Showing posts with label Kimwoobin. Show all posts
Showing posts with label Kimwoobin. Show all posts

Saturday, 22 March 2014

Fanfiction Korean FF Because WGM,Oppa...Its Secret! PART4 -END.


PART 4-END.
Bel berbunyi,Woobin datang dan membukakan pintu. Seorang kurir datang memberikan beberapa botol Wine dan tak lama kurir lainnya datang membawakan beberapa makanan siap saji. Wine itu dari sahabat Woobin yaitu Lee Minhoo,ia sedang di Amerika dan mengirimkan Wine impor yang baru sampai malam ini. Woobin di bantu Ilwoo membawakan Wine dan makanan siap saji.
“Hyesun-ah,Kajja makanlah!” Sahut Woobin menyiapkan makanan tersebut,itu adalah beberapa makanan tradisional korea seperti Kimchi,Jajangmyun,Bibimbap,Bulgogi dll. “Hyung,makanlah!” Woobin tak lupa menawarkan pada Heechul dan Hyukjae.
“Ne,selamat makan!” Tanpa Ba Bi Bu Hyesun segera menyantap semangkuk Bibimbap itu. Woobin menawarinya segelas air putih,namun Hyesun tetap mengiginkan Wine.
Heechul ikut makan dan hanya meminum air putih,ia tak begitu menyukai Wine. Hyukjae,dan Ilwoo menyusul untuk makan.
Entahlah,sudah berapa gelas Hyesun meneguk Wine itu. bahkan itu sudah melebihi Hyukjae dan Ilwoo! Hyesun berencana meneguk segelas Wine yang ke 27nya,namun tangan Heechul lebih dulu melingkar sehingga Hyesun menghentikan aktivitas minumnya. “Berhentilah minum,kau sudah sangat mabuk!” Heechul mengambil gelas Hyesun dan segera meneguknya.
“Aigoo!Woobin-ah,Wine ini darimana?” Tanya Heechul,baru satu gelas meminum saja ia sudah merasakan pusing di kepalanya.
“Itu dari Lee Minhoo,Hyung. Ia mengirimnya dari Amerika.” Jawab Woobin,ia segera mengirim pesan ucapan terimakasih untuk Minhoo atas Wine yang di kirimkannya. Tak lama Minhoo membalas pesannya.“Hyung,Minhoo mengatakan Wine itu memiliki kadar alkohol 75%. Dan ia bilang meminum beberapa gelas saja sudah membuat cukup mabuk.” Lanjut Woobin.
“Aish,kau kenapa tidak mengatakannya sejak tadi!” Hardik Heechul.
“Adikmu seorang pemabuk,Lee Hyukjae!” sambung Ilwoo. Ia saja baru meminum 3 gelas dan Hyesun,entahlah. Dia benar-benar pemabuk.
“Ani,dia tidak pernah seperti ini sebelumnya. Paling banyak ia meminum setengah botol,hanya saja ketika ia sedang di rundung masalah besar yang sedang membelitnya,ia bisa menghabiskan banyak botol.” Hyukjae membela Adiknya. Ia turut prihatin dengan kondisi Adiknya sekarang.
“Aigoo,ini sudah jam 9 malam.” Heechul mengangkat tangannya untuk melihat waktu pada jam tangannya,”Hyesun-ah,ayoo pulang!” Heechul mencoba menarik tangan Hyesun agar ia mau pulang.
“Shireo! Aku tidak mau pulang denganmu! Aku mau pulang di antar Oppaku saja!” Hyesun menolak mentah-mentah ajakan Heechul,Heechul berdecak kesal.
“Hyukjae-ah,bantu aku!” Suruh Heechul pada Hyukjae,Heechul membantu Hyesun berdiri dan Hyukjae bersiap untuk membantunya.
“Ilwoo-ya,kau tidak pulang?” Tanya Hyukjae pada Ilwoo sebelum ia pergi.
“Ani,aku ingin membantu Woobin membersihkan rumahnya. Setelah itu aku akan menginap di rumah Woobin,karena besok kami akan ada syuting untuk Drama terbaruku.” Jawab Ilwoo yang kemudian berdiri.
“Oh,baiklah. Woobin-ah,maafkan aku telah merepotkanmu.” Hyukjae berpamitan lalu menaruh lengan kiri Hyesun di pundaknya,lengan kanan Hyesun berada di pundak Heechul. Hyesun berjalan lunglai,mungkin itu akibat kadar alkohol yang terlalu banyak. Ia sudah sangat mabuk.
Heechul dan Hyukjae membantu Hyesun berjalan. Mereka menaiki lift bersama.
***
Drrtt… Drrtt…
Telefon milik Hyukjae berdering,Mereka bertiga sudah berada di depan mobil milik Heechul
Hyukjae merogoh telefonnya dari saku celananya yang tangan satunya masih memegang tangan Hyesun,ia melihat nama yang tertera pada layar telefonnya.“Hyung,sebentar ya. Ini Eomma.” Hyukjae melepaskan tangan Hyesun.
“Yeoboseyo.” Sapa Hyukjae.
“…………………”
“Oh,baiklah Eomma. Heechul dan Hyesun juga berada disini.”
“…………………”
“Ne,baiklah. Aku akan segera kesana.” Tutt tutt—
Hyukjae menutup telefonnya dan menaruhnya di saku celananya,ia mengambil kunci mobil di kantung bajunya.”Hyung,Mianh aku tidak bisa mengantar kalian. Eomma menyuruhku untuk cepat pulang,dan katanya kau harus hati-hati mengemudi.” Ucap Hyukjae sekaligus menyampaikan pesan pada Heechul dari Eommanya.
“Ne,Gwenchana.Kau juga hati-hati di jalan.” Hyukjaepun pergi,Heechul menaruh Hyesun di kursi bagian depan. Ia segera menutup pintu mobilnya dan memutar arah untuk masuk ke arah berlainannya. Ia memanaskan mobilnya,tak lama mobilnya berjalan.
“Hyesun-ah,kau tidur?” Tanya Heechul di sela ia mengemudikan mobilnya.
“Hmmm,aku sedikit mengantuk. Cepat jalankan mobilnya! Aku ingin tidur.” Jawab Hyesun menyuruh.
“Mianhae,Hyesun-ah.”
“Kau,kau tidak pernah mengerti perasaanku!”
“Aku tahu,dan aku minta maaf. Maaf untuk segalanya.”
“Kau jahat!”
“Aku tahu.”
“Kau sangat jahat!”
“Aku tahu. Maafkan aku.”
“…………………” Hening,tak ada jawaban terucap dari bibir Hyesun lagi.
“Kau tidur?”
“…………………”
Hyesun tertidur,Heechul berfokus pada mobil yang di kemudinya. Tak lama,mobilnya pun terpakir di garasi rumahnya.
Heechul menggendong Hyesun dan membawanya ke dalam Rumah. Hyesun terbangun,Ia masih berada dalam gendongan Suaminya.
“Heechul-ssi,turunkan aku!” Hyesun memberontak,entah itu dirinya yang sadar atau dirinya yang masih terkena efek alkohol.
“Panggil aku Oppa!” Suruh Heechul,Hyesun masih berada dalam gendongannya.
“Oppa,turunkan aku,turunkan Istrimu yang tersakiti ini…” Hyesun membalasnya dengan aegyo,jika seperti ini,tandanya Hyesun masih berada dalam efek alkohol.
Heechul menurunkannya di sofa yang tidak terlalu besar hanya untuk satu orang,”Kau ingin minum dulu? Biar aku ambilkan.” Hyesun duduk di sofa dengan mata yang masih terpejam.
Heechul beranjak pergi untuk mengambilkan segelas air,langkahnya terhenti karena tangan Hyesun menarik kantung bawah bajunya dan alhasil,Heechul terjatuh dalam pangkuan Hyesun.
“Aku tidak ingin segelas air,aku ingin dirimu!” Hyesun mulai menggoda Heechul,ia benar-benar dalam keadaan sangat mabuk.
“Kau bisa mendapatkanku,tapi tidak sekarang. Kau minum dan membersihkan dirimu dulu,aku tidak suka dengan baju yang kau pakai.” Heechul berbicara pada Hyesun.ia mencoba berdiri lagi,namun tangan Hyesun kembali menarik bajunya sehingga ia jatuh lagi.
Hyesun membuka matanya,”Memangnya kenapa? Ini baju Kim Woobin.” Hyesun mengerucutkan bibirnya dan mulai beraegyo lagi. Ini adalah moment langka Hyesun melakukan aegyo.
Heechul meneguk ludahnya,ia tak menyangka Istrinya bisa menggodanya seperti ini. Namun Heechul tak semudah itu terjebak dalam godaan Hyesun,”Berhentilah menggodaku,atau………” Heechul berhenti dan tak mampu melanjutkan kalimatnya.
“Atau apa?” Hyesun bertanya dengan aegyo,ia sungguh penasaran.
Heechul sudah tak bisa menahan nafsunya,dengan cepat ia mendaratkan bibirnya di bibir Hyesun. Ia melumatnya dengan perlahan,ia sangat menikamati ciumannya. Hyesun membelakan matanya tak percaya,Heechul tak peduli! Ia masih menutup matanya rapat-rapat agar bisa menikmati ciuman tanda ia menyalurkan kasih sayangnya,sesekali Heechul memberi celah agar Hyesun bisa bernafas. Dan ciuman itu berlangsung cukup lama,Heechul melepaskan ciumanya.
