabiskan segelas air putih itu tampa sisa 1 tetes pun.
“ kenapa ? apa aku tidak boleh mengetahui namamu ? “ tanyaku penuh penyesalan .
“ ah , ani . kita kan baru bertemu tadi pagi kenapa kau bisa lupa ! “ kata pria itu
“ tadi pagi ya , hmm ... apakah kau Kim Songjin ? “ tanyaku sambil menaiki salah satu alisku
“ aniyo !!! marga ku bukan Kim tapi cho margaku cho! “ katanya seraya memakan kembali makanannya
“ cho ya , hmmm ,” kataku seraya mengingat , tapi percuma saja kepala ku sudah pusing mana mungkin berpikir . aku pun memperhatikan wajah pria itu lumayan dekat .
“ hei , apa yang ingin kau lakukan ! “ katanya berhenti makan “ hei , menjauh dariku !!! “ tambahnya lagi bergeser tempat duduk .
“ aaaa .... aku tau !“ kataku . “ kau CHO KYUHYUN kan ? “ kataku bebisik kepadanya .
“ne , aku cho kyuhyun . oh ya jangan kau ulangi lagi perlakuan seperti itu . kau membuatku takut !! “ katanya bebisik kepadaku .
“ ehm “ kataku di iringi senyum terbaikku

Kyeong min pov end

Kyuhyun pov

aku pun makan bersama kyeong min di restoran korea . seusai makan dia pun pamit ingin pulang karna sudah jam 08.45 PM .
“ kyuhyun-sshi , aku pamit pulang . ini sudah malam sebaiknya kau juga pulang nanti para hyung mu mencarimu . “ katanya seraya mengambil tas gitar yang tadi dia bawa .
“ annyeong “ tambahnya dan pergi , tapi aku mengejarnya sampai di depan pintu restoran . aku berhasil meraih tangannya .
“ ehm , wae ? “ katanya
“ biar ku antar , ini sudah larut malam . yeoja tidak baik untuk pulang sendirian “ kataku yang tak sengaja terlontar dari mulutku
“ tidak apa , aku sudah biasa . senang bisa bertemu lagi dengamu , annyeong “ katanya seraya pergi menuju halte bis .
Aku pun segera menuju mobilku dan mencoba mengikutinya . akhirnya bus yang dia tumpangi pun berhenti . dia menuju sebuah aparteman yang menurutku itu mewah .
“ aparteman . dia tinggal di aparteman rupanya “ gumanku . aku pun melihat jam dan ternyata sudah jam setengah sepuluh malam , sebaiknya aku pulang .
Di dorm SJ
Aku pun membuka pintu utama dorm dengan sangat pelan karna aku sampai di dorm jam 10 malam . aku pun menaruh sepatuku juga dengan sangat hati hati takut ada yang mendengarnya . tapi ..... saat aku berjalan dengan sangat pelannya menuju kamarku  , tiba tiba saja ada yang menepuk pundakku . aku takut itu adalah leeteuk hyung . tapi untunglah itu hanya yesung .
“ wae ? kau mengagetkanku ! “ kataku dengan nada datar
“ dari mana saja kau ? kau tau , tadi leeteuk hyung marah marah mencari kau , karna kau sulit untuk dihubungi .” kata yesung
“ aku habis mencari udara segar , aku sulit di hubungi karna tiba tiba ponsel ku baterainya habis . jadi ku matikan saja . sudahlah aku mau tidur .” kataku seraya pergi memasuki kamar dan menutup pintu
“ hei , itu bukan alasan yang tepat kyu ! buka pintunya ! “ kata yesung sambil mengetuk pintuku dengan sangat kencang
“ sudahlah  hyung , aku ingin istirahat . aku lelah sekali ! “ kataku dengan nada berteriak dari dalam kamarku
Akhirnya yesung berhenti mengetuk pintuku dan aku pun tidur karna lelah dengan kegiatan hari ini .
 Keesokannya
“ kyu , bangunlah ! 1 jam lagi kita akan pergi  untuk ke festival musik .” kata sungmin
“ hmm , 10 menit lagi hyung . aku masih mengantuk “ kataku seraya menarik selimutku
“ ayolah ! kau harus bangun . nanti leeteuk hyung marah lagi dengan kau . “ kata sungmin menarik selimutku dan menjatuhkan nya di lantai .
“ hmm , wae ? “ kataku
“ palli ! kau mandi ! 1 jam lagi kita akan pergi . “ kata sungmin berusaha sabar kepadaku .
“ ne , ne . aku mandi . mana handukku ? “ kataku mengulurkan tanganku untuk meminta handukku dengan nada bicara yang masih mengantuk .
“ ish , magnae ini “ kata sungmin dan langsung mengambil handukku yang tergantung di dekat pintu
“ ige , jadi cepat mandi !!! “ katanya sambil melempar handukku dari dekat pintu dan pergi meninggalkanku
Aku pun berjalan menuju kamar mandi , untung saja semua para member sudah mandi jadi aku tidak perlu menggunakan cara ‘MANDI KILAT’ yang dibuat oleh leeteuk hyung .
“ ahh ! aku masih mengantuk . mungkin sedikit tidur membuatku lebih fress . “ gumanku di dalam kamar mandi
Aku pun tertidur di dalam kamar mandi . beberapa menit kemudian , ada yang mengetuk pintu kamar mandi yang membuatku terbangun .
“ hei , kyu ! apa kau masih di dalam .20 menit lagi kita akan berangkat . “ katanya yang sepertinya itu sungmin
“ aigo ! maaf hyung tadi aku tertidur . baik aku akan mandi secepat kilat !” kataku panik
“ apa ! dari tadi kau belum mandi . “ katanya dari luar kamar mandi . aku pun bergegas mandi secepat ku bisa

