EL DORADO TIME TRAVEL
Tittle : El Dorado Time
Travel
Genre
: Family,Action,Adventure,Fantasy,Legend.
Length : (?) Part- End. *Part belum di tentukan pasti,kemungkinan cerita akan di panjangkan.
Rating : 13+
Cast :
·
Percy Jackson a.k.a. Ayah dari Alena,Vasileve dan Lizzie
·
Alena Jackson a.k.a Anak pertama
·
Vasileve Jakson a.k.a Anak kedua
·
Lizzie Jackson a.k.a Anak bungsu
·
Annabelle Smith a.k.a Musuh keluarga Jackson
·
Luke Horan a.k.a Pengikut Annabelle
·
Jack Styles a.k.a Pengikut Annabelle
·
Edmund Zayn a.k.a Pengikut Annabelle
·
Nick Tomlinson a.k.a Pengikut Annabelle
·
Edward Payne a.k.a Pengikut Annabelle
Support cast : Annabeth Jackson as Istri Percy Jackson.
Writer : HTS
NOTE
Untuk adik yang masih di bawah umur butuh bimbingan orang tua tentang
cerita ini,karena ini hanya sekedar imajinasi dari sang penulis saja. Jangan
terlalu terpaku dengan kisah yang di ceritakan disini. Kisah ini beberapa
persen di ambil dari LEGENDA asli,Mohon maaf apabila ada kesalahan tulisan
baik nama,tempat dsb.
Kalian bisa memberi kritik dan saran melalui komentar di bawah ataupun
melalui twitter ke Author.
Jika rating pembaca cukup tinggi kemungkinan akan di tulis lanjutan dari
cerita sebelum ini yaitu : The lost Treasure,The Mistery code dan Time Machine.
Jadi mohon pastisipasinya untuk membantu share kepada teman anda jika cerita ini menarik,dan Mohon maaf
apabila ada karakter yang tidak sesuai dengan sifat aslinya. Karena ini hanya
sebuah cerita fiktif belaka,Terima kasih.
PART 1
El
Dorado,sebuah legenda tua yang belum terpecahkan dunia sampai saat ini. Entah
hanya ini karena sebuah omong kosong belakang atau memang sebuah Kota Emas yang hilang ? huh,sebuah kota
emas yang hilang? Tentu saja banyak pemburu harta dunia yang rela menjadikan
nyawanya sebagai pertaruhan untuk sebuah perjalanan menuju tempat ini.
Belum
ada yang tahu pasti tentang keberadaan El Dorado yang sebenarnya. Diawali penjelajahan Columbus di
Amerika pada 1492, kisah dunia baru yang kaya logam mulia itu tersebar ke
Eropa, mengundang lebih banyak penakluk Spanyol berdatangan.
Tapi sekarang ini sudah menjadi tahun
2014,kisah El Dorado sudah lama hadir sejak kurang lebih 600 tahun yang lalu.
Tapi belum ada di dunia ini yang dapat membuktikan nyata kehadiran Kota emas
yang hilang tersebut.
Ribuan penjelajah dunia dan Pemburu harta
telah tewas dengan sia-sia tanpa membuktikan kebenaran kisah tersebut. Dengan
nafsu mencari sebuah Kota Suku Chibcha yang berbalut emas siapa yang tak ingin
memiliki kota tersebut? Lelehan danau berairan emas yang di sebut dengan Danau
Guatavita,dan Gunung emas dan batu Zambrud yang bertumpuk disana tentunya
menjadi tujuan utama pemburu harta termasuk Annabelle Smith. tapi, siapa dia?
Annabelle Smith,ia adalah seorang musuh
terbesar keluarga Percy Jackson. Untuk menuju ke kota El Dorado tentunya di
butuhkan koordinat menuju tempat tersebut,dari miliyaran orang di dunia ini
hanya keluarga Percy Jackson yang memiliki koordinat menuju tempat tersebut.