“Atau aku akan melakukan hal seperti tadi,atau bahkan lebih….” Heechul menggoda Hyesun,”Dan jangan pernah membahas Namja lain ketika kita sedang bersama,aku tidak suka! Apalagi Kim Woobin dan Jung Ilwoo!” Heechul memberi peringatan pada Hyesun. Ia beranjak berdiri,dan lagi…
Untuk ketiga kalinya,Hyesun tak bisa membiarkan Heechul pergi. Heechul terjatuh,Hyesun kini membalas ciumannya yang belum sempat ia balas tadi. Heechul menikmatinya,ia tersadar bahwa Istrinya benar-benar mencintainya. Hyesun melepaskan ciumannya.
“Nappeun!” Decak Heechul kesal,”Terima kasih,kau telah menjadi Istriku. Sekarang,biarkan aku untuk pergi sebentar…aku hanya ingin mengambilkanmu minum dan setelah itu kau harus mandi,Arra? Jangan menarik bajuku lagi,baju mahalku bisa sobek di buatmu!” Heechul tersenyum dan pergi,Hyesun membiarkannya.
Ia masih membelakan matanya tak percaya,ciuman yang kedua… itu bukan efek dari alkohol,tapi itu adalah efek dari nafsu yang di miliki Hyesun. Kepalanya sudah tak terlalu berat lagi,ia mungkin tersadar setelah Heechul menciumnya.
Sudahlah,Hyesun tak begitu memikirkan hal itu. ia beranjak pergi dan mengambil handuk untuk membersihkan dirinya.
***
Hyesun keluar dari kamar mandinya menggunakan baju tidur dan sebuah handuk kecil melingkar di lehernya,ia mengeringkan rambutnya. Suara pintu berbunyi,Heechul masuk dengan membawakan segelas air putih dan menaruhya di meja.
“Minumlah…” Ucap Heechul menawarkan segelas air yang ia bawa.
Hyesun mendekat ke arah gelas itu dan meminumnya,”Gumawo.” Hyesun berterima kasih.
“YA!,Hyesun-ah…” Panggil Heechul.
Hyesun menaruh gelas itu kembali di mejanya,”Mwoya?” Tanya Hyesun keras dan sedikit kesal. Heechul berdecak kesal,ia menggelengkan kepalanya melihat perubahan Hyesun yang begitu cepat.
“Aigo… bagaimana bisa kau merubah emosimu secepat itu? aku tidak suka dengan Hyesun yang sekarang,apa kau tidak ingat apa yang baru kau lakukan? Saat kau menciumku,apa kau tidak ingat?” Tanya Heechul kesal.
“Menciummu? Kapan aku pernah melakukannya? Aish,aku tidak ingat sama sekali!”Jawab Hyesun berbohong,padahal ia sangat ingat kejadian beberapa menit yang lalu. Mungkin Hyesun malu untuk mengungkitnya,jadi ia berpura-pura untuk tidak ingat. Hyesun melemparkan handuknya ke keranjang pakaian kotor,Hyesun berjalan menuju ke ranjangnya. “Kenapa masih disana ?tidak tidur? Cepatlah tidur!” Hardik Hyesun,ia menarik selimutnya setinggi dada dan bersiap untuk tidur.
Heechul yang tadinya masih tak percaya tersadar,ia segera naik ke ranjangnya.”Kau sudah tidak marah denganku?” Tanya Heechul menyibak sedikit selimut yang di kenakan Hyesun.
“Fikir saja sendiri!” Jawab Hyesun kesal,ia menutup tubuhnya dengan selimut bahkan menutupi seluruh tubuhnya malu sampai kepalanya benar-benar tak terlihat.
Heechul mempunyai ide,ia yang masih duduk lantas menggelitik tubuh Hyesun. Hyesun berteriak,Heechul tak mempedulikan malah semakin gemas untuk menggelitiknya. Hyesun menyerah dan menyibak selimutnya,ia duduk di depan Heechul. Heechul berhenti menggelitiknya.
“Mianhae,aku sangat menyesal. Maaf jika telah membuatmu cemburu,jika kau ingin aku membatalkan acara itu katakan sekarang. Tidak apa jika aku harus membayar denda 100.000.000 won,asalkan itu tidak membuatmu marah lagi padaku…aku akan melakukannya!” Heechul memberanikan diri mengatakan itu,baginya sekarang yang terpenting adalah Hyesun tak marah lagi dengannya.
“Tidak perlu,kau hanya perlu memberitahuku apa saja yang ingin kau lakukan dengan Guo Fexue sebelum syuting. Aku akan mempertimbangkan kembali,apa saja yang boleh kau lakukan dan yang tidak boleh kau lakukan! Jika itu benar-benar tuntutan pekerjaan,tidak apa-apa. Aku yang sebenarnya harus minta maaf! Seharusnya aku sudah tahu resiko jika menikah dengan seorang sepertimu,maafkan aku karena terlalu cemburu denganmu.” Hyesun tersenyum bahagia.
“Baiklah,aku akan lakukan itu!”
Chu~
Hyesun mencium sekilas bibir Suaminya,walau dapat di hitung dengan hitungan detik,tapi ciumannya sangat berarti bagi Heechul. “Night Kisseu,Chagiya. Ayoo,tidur!” Hyesun kembali menaruh kepalanya di bantal dan memejamkan matanya.
Heechul tersenyum,ia sekarang yakin bahwa Hyesun sudah tak marah lagi dengannya. Heechul tidur dengan memeluk Hyesun,ia menarik selimut agar menutupi tubuhnya dan Hyesun. Heechul sangat bahagia.

The End.

Fanfiction Korean FF Because WGM,Oppa...Its Secret! Part 3


PART 3
“Hyesun-ah.” Panggil Ilwoo lagi,Hyesun terdiam. Matanya tetap lurus kedepan dan membendung air mata,tak lama lagi mungkin air matanya akan jatuh ke pipinya. Ada apa dengan Hyesun?
Ilwoo mengalihkan pandangannya pada pemandangan yang di lihat Hyesun,jelas saja Hyesun seperti itu. orang itu,Heechul dan Fufu berpelukan di depannya.
“Terima kasih atas kerja kerasnya.” Ucap Heechul pada Fufu setelah melepaskan pelukannya.
“Tuan Heechul,beberapa bulan lagi kita akan bertemu. Maaf,aku harus kembali ke Taiwan untuk Dramaku.” Ucap Fufu. Sepertinya ia akan meninggalkan Korea lagi,Heechul mengangguk mengerti. Mobilpun sudah siap untuk membawa Fufu pergi,semua kru merapihkan peralatan syutingnya yang baru selesai 5 menit yang lalu.
Heechul menundukan kepalanya berjalan lurus,ia melambatkan langkahnya dan berhenti saat melihat Hyesun dan Ilwoo berada di depan matanya. “Hyesun-ah…” Panggil Heechul.
Hyesun menghapus air mata yang sejak tadi berjatuhan kepipinya,”Apa syutingnya sudah selesai?” Tanya Hyesun mengalihkan pembicaraan,Heechul terdiam tidak tahu harus menjawab apa.
“Ilwoo Oppa,bisakah kau mengantarkanku pulang?” Tanya Hyesun beralih ke Ilwoo yang ada di sampingnya,awalnya Ilwoo terdiam namun Hyesun membangunkan lamunannya.
“Ah,Ye ye. Aku akan mengantarkanmu pulang.” Ilwoo dan Hyesun membalikan tubuhnya untuk berjalan ke arah mobil Ilwoo yang di parkirkan  sejauh 500 meter dari sini. Sebuah tangan mulus melingkar di lengan Hyesun,itu tangan suaminya.
“Tidakkah pulang bersamaku? Syutingku baru saja selesai.” Heechul menawarkan tumpangan pada Istrinya,wajar saja. Karena ia memang Istrinya.
Dengan cepat Hyesun menggelengkan kepalanya,”Tidak perlu,aku pulang dengan Ilwoo Oppa saja. Pasti beberapa kru masih berkeliaran disini,kau masih terlibat kontrak dengan Fexue sebagai suaminya.” 
“Tapi aku Suami sah mu!”  Ucap Heechul sedikit berteriak,namun beberapa kru tidak mendengar ini. Hyesun mulai membendung air mata lagi,sepertinya dalam hitungan detik itu akan jatuh.
“Aku tahu,tapi seperti yang aku katakan sebelumnya. Kau masih terlibat kontrak,lebih baik aku pulang dengan Ilwoo Oppa saja. Toh kita nanti akan bertemu di rumah.” Perlahan air mata Hyesun jatuh lagi. Sungguh ingin Heechul menghapus dan memeluknya,tapi ia masih harus menahan diri karena banyak orang di sekitar sini.
Hyesun menundukan kepalanya,Heechul memberi isyarat pada Ilwoo. Dan Ilwoo mengerti,untung saja sahabatnya ini tak menjengkelkan seperti Kim Woobin. Ilwoo melepas tangannya perlahan dari tangan Hyesun.
“Maafkan aku Hyesun-ah,aku harus pergi sekarang. Kakakmu sudah menungguku di Apartement Kim Woobin,aku harus pergi sekarang.” Ilwoo menundukan kepalanya lalu berlari pergi.
Hyesun masih menahan tangisnya agar tak terdengar orang lain,jam menunjukan pukul 18.10 sudah mulai sepi. Namun pasti 30 menit yang akan datang tempat ini akan sangat ramai,kru bisa di hitung dalam hitungan jari. Heechul tak mempedulikan hal itu,kotrak,status,jabatan semuanya tak berguna sekarang. Ia hanya ingin menenangkan Istrinya.
