Friday, 23 August 2013

Fanfiction Korean FF Fairytale Part 3 - ENDING


Title : Fairy Tale
Genre : 
-  Fantasy  = 46 %
- Romance = 25 %
- Humor = 8 %
- Sad = 16 %
- Comedy = 5 %
Lenght : 3 Part- End.
Rating : 14+
Cast :
o   Kim Hye Sun
o   Kim Hee Chul
o   Han Tae Sun / Hee Sun
o   Kim Jong Woon
o   Other  Cast.
Writer : HTS
Note !!!  Typo?  Maaf..
Peri di sini mungkin hanya peri khayalan yang di buat oleh penulisnya dan ini adalah FF Fantasy


“ye,gwenchana.
Aigoo! Kenapa belum ada taksi yang melintas..?” Ucapnya
Hee Chul kemudian menoleh ke arah Kediamannya yang jaraknya sekitar 2km dari tempat ia berada..
“ini sudah jam 11.00 malam,
Tapi jarak kediamanku sejauh itu.aigoo! apa aku harus berjalan kaki?” fikirnya dalam hati
“Hee Sun-Ah..
Hee Sun-Ah…” panggilnya dengan lembut
“………”
“Hee Sun-Ah,apa kau terlalu mengantuk..?” ucapnya lagi
“aisshhh!” lanjutnya sebelum ia menggendongku yang tertidur untuk sampai di
Kediamannya.

Ya.aku tertidur dalam gendongannya


Part 3

*****
Beberapa langkah ia berjalan menggendongku di punggungnya untuk sampai di kediamannya..
Sedikitnya tak ada sekitar kurang lebih 5 langkah ia berjalan menggendongku dari tempat kami beristirahat singkat terdengar keluh kesahnya .
“Aigoo!! Bahkan dalam keadaan seperti inipun saat aku menginginkan kau berubah kenapa kau tidak berubah menjadi seekor kucing?? Aissshhh!! Jinjja! Setidaknya aku tidak terlalu berat menggendongmu jika kau sekarang adalah seekor kucing..!!
Ahhh! Aku sekarang harus berjalan menanjak untuk sampai..??” keluh hee chul yang terus menerus terdengar sepanjang jalan ini.
Keluhnya yang terus menerus membangunkanku dari tidurku.mungkin sampai sekarang ia tidak tahu kalau aku sudah terbangun.sebenarnya aku juga ingin tidak menyusahkannya,tapi aku berfikir lagi setengah perjalanan lagi baru sampai.aku juga sudah terlalu lelah dan capek untuk berjalan…
Akhirnya Aku putuskan  untuk berpura-pura tertidur yang sebenarnya aku hanya mendengarkan keluhannya sepanjang perjalanan ini…
“Hee Sun-Ah.
Jika sekarang kau mendengarku..?
Kau tahu?? Aku sebenarnya tidak terlalu yakin akan keberadaanmu.
Bagiku,bertemu denganmu bagaikan sebuah mimpi yang sangat panjang..
Walaupun ini terkesan aneh bisa bertemu seoarang peri layaknya buku dongeng tapi aku sungguh menyukaimu..
Tapi,menyukai saja tidak cukup untuk membantumu merubah menjadi seoarang manusia..
Kau lebih terlihat seperti gumiho. Kau tahu..? ia selalu ingin menjadi seorang manusia.”keluhnya lagi
Beberapa detik mendengar pembicaraannya usai aku melihat ke seberang jalan.
Mungkin yang ada di fikiran ahjussi dan ahjumma itu melihat ia hanya berfikir Kim Hee Chul adalah seorang yang memiliki gangguan jiwa,karena sepanjang jalan ia hanya berbicara sendiri..
Beberapa langkah ia tempuh dan pada akhirnya ia sampai apartement yang ia tinggali.
Saat aku dan ia berjalan masuk melewati pintu yang cukup besar di samping kiri terlihat 2 satpam penjaga dan 3 penjaga loby apartementnya.
Satpam penjaga itu datang menghampiri setelah melihat Hee Chul oppa menggendongku
Hee Chul hanya melebarkan tangan kirinya pertanda STOP mungkin maksudnya ia tidak membutuhkan bantuan
“tidak apa-apa.
 ia hanya adik perempuanku.
Aku akan menaiki lift,jadi aku tidak memerlukan bantuan kalian..” ucapnya
“Ne. hati-hati Hee Chul-ssi” ucap salah satu satpam penjaga itu sambil menundukan kepalanya dan pergi.
Aku sekaraang berada di dalam lift. Ia menekan tombol 5 dan lift pun bergerak ke atas,
Cccrrriiiiinnnnggggggg…..
Pintu lift terbuka dan ia langsung bergegas masuk ke kamarnya
**********
Ia menjatuhkanku di sampingnya dimana ia bersender duduk pada dinding yang di depannya ada sofa,meja,tv dll.
“Oppa. Apa kau sangat lelah ??” tanyaku perlahan
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA…!!!!!!!!!!!!!!” teriaknya kaget melihatku
“Aigoo!! Kau mengagetkanku,Hee Sun-Ah!!
Jadi kau sejak tadi sudah bangun..??
Kau tahu..?? aku menggendongmu berjalan dari tempat tadi sampai sini!!” lanjutnya dengan sedikit amarah yang terlihat dari raut wajahnya