Kyuhyun pov end

Author pov

“ dimana kyuhyun  ? “ tanya leeteuk
“ hmmm , dia sedang mandi hyung “ kata sungmin sambil menunduk .
“ apa ! dia baru mandi . memangnya tidak ada yang membangun kannya ? “ tanya leeteuk sedikit marah
“ hmmm , tadi... aku sudah membangunkannya hyung . tapi tadi katanya dia tertidur di kamar mandi . kira kira 40 menit dia tertidur disana . “
“ baik , kita harus mengejar waktu . sebaiknya kita langsung pergi sekarang ! “ kata leeteuk sambil mengambil jaket dan topinya .
“ tapi , kyuhyun ? “ tanya yesung
“ biar dia menyusul . “ kata leeteuk yang sudah pergi meninggalkan dorm bersama siwon , eunhyuk , donghae , ryeowook , heechul , hangeng , kangin , dan shindong. sungmin pun bingung .
“ yesung hyung ! “ teriak sungmin kepada yesung yang sudah ada di depan pintu utama dorm .
“ wae ? “ tanya yesung sambil memakai jaketnya
“ tunggu aku ! sebentar saja ? ne “ kata sungmin memohon
“ ne , ne , ku tunggu . palli ! “ kata yesung
“ ah , gomawo hyung “ kata sungmin dan langsung berlari menuju depan kamar mandi , untuk memberi tahu kyuhyun .
“ kyu ! kami duluan , nanti kau menyusul . kita akan pergi ke daerah incheon . dia sana ada festival musik . jangan sampai telat . annyeong  “ kata sungmin dengan paniknya .
“ ahh , ne . gomawo min “ kata kyuhyun sambil mengeringkan rambutnya .
Sungmin pun segera menemui yesung yang menuggunya .
“ hyung ! kajja . “ kata sungmin sambil memakai sepatunya dan pergi meninggalkan kyuhyun .

Author pov end

Kyuhyun pov
 
“ ah , mereka benar benar meninggalkan ku . “ kataku yang barusan saja keluar dari dalam kamar mandi .
Aku pun segera memakai bajuku dan mengambil barang barang yang ku butuhkan dan yang mungkin ku butuhkan . aku pun segera memakai penyamaranku dan mengambil kunci mobil . dan pergi meninggalkan dorm . aku pun segera menuju ke daerah incheon . setibanya di sana aku segera memarkirkan mobilku . aku sangat terburu buru sekali sampai sampai aku menabrak seorang yeoja .
“ ah , mianhe , jeongmal mianhe . apa kau baik baik saja ? “ kataku sambil membantunya berdiri .
“ ah , ghwenchana . “ katanya seraya membersihkan bajunya sehingga aku tidak bisa melihat wajahnya . aku pun melihat jamku , sepertinya aku akan telat .
“ mianhe nona . aku sedang terburu buru . sekali lagi mianhe aku menabrakmu .” kataku
“ ehm . “ katanya yang membersihkan bukunya yang terjatuh juga .
Aku pun meninggalkan yeoja itu , dan segera menyusul hyung hyung ku .