Heechul menarik lengannya dan Hyesun berada dalam pelukan hangatnya,”Mianhae,Ullijima.” Heechul menenangkannya dan membawa ke mobilnya di dekat sini.
***
Heechul memutar balikan mobilnya untuk pulang,Hyesun masih menangis. Heechul meliatnya di sela-sela ia mengemudi,Ia memberikan sekotak tisu pada Hyesun. Hyesun mengambilnya satu persatu dan menghapus air matanya.
“Aku minta maaf.” Heechul terus mengucapkan kalimat itu di sepanjang perjalanan,Hyesun berhenti menangis. Heechul terus mengajaknya berbicara rapi Hyesun tak kunjung menjawabnya. Sepertina Hyesun masih marah dengan Heechul.
Setelah beberapa saat berlalu,sampailah mereka berdua di rumahnya,Heechul membukakan pintu untuknya dan menuntunnya untuk masuk ke dalam kamar mereka.
***
Hyesun menenangkan dirinya di dalam kamar mandi,sejak rambutnya kering,basah dan kering lagi ia baru keluar dari tempat persembunyian itu. mungkin sudah satu jam lebih Hyesun berada di sana.
Hyesun melihat Heechul duduk menunggunya di sudut ranjang ini,Hyesun tak peduli. Tak ada satu katapun yang keluar dari mulutnya. Hyesun naik ke dalam ranjangnya dan langsung tidur memunggungi Heechul. Hyesun memejamkan matanya.
“Hyesun-ah,kau sangat marah padaku?” Heechul sudah geram dengan kondisi ini,ini semua akibat acara laknat itu. mungkin tak hanya Istrinya yang menangis karena itu,penggemar setiapnya selam bertahun-tahun mungkin melakukan hal yang sama.
“……………………….”
“Hyesun-ah,ayolah jawab pertanyaanku. Sudah lebih dari 20 pertanyaan sejak sore tadi,belum satupun kau menjawabnya.”  Heechul mencoba sekali lagi.
“………………………”
“Hyesun-ah,aku mohon jangan abaikan aku seperti ini. Jangan acuhkan aku,aku suamimu!”
“……………………….”
“Apa kau tidak kasihan padaku? Kau terus mendiamiku.”
“……………………….”
“Hyesun-ah,jika kau seperti ini aku akan gila! Apa kau mau aku menyudahi program ini? Tidak apa jika aku harus membayar ratusan juta bahkan miliyar,aku akan mengumumkan pernikahan ini. Jika ini membuatmu nyaman aku akan melakukannya, tolong jangan abaikan aku!” Heechul meluapkan emosinya, ia tak suka di abaikan seperti ini.
“Hyesun-ah,aku….”
“YAAA! Kalau begitu jadilah gila! Bisakah kau tidak mengangguku bahkan ketika aku ingin istrirahat dan tidur? Aku sudah berbicara padamu,kau puas? Kau ingin apa lagi? Jika kau mengangguku aku akan pergi tidur di Apartement Jung Ilwoo atau Kim Woobin!” Hyesun berteriak meluapkan emosinya,ia juga sangat geram. Ia ingin istirahat,tapi Heechul menganggunya.
Hyesun sebenarnya sejak tadi membuka matanya untuk mendengar semua keluhan Heechul padanya,baiklah Hyesun mengalah. Jika Heechul berbicara lagi,masalah akan semakin rumit. Heechul lebih baik menutuo mulutnya rapat-rapat.
Ia mulai merebahkan tubuhnya di samping Hyesun,ia hanya bisa melihat punggung cantik Istrinya. “Mianh.” Ups,tak sengaja Heechul berbicara lagi. Hyesun sudah kehilangan kesabarannya.
Ia mengambil salah satu bantalnya dan pergi ke sofa panjang di dekat ranjangnya, ia menaruh bantal itu dan bersiap untuk tidur. “Dengar Kim Heechul,jika kau berkata sepatah katapun atau mendekat ke arahku…aku akan benar pergi untuk tidur dengan Jung Ilwoo. Kau mengerti?” Hyesun berteriak kencang melebihi sebelumnya, Heechul menganggukan kepala tanda ia mengerti.
Hyesun merebahkan tubuhnya dan tidur seadanya di sofa mereka. Ia memejamkan matanya,begitupun dengan Heechul. Tapi bukan nyaman yang Heechul dapat saat ia memejamkan tubuhnya,tapi ia justru gelisah.
Ia sangat gelisah,sekarang suhu kota sedang dingin. Dan Hyesun tidur tanpa selimut dan pelukannya,Heechul takut ia sakit. Ia ingin mendekat dan memberikan selimut,tapi ia takut Hyesun belum tertidur.
30 menit kemudian.
Heechul turun dari kasurnya, ia mendekat ke arah Hyesun. Jika ketahuan sedikit,istrinya bis a tidur malam ini dengan orang lain. Heechul sangat berhati-hati,Ia mengecek sekali lagi dan Hyesun sepertinya tertidur.
Heechul mengambil selimut dan menyelimuti Istrinya,ia tak  lupa memberi kecupan di dahi Istrinya. “Jalja..” Cicit Heechul sepelan mungkin, ia kembali ke ranjangnya. Dan sekarang setidaknya ia bisa tertidur cukup tenang.
“Nappeun!” Cicit Hyesun dalam hati, ia membuka matanya. Lalu memejamkan kembali,ia tahu apa yang di lakukan suaminya barusan. Tentu saja akan ada pembalasan besok,jika tenaganya masih ada. Mungkin saja Hyesun akan marah lagi.
***
Heechul Pov.
Hoaaaamm…
Kulihat jam dinding menunjukan pukul 8.00 pagi,aku melihat ke samping tempat tidurku.dan disana tidak ada Hyesun,aku teringat kembali! Aku berdiri dan melihat sofa yang tadi di tiduri Hyesun,dan dia tidak ada.
Aku mencari ke kamar mandi,dapur dan ruang tamu. Tapi ia tidak ada! Kemana perginya dia?
Oh,sudahlah lupakan. Aku harus berangkat bekerja untuk pemotretan dan penandatanganan kontrak,aku pergi bekerja hari ini. Ibaratkan sup tanpa garam,hambar rasanya hariku tanpa Hyesun. Ini baru satu hari! Aku pulang jam 8 malam,Hyesun memasakan makan malam lalu tertidur tanpa menyapa sepatah katapun untukku. Setelah makan malam sendirian,aku kembali tertidur. Semoga saja esok pagi suasana akan berubah.
Hoaaammm…..
Aku terbangun,dan sama seperti kemarin. Hyesun tidak ada! Hari ini aku tidak ada pekerjaan,jadi aku bisa mencari Hyesun. Walaupun ini sangat mudah,jika tidak di Apartement Hyukjae atau Woobin pasti di Apartement Jung Ilwoo. Di antara ketiga orang itu,pasti disana ada Hyesun.
Aku mencari Hyesun sampai di sudut terpencil rumah ini,namun Hyesun tidak ada. Aku berhenti mencarinya dan duduk di sofa ruang tamu.
Dddrttt….Drrrttt…
Ponselku berdering,aku segera kembali ke kamar dan membuka sebuah pesan masuk untukku. Dan itu dari Istriku,aku membacanya.
From : Nae Yeobo.
Annyeong Hasseyo! Kau sudah bangun? Maaf aku sedang pergi ke rumah seseorang,dan aku lupa menyiapkan makanan untukmu. Kau bisa memanggil Guo Fexue agar ia memasakan sarapan untukmu,aku yakin rasanya sangat enak di bandingkan masakanku! Tidak perlu mencariku,aku akan baik-baik saja. Bahkan jika kau mencariku,kau tahu kemana aku akan pergi. Baiklah,untuk itu…kau boleh datang kesini,itu hakmu dan aku tidak bisa melarangnya.
YAAAK! Memangnya kau fikir kau siapa? Aku berteriak memarahi ponselku,memang gila! Aku memang sudah gila di buat oleh istriku sendiri,aku lantas beranjak mandi dan mengambil kunci mobilku.
Baiklah,aku memutar arah untuk pergi ke tempat Hyesun berada. Tangan kiriku menekan tombol dan aku menelfon seseorang di sela-sela aku sedang mengemudi.
“Annyeong Hasseyo,Ommonim. Apa Jung Ilwoo ada disana?” Tanyaku saat panggilanku tersambung pada Kim Ahjumma,dia adalah pembantu Apartement Jung Ilwoo.
“Jung Ilwoo? Tadi pagi ia sudah pergi ke rumah Kim Woobin,ada yang ingin di sampaikan? Nanti Ahjumma akan menyampaikan saat Ilwoo sudah pulang.” Jawab wanita paruh baya itu.
“Oh,tidak perlu Ahjumma. Aku akan ke rumah Kim Woobin saja,jadi aku bisa langsung menanyakan suatu hal pada Ilwoo. Maaf mengganggumu,Gamsahamnnida.” Ucapku menutup sambungan telefon,okay kali ini Hyesun ada di rumah Woobin. Langsung saja aku memutar kemudi untuk pergi ke rumah Woobin,aku memarkirkan mobil dan menaiki lift menuju lantai 11. Aku sekarang sudah berada di depan pintu Apartementnya.
Author Pov.
Ting Tong.
Woobin mendekat ke arah pintu,ia melihat di sebuah layar kecil dan disana terdapat wajah Heechul. Lantas,Woobin tak semudah itu untuk membukakan pintu. Ia menanyakan hal itu dulu kepada Hyesun,Ya walaupun ini Apartementnya.
“Hyesun-ah,suamimu ada di depan pintu. Bagaimana,kau mau aku membukakan pintu untuknya?” Tanya Woobin pada Hyesun.
