PART
2
Woobin
semakin erat menyuruh Hyesun untuk memeluk lengannya erat,”Dia? Dia kekasihku!”
Mwo? Apa yang
baru di katakannya? Batin Hyesun terkejut dalam hati,ia hanya tersenyum saat
Woobin mengatakan hal itu.
“Kami sedang dating,namun teman-teman datang dan
mengganggu kami.” Lanjut Kim Woobin. Woobin tersenyum ceria,sementara Hyesun
tersenyum miris. Beberapa penggemar terdengar memberikan komentar terhadap
mereka.
“Beruntung sekali dia!”
“Aku cemburu!”
“Kim Woobin orang yang jahat!”
“Aku ingin membunuh gadis itu!”
“Siapa namanya? Akan ku beritahu orang tuanya untuk menjauhi Woobin
Oppa!”
Sepertinya
ada orang yang akan mendekat ke arah Woobin dan Hyesun,dan…
HA!
Itu Fexue dan
Heechul,mereka saling berpegangan. Hyesun dan Woobin tidak terkejut dengan hal
ini,karena ini sudah menjadi prediksinya. Heechul sangat geram dengan
pemandangan yang di lihatnya.
Heechul Pov.
Astaga!
Hyesun? Istriku,dia bersama Kim Woobin? OH-GOD!
Kulihat
Hyesun menatapku dan Fufu (Fexue),oh aku tahu mengapa ia menatapku melamun
seperti itu. aku lupa! Aku melepas pegangan tanganku dengan Fufu.
Bagaimana
bisa ini terjadi? Mengapa kebetulan sekali? Tapi aku sangat geram! aku mengepalkan tangan dengan rahang mengeras dan gigi
bergemeletuk ,namun aku harus menahannya. Aku terdiam sesaat.
Bayangkan saja! Aku melihat istriku kepergok berjalan mesra dengan orang
lain,bahkan dia adalah sahabat serta mantan pacarnya dulu. Jika tidak ada
kamera,aku ingin memukul wajahnya.
Hyesun Pov.
Berjalan
seperti dugaanku,Heechul Oppa dan Fexue berada disini. Heechul Oppa
menatapku,aku mengalihkan pandanganku dengan melihat tangannya yang saling
berpegangan. Bahkan aku saja belum pernah berpegangan di depan umum sampai
terekspos media. Heechul melepaskan tangannya.
Ini
rencanaku,tapi mengapa rasanya sesakit ini? Melihat seorang suami sahku berduaan
dengan istri virtualnya bermesraan demi beberapa lembar uang. Ini sangat sakit!
Aku ingin sekali berteriak.
Tapi,lebih
baik aku membuatnya untuk lebih terasa panas. Aku ingin tahu bagaimana
perasaannya padaku!
Aku memeluk
erat lengan Kim Woobin semakin erat,semoga Woobin Oppa mengerti maksudku ini.
Woobin Pov.
Kurasakan
pelukan erat Hyesun,pelukan lengan erat yang kurindukan. Aku punya sebuah ide!
Ini sebuah keuntungan besar untukku,kapan lagi ku bisa bermesraan dengan mantan
kekasihku yang masih kucintai tapi sudah memiliki seorang suami?
Aku memainkan
lidahku,terdengar seperti Tlok tlak.
“Kim Heechul
Hyung sahabatku,long time no see.” Panggilku kepada Heechul. Dia memang
sahabatku,dan sudah lama aku tidak bertemu dengannya. “Apa kalian sedang
syuting?”
“Tentu saja!
Perkenalkan dia istriku Guo Fexue.” Aku tahu Heechul pasti ingin menambahkan
kata virtual sesudah kata istri,namun ia sudah di bayar. Tidak mungkin ia
mengucapkan Fexue sebagai Istri Virtual,pasti Fexue akan sakit.
Aku menjabat
tangan Fexue,”Aku Kim Woobin,perkenalkan… dia kekasihku,Lee Hyesun.” Aku
memperkenalkan Hyesun. Hyesun melepas tanganku dan menjabat tangan Fexue. Haha!
Aku harus tertawa melihat hal ini,sungguh lucu.
Dari
matanya,Hyesun terlihat sangat geram menjabat tangan Fexue. Tentu saja,dia
bagaikan Athena jika Hyesun adalah Atlantis. “Maaf,nona Fexue. Kekasihku
sedikit malu,” Ku tatap Heechul seperti ingin membunuhku sekarang juga,tapi
banyak orang disini.”Kami sedang menjalankan Blind dating,namun tak sengaja penggemar dan media bertemu
denganku.” Lanjutku,
PLAKK!