Kyuhyun pov end

Author pov

“ apakah kyuhyun belum datang juga ? “ kata leeteuk yang khawatir .
“ belum hyung . biar ku telfon dia “ kata siwon sambil mengambil ponselnya dan mencari kontak kyuhyun .
Tiba tiba ada yang membuka pintu dengan sangat kencangnya .
“ mianhe “ kata kyuhyun dengan nafas yang tidak teratur karena habis berlari .
“ baiklah kyu . cepat pakai kostummu . 10 menit lagi kita akan tampil untuk membuka acara .” kata leeteuk dengan senyum sepertinya sedikit lega karna kyuhyun sudah datang .
“ ehm , sekali lagi mianhe hyung jeongmal mianhe “ kata kyuhyun sambil menunduk . leeteuk pun menghampiri kyuhyun dan menepuk pelan punggung kyuhyun sambil tersenyum .
“ cepatlah , para ELF sudah menunggu . “ kata leeteuk diiringi senyum
Kyuhyun pun senang karna leeteuk tidak marah padanya . dia pun segera memakai costum yang sudah di siapkan dan segera melakukan periasan pada wajahnya .

Author pov end

Kyeong min pov

Pagi dengan awal yang buruk sekali karna tadi aku bertabrakan dengan seorang pria yang merusak buku dan penampilanku . untung saja bukunya tidak terlalu kotor . aku pun bergegas menuju backstage untuk bersiap siap dan memakai costumku . ternyata di sana sudah ada Lee Hee Jung .senior ku
“ eonni , kau cepat sekali datangnya .” kataku sambil memeluk eonni ku ini .
“ bukan aku yang datang cepat , tapi kau yang datang terlambat . “ katanya sambil melepas pelukanku dan memajukan bibirnya.
“ benarkah ? hahahahahah . sudahlah eonni , senyum . kau lebih cantik ketika tersenyum  “ kataku sambil tersenyum .
“ kau ini , dongsaeng yang suka sekali menggoda ne ! “ katanya sambil mencubit kecil hidungku “ cepat pakai costum mu , aku sudah siap kan .” tambahnya
“ ehm , baik eonni “ kataku seraya pergi dari hadapannya .
Aku pun langsung memakai costum yang sudah di siapkan Hee jung untuk penampilanku . akhirnya aku selesai memakai costum ini , cukup ribet tapi gaun ini cantik.
“ eonni ! bagaimana ? “ kataku sambil keluar dari ruang ganti baju .
“ neomu neomu yeppeo .” katanya sambil berdiri dan sekarang menghampiriku .
“ kajja , kita ke bangku VIP yang sudah di siapkan penyelenggara .” kata heejung yang menarikku.
“ hei tunggu ! “ kata seorang penata rias
“ wae ? “ tanya heejung
“ dia belum di rias . “ jawab penata rias yang mempersilahkan ku untuk duduk di kursi rias .
“ dia sudah cantik . tidak usah dirias juga tidak apa apa .” kata heejung dengan ekspresi dingin
“ anio , dia harus di rias . lihat wajahnya sedikit berkeringat . itu akan merusak penampilannya . “ kesal penata rias .
“ sudahlah eonni , turuti saja dia . bukankah dia penata rias profesional ? aku kesana dulu ya eonni “ kataku dan pergi menuju meja rias . untuk merias wajahku . penata rias sedikit bingung
“ wae ? “tanyaku pada penata rias . 
“ ah ani , kau mau make up yang seperti apa ? “ ujar penata rias .
“ molla , aku jarang sekali untuk ber make up hanya ada acara formal saja aku bermake up . hmmm , sepertinya yang natural saja .” ucapku
“ ahh , pilihan yang bagus . kau akan menjadi putri yang canti hari ini“ kata penata rias dan memulai merias wajahku .
Akhirnya penata rias itu pun selesai merias wajahku .
“ yap , sempurna ! “ kata penata rias itu sambil melihatku dari pantulan cermin
“ ehm , gomawo ne “ kataku melihatkan senyumku
“ ne , cheonman “ jawab penata rias itu sambil merapikan peralatan make up nya .
Aku pun menghampiri Lee Heejung .
“ eonni . mianhe menunggu lama . “ kataku
“ ah , ani . kajja ! acaranya sudah mau di mulai . “ kata nya yang masih mengutak atik ponselnya
Kami pun menuju tempat duduk yang sudah di sediakan untuk para pengisis acara seperti para mahasiswa , dan para artis yang di undang penyelenggara.
“ kau terlihat seperti putri hari ini . “ puji heejung
“ tapi ini sangat ribet eonni ! “ kesalku kepada baju yang di pilih heejung
Akhirnya festival di mulai dengan penampilan dari super junior .
“ eonni , super junior ! apa benar itu super junior !? “ kataku yang masih tidak percaya dengan kehadiran mereka .
“ ehm , memangnya kenapa ? apa kau ELF ? “ tanyanya
“ yak ! eonni , kenapa baru memberi tahu ku sekarang . mereka semua benar benar tampan eonni ! “ kataku sambil tersenyum tidak jelas .
“ eh , kau benar ELF ? ku kira kau tidak suka hal seperti itu .” kata heejung yang memperhatikanku
“ aku ini masih berumur 22 tahun eonni “ ucapku yang masih melihat penampilan super junior.
“ jinjayo ? ku kira kau sudah berumur 25 tahun “ katanya yang masih tidak percaya .
“ oppa ku saja umurnya 25 tahun , mana mungkin aku berumur 25 tahun . “ ujarku .
Penampilan super junior pun sudah usai , sekarang heejung eonni yang di tunjuk untuk menampilkan bakatnya sekarang .
“ eonni ! fighting ! “ kataku sambil mengepalkan tangan ku untuk memberikannya semangat .
Heejung hanya membalas dengan senyum dan langsung menaiki stage . kebetulan sekali aku berada di baris ke 3 dari depan panggung dan super junior berada tepat di depanku (baris ke 2). Heejung pun memulai aksinya dari mulai bermain biola dan menyanyi . dia memang orang yang sangat berbakat dalam hal seni dan juga bisnis . kadang aku suka bertanya tentang bisnis padanya . karna ku tahu pasti aku juga di tunjuk ayah ku untuk meneruskan perusahaannya  .
Semua penonton pun memberikan tepuk tangan yang meriah kepada heejung yang sudah selesai pada penampilannya , dan sekarang giliranku untuk menunjukkan aksi ku.