Hyesun duduk di sebuah sofa panjang,reaksi wajahnya aneh setelah mendengar kata Suamimu.”Biarkan saja,Oppa. Bukankah Oppa bersiap untuk mandi? Biarkan saja ia di luar.” Jawab Hyesun dengan wajah cuek.
Woobin mengangkat bahunya lalu melepaskannya,ia mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Ting Tong.
Bel berbunyi lagi,Hyesun menghela nafasnya.
“Hyesun-ah,biar aku bukakan saja pintunya?” Tanya Ilwoo yang duduk di sebelah Hyesun. Ini kedua kalinya bagi Heechul untuk menekan bel yang tak ada artinya.
“Oppa biarkan saja.” Jawab Hyesun cuek lagi,ia menekan salah satu tombol dan Channel pada televisi di depannya berganti. Ilwoo dan Hyukjae memakan cemilan yang di beli Woobin kemarin sambil menikmati acara yang di tonton Hyesun. Hyesun menaruh remot di sebuah meja di depannya.
Ting Tong, Ting Tong, Ting Tong, Ting Tong.
Okelah,kali ini Heechul justru memainkan bel dengan membunyikannya yang entah sudah berapa kali. “Hyesun-ah,suamimu sungguh berisik!” Pekik Hyukjae kesal,ia berdiri lalu beranjak untuk membukakan pintu untuk Heechul.
Ckkriiikkk….
“Hyung,kau datang kesini. Ada apa?” Hyukjae membukukan tubuhnya pada Heechul.dia memang suami adiknya,tapi umurnya jauh lebih tua daripada Hyukjae. Untuk itu Hyukjae menghormatinya.
“Apa Hyesun disini?” Tanya Heechul kemudian masuk ke dalam partement Woobin,Hyukjae mengangguk dan menutup pintunya. “Hyesun-ah…” Panggil Heechul pada Hyesun. Hyesun duduk di sofa panjang Apartemnt Woobin dan Ilwoo duduk di sebelah Hyesun namun ia duduk di ujung sofanya.
Heechul berencana duduk di sebelah Hyesun,jika ia duduk itu berarti Hyesun di apit oleh kedua Namja tampan.tapi nampaknya itu tak berlaku lagi!langsung saja Hyesun merebahkan tubuhnya dan kepalanya berada di atas paha Ilwoo,kakinya sengaja di panjangkan untuk memblok agar Heechul tidak duduk di dekatnya.
“Hoaammm,tidak ada acara yang seru. Oppa,tolong ambilkan remotnya!” Suruh Hyesun,Ilwoo kemudian memajukan tubuhnya untuk megambil remot dan memberikan pada Hyesun.
Oh,baiklah. Heechul harus benar-benar bersabar! Tapi berani sekali dia,istrinya tidur di pangkuan orang lain di depan matanya? Oh GOD! Heeechul duduk di sebuah kursi untuk satu orang,sementara Hyukjae di bawah.
Klik.
Hyesun menekan tombol pada saluran tv sehingga muncullah channel MBC,”Oh,acara We Got Married! bukankah itu pasangan We Got Married Seohyun dan Yonghwa?” Hyesun sengaja bertanya pertanyaan konyol seperti itu,sudah jelas jelas ia tahu jawabannya. “Ilwoo Oppa,apakah kau berfikir pasangan itu sangat romantis?” Tanya Hyesun mendongakkan kepalanya menatap Ilwoo dari bawah.
“Oh,” Pekik Ilwoo bingung,ia takut Heechul marah padanya jika membahas WGM.”Oh,ye. M-mereka pasangan yang sangat menarik!” Jawab Ilwoo gugup sekaligus bingung,Heechul menghela nafasnya. Sementara Hyukjae diam-diam tertawa singkat.
“Januari,Februari,Maret,April. Tinggal beberapa bulan lagi pasangan Heechul dan Fexue akan muncul di layar kaca.” Gumam Hyesun sengaja menyindir Heechul, “Hyukjae Oppa…” Panggil adiknya.
“Nde?”
“Oppa,menurutmu pasangan Heechul-Fexue akan mendapat rating berapa? Aku bertaruh jika ratingnya di atas 25% aku akan menceraikannya.” Sahut Hyesun bersemangat.
“Hyesun-ah….” Ucap Heechul terpotong.
“Oh,Hyesun-ah,” Hyukjae sedikit gugup,namun.” Jika ratingnya 20-25% aku akan mengabulkan permohonanmu.”lanjut Hyukjae yang tak kalah bersemangat,ia tahu pasti Hyesun hanya memanas-manas Suaminya agar panas.
“Tidak-tidak! Ratingnya pasti di bawah 20%!” Sambung Ilwoo yang ikut bertaruh,”Hyesun-ah,jika tebakanku benar…kau harus mentraktirku apa saja!” Lanjut Ilwoo tak kalah bersemangat.
“Ayolah,kami tidak akan membuat rating setinggi itu,” Ujar Heechul,wajahnya langsung sedih seketika. Ia juga kesal karena perbuatan Istrinya.
“Hyung,kau berani bertaruh berapa?” Tanya Ilwoo menuntut.
“Hyesun-ah…” Entah darimana asalnya tiba-tiba Woobin datang dan menaruh kepalanya di atas sanderan sofanya dengan handuk yang masih melingkar di pinggangnya serta handuk kecil di lehernya,bahkan ia masih bertelanjang dada!”Aku bertaruh,jika rating mereka di atas 30% aku akan menikahimu!” Lanjut Woobin.
“Aish,Oppa kau mengagetkanku!” Pekik Hyesun sedikit terkejut,”DEAL! Jika di atas 30% kita akan menikah!” Lanjut Hyesun yang langsung terbangun seketika,Ilwoo dan Hyukjae tersenyum miris.
“YA,KIM WOOBIN! Bagaimana bisa kau masih bertelanjang dada berkeliaran di hadapan seorang wanita!” Teriak Heechul seraya melemparkan kotak tisu namun tak mengenai kepala Woobin.
“Ah,Hyung… Mianh! Bukankah ini Apartementku? Lagipula beberapa bulan lagi aku akan menjadi suaminya jika rating WGM mu di atas 30!” Woobin mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil di lehernya dan tersenyum.
“Aish! Manamungkin! Mana ada pasangan yang akan mendapat rating setinggi itu,mustahil itu akan terjadi!” Heechul membela dirinya,ia sangat kesal Istrinya bertaruh menceraikannya dengan rating WGMnya.
“Mungkin saja.Kau Kim Heechul,Hyung!” Ilwoo lantas membela sahabatnya.
“Aish!” Heechul berdecak kesal,”Woobin-ah,cepat pakai bajumu dan buatkan aku makanan! Aku sangat lapar, Istriku bahkan tidak membuatkanku makanan dan malah pergi ke Apartement seorang Namja!” Lanjut Heechul yang tak kalah menyindir Istrinya.  Woobin menurut dan pergi ke kamarnya.
Hyesun berdecak kesal,”Berani sekali dia menyuruh tuan rumah untuk melakukan apasaja,memangnya dia siapa? Badannya saja tidak seindah badan Kim Woobin.” Hyesun tak terima dan kembali menyindir Suaminya.
“Ayolah,Hyesun-ah aku minta maaf.” Heechul mendekati Hyesun.
“Woobin Oppaaaaaaaa!” Panggil Hyesun sedikit berteriak.Ia sengaja karena ia tak ingin menatap wajah Suaminya, Hyesun beranjak pergi ke kamar Kim Woobin.
Heechul menghela nafasnya, Istrinya baru saja pergi meninggalkannya. “Hyukjae-ah,Ilwoo-ya,apa yang harus aku lakukan?” Heechul menaruh dagunya di meja di depannya.
“AAAAAAAAAAAAA!” Terdengar suara gadis berteriak,ya itu suara Hyesun. Apa ang terjadi dengannya?
***
Hyesun mendumal tentang suaminya dan beranjak pergi ke kamar Kim Woobin,ia membuka pintu kamarnya “AAAAAAAAAAAAA!” Sontak Hyesun berteriak,ia hanya terkejut karena melihat Woobin sedang mengenakan baju.  Untung saja celananya sudah rapih,dan Hyesun hanya melihat sebagian tubuh Woobin. “Ah,Oppa kau mengagetkanku!” Lanjut Hyesun.
“Hyesun-ah,apa yang ter….” Heechul berlari datang melihat Hyesun,suasana hatinya berubah seketika. Dari cemas menjadi kesal,”YAA! Kim Woobin! Untung saja kau sudah menggunakan celanamu!”
“Mianh Hyung,” Ucap Woobin pada Heechul seraya merapihkan baju yang berlengan panjangnya,”Hyesun-ah,seharusnya kau ketuk pintu dulu sebelum masuk kamar orang lain.” Woobin menasehati Hyesun.
“HYUNG APA YANG TERJADI?” Teriak Hyukjae,ia dan Ilwoo sedang menikmati sebuah film yang berjudul ‘Hello Ghost’ entah kapan channel itu terganti. Mungkin Hyukjae tak begitu suka tontonan itu sehingga mengganti Channel lain.
“Ah,Josonghaeyo.” Hyesun membungkukan tubuhnya dan sedikit malu atas perbuatannya yang melihat Namja lain sedang menggenakan baju,”Oppa,ayo ke dapur! Aku juga cukup lapar.” Hyesun menggandeng tangan Woobin dan membawanya ke dapur meninggalkan Heechul.