Ketika Alena Jackson berumur 5
tahun,Ibunya yaitu Annabeth Jackson mati terbunuh di hadapannya dan kedua
adiknya. Tapi… siapa pembunuhnya? Tak lain adalah Annabelle dan pengikutnya.
Mendiam memberikan secarik kertas yang berisikan surat serta koordinat menuju
surga dunia tersebut. Entahlah,sampai sekarang ketiga anak itu belum dapat
mengartikan secarik kertas berisikan kode dan bahasa yang entah berasal
darimana itu.
Annabeth
Jackson adalah seorang penulis sebuah buku terkenal.sekitar satu tahun ketiga
bukunya yang berjudul The lost Treasure,The Mistery code dan Time Machine laris
terjual keseluruh dunia dengan berbagai bahasa.
Ketiga
buku tersebut adalah sebuah alasan kuat mengapa Annabelle membunuh Annabeth
dengan cara yang mengenaskan. Setelah ia tewas,Annabelle yang sering di sapa
Anna ini juga tak lupa menyebarkan gosip kebohongan kepada Annabeth.
Semua
orang di dunia tidak percaya dengan buku karya Annabelle lagi. Semua orang yang
merasa di bohongi membakar jutaan kopi buku tersebut sampai mengucilkan
keluarga Jackson. Keluarga Annabeth juga ikut membakar buku itu karena ia tak
pernah menceritakan kebenaran cerita tersebut,hanya ketiga anaknya yang percaya
dengan cerita itu.
Semua
karangan Annabeth adalah sebuah cerita asli dan bukan sebuah omong kosong seperti
yang di buat Anna,itu yang memperkuat ketiga anaknya percaya dengan karangan
Ibunya tersebut. Harta karun yang hilang,Kode rahasia menuju kota emas dan
mesin waktu tanpa di sadari adalah sebuah cerita yang saling berkaitan satu
sama lain.
Beberapa
bulan sebelum Annabeth terbunuh ia hampir menerbitkan sebuah buku yang berjudul
‘El Dorado’,namun sayangnya ia telah tewas di tangan Anna lebih dahulu. tapi
bagaimana bisa seorang bisa kesana? Mungkin ketiga buku karya Annabeth adalah
kuci jawaban menuju tempat tersebut.
Sampai
umur Alena yang menginjak 18 tahun, ia dan kedua adiknya Vasilive dan Lizzie
selalu di kucilkan oleh semua orang sampai sekarang. Mereka bertiga tidak dapat
sekolah dan bermain seperti remaja pada umumnya,mereka hanya berdiam diri di
rumah dan terkadang membeli makanan ringan di minimarket. Bahkan terkadang
pemilik minimaket tak ingin menjual makanan kepada mereka, sehingga Alena
sebagai anak tertua harus pergi ke minimarket lain yang belum tentu
mengizinkannya membeli makanan disana.
Mereka
seperti tidak memiliki sanak keluarga di dunia ini,dua minggu lagi rumahnya harus di jual kepada orang lain
karena terlibat hutang. Mengapa mereka berhutang? Itu karena ketiga anak
Jackson tidak bekerja dan memiliki uang. Hanya seorang Pengusaha kaya yang
memberikan mereka uang sebesar 50 USD setiap bulannya.
Tentu
saja ini tidak dengan cuma-cuma, pengusaha itu memberikan waktu dua minggu lagi
untuk mereka keluar dari rumah tersebut. Rumah mereka adalah harta satu-satunya
untuk ketiga anak Jackson. Tapi mereka telah meminjam uang berjuta-juta USD
padanya sehingga harus membayarnya dengan harta mereka satu-satunya.
Jika
Alena tidak mau rumahnya di jual,ia harus mengganti uang sebesar 300 juta USD
kepadanya sebelum dua minggu lagi. Ibunya pernah berpesan “Secarik kertas dan rumah ini adalah harta berharga untuk kalian,jangan
pernah memberikan ini kepada orang lain.” Tapi jika mereka menjual rumah
ini bagaimana? Tidak ada cara lain selain membayar hutangnya tersebut kepada
pengusaha itu.