Kyeong min pov end

Author pov

Kyeong min pun menaiki stage  , dia menampilkan bakatnya dalam seni  yaitu menyanyi lagu buatannya dan sekaligus bemain piano . kyeong min sangat menghayati di setiap lirik lagu yang dia buat , sering sekali kyeong min memejamkan matanya untuk menghayati lagu ciptaannya .
“ hei kyu , yeoja itu hampir mempunyai sikap yang sama dengan kau saat menyanyi . “ kata sungmin kepada kyuhyun
“ memangnya apa yang bisa disamakan antara aku dan yeoja itu ? “ kata kyuhyun yang masih fokus pada PSP nya #tumbennyambung
“ kau kan selalu memejamkan mata dalam menyanyi . benarkan ? “ujar sungmin .
“ ne , lagu itu akan sangat bagus jika dinyanyikan dengan penghayatan “ jawab kyuhyun sambil mengakhiri pemainannya dan mencoba melihat penampilan yeoja yang sedang berada di stage itu
Kyeong min pun selesai menampilkan aksinya dan mendapat tepuk tangan yang sangat meriah dan pujian pujian dari para penonton
“ penampilan yang sangat bagus sekali nona , bisakah kita berbincang sedikit ? “ ujar pembawa acara pada kyeong min
“ne , silahkan “ ucapku sopan  sambil tersenyum
“ siapa namamu ? “ tanya pembawa acara
“ Choi kyeong min “ jawab kyeong  min
Kyuhyun yang mendengarnya tersentak kaget .
“ hyung , tadi siapa nama yeoja itu ? “ tanya kyuhyun kepada leeteuk yang berada di samping kirinya
“ namanya choi Kyeong min“ ujar leeteuk
Tiba tiba sungmin berbisik pada kyuhyun
“ bukankah dia yeoja yang datang ke dorm kemarin ?. “  bisik sungmin
Stage
“ ehm , kyeong min-sshi . kau mahasiswa dari mana ? “ tanya pembawa acara itu lagi
“aku mahasiswa dari kyunghee university. “ ujar kyeong min
“ jadi, apakah lagu itu ciptaanmu sendiri ? sepertinya aku belum pernah mendengarnya “ tanya pembawa acara itu lagi
“ ne , itu lagu buatanku . “ jawab kyeong min diiringi senyum .
“ OMO . senyum mu hampir mirip sekali dengan leeteuk oppa super junior . “ kata presenter itu sambil melihat ke arah leeteuk .
Leeteuk pun hanya membalas dengan senyum dari kursi nya dan di sampingnya ternyata ada kyuhyun .  kyeong min pun tersenyum kepada kyuhyun tapi kyuhyun belum menyadarinya iya kira kyeong min tersenyum kepada leeteuk .
“ senyum ku dengan senyum leeteuk oppa sedikit berbeda ..” jelas kyeong min
“ ternyata kau sangat memperhatikannya ya . “ goda pembawa acara pada  kyeong min
Aku hanya tersenyum menanggapinya
 “ baiklah , gomawo atas waktunya . nanti kita berbincang bincang lagi di backstage “ tambah pembawa acara
Kyeong min pun membalasnya dengan senyum dan membungkukkan badannya sedikit kepada pembawa acara dan penonton . kyeong min pun turun dari stage dan menuju kursi VIP nya