“Mianhae…
Tapi aku sangat lelah oppa!
Jika aku memberitahumu kalau aku sudah bangun kau pasti akan menyuruh aku berjalan”
“Aisssshhh!!!” decaknya yang kemudian perlahan namja itu membuka satu persatu kancing pada kemejanya dengan salah satu tangannya dimana tangan yang satunya lagi meraba mencari remote AC dan menyalakannya.
“Oppa!!! Apa yang kau lakukan..???” teriakku dengan spontan yang langsung menutup mataku
“ya! Memangnya aku ingin apa di fikiranmu???
Aku sangat lelah menggendongmu!
Apa kau tidak melihat..?? aku sangat banyak mengeluarkan keringat karena lelah menggendongmu” ucapnya yang kemudian persegi panjang itu mengeluarkan udara dingin dari atas..
“Aisshhhh!!!!’” teriakku yang kemudian masuk ke kamarnya dan segera membanting pintu kamarnya dengan keras..
“Aigoo!! Apa yang salah dengannya..???” ucapnya yang kemudian mengambil bantal di atas sofa lalu kembali ke tempat  ia duduk dan tertidur disana...
******************
Keesokan harinya.
Sinar terang matahari masuk dari celah-celah jendela kamar Kim Hee Chul,kulihat sekitar tanganku terdapat bulu-bulu kucing melekat mungkin efeknya telah hilang yang menyebabkan aku berubah menjadi seekor kucing lagi.tapi ini memang kutukan,sepertinya..
Ckkkkrrrrrrriiiiiiikkkkkk………

“Oh. Kau sudah bangun …??” ucap seseorang seraya masuk setelah membuka pintu
Meooww…” suaraku yang terdengar seperti kucing lagi
“Kau juga sudah berubah.Hee Sun-Ah,
Aku punya satu permohonan…” ucapnya
Namun,
Cahaya terang mengkilat datang di sekelilingku lagi.kurasakan suatu perubahan terjadi padaku seperti biasanya yang mampu merubahku menjadi seorang bidadari..

“dan kau berubah lagi..” ucapnya agak sedikit takut sepertinya
“mungkin ini efek dari ucapanmu..
Ada apa ..??
Cepat katakan! Apa permohonanmu..??” Tanya dengat sedikit ada rasa penasaran dalam hatiku
“Permohonanku yang kedua ini mungkin sedikit aneh..
Bisakah aku...
Jika kau menjadi seorang manusia. Aku akan bisa tetap bertemu denganmu,berbicara dan melihatmu lagi walaupun hanya sebentar saja.
Aku fikir ini juga aneh kenapa aku memutuskan ini.hanya saja,meski aku tidak mengenalmu sejak awal dan, kau juga bukan teman ataupun keluargaku..
Hanya saja aku terkadang menganggap kau seperti layaknya Yeojachinguku.
Kau begitu dekat denganku layaknya sahabat terbaikku melebihi Kim Hye Sun.
Orang yang aku cintai sejak lama...
Aku tidak bermaksud untuk mengusirmu,,setidaknya aku akan menggunakan permohonan terakhirku nanti dengan keadaan yang bernar-benar mendesak yang membuat aku benar-benar harus mengunakannya.” ucap permohonannya dengan panjang lebar
“Ah.Geuraeyo..??
Aku juga tidak bisa memaksamu..” ucapku seraya menekan cincin yang melekat pada jariku.
Tiba-tiba cahaya itu datang lagi tapi menghilang juga dengan kilat hanya dalam hitungan detik.
“tidak terjadi apa-apa..?” tanyanya kepadaku
“itu karena aku masih bersamamu bodoh!” ucapku
-----------------------------------------------
Mobil dan kendaraan lainnya tiba-tiba berkumpul berpusat pada suatu tempat di kota ini.tidak hanya itu,kerumunan orang-orang juga berkumpul di tempat yang sama itu..
Suara ambulance terdengar bahkan sejauh ini, dua orang perawat keluar dari mobil ambulance itu dengan membawa tandu di tangannya.
“Apa yang terjadi..??” Tanya perawat1 sambil mengangkat orang itu sedikit
“sepertinya dia mengalami tabrak lari dengan namja tadi..” ucap salah satu masyarakat disana
“baiklah. Jika ada salah satu dari kalian yang mengenal gadis ini tolong segera hubungi keluarga atau teman terdekatnya..” ucap perawat2 dengan tergesa-gesa
“tapi ia ingin di bawa kemana..?” Tanya orang itu tadi
“ia akan di bawa ke rumah sakit terdekat tak jauh dari sini..” ucapnya lalu menutup pintu ambulance.
Pemuda penolong itu lalu mengambil jaket dan tas dari tempat di TKP itu dan berlari ke RS yang perawat itu katakan.
Dengan tergesa-gesa ia berlari kesana bahkan,pemuda itu tidak tahu siapa gadis itu..
Bbbbbrrrrrrruuuuuuuukkkkkkkk...
“Ah,Jeosonghamnida..” ucap pemuda penolong itu menabrak sesorang di depannya karena tergesa-gesa
“ah,Gwenchana.
Tapi apa kau tahu kenapa disana sangat ramai orang..?” Tanya seorang tak lain tak bukan adalah Huang Han Mei
“itu. t-tadi sepertinya ada kecelakaan terjadi.
Sepertinya itu tabrak lari yang menabrak seorang yeoja muda.
Ini jaket dan tasnya..” ucapnya lalu mengambil dompet di dalam tas korban
“di kartu pengenal tertulis nama Gim,Kim Hye Sun umur 27 tahun” lanjutnya
“Hahhh…???? Hyesun ..??? biar kulihat!” ucapnya langsung menarik kartu pengenal itu
“apa kau menganal siapa dia..??” Tanya pemuda penolong
“Ne. dia temanku..
Dimana ia di rawat sekarang..??” Tanya Han Mei dengan rasa penuh khawatir
“ia di bawa di rumah sakit tak jauh dari sini..
Sepertinya itu Rumah Sakit Parang. Hanya lurus sedikit dan belok kiri..”
“Baiklah. Aku ambil jaket dan tasnya aku akan segera menghubungi kerabatnya.
Gamsahamnida.. aku sangat berterima kasih..” ucap rasa terima kasih han mei.
Pemuda itu pergi dan Han Mei segera mengambil ponsel di dalam tasnya dan menelfon seseorang..
****** Di sisi lain ******
Kim Hee Chul sedang duduk santai sambil memakan beberapa cemilan dengan menonton TV yang di sampingnya ada aku (hee sun) di dekatnya..
Ddddrrrrrrttttttt… dddddrrrrrrrtttttt…
Ponsel miliknya tak jauh dariku berbunyi..
“Oppa. Ponselmu bordering” ucapku
“hmm…
Siapa yang menelfon..??” tanyanya yang tak menghiraukan itu justru malah asyik melanjutkan menonton TV
Kulihat dilayar ponselnya bertuliskan nama ‘Huang Han Mei’
“Disini tertulis nama ‘Huang Han Mei’ oppa..”
“Han Mei …??
Untuk apa ia menelfon..?
Ia tak biasa menelfonku..
Biarkan saja..” ucapnya acuh
“oppa! Angkatlah!!
Mungkin ia ingin mengatakan sesuatu yang penting terjadi..
Cah !!” ucapku seraya memberikan ponselnya
“Gomapta!” ucapnya. Ia lalu mengangkat ponselnya dan terdengar suara han mei disana seperti ketakutan..
“Yeoboseyeo..??” ucapnya
Halo..?? oppa!..” ucap Han Mei dengan sedikit terisak dan ketakutan di dalamnya
“ne. ada apa..??
Ya! Kenapa.. kau begini ..??
Apa yang terjadi..?? kenapa kau ketakutan dan menangis seperti itu Han Mei..??”
Oppa.. dia..” ucapnya terpotong karena tak bisa mengatur nafasnya.cairan airmata turun semakin deras
“Ya!! Bicaralah dengan tenang..
Tarik nafasmu… dan buanglah…
Cah! Sekarang katakana ada apa ..???”
Hye Sun. Hye Sun M-m-mengalami kecelakaan tabrak lari di sekitar sini..” ucapnya justru menambah membuat air matanya jatuh semakin banyak
“Hye Sun..?? kecelakaan..??
Hah..?? k-kenapa bisa terjadi seperti ini..??
Kau dimana sekarang ..?? cepat katakan!!” ucapnya dengan penuh rasa khawatir sekarang datang
di dekat rumah sakit parang.
Hye Sun di bawa kesana. Sekarang aku akan kesana..
Cepatlah datang oppa!! Aku a-akan menelfon KyuHyun Oppa..”
“ne” ucapnya lalu segera mematikan panggilan telfon
Ia segera bergegas mengambil jaketnya yang tergantung dengang rasa bercampur aduk sekarang menghampiri..
“Oppa!! Kau ingin pergi kemana..??” tanyaku melihat Hee Chul oppa seperti itu
“Hye Sun ..
m-mengalami kecelakaan..
kau, tunggulah disini..!!”
“mwo..?? ahh,anio!! Aku ingin ikut!!
Bagaimanapun sekarang ia juga adalah temanku..”
“baiklah cepat..”
aku kemudian mengambil tasku dan pergi.
-------------------------------