Heechul menghela nafasnya dan kembali dengan raut wajah pasrah duduk di dekat Ilwoo dan HyukJae lagi.
“Hyesun-ah,apa yang biasa suamimu makan?” Tanya Woobin sesampainya ia di dapur,ia menyiapkan pisau dan barang lainnya yang entah ingin membuat masakan apa.
“Masakan saja Ramyun.” Jawab Hyesun,ia kemudian berjalan ke arah kulkas Woobin. Sepertinya ia sudah sangat tahu seluk beluk Apartement ini.
“Kau yakin? Ini masih pagi hari? Bagaimana jika ia sakit?” Tanya Woobin meyakinkan lagi.
“Biarkan saja,aku tidak peduli!” Jawab Hyesun cuek,”Oppa,aku minta es krim wanilla mu ya?” Woobin menganggukan kepalanya,Hyesun mengambil sebuah eskrim vanila lalu membuka bungkusnya.
Woobin lantas mengambil sebuah mie instan dan menyiapkan air panas serta sayuran lain untuk di potong. Hyesun duduk di kursi meja masak Woobin,Meja ini cukup panjang dan bersih! Di lengkapi dengan kompor yang menempel serta peralatan lainnya yang tertata rapih.
Woobin memotong daun bawang dan menyiapkan bahan lainnya,Hyesun meletakan dagunya di meja itu sambil memakan es krimnya. Lebarnya saja 1 meter dan panjangnya sekitar 3 meter hanya untuk meja masak ini.
“Hyesun-ah,jika kau masih mencintai Suamimu maafkan saja dia. Wajar jika Suami-Istri bertengkar,tapi yang tak wajar jika mereka bertengkar yang berkepanjangan dan saling menyindir satu sama lain.” Woobin mulai menasehati Hyesun di sela ia sedang memasak.
Huh,Hyesun menghela nafasnya. “Biarkan saja, dia bahkan telah berbuat jahat padaku. Memeluk Guo Fexue di hadapanku saat aku sedang berjalan di dekat Sungai Han dengan Ilwoo Oppa.”
“Itu karena tuntutan pekerjaan!” Hardik Woobin.
“Bukan! Saat itu syuting telah berakhir,Wanita Dora itu sudah di jemput untuk pulang ke negerinya. Dan sebelum ia masuk ke mobilnya,Heechul memeluk hangat dirinya di depanku!” Tindas Hyesun,ia memakan es krimnya lagi dengan menampilkan wajah cemberut.
“Geuraeyo?” Tanya Woobin tak percaya.
Hmm,Hyesun menganggukan kepalanya. Ia menyodorkan es krimnya ke arah Woobin. “Oppa mau?”
Degan senang hati Woobin menggigit es krim itu dan melanjutkan memasaknya,ia menaruh bumbu di ramen yang hampir matang tersebut.”Pernah terfikir olehku kalau aku akan melakukan ini dengan istriku,dan pernah terfikir bahwa itu adalah kau.” Cicit Woobin. Hyesun mengangkat alisnya sebelah,sementara Woobin menaruh sumpitnya dan mengecilkan api kompornya.
“Benarkah?” Tanya Hyesun ragu,Woobin menganggukan kepalanya dengan cepat.”Kalau begitu kita menikah saja! Aku bisa melakukan banyak hal denganmu.” Lanjut Hyesun. Woobin tersenyum.
“Tidak,” Woobin membuang nafasnya,”Aku tidak ingin menikah dengan orang yang tidak mencintaiku,dan kulihat kau masih mencintai Heechul Hyung.bahkan kau sangat mencintainya.”
“Benarkah? Kufikir aku biasa saja dalam mencintainya.” Hyesun menggaruk kepalanya yang sebenarnya tak gatal.
Woobin menaruh ramen itu ke dalam mangkuk,”Terbukti! Saat Heechul Hyung mengikuti WGM kau cemburu,itu artinya kau sangat mencintainya!” Woobin membawa semangkuk ramen dan sumpit meninggalkan Hyesun sendiri. Mungkin Hyesun sedang melamun dengan perkataan Woobin barusan,ia tersadar dan membuang stik es krim lalu berjalan di belakangnya.
“Cemburu tanda sangat mencintai seseorang?” Tanya Hyesun dalam hati.
“Igeo…” Woobin menaruh semangkuk ramen dan sumpit di meja dekat Heechul. Ia lalu duduk dan menonton apa yang sejak tadi Hyukjae dan Ilwoo tonton.
“Ramyun?”Pekik Heechul tak percaya,”Woobin-ah,ini masih terlalu pagi.dan kau memberiku Ramyun?” tuntut Heechul,ia mengambil sumpit dan mencicipi makanan yang di buat Woobin. Hyesun duduk di dekat Ilwoo.
“Aku sudah bertanya pada Istrimu sebelumnya,dan katanya biarkan saja jika kau harus sakit.ia tidak mempedulikanmu,Hyung.” Woobin membela diri atas tuntutan Heechul.
“Aish,” Heechul berdecak kesal,”Aigoo! Bahkan makananmu sangat enak! Ini bahkan lebih enak dari masakan seorang Istriku!” Heechul kembali menyindir Istrinya.
Hyesun berdecak kesal,ia turun ke bawah dan menekuk tangannya ke atas meja. Ia menaruh dagu di atas punggung tangannya,dan duduk berdekatan dengann Hyukjae Kakaknya.”Oh,Bukankah itu Cha Taehyun? Dia bermain film ini?” Tanya Hyesun tak percaya.
“Hyesun-ah,kau belum pernah menonton film ini? Film ini sudah sangat lama,tahun 2010.” Ilwoo yang tadinya duduk di atas kini duduk di bawah dekat Hyesun. Ia mengambil bantal sofa dan menaruhnya sebagai bantalan untuk punggungnya.
“Belum,seorang temanku pernah memberikanku beberapa kaset dan salah satunya Hello Ghost. Aku takut menontonnya karena judulnya sangat menyeramkan,temanku tetap menyarankan untuk aku menontonnya dengan Suamiku. Tapi sampai sekarang aku belum menontonya karena kesibukan Suamiku,jadi sampai sekarang aku belum menontonnya.” Hyesun menekuk wajahnya.
Heechul telah menyelesaikan makannya,ia berdiri.”Kau tak pernah mengajakku untuk menonton sebuah film,lagi pula jika kau mengajakku saat itu…mungkin aku akan membatalkan Scheduleku.”
“YAAA!” Hyesun berteriak.
Heechul pergi untuk menaruh mangkuk kotor dan mengambil minum di dapur. Heechul kembali,ia mengambil kotak tisu yang tadi ia lemparkan dan segera memberikan pada Hyesun. Seperti seorang musuh,Heechul dengan sengaja melemparkan kotak tisue itu di depan wajah Istrinya. “Ini untuk persiapan,kau pasti akan menangis setelah selesai menonton Film itu.” Heechul merebahkan tubuhnya di sofa panjang tepat di belakang Hyesun,”Bodoh sekali,film terlaris 2010 bahkan kau tidak pernah menontonnya!” Lanjut Heechul.
“YAA! Aku terlalu takut untuk menontonnya!” Hyesun membela dirinya,ia memukul lengan perut Suaminya dan Heechul meringis kesakitan.
Heechul tertidur di sofa panjang itu,Hyesun dan yang lainnya masih sibuk untuk menonton Film it bersama. Bahkan mereka berempat tidak mau di ganggu sedikitpun.
1 jam kemudian.       
Tes,Tes,Tes.
“Eomma……” Hyesun menangis terisak setelah selesai menonton Film itu,ia teringat Eommanya karena memiliki banyak kesalahan saat ia masih kecil. Ilwoo,Hyukjae dan Woobin mencoba menenangkannya,tapi Hyesun justru menangis semakin kencang.
Heechul tak mempedulikan itu dan tetap berpura-pura tidak mendengar tangisan Istrinya. Padahal tangisan Hyesun sudah seperti sirine mobil pemadam kebakaran. Hyesun masih menangis sambil memeluk Kakaknya. Hyukjae mengelus punggung Adiknya.
“Sudahlah,jika kau merindukan Eomma kau bisa berkunjung dengan Heechul Hyung ke rumah besok.” Hyukjae kembali menenangkan Adiknya.
“Oppa…..” Hyesun kembali menangis,ia melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya dengan tisu. Entahlah sudah berapa banyak lembaran tisue yang ia habiskan.
10 menit kemudian.
Ilwoo kembali menenangkan Hyesun,dan ia berhenti menangis. Setelah Film Hello Ghost berakhir,Mereka menikmati Drama Poseidon.
“Oh,Choi Siwon sangat tampan. Tapi mengapa Dramanya sangat membosankan?” Gumam Hyesun.
30 menit kemudian.
Mereka semua tertidur,Ilwoo,Woobin,Hyukjae dan Hyesun tertidur. Heechul membuka matanya,ia melihat Hyesun sedang tertidur. Hyesun turun perlahan dari sofanya dan menggendong Hyesun menaruhnya di sofa yang tadi ia tiduri.
Heechul memandingnya,Hyesun tertidur damai. Heechul merapihkan pini Hyesun dan mengelus lembut poninya,tangan kirinya mengelus lembut tangan Hyesun. Dan siapa sangka,Hyesun memegangi tangan Heechul. Heechul tersenyum.
“Hoaaammm…” Heechul menguap karena mengantuk,Ia merebahkan kepalanya di dekat tubuh Hyesun. Heechul tertidur.
Beberapa jam kemudian.
Jam dinding menunjukan pukul 18.05.