Author pov end

Kyeong min pov

Aku pun turun dari stage dan menuju kursi VIP nya
“ penampilan yang bagus . ku kira kau hanya bisa bermain dengan rumus matematika saja tapi kau juga bisa bermain piano dan membuat lagu , oh ya . suara mu itu sangat bagus sekali  “ puji heejung
Aku hanya membalasnya dengan senyum .  festival pun selesai dengan meriyah . aku pun menuju backstage unuk mengganti gaun yang sangat ribet ini . selesainya dari ruang ganti aku pamit kepada semuanya termaksud heejung eonni untuk pulang . aku pun menuju pintu keluar tapi tiba tiba saja ada yang memanggil ku .
“ hei , nona kyeong min  ! “ kata pria itu
Aku pun berbalik melihat siapa yang memanggilku . pria itu pun menghampiriku .
“ apa benar kau nona kyeong min  yang tadi di stage ? “ tanyanya
“ ne . itu aku .” jawab ku yang masih bingung dengan pria yang ada di depanku itu .
Pria itu pun mengambil selembar kartu nama dari dalam jas yang ia kenakan , dan memberikannya pada ku
“ apa ini ? “tanyaku
“ apa kau mau mengikuti casting di SM Entertaiment ? “ tanyanya balik
Aku pun bingung karena kalau aku menerimanya ayah mana mungkin setuju . karna aku sudah berjanji sesudah kuliah ku selesai aku akan mengurusi perusahaan ayah .
“ baiklah . kau pikirkan saja baik baik ? jika kau mau ikut kau boleh datang ke gedung SM ? “ ucapnya yang mungkin sudah mengerti aku
“ tapi , kalau kau tidak bisa kau boleh hubungi aku saja “ tambahnya lagi .
“ ehm , gomawo atas tawarannya “ ucapku . pria itu pun seraya pamit dan pergi .
Aku masih terdiam di tempat memandangi kartu nama tersebut . aku membaca kartu nama itu dan mencerna kalimat yang ada di situ . tertulis di situ
CEO SM ENTERTAIMENT
LEE SOO MAN
Berarti tadi aku bertemu dengan pimpinan SM , dan di tawari untuk casting . aku pun mulai mengembangkan senyum ku . tidak percaya apa yang barusan terjadi . aku pun melangkahkan kakiku dan masih menatap kartu nama itu sambil tersenyum . tiba tiba....
BRUK......!!!!
Aku menabrak seseorang lagi .
“ mianhe  jeongmal mianhe “ kataku menunduk
“ lain kali perhatikan jalan mu ! “ katanya yang langsung berdiri dan memerhatikan kartu nama tadi yang ikut terjatuh dengan ku . dia pun mengambilnya . aku pun seraya berdiri.
“ maaf tuan itu punyaku “ kataku memerhatikan pria itu . sepertinya dia adalah artis , dengan gayanya yang memakai masker , kacamata , dan topi. Dia pun sekarang menatapku .
“kyeong min ! “ katanya kaget.
Aku pun bingung dengan pria ini . hari ini memang hari yang sangat sulit untuk di mengerti .
“ hei , apa kau sudah lupa dengan ku ? ikut aku ! “ katanya seraya menarik tangaku
Dia pun membawaku ke tempat parkir mobil dan menuju sebuah mobil yang menurutku itu sangat mahal . dia pun menyuruh ku masuk ke dalam mobilnya , sepertinya aku mengenali mobl ini . dia pun masuk dan membuka topi , masker dan kaca mata nya .
“ apa kau masih ingat aku ? “ katanya seraya menatapku
“ cho kyuhyun . kau cho kyuhyun “ kataku sambil tersenyum padanya .
“ oh ya . pemainan mu tadi bagus . apa kau di tawari oleh lee soo man untuk ikut casting ? “ ucapnya sambil menaruh tas nya di bagian kursi belakang
“ ehm. “ kataku seraya mengangguk