Author
POV.
Ckkkrrrriikkkk…
“Kakak
sedang apa?” Tanya gadis berumur 16 tahun bernama Lizzie,ia adalah adik bungsu
Alena. Lizziepun duduk di pinggiran kasur dekat Alena, “Kakak masih ingin
mencoba mengartikan kertas bodoh tersebut.” Lanjut Lizzie. Memang hanya sekedar
kertas berisikan bahasa alien mungkin,tapi itu adalah sebuah harta bagi Alena
yang di berikan Ibunya untuk membiayai kedua adiknya.
Alena
menyadari bahwa Lizzie adiknya berbicara padanya,ia melepaskan kaca pembesar
dari tangannya dan beranjak berdiri dari kursi yang ia duduki sebelumnya,
“Kenapa kau selalu menghina kertas pemberian Ibu ini?” Alena berkacak pinggang
sambil melepas kaca mata yang ia pakai.
“Kak,berhentilah
mengurusi kertas bodoh tersebut! Bagaimana kita membayar hutang untuk rumah
ini?” Lizzie mulai meninggikan suaranya, “Kak,aku bosan hidup seperti ini! Kita
semua di kucilkan semua orang,Kak Vasilive selalu berdiam diri di ruangan bodoh
tersebut tanpa berbicara. Dan Kakak selalu mengurusi kertas bodoh yang entah
apa isinya itu! apakah hanya aku yang hidup dengan waras di keluarga ini?”
Prakkkkkk…
Awh,pasti
sakit rasanya. Kata-kata Lizzie barusan mungkin membuat Alena terhina sampai ia
harus menampar pipi adiknya tersebut.
“Kertas
bodoh? Lizzie,berapa kali lagi Kakak harus mengatakan ini padamu?” Keluh Alena,
“Sebelum Ibu menutup matanya,ia mengatakan kalau ini adalah sebuah harta
berharga. Kau juga melihat saat Ibu memberikan ini untukku,tapi kau masih
berumur 3 tahun sehingga tidak mengerti ini. Kau bahkan yang mengerti tentang
Sejarah dan Arkeolog tidak tahu darimana bahasa yang tertulis disini!” Seru
Alena yang menceramahi adiknya tersebut.
“Kak,dari
seluruh bahasa yang ada di dunia ini…tidak ada satupun bahasa seperti yang
tertulis dalam kertas bodoh tersebut. Jadi berhentilah untuk menerjemahkan
kertas yang tidak ada artinya itu dan fikirkan bagaimana kita harus membayar
hutang rumah ini!” Lizzie terus memegangi pipinya yang merah di buat kakaknya.
Entah
darimana fikiran Lizzie ini,ia mengambil segelas air di atas meja kerja
kakaknya dan menumpahkan air ke wajahnya.
“Ck!”
Alena hanya bisa berdesis kesal sambil memalingkan wajahnya saat adiknya
menumpahkan air ke arahnya.
Oh My God! Apa
yang telah di lakukan Lizzie? Alena melihat kertas berharganya tersebut basah
terkena air yang di tumpahkan Lizzie barusan,dan yang lebih parahnya lagi…
beberapa huruf disana menghilang karena luntur.
Kertas
yang awalnya penuh berisi tulisan seperti :
“bnmgf654768676756t5566hggtdty,
untuk ketiga anakku tersayang.td5r7565hghftytsaat kau memiliki masalah
besar,ytt6gghyfdtyrfu787i89 aku akan memberimu sebuah hadiah yang
besar.trtr567ttggyt67 ambillah ketiga buku,frfrfrfrexc34t57 yang pernah berikan
untukmu.4rt65Def45rr4dfhg sampai kau sampai di sebuah r4f4yrf743yrd73hdwey
pulau,kau akan bertemu dengan ayahmu. Edrf refd487fy3489r34dh dia masih hidup
dan terus menunggumu.34yr4938ydh xcbddfrt. Kau akan tahu kenapa ibu mati
seperti ini? Rtgy6h6ytrc44 banyak orang di sekitarmu yang
yt73tdsiu3ud3bhudh;shgs ingin mencuri harta berharga ini rg5y6h65tgfgt4ryv ibu
akan terus menyayangimu rbvdveudgrefgt dddd ferft5gy 5 digit terakhir.”