“Awh! Appo!”
aku mengelus kepalaku,Hyesun menjitak kepalaku. Mungkin Hyesun sedikit kesal
dengan ucapanku,namun ucapanku barusan sukses membuat Heechul ikut geram.
“YA! Oppa!”
Teriak Hyesun.
“Mianhamnida,seperti
Hyesunku menyuruhku berhenti bicara dan melanjutkan Blind date kami. Aku minta maaf,kami pergi.” Aku dan Hyesun pergi
melewati pasangan Heechul dan Fexue,Hohoho! Aku baru tahu rasanya,ini sungguh
mengasyikan!
“YAAA! KIM
WOOBIN!”
Ups,aku
berhenti sebentar. Sepertinya aku sudah membuat Heechul melampaui titik
kecemburuannya,ah.. aku punya ide lagi.
Aku
membungkukan tubuhku, “Oh,ya… aku lupa! Heechul Hyung,Josonghaeyo. Aku belum
berpamitan,kami berdua harus pergi dan melanjutkan Blind date kami. Selamat bersenang-senag dengan nona Fexue!” Ucapku
kemudian membalikan tubuhku dan berjalan lagi.
“YAAA! KIM
WOO BIN!!! LIHAT NANTI JIKA KITA BERTEMU LAGI!”
Aku
melambaikan tanganku walau masih berjalan,aku tahu. Pasti ia sangat
kesal,Hohoho! Aku sungguh senang!
Author Pov.
Lihat saja
kau,Kim Woobin! Dongsaeng,teman,sahabat,musuh kurang ajar kau! Mengakui istriku
sebagai kekasihmu,dia sudah putus denganmu. Batin Heechul geram,Oh tuhan. Dia
sudah tidak tahan dengan kekesalannya
ini.
“Oppa,tidakkah
tadi itu begitu keterlaluan?”Bisik Hyesun pada Woobin,ia hanya takut masih ada
penggemar atau wartawan yang mengikutinya. Hyesun berhenti sesaat dan mengambil
beberapa makanan ringan.
“Tidak perlu
di fikirkan,yang penting bagiku…kau tidak sedih lagi.” Balas bisik Woobin yang
ikut mengambil beberapa makanan ringan lalu menuju ke kasir.
Woobin
membayar semua kantung belanja yang di belinya,mereka berjalan beriringan
sejauh ini…wartawan dan penggemar belum terlihat. Itu sangat bagus.
“Hyesun-ah…”
PanggIlwoobin lalu menghentikan langkahnya sesaat.
“Hmmm…”
“Kau lapar?
Bagaimana jika kita ke Restoran keluarga itu?” Tawar Woobin yang salah satu
jarinya menunjuk pada sebuah Restoran keluarga yang berada di lantai ini.
Hyesun menganggukan kepalanya dan berjalan sedikit cepat ke Restoran itu.
Woobin
menaruh belanjaannya di bawah dan duduk,Hyesun sibuk memilih menu yang ingin ia
pesan. Hyesun dan Woobin duduk bersebrangan satu sama lain.
“Woobin
Oppa,kau ingin pesan apa?” Tanya Hyesun menawarkan makanan untuknya.
“Apa
saja,samakan saja denganmu.”Jawab Woobin,ia melihat ke seluruh pengunjung yang
berjalan dari sini. Hyesun sibuk memilih makanan yang ia pesan,”HYUNG!!!” Panggil
Woobin.
Heechul Pov.
“HYUNG!!!”
Panggil seseorang,aku mengalihkan pandanganku ke arah sumber suara tersebut.
DEG!
Anak kurang
ajar itu! sungguh sial,aku bisa bertemunya lagi. Tapi itu wajar,kami masih
berada di Mall yang sama.
Aku
mengangkat kantung belanjaanku dan menggandeng salah satu tangan Fufu,salah
seorang kru mengingatkan untuk tidak kesana dan langsung pulang saja. Aku tahu
ini akan memakan durasi,terserah saja! Aku tidak peduli,terserah jika mereka
ingin memfilmkan ini atau tidak. Aku dan Fufu mendekat ke arah Hyesun dan
Woobin.
Hyesun
sepertinya belum menyadari keberadaanku,di depan matanya terpampang jelas buku
menu sebesar rapot sekolah. Aku yakin ia sedang memilih menu yang ingin ia
pesan,apa yang harus aku lakukan? Aku harus tetap berakting!