Sesampainya di rumah sakit..
Kulihat disana Han Mei sedang menangis dengan terisak dan Kyuhyun di sampingnya mencoba menenangkannya
Suasana disini terjadi..
Flashback~
Aku mengingat kejadian aneh,sepertinya aku pernah mengalami kejadian ini sebelumnya..
Saat dimana setelah kecelakaan seoul semua teman dan keluarga menangis karena itu..
Bagaimana ini bisa terjadi..??
Aissshhhh!!!! Ini membuat kepalaku sakit.. kenapa memory ini datang padaku…??
Apa yang sebenarnya terjadi..??

Kami berdua menghampiri Han Mei dan Kyuhyun dan tak lama dokterpun keluar dari ruangan itu..
“Bagaimana keadaannya dok..??” tanya heechul dengan penuh rasa khawatir yang kulihat dari raut wajahnya..
“ia terus mengalami penadarahan dari sekujur tubuhnya..
Beberapa saat lagi kami akan mencoba melakukan operasi mendadak.
Jika ia sampai nanti terus mengeluarkan darah kemungkinan hidupnya hanya 15%” ucap dokter dengan penuh rasa penyesalan
Kami semua tidak bisa melakukan apa-apa. Bahkan kami semua belum boleh masuk keruangan itu..
“ Aigoo!! Apa yang harus aku lakukan ..??
Apa bisa aku menggunakan kekuatakanku..??
Bahkan jika Hee Chul oppa mengucapkan ini sebagai permohonan terakhirnya itu tidak akan mungkin karena Kehidupan dan Kematian semua sudah di tetapkan oleh tuhan.
Dan aku juga tidak bisa mengubah itu semua..” terjadi perang pemikiran dalam otakku. Akupun akhirnya memutuskan untuk pergi dari tempat ini daripada membuat mereka semua terbebani
Aku terus berlari sampai ke pintu menuju tempat parkiran terlihat.
Ya! Disini sangat sepi..
“Aigoo!! Apa yang harus aku lakukan..??
Apa aku harus meminta bantuan pada yesung-ssi..??
Aaaahhhhhh…!! Ini tidak mungkin! Bahkan ia telah memberitahuku sebelumnya bahwa atasan se-ahli apapun tidak bisa menganggu keputusan tanggal beberapa seseorang harus hidup dan mati..” fikirku terus menerus tanpa menemukan jawaban
Tiba-tiba Hee Chul oppa datang menemuiku dengan raut muka seperti yang kulihat sebelumnya..
“oppa..
Apa yang harus aku lakukan..??” tanyaku dengan terisak sampai membuat heechul oppa harus menopang tubuhku.
“tenanglah Hee Sun-Ah..” ucapnya sambil mengelus rambutku
“bahkan jika kau menggunakan permohonan terakhirpun itu tidak akan mungkin..
Kehidupan dan kematian seseorang sudah di tetapkan. Aku bahkan tidak bisa menolaknya bahkan jika aku harus berlutut di depan atasanku..”
“aku tahu..”
“tapi mungkin bagaimana jika aku mendatangkan 5 dokter yang sangat ahli di dunia ini sebagai permohonan terakhirmu..??”
“tapi, itu berarti…”
“Gwenchana. Selama ini aku sudah terlalu lama menunda kematianku.
Setidaknya aku bisa mengubah kemungkinan hidup Hye Sun menjadi 30%
Walaupun aku harus pergi dan menghilang,itu juga akan terjadi…
Kau hanya perlu mengucapkan permohonan itu tadi..” ucapku dengan sedikit terisak namun mencoba untuk tetap tenang
“baiklah,permohonanku yang terakhir adalah..