Tiba-tiba
menghilang beberapa hurufnya. Oh,Alena sekarang mengerti tentang Misteri kode
yang tertulis di surat ini.
“Lizzie,dengarkan
kakak. Kau telah membantuku untuk memecahkan kode rahasia ini.” Semoga apa yang
di fikirkan Alena ini benar,Ia memegang kedua pundak adiknya dengan tatapan
sangat senang yang belum bisa di artikan oleh Lizzie, “Ambilkan sebuah nampan
persegi panjang dan isi air di dalamnya dan cepat bawa kesini!” Suruh Alena.
Entahlah apa yang ada di fikirannya ini,seharusnya ia sedih karena sebagian
huruf disana menghilang. Bukannya malah memberi tatapan senang seperti ini.
“Kak,ada
apa? Kenapa menjadi seperti ini?” Tanya Lizzie yang terkejut mengapa kakaknya
ini menyuruhnya membawakan nampan persegi dan air seperti ini,harusnya ia marah
bukan seperti ini.
“Cepat
ikuti perintah kakak! Kakak mengerti tentang surat ini.” Alena terus memukul
lengan adiknya agar pergi menuruti perintahnya.
Lizziepun
hanya bisa menurut mengikuti perintah kakaknya yang sulit di artikan ini,.
Alena
menyalakan lampu belajarnya dan menggunakan kembali kaca matanya. Entah apakah
ini karena Dewi Fortuna yang berpihak padanya atau apa, akhirnya setelah 13
tahun lamanya Alena bisa mengartikan kode rahasia dari Ibunya ini.
Lizzie
datang membawakan nampan persegi panjang dan air di dalamnya sesuai perintah
kakaknya dan menaruh di meja Alena dengan perlahan.
Alena
menaruh kertas itu perlahan dan HA! Beberapa huruf disana menghilang sesuai
dengan dugaan Alena sebelumnya. Tapi-tapi,kenapa ia sangat senang? Apa karena
surat penting disana bisa terbaca di dalam air?
Alena
dengan perasaan sangat bergembira mengambil kertas itu dan membacanya, ia tahu
sekarang apa yang tertulis disana! Ia dengan perasaan yang sulit di artikan ini
tiba-tiba langsung memeluk adiknya dengan bangga.
“Kakak
tahu apa surat ini,Lizzie cepat ambilkan semua buku karya ibu dan temui kakak
di balkon atas,Kakak akan pergi ke gudang.” Ucap Alena dengan mata berbinar
yang langsung pergi membawa kertas itu ke balkon atas rumah mereka.
Lizzie
dengan bingungnya hanya bisa menuruti perintah kakaknya untuk mengambil keenam
buku karya Ibunya di perpustakaan kecil rumah mereka.
Maksudnya,Ibunya
kan menuliskan 3 judul buku sampai saat ini. Beberapa tahun kemudian saat
keluarga mereka di kucilkan, Vasilive dan Lizzie memberanikan dirinya pergi ke
toko buku beberapa tahun yang lalu. Mereka membeli ketiga buku karya
Ibunya,tiga untuk Vasilive dan tiga untuk Lizzie.
Karena
Ibunya hanya memberikan tiga buku cetakan pertama untuk Alena sebagai kakak
tertua,Lizzie dan Vasilive akhirnya membeli bukunya di toko buku. Sebenarnya
bisa saja mereka membeli tiga buku untuk di baca bergantian,tapi ia malah
membeli sebanyak enam buku.
*Maksudnya
kan ada tiga judul buku,nah di situ mereka beli satu-satu untuk setiap judul.