“Agassi,Hyesun-ssi…”
Panggilku,dan itu sukses membuat Hyesun meletakan buku menu dan terkejut
melihatku lagi. Aku tidak tahu harus berbuat apa,sebenarnya aku tidak suka
dengan keadaan seperti ini. Memanggil Istri asliku seperti memanggil wanita
yang baru aku kenal.
“Oh,k-kita,ki-ta
ber-te-mu la-gi.” Hyesun menjawabnya terbata,apa ia sedih? Dalam hitungan detik
setelah aku memanggil namanya,matanya dengan cepat memancarkan kesedihan. Oh
GOD! Aku tidak tega melakukan ini padanya! Apa aku harus mengumumkan bahwa aku
sudah menikah dengannya? Tapi kamera masih menyala,dan kameramen sedang meliput
syutingku sebagai suami atas pernikahan kontrak. SIAL!
Aku duduk di
samping Woobin,dan SIAL! Aku harus berhadapan langsung dengan Hyesun,Fufu duduk
di samping Hyesun. Ini sungguh menyiksaku,Tuhan…
Aku harus
fokus! “Bagaimana jika aku yang memesan? Woobin-Ah,kau mau pesan apa?” Tanyaku
pada Pria yang sungguh ingin aku bunuh itu,”Fufu,kau ingin makan apa?” Lanjut
tanyaku pada Fufu sedikit beraegyo,pasti Hyesun sangat sakit. Maafkan aku
Hyesun,ini tuntutan pekerjaan.
“Samakan saja
dengan Hyesun.” Jawab Woobin dingin,Oh GOD! Pria ini benar-benar minta di bunuh
rupanya.
“Apa saja!”
Sambung Fufu,entah ia grogri,takut atau apa. Ia seperti tidak nyaman.
Okay,aku
bersiap berdiri untuk memesan. “Chakkaman!” Aku membeku sesaat,tangan ini…
tangan yang bisa aku rasakan setiap hari,ini tangan Hyesun. SIAL! Untuk apa ia
menghentikanku? Aku mengalihkan pandanganku ke arah Hyesun dan menatapnya.
“Kau,ti-dak,me-nanya-kan
pa-da-ku?” Tanyanya terbata lagi. Maafkan aku Chagiya,bukannya aku lupa. Tapi
aku sudah hafal apa yang ingin kau pesan ketika berada di restoran. Ini salahku
juga,kenapa aku tidak bertanya padanya.
Hyesun
melepaskan tanggannya perlahan,”Kau,ingin pesan mie Italia bukan?” Ups,OH SIAL!
Lagi,lagi dan lagi. Aku tak sengaja mengucapkan kalimat itu,kenapa ini terjadi
padaku? Mereka tahu kami baru bekenalan,tapi mana bisa aku mengatakan aku tahu
apa yang biasa ia makan.
“Tuan Heechul,anda
tahu apa yang ingin Nona Hyesun pesan?” Tanya Fufu. Bunuh saja aku! Kenapa ia
harus bertanya pertanyaan mengerikan itu? tubuhku lemas seketika,aku harus cari
alasan.
“Tentu saja!
Fufu,apakah kau lupa? Aku ini Kim Heechul! Aku bisa menebak fikiran orang
lain.” Jawabku asal dan langsung pergi,daripada terjadi hal aneh lagi. Lebih
baik,aku pergi dan memesan saja.
Aku pergi
menuju meja pesanan, “Agassi,mie italianya empat dan 4 gelas minuman dingin.”
Aku memesan kepada salah seorang pelayan di depanku,ia segera menekan tombol
pada tabletnya agar tersambung pada koki yang akan memasaknya. Ia menyuruhku
untuk menunggu sebentar.
“Ini
pesanannya,15.000 won tuan.” Ucap pelayan itu,aku memberikan uang 20.000 won
dan pelayan itu memberikan kembalian padaku. Aku punya ide licik! Hohoho…
“Agassi,……………”
Cicitku berbicara pada pelayan itu,setelah itu aku membawa pesananku dan
menaruhnya di meja.
“Ini untuk
Kim Woobin,Hyesun,Fufu dan ini untukku.” Aku memberikan satu persatu makanan
serta minuman kepada mereka.
“Terima
kasih.”
“Baiklah,aku
yakin ini sangat lezat!” Ucap Woobin terlalu percaya diri,Woobin mengambil
sepasang sumpit dan mulai memakannya. Aku memperhatikan baik-baik wajahnya di
sela-sela aku melahap mie ini,oh…. Ini sungguh menyenangkan!