“Hoammm…” Woobin terbangun,ia meregangkan otot-otot tangannya. Ia melirik kesampingnya melihat Hyesun dan Heechul sedang tertidur bersama. Woobin pergi ke kamarnya dan mengambil ponselnya lalu memotret mereka berdua.
“Hoaammm….” Ilwoo terbangun,ia mendorong tangannya meregangkan urat-urat tangannya.”Woobin-ah,jam berapa sekarang?” Tanya Ilwoo.
“Sekarang jam 18.08.” Jawab Woobin.
“Benarkah? Woobin-ah,aku pinjam baju dan alat mandimu ya? Aku akan mandi disini.” Ilwoo kemudian berdiri.
“Ah,Ye..”
Ilwoo pergi ke kamar Woobin dan membersihkan dirinya,tak lupa ia meminjam beberapa baju Woobin dan mengenakannya. Untung saja ukurannya tak jauh beda dengan Ilwoo,hanya saja,beberapa baju Woobin adalah lengan panjang dan ketat.
Di menit berikutnya,Hyukjae terbangun. Ia berjalan ke arah balkon Apartement Woobin dan melihatnya. Hyukjae berdiri di samping Woobin menikmati keindahan kota Seoul malam hari.
“Hyukjae-ah,kau tidak pergi untuk mandi? Pakai saja pakaianku,setelah Ilwoo keluar kau bisa menggunakan kamar mandiku.” Woobin menaruh telapak tangannya menggenggam besi pagar balkonnya.
“Ne,aku akan melakukannya setelah ini.” Mereka berlima,termasuk Hyesun sudah bersahabat sejak kecil. Saling meminjam pakaian adalah hal yang wajar bagi mereka.
***
Heechul terbangun,dan beberapa menit berikutnya Hyesun terbangun. Hyesun berencana mandi dan meminjam pakaian Woobin,awalnya Heechul menolak dan menyuruh Hyesun untuk menggunakan pakaiannya saja,tapi Hyesun masih marah padanya. Heechul di tawari mandi dan menggunakan pakaian Woobin,namun ia sangat enggan bahkan hanya menyentuh pakaiannnya saja. Menurutnya,Woobin sudah menggoda Istrinya.

Ting Tong. 

Fanfiction Korean FF Because WGM,Oppa... It's Secret! Part 1

Title : Because WGM! Oppa,Its Secret!
Genre/rating : Romance,little complicated,little sad,Married life, etc. (15+ = MARRIED LIFE!)
Length : 4 Part-END.
Cast : Lee Hyesun (OC),Kim Heechul,Kim Woobin,Jung Ilwoo,Lee Hyukjae.
Writer : HTS.
NOTE!!!
Genrenya MARRIED LIFE,di sarankan di bawah 15 tahun untuk tidak membacanya. Dosa sepenuhnya tidak di tanggung Author. Just Romance! Tidak ada adegan Yadong,NC,atau mengandung unsur SARA.


PART 1
Hyesun Pov.
Sinar matahari masuk melalui celah-celah jendela kamarku,Ups! Maksudku kamarku dan Kim Heechul. Ya,kami adalah sepasang pengantin baru. Sebenarnya sudah 6 bulan lebih,tapi aku suka dengan julukan itu.
Namaku Lee Hyesun,bagaimana hebat bukan? Aku bisa menikah dengan seorang Kim Heechul,seorang penyanyi sekaligus aktor terkenal di korea. Bahkan di dunia!
Heechul adalah orang yang cukup baik,namun ada yang aku tidak suka darinya. Sudah 6 bulan lebih,tapi dia belum memberitahukan pada media bahwa ia sudah menikah denganku. Aku cukup kesal dengan hal itu,namun dia adalah suamiku.
Entah mengapa aku bisa menikah dengan orang sepertinya,secara itu mustahil jika di fikir menggunakan akal sehat. Kau tahu Hyukjaekan ? seorang dancer solo terkenal di korea,dia adalah Kakakku. Dan Kim Woobin,aktor terbaik menurutku…dia adalah sahabatku. Sebenarnya aku menginginkan lebih,namun Tuhan tidak mengizinkanku menikah dengannya. Dan satu lagi,Jung Ilwoo. Kau kenalkan? Dia pemain 49 Days,dia adalah Idolaku sekaligus sahabat dekatku.
Dan sebenarnya aku menyukai Namja dari kalangan aktor,tapi aku sendiripun bingung sampai saat ini mengapa aku bisa mencintai orang seperti Kim Heechul. Dia seorang penyanyi,tapi sebenarnya suaranya tak bagus. Dan julukan seorang aktor,sebenarnya ia sering NG dan tak lebih baik dari Kim Woobin dan Jung Ilwoo. Tapi aku menyukainya,bahkan mencintainya.
Aku merasakan sebuah tangan melingkar di pinggangku,Ah! ini sangat berat. Ya,aku tahu! Itu tangan suamiku. Tapi apakah ia tidak sadar tangannya sangat berat? Oke aku mengalah,aku mulai membuka kedua tanganku.
Kulihat jelas di depan mataku,jam dinding tengah menununjukan pukul 6 pagi. Aku tahu,suamiku sekarang harus bekerja. Dan yang lebih parahnya lagi,ia bekerja untuk salah satu stasiun TV yaitu MBC yakni acara We Got Married.
Sakit hati? Tentu saja! Aku Istrinya,tapi dia malah harus berpura-pura di depan penonton mengaku sebagai suami dari artis taiwan yaitu Guo Fexue. Tapi tak apa jika itu tuntutan pekerjaan,sebenarnya kontrak itu sudah di tandatanganinya 7 bulan yang lalu. Dan jika di batalkan hanya karena ia telah beristri,ia harus mengganti denda sebesar 100.000.000 won.
7 bulan yang lalu aku memang sudah mengenalnya,Kakakku yang memperkenalkannya. Dan saat itu kami belum ada ikatan apapun,bahkan tidak ada perasaan sedikitpun! Dan itu sudah haknya untuk menandatangani kontrak apapun yang ia mau.
“Heechul-ssi…” Panggilku mencoba menggoyangkan lengannya yang berada di perutku. Ia masih menutup matanya,mungkin ia lelah. Kami bermain cukup panjang tadi malam,itu sebagai imbalan karena ia mengikuti WGM.
“Hmmmm…” Ia hanya berdehem lembut dengan matanya yang masih tertutup.
“Heechul-ssi,Irreonaseyo… Kau harus bekerja Tuan Kim!” Runtukku menggoyangkan lengannya lagi,ia tak menghiraukan ucapanku justru malah mempererat pelukannya. Dan aku tidak suka dengan saat ini.
“Kita sudah 6 bulan menikah,kau masih memanggilku Heechul-ssi?” Tututnya yang semakin mempererat pelukannya, “Bukannya sudah kuperingatkan untuk memanggilku Oppa atau Chagi.”
Aku menghela nafasku,”Baiklah,Oppa… Buka matamu,ini sudah jam 6 pagi. Kau harus bekerja.”
DEG!
Apa yang ia lakukan sekarang?
Bukannya melepas tangannya ia justru membalikan tubuhku ke arahnya dan masih memelukku,walaupun aku sudah terbiasa dengan melihat dadanya yang tertutup pakaian…tapi sepertinya jantungku tidak terbiasa dengan keadaan ini. Aku menatap matanya dan ia masih memejamkan matanya.
“Aku tahu,30 menit saja. Aku masih lelah dan mengantuk,Hyesun-Ah. Ayo lanjutkan tidurmu! Bangunkan aku 30 menit lagi!” Ucapnya memerintah.
Aish! Aku berdecak kesal dalam hati, “Baiklah,Oppa. Tapi jangan salahkan aku jika kau terlambat.” Ucapku yang kemudian memejamkan mataku lagi. Ia memajukan tubuhku sehingga lebih dekat dengannya,aku mulai tertidur lagi.
30 menit kemudian~
Drrrttt…. Drrrttt….
Ah,Aku masih mengantuk. Kubuka kedua mataku karena telefon milik Heechul berbunyi,aku masih melihatnya masih tertidur. 
“Oppa,telefonmu berbunyi!” Aku memukul menggoyangkah tubuhnya perlahan untuk membangunkannya.
“10 menit lagi,Hyesun-Ah…” ia melepaskan pelukannya dan memunggungiku,ia masih tertidur.
Aish! Aku memukul lengan atasnya cukup keras, “YAA! Ini sudah jam 6.40,cepat bangun!” aku  duduk dan terus memukulnya cukup keras.
Satu kali,ia masih tak menghiraukan.
“Oppa,Palli irreona!” Aku memukulnya lagi. Dan Yes! Ia sudah membuka matanya.
“YA,Hyesun-Ah!” Ia berteriak keras dan terbangun sambil mengelus lengannya yang aku pukul tadi, “Ada apa? Kenapa membangunkanku?” kami duduk saling bertatapan dengan tatapan masih mengantuk.
“Telefonmu berbunyi,cepat pergi! Ini sudah jam 6.45!” Teriakku yang tak kalah kencangnya.
“Mwo?” Ia bertanya tak percaya,ia segera menyibak selimutnya dan berdiri sekaligus mengangakat telefonnya yang dari tadi terus berbunyi.
“………………….”
“Mwo? Aku terlambat?”
“………………….”
“Guo Fexue sudah menunggu? Dimana?”
“………………….”
“Suruh ia menunggu 30 menit lagi,aku akan datang!” Ucapnya mengakhiri telefonnya. Ya,itu pasti managernya yang mengingatkannya untuk cepat datang ke lokasi syuting.