“ apa kau akan menerimanya ? “ katanya sambil menyalakan mobilnya .
“ molla . aku bingung . aku sudah punya janji setelah kuliah ini selesai .” kataku “kita mau kemana ? “ tanyaku yang melihatnya menjalankan mobil.
“ kau belum makan kan ? “ tanyanya
“ ne. “ jawabku singkat
“  kita ke restoran korean yang waktu itu , kau menyukai tempat itu ya ? aku sering melihatmu disana duduk di sudut restoran sambil memperhatikan keadaan luar kota seoul .”  tanyanya panjang lebar
“ ehm , aku belum terlalu tau masakan korea jadi aku sering kesana . mungkin saja aku bisa membuatnya . “ jelasku
“ kau tau ryeowook ? “ tanyanya
“ iya dia eternal maknae dan koki SJ . “ jawabku
“ mungkin aku bisa menyuruhnya untuk mengajarimu ” ucapnya . aku hanya membalas dengan senyum .
Akhirnya kami sampai di restoran korean . sepertinya dia sudah mengerti karna dia langsung duduk di meja sudut restoran .
“ kau mau pesan apa ? “ tanya ya
“ samgyetang dan nokcha (teh hijau) saja “ jawabku
“ ah baiklah . bibi , aku pesan samgyetang dan nokcha untuk 2 porsi “ kata kyuhyun kepada pelayan
Beberapa menit pesanan pun datang , aku dan kyuhyun seraya makan tampa kata . seusai makan kyuhyun yang membayarnya . aku merasa tidak enak dengannya .
“ sehabis ini kau mau kemana ? “ kata kyuhyun seraya keluar dari restoran .
“ aku mau pulang , aku ingin istirahat . “ jawabku
“ biar ku antar , dan jangan menolak ! “ katanya dan menarik tangan ku menuju mobilnya
Dia pun menjalankan mobilnya . kami pun menuju aparteman ku . sesampainya di sana .
“ ehm , terima kasih atas hari ini . lain kali aku akan mentraktir mu makan . “ kataku
“ aku takut kau mengingkari janji , apa boleh aku meminta nomor ponsel mu ? “ ucapnya .
Aku hanya tersenyum dan memberikan nomorku padanya .
“ aku tidak akan mengingkari janji , jadi percayalah padaku ! kalau begitu aku pamit . Annyeong . oh ya sekali lagi terima kasih . “ ucapku di iringi senyum .
Aku pun keluar dari mobilnya dan dia membuka sedikit jendela kaca mobilnya . aku pun membungkukkan badanku sedikit dan dia hanya membalas dengan senyum dan seraya menjalankan mobil . aku pun memasuki apartemanku untuk beristirahat .

Kyeong min pov end

Kyuhyun pov

Aku pun mengantar kyeong min untuk ke apartemannya .sesampainya di sana
“ ehm , terima kasih atas hari ini . lain kali aku akan mentraktir mu makan . “ katanya
“ aku takut kau mengingkari janji , apa boleh aku meminta nomor ponsel mu ? “ ucap ku yang mencari kesempatan dalam kesempitan
Dia hanya tersenyum dan memberikan nomornya padaku .
“ aku tidak akan mengingkari janji , jadi percayalah padaku ! kalau begitu aku pamit . Annyeong . oh ya sekali lagi terima kasih . “ ucapnya di iringi senyum .
Dia pun keluar dari mobilku dan aku membuka sedikit jendela kaca mobilku . dia pun membungkukkan badannya sedikit dan aku hanya membalas dengan senyum dan seraya menjalankan mobilku .  aku pun pulang menuju dorm. Sesampainnya di sana ternyata para hyung ku sudah memulai latihan tampa ku . aku pun menaruh sepatuku dengan rapihnya di dalam lemari sepatu . baru ku melangkahkan kakiku masuk , tiba tiba leeteuk hyung menghampiriku .

“ dari mana saja kau kyu ? “tanya leeteuk hyung
=== TBC ===