“Break!”
teriak salah seorang kru,semua kru berhamburan dan memesan makanan untuk break
kali ini. Itu artinya tidak ada rekaman untuk beberapa menit kedepan.
B.I.N.G.O.
Reaksi aneh
terpancar jelas di wajah Kim Woobin.
*Flashback
“Agassi,boleh
aku minta saus dan garam tambahan?” Cicitku berbicara pada pelayan itu,tak lama
pelayan itu memberikan saus dan bungkus kertas berisikan garam.
Tanpa
memperkirakan lebih dulu,langsung saja aku menaruh saus dan garam itu di
mangkuk milik Kim Woobin. Hahaha,Rasakan pembalasanku! Entalah sudah berapa
sendok saus yang aku berikan,dan jika di perkirakan…aku menaruh tiga sendok
garam di dalamnya. Aku segera membawa pesananku dan berjalan serta menaruhnya
di meja.
*Flashback
off.
Hyesun Pov.
“Baiklah,aku
yakin ini sangat lezat!” sahut Woobin Oppa.
Aku mengambil
sepasang sumpit dan memakan mie italia ini,ini adalah makanan kesukaanku. Tapi
tunggu,apa yang terjadi? Terpancar jelas di wajah Woobin Oppa menandakan rasa
aneh pada makanan yang ia makan.
Tapi,kami
semua memesan jenis makanan yang sama dan di toko yang sama. Seharusnya jika
makanan Woobin Oppa terasa aneh,makananku seharusnya juga terasa aneh.
Ah,mungkin Oppa hanya tidak terlalu menyukai mie Italia ini.
Aku mulai
menyantap mie ini,tapi apa lagi ini? Heechul Oppa terlihat seperti menahan
tawanya,aku berfikir sejenak. Sial! Makanan kami di bawa oleh Heechul
Oppa,pasti Heechul Oppa memasukan sesuatu ke dalam makanan Woobin Oppa. Dasar
EVIL!
“Oppa,Gwenchana?”
Tanyaku pada Woobin Oppa,ia mengambil minumnya dan segera meneguknya.
“Ini pertama
kalinya aku makan masakan Italia,mungkin rasanya yang enak ini menolak di
mulutku.” Jawab Woobin Oppa,ia mengambil tisu dan mengelap keringatnya.
Pasti Woobin
Oppa berbohong! Langsung saja aku mengambil sumpitnya,”Hyesun-ah andwaee!”
teriak Heechul dan Woobin Oppa bersamaan. Tapi mereka telat mengingatkanku,aku
lebih dulu menggulungkan mie itu dengan sumpit dan memasukan ke dalam mulutku.
Hoekk…
Perutku
terasa mual seketika,rasanya sangat pedas dan sangat sangat asin! Tega sekali
Heechul melakukan ini. Woobin memberikan segelas minuman dan aku langsung
meneguknya.
“YAAA!”Teriakku
dan langsung menendang kaki kanan Heechul Oppa,aku tidak peduli meskipun ia
harus marah kepadaku. Ia sudah terlalu keterlaluan melakukan ini.
Heechul Oppa
meringis kesakitan,beberapa orang yang sedang makan termasuk kru di sekitar
sini sontak melirik ke arahku. Mungkin teriakanku terlalu kencang. “Josonghaeyo.” Aku meminta maaf karena
menyesal kepada seluruh kru yang tadi sempat berhenti menyantap
makanannya.
“Woobin
Oppa,ayo kita pergi!” Aku berdiri dan menarik lengan Woobin Oppa agar ia
berdiri dan meninggalkan tempat ini,aku sudah terlalu muak berada di dekatnya.
“Hyesun-Ah,tapi
bagaimana….” Ucap Woobin Oppa terpotong.
“Heechul-ssi,maafkan
aku tapi bisakah kau yang membayarnya?” Tanyaku pada Heechul Oppa,ia masih
meringis kesakitan. Biarkan saja! “Terima kasih makanannya,maaf mengganggumu
nona Guo.” Aku membungkukan tubuhku dan masih menarik lengan Woobin Oppa agar
ia segera pergi dari tempat itu setelah membawa belanjaan kami.
***
In Woobin’s
Car.
“Oppa,maafkan
aku.” Ucapku setelah memastikan bahwa sabuk pengaman sudah menempel lekat di
tubuhku. Woobin Oppa menaruh kantung belanjaan di jok belakang mobilnya.
“Maaf untuk
apa?” Tanya Woobin Oppa.