Kulihat Heechul dengan cepat langsung membuka kancing piyamanya dengan membelakangiku,lagi pula…tubuhnya tidak ada yang bisa di lihat,untuk apa di tutupi? Aku mengerucutkan bibirku.
“Ada apa?” Tanyaku perlahan,ia melepaskan piayamanya dan melempar ke tempat cucian kotor di sudut dekat pintu kamar mandi.
“Aku akan pergi ke Nami Island.” Jawabnya, ia segera melepaskan celananya. Aku menutup mataku,ia mengambil handuk dan pergi untuk membersihkan dirinya.
Setelah itu ia keluar dengan baju berjas rapih seperti orang yang ingin menikah saja,aku sangat kesal! Ia mempersiapkan ini untuk Guo Fexue.
Ia mengambil telefon serta kunci mobilnya,aku masih membeku menatapnya dari ranjang ini. Ia mendekat kearahku,”Aku pergi dulu ya…” Ucapnya sekaligus mencium keningku dan mengusap pipiku yang bahkan bisa di hitung dalam hitungan detik.
Ia pergi begitu saja,baiklah… aku harus membersihkan diriku dan sarapan pagi.
***
Cringg…
Tak sengaja aku menjatuhkan tutup panci saat sedang memasak ramen,aku tak percaya dengan apa yang kulihat. Dia bukan wanita yang baik!
Aku mematikan api dan jatuh terduduk,air mataku jatuh begitu saja.
Author Pov.
Sebelumnya,Hyesun sedang mempersiapkan untuk memasak ramen. Sambil menunggu airnya mendidih,ia membuka akun twitternya dan betapa terkejutnya ia setelah melihat foto suaminya yang membawa bunga dengan di taruh di mulutnya. Cemburu? Itu pasti,ia segera mencari tahu info tentang Guo Fexue. Dan,
HA!
Ternyata Guo Fexu telah memiliki kekasih bernama Aaron Yan,bagaimana bisa ia mengikuti WGM ? dan ia juga sering melakukan adegan Kissing dengan lawan mainnya dalam drama.
Dan terlebih lagi,Hyesun baru saja melihat foto suaminya serta Guo Fexue sedang berjalan berdampingan. Pasti sangat sakit rasanya,sampai detik  inipun… Heechul dan Hyesun belum pernah berjalan berdampingan di tempat umum sekaligus di depan media. Air matanya jatuh begitu saja.
Hyesun terisak,ia membuka telefonnya dan menelfon Kim Woobin. Mungkin saja jika beruntung,Woobin sedang berdiam diri dengan Jung Ilwoo dan Hyukjae. Secara,mereka bertigakan bersahabatan. Termasuk dengan Kim Heechul.
“Oppa,Kau ada di rumah? Bisa kita bertemu?” Tanya Hyesun sambil menahan tangisnnya.
“Tentu saja,datanglah kesini! Jung IlWoo dan Kakakmu akan datang sebentar lagi.” Jawab Woobin,ia seperti terdengar senang. Jika tahu,ia pasti juga akan sedih jika melihat Hyesun menangis.
“Baiklah,aku akan ke rumahmu. Tunggu aku ya,Oppa.” Hyesun menutup sambungan telefonnya. Ia menghapus air matanya dan bersiap untuk pergi.
***
Tttookk… Tttookk… Tttookk…
Hyesun mengetuk pintu apartement Kim Woobin,ia berkali-kali menekan bel namun orang yang ingin ia temui belum terlihat juga. Ia teringat dengan Heechul,dan tanpa sadar ia menangis lagi.
Ckkrrikkk….
Pintu terbuka.
“Oppa…” Hyesun memeluk pinggang Woobin dan terisak di dadanya.
Woobin Pov.
Aku yakin itu Hyesun,aku akan membuka pintunya.
Aku berjalan ke arah pintu apartementku dan membuka pintunya,Hyesun memelukku. Aku bingung,apa yang terjadi padanya? Dadaku terasa basah,ia menangis sambil memanggilku Oppa seperti biasanya. Aku terdiam dan hanya bisa mengelus rambutnya untuk menenangkan Hyesun.
“Ada apa? Lebih baik duduk terlebih dahulu,agar tidak ada yang melihat.” Ucapku. Hyesun menurut dan menghapus air matanya,aku menuntunnya untuk duduk di sofa sebelahku.
“Oppa…” Panggilnya.
“Hmm,apa terjadi sesuatu?” Tanyaku sambil memberikan sekotak tisu untuknya,ia mengambil dan mengusap air matanya.
“Oppa,aku ingin bercerai saja dengan Kim Heechul!” Jawabnya,aku sontak terkejut mendengar penyataannya. Walaupun terkadang aku masih mencintainya,tapi sungguh dia sudah milik orang lain dan aku tidak mungkin mengganggu mereka. Walaupun dulu kami pernah berpacaran.
Aku mengendus dan tersenyum singkat mendengar pernyataannya, “Ini pertama kalinya kau seperti ini,dia melakukan apa padamu? Lalu jika kau bercerai kau ingin menikah dengan siapa? Bercerai itu tak semudah yang kau fikirkan.”
“Aku ingin menikah denganmu saja!” Jawabnya seraya mengerucutkan bibirnya,ia mengeluarkan handphone dan menunjukan sebuah foto kedahapanku,”Lihat! Dia mengikuti WGM dengan Guo Fexue,aku ingin bercerai dan menikah denganmu saja!”
Aku memijat dahi diantara kedua alisku seperti orang yang sedang pusing,aku tersenyum. “Kau masih muda,umurmu 23 tahun tapi kau ingin bercerai. Padahal pernikahanmu belum di ketahui media.”
“Oppa,aku…” Pembicaraannya terputus.
Terdengar seseorang menekan bel,aku tahu jika bukan Jung Ilwoo pasti dia Hyukjae. “Tunggu sebentar,” Ucapku,aku beranjak dan membukakan pintu.
“Woobin-ah!”
Seru salah seorang dari kedua orang di balik pintu itu,keduanya memelukku secara bergantian. Benar dugaanku,jika bukan Jung Ilwoo pasti Hyukjae. Dan ternyata mereka berdua datang.
“Oh,Hyesun. Kau disini?” Tanya Jung Ilwoo yang melihat kedatangan Hyesun lebih dulu darinya.
“Woobin,kau membuat adikku menangis? Dia semakin jelek jika menangis.” Timbal Hyukjae,Aish! Ada-ada saja kelakuannya. Selalu mengerjai adik kandungnya.
Author Pov.
PLAAKKK…
Lemparan keras mengenai wajah Hyukjae,Adiknya Hyesun melemparkan sebuah bantal di dekatnya dan sukses mengenai wajah Kakaknya. Bukan salah Hyesun,Hyukjae yang memulai duluan. Dan wajar jika ia membalasnya.
“YAA! Oppa!” Teriak Hyesun.
“Ah,Mianh Adikku. Sudah lama tidak bertemu,kau semakin gemuk saja!” Ledek Hyukjae lagi.
“YAA!” Hyesun berteriak dan memukul Kakaknya dengan bantal lagi,”Berat badanku hanya 48 kg!”
“Hyesun-Ah,apa yang membuatmu menangis?” Tanya Jung Ilwoo yang langsung duduk di dekat Hyesun,”Kakakmu benar,kau jelek saat menangis.”
Hyesun mendengus kesal,”Oppa,aku ingin bercerai dengan Kim Heechul dan menikah dengan Kim Woobin saja!” Ucapnya.
Woobin kembali dengan membawa beberapa gelas minuman dari dapur dan menaruhnya di meja tamunya,”Hyesun cemburu dengan Guo Fexue.” Sambung Woobin.
“Oppa,aku serius! Hyukjae Oppa,tidak apakan jika aku bercerai dengan Heechul? Aku ingin menikah saja dengan Kim Woobin,ia lebih baik daripadanya.” Ucap Hyesun berbicara pada Kakaknya Lee Hyukjae.
“Tidak Hyesun-ah,hubungan kita sudah berakhir beberapa bulan yang lalu.” Woobin duduk di samping Hyukjae dengan melipat kakinya seperti layaknya seorang bos perusahaan besar.
“Dengar,Kau tidak boleh bertindak seperti itu. Bercerai tidak semudah seperti yang ada di fikiranmu,kau cemburukan? Dan sebernarnya kau masih mencintainya!” Tebak Hyukjae menghapus airmata Adiknya.
“Tidak! Aku tidak mencintainya lagi! Dia sudah memiliki istri baru yang lebih cantik dariku,untuk apa aku mencintainya?” Hyesun berdecak kesal,Ilwoo memikirkan cara lain dan HA! Ia punya sebuah ide.
“Dengar,aku puny sebuah ide! Bagaimana jika Aku,Hyesun dan Woobin ……………………………………” Blablabla,Ilwoo mempunyai sebuah ide bagus,dan sepertinya mereka semua setuju dengan usulan yang baru di lantarkan Ilwoo.
Hyesun tersenyum,”Oppa,tapi ini rahasia!  di antara kita tidak ada yang boleh memberitahukan ini pada Heechul Oppa,tapi.. Hyukjae Oppa,kau bisa berjanjikan padaku?” Tuntut Hyesun sambil menjulurkan jari kelingkingnya.
“Aku berjanji,asal kau bahagia.” Jawab Hyukjae. Adik dan Kakak itu sudah membuat janji.
***
HyeHee’s Home. (9.00 Malam)
Hyesun sedang memasak makanan kesukaan Heechul. Hyesun sudah menyiapkan nasinya lebih dulu agar nanti ketika di makan sudah dingin,Ia mematikan api dan menaruh lauk yang di buatnya di sebuah pring besar.