Flashback~
Hee Chul mengingat ucapanku “bahkan jika kau menggunakan permohonan terakhirpun itu tidak akan mungkin..
Kehidupan dan kematian seseorang sudah di tetapkan. Aku bahkan tidak bisa menolaknya bahkan jika aku harus berlutut di depan atasanku..
“…Setidaknya aku bisa mengubah kemungkinan hidup Hye Sun menjadi 30%
Walaupun aku harus pergi dan menghilang,itu juga akan terjadi…”


Hee Sun bukanlah tuhan,apa yang harus aku lakukan..??
Ia bahkan bisa kembali hanya jika aku menciumnya dengan setulus hati..

“baiklah,permohonanku yang terakhir adalah..
Mengubah kemungkinan hidup Hye Sun menjadi setinggi apapun yang bisa di capai dengan mendatangkan 5 dokter terbaik di dunia..” ucapnya dengan penuh penyesalan terlihat tapi itu yang harus ia lakukan
“Oppa.Jeongmal gamsahamnida.
Aku sungguh berterimakasih untuk segalanya..
Selama ini kau sudah membantuku menunda ajalku.
Aku sangat berterima kasih.
Setelah aku menekan cincin ini,aku akan menghilang dan kehidupanmu akan menjadi seperti sebelum kau bertemu denganku..
Terima kasih untuk segalanya saranghae..” ucapku.
Aku sekarang hanya harus menekan cincin ini..
Dan akan ku coba ituu.. namun,,
“Ahh, chamkaman..!!” ucapnya
Akupun tidak jadi menekannya
Chu~
Tiba-tiba ia memegang pundakku dan mendaratkan sebuah ciuman di bibirku..
Semua keadaan di sekeliling berhenti,bahkan waktu juga berhenti.
Cahaya semua yang kulihat berubah menjadi putih lebih terang dari apapun cahaya yang pernah aku lihat sebelumnya.
-----------------------------------------------------------------------
Ku coba membuka mataku..
Namun,aku tidak bisa mengingat apa yang terjadi sebelumnya seperti kepalaku pernah terbentur sangat keras sebelumnya..
“Yaaa!!!!! Chukkae..” ucap seorang pria berjas hitam dengan celana hitam seperti sedang mengadakan pesta ulang tahun di tempat seperti ini
Prrroookkk….Proookkk…Prroookk…
Ia bertepuk tangan padaku ..
“Ya!! Han Tae Sun!! Chukkae,kau telah menemukan orang benar-benar tulus mencintaimu -sekarang. Dia adalah Kim-Hee-Chul..” ucap pria bernama Kim Joong Won
“hmmm. Terima kasih untuk segalanya yesung-ssi..”
“ne. aigoo!! Aku sangat iri padamu…
Kau bisa menjalani hidup layaknya manusia biasa setelah kau keluar dari pintu disana
Namun,perjalanan waktu selama kau menjadi peri yang lalu itu akan menghilang,mungkin ketika kau membuka matamu, kau hanya menganggap itu seperti sebuah mimpi yang sangat panjang..
Kau tidak akan ingat perjalanan waktu itu namun ingatanmu tentang saat sebelum kecelakaan kau akan mengingat itu kembali
Namun,perjalan waktu perimu itu mungkin kau akan ingat sedikit dan tidak semuanya..
Sekarang Kajja!! Pergilah keluar dari sini..” ucapnya
“hmmm…” aku mendaratkan sebuah pelukan hangat padanya
“yaa!! Han Tae Sunn..?? ada apa..?? aku ini seorang dead note”
“ne.arrata!! terimakasih yesung-ssi. Semoga kita bisa bertemu lagi nanti..saranghaeyo” uacapku dengan penuh kesenangan,dan segera membuka pintu itu..
-------------------------------------------------------------

“Hee Sun-Ah!!! Hee Sun-Ah!!!
Ireona!! Bangunlah Hee Sun-Ah!!” ucap seorang pria
Akupun perlahan membuka mata “Nuguya..??”
“Aigoo!! Ini aku Kim Hee Chul..”
“Kim Hee Chul..??” kucoba mengingat semua ingatan apapun yang bisa aku ingat dan aku mengingatnya
“Oppa..” panggilku seraya langsung memeluknya..

---------------------------------------------------
Beberapan bulan kemudian
“Aigoo!! Betapa bahagianya aku..??
mengingat semua kejadian itu..
Hanya saja Kim Hye Sun tidak bisa di tolongkan lagi,saat kepemakaman..
Mungkin Hee Chul oppa sangat terpukul,, dan beberapa bulan kemudian aku menikah dengannya..” ucapku dalam hati sambil melamun melihat pemandagan dari dalam jendela
“Chagi-yya!! Apa yang sedang kau fikirkan..??
Apa kau sedang melamunkanku..??” ucap Hee Chul dengan sedikit teriak
“Aigoo!! Kau mengangetkannku..!!
Aku mengigat kejadian beberapa bulan yang lalu..
Saat dimana aku berubah menjadi peri dan bertemu denganmu sampai saat dimana aku bisa menikah dengan orang seperti dirimu..”
“hmmmm…
Itu memang kenangan yang bagus!!
Tapi ini masih tidak bisa aku percaya!! Aku menikah dengan seorang peri ..??
Bahkan aku tidak percaya itu dengan peri!!” goda hee chul
“Ya!! Apa yang kau maksud itu!!” teriakku dan kubalasnya dengan menggelitiknya sampai ia memohon maaf seperti itu..