Biar nggak berantem(?).jadi setiap anak punya tiga buku dengan judul yang
berbeda karya ibunya.*
***
Alena
menggeser kursi kusamnya dan duduk disitu. Ah,ruangan ini sungguh berdebu
seperti tidak pernah di bersihkan sebelumnya. Meja belajar Alena dulu masih
tersimpan di gudang ini yang sudah sangat berdebu. Gudang ini berisi banyak
benda yang sangat kusam.
Alena
menyalakan lampu belajar yang sudah di tutupi dengan sarang laba-laba
tersebut,untunglah masih bisa menyala.
Ia
mengambil ketiga buku yang pernah di berikan oleh ibunya,dari sekian jutaan
kopi buku yang terjual di dunia ini. Buku itu adalah setiap cetakan pertama
yang di berikan untuknya.
Sial,buku
ini juga cukup berdebu juga, Alena membersihkan debu pada ketiga buku tersebut
dengan tangannya.
Ia
membaca surat itu lagi dan…
*Anggap
yang bergaris itu menghilang.
Alena
tahu sekarang jadi itu adalah hadiah terbesarnya. Alena menyelidiki satu pesatu
ketiga buku yang ada di hadapannya dengan cermat,dimulai dari buku The Lost
Treasure.
Ckkkrrriiikkk…
Lizzie
datang membawakan keenam buku tersebut dan menaruhnya di atas meja. “Kak,ada
apa? Tolong jelaskan padaku.” Runtuk Lizzie,jelas saja. Ia belum mengerti
dengan kelakuan kakaknya.
Alena
belum menjawab pertanyaan adiknya.Kesembilan buku sekarang sudah ada di hadapan
Alena. Ia menyelidiki perlahan apa perbedaan setiap buku yang di berikan oleh
ibunya dan yang di beli di toko buku.
Alena
mengambil kertas yang mulai usam dan pulpen disana. Setiap buku dan yang
lainnya memiliki perbedaan pada barcodenya. Jadi itu jawabannya, Barcode pada
buku yang Ibunya berikan ibunya sangat berbeda dan berwarna emas. Kedua buku
milik Lizzie dan Vasilive memiliki barcode angka yang sama dan berwarna hitam.
Mungkin setiap buku yang terjual juga sama seperti miliki Lizzie dan Vasilive.
“5
digit terakhir.” Gumam Alena dalam hati. Tertulis 89456 72547 19367 pada buku
milik Alena dan 89456 27366 28357 pada buku Lizzie dan Vasilive. Buku pertama
karya ibunya adalah The lost Treasure,buku keduanya The Mistery code dan buku ketiganya Time
Machine.
Buku kedua dan ketiga
karya ibunya juga sama. Yang di berikan pada ibunya berbeda dengan yang di jual
di pasaran.
“Kak,untuk membuka
pintu rahasia ini membutuhkan 15 angka. Tapi ada milyaran juta angka untuk
membuka ini,mana mungkin kita harus mencoba 00000 00000 00000 sampai 99999
99999 99999.” Alena teringat dengan ucapan adik keduanya yaitu Vasilive.
Alena mengambil 5 angka
terakhir dari buku pertama sampai terakhir dan menemukan 15 angka rahasia
tersebut. Betapa bahagianya Alena saat ini.
Alena memeluk erat
Lizzie,dan Lizzie hanya bisa terdiam. “Lizzie,kau ingat dengan 15 angka untuk
membuka pintu bawah tanah rumah kita? Aku menemukannya,mungkin disana ada harta
emas seperti yang di ceritakan ibu.” Alena tidak tahu harus mengungkapkan
apalagi untuk menggambarkan kebahagiannya,yang jelas ia sangat bahagia
sekarang.
“Kak tolong tenang dan
jelaskan semuanya dengan perlahan padaku.” Tutur Lizzie yang melepaskan
pelukannya dengan perlahan lebih dulu.