“Chagiya…” Panggil Heechul mendekat ke arah Hyesun,Hyesun menoleh dan menaruh lauk itu di atas meja makannya.
“Kau sudah pulang?” Tanya Hyesun kesal,ini adalah sebagian trik yang sudah ia persiapkan sebelumnya.”Kau sudah makan malam?” Tanya Hyesun lagi.
“Belum,kau memasak makanan kesukaanku?” Jawab Heechul yang duduk di kursi kesukaannya,ia mengambil sumpit dan sendok bersiap untuk melahap makan malam buatan istrinya.
“Kau begitu makanlah,aku akan pergi menonton Drama.” Hyesun pergi dengan cuek,sebenarnya ia kesal dengan kejadian tadi pagi. Namun ia tetap tidak lupa dengan kedudukannya sebagai seorang Istri,dan ia tetap harus menyiapkan makan malam untuk suaminya tersebut.
Karena lelah dengan pekerjaan,Heechul tidak memikirkan hal ini terlalu jauh. Ia segera menyantap makanan itu dengan lahap. Ini pertama kalinya Heechul makan malam tanpa di temani seorang Istri.
Hyesun menonton salah satu Drama malam di Channel kesayangannya,ia duduk di sofa merah di depan televisi. Hyesun menonton The Heirs! Pada tayangan itu,Kim Woobin sebagai Choi Young Do sedang memarahi polisi karena Park Shin Hye sebagai Cha Eunsang belum ada di hadapannya. Eun sang datang,Young Do memeluknya dengan erat. Terlihat dengan jelas tatapan mata Hyesun bahwa ia seperti ingin melakukan itu,ia iri pada Eunsang. Heechul datang.
“Oh,Kim Woobin.” Heechul duduk di samping Hyesun dangan mengambil remot tv serta mengganti Channelnya, “Frozen,Anna! Tidak biasanya film besar di tayangkan di tv.” Komentar Heechul.
“Oh,baguslah! Aku akan pergi untuk tidur.” Hyesun beranjak pergi ke kamarnya.  Tapi salah satu tangan milik Heechul menahannya agar tidak pergi.
“Kenapa? Kenapa kau ingin pergi?” Tanya Heechul penasaran atas perubahan sifat Hyesun yang mendadak.
Hyesun melepas tangannya,“Hoaammmm….” Hyesun menguap dengan sengaja,walaupun itu sangat terlihat berpura-pura. “Aku mengantuk Kim Heechul,jika kau ingin menemuiku…aku ada di kamar.” Hyesun pergi.
Baiklah,Heechul menikmati tontonannya tersebut. Ia menonton kartun Frozen,ia sangat menyukai tokoh Anna. Padahal Heeechul sudah sering menonton ini berkali-kali.
The End.
Heechul mematikan televisinya dan beranjak untuk pergi ke kamarnya.
***
Terlihat Hyesun sedang tertidur,Heechul mendekat dan tidur di sampingnya. Tangannya memeluk tubuh mungil Hyesun.
Hyesun Pov.
Astaga! Apa yang di lakukannya? Kim Heechul,aku suka saat kau memelukku. Tapi tidakkah kau tahu betapa kesalnya aku hari ini?
Aish,apa yang harus aku lakukan? Aku harus tetap berakting seperti perjanjianku sebelumnya. Perlahan aku melepaskan lengan Heechul dari tubuhku,padahal aku sudah membelakanginya. Tapi ia tetap saja bisa memelukku.
Sesaat pelukannya terlepas,Heechul memelukku lagi dengan lebih erat daripada sebelumnya. Aish! Aku tidak boleh terjebak,aku harus membenci orang ini.
“Oppa,tanganmu…tanganmu berat.” Ucapku,semoga saja ia mendengar ucapanku walau matanya tertutup.
Heechul Pov.
“Oppa,tanganmu…tanganmu berat.” Sahut Hyesun. Ada apa? Tidak biasanya ia seperti ini. Apa aku memarahinya tadi pagi? Kurasa tidak!
Mungkin Hyesun marah denganku,tapi karena apa? Baiklah,aku suaminya! Aku harus memulai untuk menyelesaikan masalah ini. “Hyesun-ah…” Panggilku.
“Ada apa lagi?” Tanyanya kesal. Benar dugaanku,ia pasti marah denganku. Tapi karena apa? Ia cemburu dengan Guo Fexue? Tapi bukankah jauh hari ia sudah tahu aku akan mengikuti WGM? Seribu tanya dalam otakku,tapi aku tidak mungkin menanyakan hal ini pada Hyesun seluruhnya.
“Kau marah padaku?” Tanyaku lagi.
“Benarkah?” Jawabnya yang malah balik tanya kepadaku,ia diam sejenak.”Itu hanya fikiranmu saja,sudah tidurlah…jika tidak,besok kau bisa terlambat.” Lanjutnya.
Baiklah,aku cukup lega dengan jawabannya. Aku tertidur.
***
Heechul Pov.
Aku menggeliat,Ahhh… ini sudah jam 8 pagi? Satu jam lagi aku harus syuting We Got Married,harus aku akui. Dia benar seperti tipe idealku,tapi ia tidak cantik seperti Hyesun. Harus aku akui bahwa Hyesun lebih baik darinya.
Tanganku meraba kesamping tubuhku,dimana Hyesun? Aku terbangun dan beridiri mencari sosok Hyesun.
“Hyesun-ah….” Panggilku setengah sadar,aku mencari bahkan sampai ke sudut terpencil rumah ini namun aku belum menemukannya. Kemana Hyesunku?
Oh,tenggorokanku terasa haus. Perutku lapar. Aku beranjak untuk pergi ke dapur lalu membuka pintu kulkas,aku mengambil sebotol air putih dan duduk di kursi meja makan. Ku lihat secarik kertas yang berada di dekat makanan yang berbau lezat tersebut.
Oppa,kau sudah bangun? Semoga sebelum kau pergi syuting kau bisa membaca surat ini dan memakan masakanku,aku sudah menyiapkan ini sejak jam 6.00 pagi. Aku pergi berkunjung ke rumah temanku,kau pasti tahu siapa dia. Dua aktor yang palinggggg…………terkenal! Aku akan pergi ke Mall bersama Kim Woobin,lalu menghabiskan malamku dengan Jung Ilwoo. Aku bosan jika harus menunggu selama satu hari penuh,sementara kau harus berpacaran,Ups! Maksudku syuting dengan Guo Fexue. Sudahlah tak apa,itu tuntutan pekerjaan. Aku akan bersenang-senang,makanlah yang banyak!  Kiss,Hyesun~
Huh,ada apa denganmu? Kau tidak memikirkan perasaanku! Ah,baiklah… lebih baik aku memakan masakan ini dulu,Hyesun sudah memasak untukku.
***
Author Pov.
“Oppa,kau ingat rahasia kitakan?” Tuntut Hyesun setelah memasang sabuk pengaman di tubuhnya,Hyesun dan Kim Woobin sudah berada di dalam mobil milik Woobin. Ya,ini sesuai perjanjian kemarin,semoga saja berjalan lancar.
“Tentu saja,aku tidak mungkin lupa! Anggaplah kita tetap berpacaran seperti dulu,8 bulan yang lalu.” Woobin memutar kunci mobilnya dan mulai memanaskan mobilnya.
“Oppa,kau yakin tidak ingin menyamar?” Tanya Hyesun khawatir.
“Tentu saja! Sudahlah,hari ini kita ke Lotte.” Jawab Woobin lalu mulai mengemudikan mobilnya.
***
Lotte Mart. (9.15 Pagi)
“Fufu,apa saja yang harus kita beli?” Tanya Heechul menarik troli dari kumpulan troli di depannya. Beberapa kameramen dan kru berada di belakang kedua orang ini,penggemar? Tentu saja ada beberapa penggemar di dekatnya.
“Hmmm,perlengkapan untuk rumah kita lebih baik!” Jawab Fexue sembari membetulkan tas punggung yang ia pakai.
“Hmm,bagaimana jika kita berdua yang mendorong troli ini?” Tawar Heechul. Fexue menganggukan kepalanya. Mereka berdua saling berdekatan untuk mendorong troli ini,Tangan kiri Heechul dan tangan kanan Fexue saling berpegangan untuk membuat suasana semakin romatis.
Beberapa fans berteriak sangat kencang,ada juga yang menangis. Security sudah siap untuk mengatur para fans yang berada disini,Fexue dan Heechul saling berkomunikasi menetukan apa yang ingin ia beli.
Heechul mengambil beberapa perlengkapan rumah seperti tisue,handuk,jam dinding,jam meja,cermin,bingkai foto,keset,sapu dll. Sementara Fexue sekarang berfokus untuk beberapa bahan makanan,Fexue meminta Heechul mengantarkannya ke bagian daging.
Tunggu,ada apa itu? kenapa sangat ramai sekali? Bahkan ini lebih ramai di bandingkan beberapa fans yang mngikuti Heechul.
“Oppa,ayoo pergi kesana!” Fexue sangat bersemangat sehingga sudah berada di buntut kumpulan fans tersebut. Ia dan Heechul ingin kedepan melihat siapa orang yang membuat keramaian tersebut,namun terhalang oleh puluhan penggemar yang berkumpul disana.
“Woobin-ssi,beberapa bulan yang lalu kau bersama gadis itu. siapa gadis itu sebenarnya?”Tanya seorang wartawan pada Kim Woobin.

Woobin semakin erat menyuruh Hyesun untuk memeluk lengannya erat,”Dia? ……..