Author Pov.
“Maafkan
aku,sudah membuatmu seperti ini. Aku tidak tahu bahwa Heechul akan melakukan
hal gila menaruh garam dan saus berlebihan padamu.” Jawab Hyesun sangat
menyesal,matanya berbinar tanda penyesalannya.
“Oh,itu.
tidak apa,kau tidak salah.” Woobin memanaskan mobilnya dan mulai memundurkan
mobil dari parkiran semula untuk mulai menjalankan mobil.
“Heechul
sudah melebihi batas!”
“Tidak usah
di fikirkan,kita langsung saja ke Apartement Jung Ilwoo ya? Ini sudah sore.”
Hyesun menganggukan kepalanya tanda setuju,Woobin memutar arah menuju Apartement
Ilwoo.
***
Han River.
(17.45 menjelang malam)
Kim Woobin
pulang ke kediamannya setelah mengantar Hyesun ke Apartement Jung Ilwoo.
Suasanan pinggiran sungai Han saat seperti ini sangat damai,banyak pasangan
kekasih berjalan bergandengan di sepanjang tempat ini. Ada yang sedang duduk
bersama,bersepedah dll.
Hyesun sudah
berganti pasangan,sekarang ia menggandeng tangan seorang aktor terkenal di
Korea. Dia Jung Ilwoo! Hyesun dan Ilwoo
sedang berjalan bergandengan untuk mengitari sepanjang sungai Han ini.
Tentu saja
ini membuat para Wartawan sudah siap dengan mic dan kameranya untuk meliput
berita ini,dan sial! Itu adalah wartawan yang tadi meliput saat Woobin dan
Hyesun di Mall. Kenapa mereka ada disini?
Sontak saja
Ilwoo berhenti dan harus meladeni pertanyaan wartawan itu. Ilwoo semakin erat
menggenggam tangan Hyesun.
“Ilwoo-ssi,bukankah
dia Nona Hyesun? Apa hubungan kalian berdua? Tadi sore kami melihat Nona Hyesun
berjalan bersama Kim Woobin.” Tanya wartawan tersebut.
Ilwoo
mengangkat bahunya, “Benarkah? Dia Yeojachinguku,bukan Kim Woobin.” Ilwoo menghempaskan
bahunya,Pletakk!
Sebuah
jitakan mendarat di dahi Ilwoo,tentu saja ituberasal dari jari mungil Hyesun.
“Josonghaeyo,kami harus pergi.” Ucap Hyesun membungkukan tubuhnya.
Sebuah tangan
melingkar di lengan Hyesun,ia berhenti lagi. “Tunggu sebentar Hyesun-ssi,tolong
jelaskan pada kami. Sebenarnya hubunganmu itu dengan Kim Woobin dan Jung
Ilwoo?”
“Mungkin akan
ada kesalapahaman jika beberapa fans belum mendengar berita ini,jika mereka (
Woobin dan Ilwoo) memanggilku dengan sebutan Chagi,Dear,Yeojachingu,Yeojaku,My
Girl dan lainnya seperti itu… itu tandanya kami tidak memiliki hubungan
istimewah. Aku dengan Hyukjae Oppa,Woobin Oppa,Ilwoo Oppa,Heechul Oppa saling
bersahabat satu sama lain. Hyukjae Oppa adalah Kakak kandungku,karena kedekatan
kami. Banyak yang mengira saya berpacaran dengan pria ini,ini dan ini.
Sebenarnya itu salah besar! Di antara
kami ataupun saya dengan beberapa aktor lainnya tak lebih dari sekedar
sahabat,jadi mohon jangan menggosipkan hal yang tidak mungkin. Terima
kasih,kami harus pergi.” Jelasnya.
“Pasangan
suami-istri Heechul dan Guo Fexue juga berada disini.”
DEG!
Tubuh Hyesun
lemas seketika mendengar pernyataan itu,”Benarkah? Maaf,tapi kami harus pergi.”
Hyesun membungkukan tubuhnya dan pergi melanjutkan menikmati indahnya Sungai
Han saat pergantian matahari dengan bergandengan tangan.
“Kenapa kau
menceritakan hal yang sejujurnya pada media?” Tanya Ilwoo pada Hyesun.
“……………………………”
“Hyesun-ah,”
Ilwoo menghentikan langkahnya,”Tidak perlu di fikirkan,kaulah Istri Heechul
Hyung yang sesungguhnya.” Ilwoo menghibur Hyesun.
“…………………………….”

No comments:
Post a Comment