“Kau menumpahkan air ke
wajahku dan mengenai kertas ini,sebagian huruf tiba-tiba menghilang. Dan aku
mencobanya pada air di nampan itu,huruf tidak penting menghilang dan
bertuliskan ‘untuk ketiga anakku tersayang.saat kau memiliki
masalah besar, aku akan memberimu sebuah hadiah yang besar.ambillah ketiga
buku,yang pernah aku berikan untukmu.sampai kau sampai di sebuah pulau,kau akan
bertemu dengan ayahmu. dia masih hidup dan terus menunggumu.Kau akan tahu
kenapa ibu mati seperti ini? banyak orang di sekitarmu yang ingin mencuri harta
berharga ini,ibu akan terus menyayangimu
5 digit terakhir.’ “ Alena meberikan kertas itu pada Lizzie. “Ayo kita
ke bawah dan temui Vasilive,mungkin dugaanku ini benar.” Ucap Alena yang
menarik tangan adiknya untuk mengikutinya.
Lizzie
sungguh tidak percaya, kakaknya telah mencoba dengan cara apapun jadi seperti
ini cara memecahkan kode rahasia itu. mulutnya masih terkatup tak percaya saat
kakaknya menariknya untuk menemui Vasilive di lantai bawah.
***
Vasilive
Jackson adalah gadis berumur 17 tahun, ia adalah kakak dari Lizzie dan adik
dari Alena. Ia juga anak tengah dalam keluarga Jackson.
Vasilive
terus mencoba beberapa angka untuk membuka sebuah pintu bawah tanah di ruangan
lab. Milik ayahnya ini. Ayahnya juga seorang penjelajah dunia,entah kenapa ia
menghilang tanpa sebab sampai sekarang.
Alena
langsung memeluk adiknya tersebut dengan sangat erat lalu melepaskannya sesaat.
“Ada
apa,Kak?” Tanya Vasilive. Jelas saja,tiba-tiba kakaknya memeluknya dengan
tiba-tiba. Vasilive menjadi gadis pendiam dan pemurung sejak kematian Ibunya
dan ayahnya yang menghilang. Ia juga jarang bicara pada adik dan kakaknya.
Ia
hanya terus membuat penemuan seperti CCTV sebesar debu,laser mematikan dan
sebagainya di lab. Milik ayahnya ini. Padahal jika ia menunjukan penemuanya itu
pada dunia,pasti ia akan menerima banyak uang. Sudah lebih dari 100 penemuan
yang di buatnya.
“Kakak
menemukan 15 angka untuk membuka pintu bawah tanah ini. Kau ingat dengan kertas
berisi kode misterius dari ibu?” Tanya Alena yang membuat Vasilive menganggukan
kepalanya, “Coba ini,ternyata ketika terkena air. Sebagian huruf menghilang dan
menghasilkan sebuah surat dari Ibu,dan kakak mencoba pada buku yang di berikan
pada Ibu. Lalu menghasilkan angka ini.” Alena memberikan kertas itu kepada
Vasilive adiknya.
“Baik,Kak.”
Tanpa fikir panjang Vasilive langsung mengambil kertas itu dan mencobanya.
Hanya ini satu-satu cara untuk membuka pintu ini. Karena Ibunya pernah berpesan
walaupun di bom dengan bom apapun,di hancurkan dengan cara apapun tidak akan
pernah pintu ini terbuka selain tanpa 15 angka ini.
Dan
entah berapa IQ yang di miliki keluarga Jackson. Entah menggunakan tinta dan
kertas apa Annabeth menulis surat ini, ini cara yang cukup keren untuk menulis
surat rahasia.
HA!
Pintu
bawah tanah itu terbuka,sebuah tangga tiba-tiba berada disana.
Alena turun dengan
perlahan dengan tangga itu,kedua adiknya mengikuti dari belakang. Ruangan yang
sangat gelap sekali,Alena menekan tombol sehingga lampu disana menyala.
Betapa terkejutnya ia
saat menyadari hadiah terbesarnya itu adalah sebuah….
===== TBC =====

No comments:
Post a Comment