The End ~

Monday, 19 August 2013

Fanfiction Korean FF Fairytale Part 2



Title : Fairy Tale
Genre : 
-  Fantasy  = 46 %
- Romance = 25 %
- Humor = 8 %
- Sad = 16 %
- Comedy = 5 %
Lenght : 3 Part- End.
Rating : 14+
Cast :
o   Kim Hye Sun
o   Kim Hee Chul
o   Han Tae Sun / Hee Sun
o   Kim Jong Woon
o   Other  Cast.
Writer : HTS 


Note !!!  Typo?  Maaf..
Peri di sini mungkin hanya peri khayalan yang di buat oleh penulisnya dan ini adalah FF Fantasy


“lalu apa yang bisa aku lakukan ..??”
“aku bisa terlepas dari kutukan ini jika kau menciumku tulus karena menyayangiku.
Hanya kau yang bisa membantuku.karena itu sepertinya tidak mungkin,
Tidak bisakah kau menunda permohonanmu..?
Setelah aku memenuhi permohonanmu aku akan menjalani ajalku.
Atau setidaknya kau menggunakan 3 permohonanmu saat keadaan terdesak..?
Walaupun pada akhirnya aku akan mati setidaknya aku bisa menunda kematianku..”
“apa itu terjadi pada semua peri..?”
“aku tidak tahu…”
“baiklah,apa saja yang peri bisa lakukan untukku..??” tanyanya agak sedikit menghibur
“aku bisa mengabulkan semua permohonanmu.tapi tidak 3 hal”
“3 hal?? Mwoya..??”
“seorang peri tidak bisa mengabulkan 3 permintaan.
Pertama,menghidupkan orang yang sudah mati.
Kedua,mengubah orang lain menjadi cinta.
Dan membunuh orang lain..”
“kenapa ..??” tanyanya

Part 2



“karena kehidupan dan kematian sudah di tetapkan atasan dari atasan dari atasanku..”
“apa kau bisa menyentuh benda..?”
“aku belum mencobanya..”
“coba pegang ponsel ku..” ucapnya seraya mengeluarkan ponsel dari kantongnya.
Dan ternyata ia bisa menyentuh benda
“tapi…” ucapkuterpotong
“waeyo??”
“aku tidak selamanya menampakkan diriku.
Sewaktu-waktu aku akan berubah menjadi kucing itu,jika kau mengucapkan kalimat tulus dari hatimu aku akan berubah menjadi peri..”
“ne.arraseo”

Cahaya bersinar terang datang lagi menghampiriku..
Sepertinya aku akan berubah..
Kucoba melihat tubuhku dengan kedua bola mataku dan terlihat ada bulu kucing di tubuhku.kurasa aku aku sudah berubah menjadi kucing lagi.
Kulihat wajah HeeChul,wajahnya putih pucat dan dari tampangnya terlihat ia sedang ketakutan sekali.
Ia pun mulai berbicara kepadaku “Kau benar-benar seorang kucing..??” tanyanya
Akupun menjawab “iyaa”  tapi mungkin yang terdengar di telinganya adalah “meeooww…”
Iapun pergi berjalan ke suatu tempat,sepertinya itu kamarnya. Aku hanya terdiam mengikutinya dari belakang.

**************
“kau bisa naik..??” tanyanya ssambil terduduk di ranjang yang berada di kamarnya.
Kulihat sekeliling,kamarnya sungguh rapih.akupun mencoba meloncat untuk sampai ke tepi atas ranjangnya.
Namun aku tidak bisa. HeeChul kemudian mengangkat tubuhku dengan kedua tangannya dan menaruhku di sampingnya
“dengan kau menjadi seekor kucing,tidak masalahkan jika kau tidur bersamaku..?” Tanya
Mungkin di kediamannya hanya ada satu kamar, “Meoww” ucapku
“aku harap itu berarti iya..
Kajja.tidurlah..
Jaljayo..” ucapnya kemudian tidur di sampingku.
sepertinya ia mulai tertidur,akupun tidur di sampingnya sebagai kucing hingga bulanpun mulai berganti menjadi matahari

****************
“HeeSun-Ah..
Palli ireona..” suara yang terdengar di telingaku saat pagi buta seperti ini.
Ya,dia adalah kim hee chul.
 Aku tidak mengerti apa yang terjadi,saat aku menjadi sosok seorang peri maupun kucing dia menganggapku sebagai teman manusianya.manusia yang sewajarnya.aku mengerti apa yang ia bicarakan.
Tapi apa mungkin ia mengerti apa yang aku ucapkan? Aigoo! Hal ini membuat aku gila.
Ku buka mataku perlahan dan sosok yang terlihat di depan mataku hanyalah Heechul.
“HeeSun-Ah..
Kucing ataupun peri aku tidak peduli,aku akan berusaha untuk membuat mu kembali
Menjadi manusia yang sewajarnya..” ucap kim hee chul di pagi hari seperti ini
“Aigoo! Apa yang ia bicarakan…?
Ia akan mengubahku kembali..”  mendengar ucapannya seperti ini membuat cahaya kilauan datang padaku dan merubahku menjadi seorang peri
“Hee Sun-Ah. Tidak bisakah kau berubah dengan tidak menakutkanku..?” tanyanya
“aku tidak merubah diriku! Kau yang merubahku menjadi seperti ini.
Ucapanmu yang tulus akan membuat aku menjadi seorang peri..” belaku
“Ya! Tapi setidaknya kau lebih baik menjadi peri agar aku dengan mudah berkomunikasi padamu!” ucapnya
Aku pun berjalan meninggalkannya sendiri,ku buka pintu kamarnya dan melihat kearah meja makan yang masih kosong “Hee Chul-ssi. Apa kau tidak membuat sarapan?
Walaupun aku seorang peri,setidaknya aku pernah merasakan menjadi manusia. Bolehkah aku membuat sarapan pagi ini untukmu..?”
“arra! Tapi aku seorang manusia.
Aku tidak pernah memakan makanan seorang peri!
Apa peri juga bisa memakan sebuah makanan..?”
“saat aku menjadi peri,tidak bisakah kau menganggapku sebagai seorang temanmu..?
Sepertinya peri tidak mempunyai rasa lapar.karena sejak semalam aku tidak merasakan lapar. Kau duduklah! Aku akan membuat makanan untukmu..”
Hee Chulpun menganggukan kepalanya.sebenarnya sampai saat ini ia masih menganggap ini adalah sebuah mimpi. Ia duduk disofa di  depan televisi miliknya..
Lalu mengambil remote dan menekan salah tombol yang membuat persegi elektronik nya itu menyala.

****************
“aku harus membuat makanan untuknya!
Aisshhhh! Apa yang aku fikirkan?
Aku ini seorang peri.seharusnya ketika peri mengucapkan sesuatu,
Apa yang ia inginkan ada di depan matanya!
Sebaiknya aku coba cara itu..!” ucapku lalu memutarkan tanganku seperti peri lainnya dan berkata “Dengan kekuatan peri datanglah! Aku ingin di depanku ada beberapa makanan enak yang bisa di makan manusia..!” dan kulihat di depanku tidak terjadi apa-apa.
Akupun mulai frustasi dan mencoba menekan cincin yang berada di jariku dengan jari lainnya dan mulai memejamkan mata lalu berharap bisa terhubung oleh dead note itu.
------------------------
Seorang namja dengan santainya duduk di kursi putar layaknya seorang bos dari sebuah perusahaan dan kemudian namja itu memutarkan tubuhnya perlahan
“Eoh,Dead Note..!!” panggilku terkejut saat melihat itu adalah Kim Jong Woon
“Ya! Hee Sun-Ah.berhentilah memanggilku dead note..” ucapnya
“Jeosonghamnida.aku harus memanggilmu apa ?”
“Ye-Yesung-ssi!! Ne, Yesung-ssi”
“ne. Yesung-ssi,dalam cerita dongeng jika seorang peri menginginkan sesuatu .
Lalu ia tinggal mengucapkannya dan apa yang ia inginkan terjadi..
Apa aku juga bisa melakukan itu?”
“Ne. kau ini seorang peri..
Kau harus berharap dengan tulus.
Annyeong(selamat tinggal)” ucapnya pergi
“Yesung-ssi,yessung-ssi!!
Aishhh! Pergi dan datang dengan tiba-tiba..!!” decak kesalku yang kemudian membuka mataku dengan perlahan.
Kupikirkan lagi kata-kata yang dead note itu ucapkan..
Kucoba memejamkan mataku dengan perlahan dan membuat sebuah harapan “aku berharap di depanku ada beberapa makanan yang bisa di makan oleh manusia sewajarnya”
Tiba tiba cahaya bersinar datang dan pergi hanya dengan hitungan detik.
Dan beberapa makanan pun tersaji di depanku..
Tanpa fikir panjang,akupun membawanya dan memberikan kepada Hee Chul
***********

Kubawakan makanan itu dengan tanganku dan menaruhnya di meja kaca tepat di depan heechul,dan setelah itu aku duduk di lantai itu di samping makanan yang aku bawakan tadi
“Ya! Apakah peri di sana juga bisa memasak ??” Tanya kim hee chul
“hmmm.aku tidak tahu..
Aku hanya mengatakan dan tiba-tiba apa yang aku inginkan ada di depan mataku..”
Heechul pun memakan dengan suap demi suap ramen dan beberapa makanan yang berada disana
“Aigoo!”
“waeyo..?” tanyaku
“waaaww…
Makanan peri ini sungguh enak,pasti sangat enak jika aku menjadi peri..
Bisa melakukan apa yang aku inginkan”
“anio..
HeeChul-ssi menjadi seorang peri seperti ini bagiku adalah kutukan!”
“ya! Berapa umurmu Hee Sun-Ah ..??”
“aku? Apa peri mempunyai umur ?
Oh,ne. jika ia gagal dalam tugasnya umurnya akan berakhir..”
“Ani! Bukan seperti itu yang kumaksud..
Berapa umurmu saat masih hidup?”
“hmmmm…
Aku rasa umurku 27 tahun.
Seorang peri tidak mempunyai ingatan akan masalalunya!”
“kalau begitu berhentilah memanggil ‘Kim Hee Chul’ atau ‘Hee Chul-ssi’
Panggil aku dengan sebutan ‘oppa’ ..”
“hmmm.oppa..
Kurasa itu tidak buruk..”

“Oppa…!!!!” suara misterius terdengar di balik pintu
Ttttoooookkkk….Ttttooookkkkk….Tttooooookkkkk…
“Oppa..!! ini aku…” ucapnya lagi

“Siapa ituu..?? nuguya??” tanyaku penasaran
“aisshhh!! Sembunyi.. sembunyi..!!” ucapnya dengan rasa takut memenuhi tubuhnya
“Oppa…!!!!
Biarkan aku masuk ne” ucap wanita misterius itu lagi
“palli!! Cepat masuk kamarku..!!” ucapnya sambil mendorong tubuhku dengan kedua tangannya
“Hye Sun-Ah! Tunggu di situ sebentar..
Aku sedang berganti baju..” ucapnya dengan rasa bohong dan takut memenuhi
“palli! Untuk beberapa saat kau tunggulah disini..” ucapnya sebelum menutup pintu
“ne” jawabku singkat

Ckkkkkkkrrrrriiiiiikkkkkkkk……………
Suara pintu terbuka terdengar
“Oh,Hye Sun-Ah.
Kajja! Duduklah..” ucap kim hee chul
“ne.” wanita itupun duduk di sofa yang heechul dudukki tadi
“eoh,oppa.
Apaa ada seseorang disini? Apa dia membuatkanmu makanan?” tanyanya
“ahh,ani.
Aku membuat itu sendiri..”
Ya,wanita itu adalah Kim Hye Sun. sahabat kim hee chul selama 5 tahun terakhir ini.
Ya,mereka sudah terbiasa bersama layaknya adik dan kakak.
Di sisilain setelah lama menunggu aku pun tertidur di lantai dekat pintu kamar kim hee chul,karena efek dari ketulusan kim hee chul sudah menghilang aku berubah menjadi kucing yang tertidur di lantai..
“Oppa..!” panggil Hye Sun
“Ne?”
“bisakah kau menemaniku besok ?”
“memangnya kau ingin kemana ?”
“hmmm.aku ingin pergi jalan hanya besok saja..
Tidak bisakah ?
Aku akan mengajak Kyuhyun oppa dan Han Mei juga..”
“ne.aku akan mengantarmu..
Kau tidak perlu takut”
“Gomapta!”
“oh,ne. sekarang sudah pukul 9
Kau tidak ingin pulang ..?
Biar aku antar”
“ani.gwenchana
Aku bisa pulang sendiri,oppa”
“kau yakin ?”
“ne,aku pergi..” ucap Hye Sun sembari menutup pintu dan pergi
“Aigoo! Hee Sun pasti sudah lama menungguku” ia pun segera pergi ke kamarnya

Ckkkkkkrrrrrriiiiiiiiikkkkkkkkk……
“Aigoo! Hee Sun-Ah” ucapnya setelah melihat Hee Sun berubah menjadi kucing lagi. Hee chul berfikir mungkin karenanya Hee Sun terlalu lama menunggu.
Iapun segera mengangkatnya dengan kedua tangannya dan menaruhnya di kasur lalu melanjutkan tertidur.

----------------------------------------

Keesokan harinya. Cahaya matahari masuk menembus jendela kamar Kim Hee Chul,jam yang berada di atas meja pun menunjukan pukul 6.30
“ Hee Sun-Ah..
Palli ireona,aku ingin mengucapkan satu permohonanku” ucap hee chul seraya membangunkanku
Mungkin karena efek omongannya itu membuat aku terbangun. Cahaya putih datang lagi menghampiriku sesaat dan menghilang.ya,aku menjadi seorang peri lagi..
Berpakaian gaun putih bersih yang menutupi tubuhku dan sebuah mahkota ini lagi sebenarnya membuat aku kesal,karena harus memakainya terus menerus
“Hee Sun-Ah.
Aku ingin menggunakan satu permohonanku” ucapnya
“memangnya kau ingin apa ?”
“aku ingin,mulai dari saat ini jika kau berubah menjadi seorang peri.
Aku ingin kau berpenampilan layaknya seorang gadis biasa yang berada di hadapanku.
Pakaian dan gayamu layaknya seorang manusia. Jadi setiap orang dan aku melihat,tidak ada kecurigaan kalau kau adalah seorang peri.dan aku ingin kau menjadi temanku..”
“mwo..?
Kenapa kau ingin itu..?”
“hmmmm. Aku hanya takut setiap kau datang di hadapanku,
Kau selalu berpenampilan seperti itu”
“apa kau yakin?”
“ne. aku sangat yakin”
Mendengar ucapannya begitu aku pun segera menekan cincin yang berada di salah satu jariku.
Cahaya bersinar datang lagi lebih terang dari sebelumnya.aku merasakan sesuatu yang aneh terjadi padaku,setelah beberapa lama cahaya pun itu menghilang dengan perlahan..
Kubuka kedua mataku dan…
“Apa aku berubah ??” tanyaku kepada hee chul
“ne. kau terlihat lebih cantik!
Setidaknya aku tidak takut lagi jika melihat mu…”
Mendengar ucapannya akupun tiba-tiba langsung memeluk Hee Chul dengan isak.
Sebenarnya aku ingin menangis,tapi tidak ada air mata yang jatuh ke pipiku..
Tapi aku merasakan kalau aku benar menangis..
“Ulijima..” ucapnya sambil menepuk-nepuk pudakku dalam pelukannya
“aku tidak menangis!
Aku hanya terisak..”
“kalau begitu,berhentilah…”
“oppa..” panggilku
“ne ..?”
“boleh aku bertanya..??”
“hmmmm…
Tapi,kita bicara di depan tv ne?
Saat ini acara kesukaanku sedang mulai”
“ne!”

****************
“Kau mau..?” tanyanya sambil menawarkan segelas minuman
“tidak usah,oppa”
“apa yang ingin kau tanyakan?” tanyanya lalu duduk di lantai di depan sofa sambil menyalakan tv nya
“kemarin itu siapa..??”
“maksud mu..??”
“yang kemarin datang ke kediamanmu..?”
“eoh. Itu Kim Hye Sun..
Dia sahabat terbaik ku sejak lima tahun terakhir ini..
Kau ingin bertemu dengannya? Nanti aku perkenalkan.”
“hmmmm,baiklah.
Apa kalian berdua berpacaran?”
“ahh,ani.
Aku menganggapnya sebagai adikku..
Kami saling menyukai,tapi aku belum menyatakan perasaanku”
“waeyo..??”
“hmmmm,entahlah..”
“aigoo! Oppa”
“ne..?”
“apa di kulkas mu ada ice cream ..?”
“ice cream..? tidak ada.
Jika aku membelinya aku memakannya di tempat aku membeli.
Kau ingin ice cream ..?”
“ne” ucapku sambil menganggup
“bagaimana kalau kau ikut bersamaku..??”
“eodiga..?”
“malam ini aku pergi bersama sahabatku.
Bagaimana kalau kau ikut..??”
“ahh. Tidak usah
Nanti aku takut merepotkanmu”
“kau ingin tinggal sendiri di sini semalaman..?
Jika kau ikut,setelah aku mengantar Hye Sun pulang.kita bisa membeli ice cream.”
“tapi kau harus berjanji membelikanku..”
“ne.aku berjanji”

-----------------------------
“Kau sudah siap ..??” Tanya heechul
“ne” jawabku singkat
“Hee Sun-Ah.
Kau jarang berubah sejak tadi pagi..”
“hmmm,itu mungkin karena efek hilangnya satu permohonan..”
“kita naik taksi saja ne.
Hari ini aku sedang malas mengemudi,tempatnya tidak terlalu jauh dari sini”
“hhmm,gwenchana
Kajja!”
************
Di Hee Caffee ..
Di sana Han Mei,Kyuhyun dan Hye Sun sudah menunggu ke datangan hee chul sambil mengobrol bersama. Han Mei berasal dari china,sejak ia pindah ke korea.
Orang yang ia kenal pertama kali adalah kyuhyun.ia juga yang mengajarkan Han Mei berbahasa korea..
Beberapa lama ia menunggu akhirnya hee chul pun datang
“Annyeong Hasseyo.
Mianhae aku terlambat” ucapnya sambil mengenggam tanganku
“eoh? Oppa!
Dia yeojachingu mu..??” Tanya Han Mei kaget melihatku bersama hee chul
“ani. Dia adik sepupuku..” ucapnya berbohong
Akupun sempat menatap sinis hee chul.namun,daripada aku mengaku sebagai peri mungkin ini lebih baik
“Annyeong Hasseyo.
Choneun Han,Hee Sun imnida..”
“Hye Sun imnida..”
“Annyeong. Aku Han Mei..
Oppa,kau tidak pernah cerita tentang dia..”
“eoh,hmm.
Karena dia,d-dia baru kembali dari jepang”
“eoh,jinjja..??”
“ne”
“Hyung.kau sudah makan..??” Tanya kyuhyun
“aku..?? sudah..”
Setelah beberapa lama mereka berbincang bersama sampai jam menunjukan pukul 9.30 malam.
Han Mei dan kyuhyun memutuskan untuk pulang lebih dahulu,dan…
“Oppa,aku pulang dulu ne..??” ucak Hye Sun
“HyeSun-Ah,kau tidak ingin aku antar..??” Tanya Hee Chul
“oh,tidak usah oppa.
Aku pulang naik taksi saja”
“aku juga pulang naik taksi..”
“ahh,itu sudah ada taksinya..
Aku duluan ne..
Annyeong” ucapnya lalu menaiki taksi dan pergi
Melihat di seberang jalan ada sebuah toko ice cream yang bisa di bilang cukup besar Hee Chul pun mengajakku untuk pergi kesana..
**********
Hee chul pun memesan 2 mangkuk ice dan membawanya lalu duduk dan makan bersama Hee Sun
“Bagaimana..?? ice cream di sini enak bukan..??” Tanyanya
“hmmmm…” ucapku sambil memakannya
“jika kau ingin lagi,kau harus menghabiskan dulu..”
“hmmmm…
Hmmmm…
Oppa,berikan aku satu lagi!
Punyaku sudah habis..”
Mendengar ucapannya hee chul melirik ke arahku dan terkaget melihat ku yang sudah meng
Habiskannya
“k-kau..
Apa kau membuangnya..??” tanyanya sinis
“ani! Aku memakannya,
Berikan aku lagi..”
“ne” ucapnya lalu kembali membeli 2 mangkuk ice cream lagi,kali ini ukurannya cukup besar dari yang tadi ia beli lalu memberikannya kepadaku
“ini..” ucapnya sambil memberikan
“Gamsahamnida!” ucapku sambil memakannya lagi
“ne”
“oppa! Jika aku menghabiskannya lagi apa kau akan memberikan aku satu lagi..??”
“hmm, jika kau mau..”
Beberapa menit kemudian..
“Oppa! Punyaku sudah habis..” ucapku
Hee chulpun melihat miliknya yang masih penuh dengan tidak percaya.
Iapun membeli lagi satu mangkuk ice yang ukurannya sangat besar yang seharusnya di makan untuk 3 orang..
“Hee Sun-Ah..
Ini yang terakhir,kita makan di luar ne..?
Sambil menunggu taksi” ucapnya sebelum memberikan mangkuk ice
“ne” uacpku sambil memakannya dengan berjalan keluar dari toko itu..
“hmmm.disana!
Di depan pintu rumah itu ada tangga,kita tunggu di sana saja ne” ucapnya sambil memakan sisa ice yang ia pegang
“ne..”
Setelah lama menunggu tidak ada taksi satupun yang lewat di hadapannya
“Aigoo! Ini sudah pukul 10.20 belum ada taksi yang lewat sejak tadi..??”
“kita tunggu saja”ucapku yang sibuk masih memakan ice itu..
Setelah ice nya habis akupun yang duduk di samping nya menunggu taksi yang melintas sampai membuat mataku berat sekali ingin tidur..
“Oppa! Sekarang jam berapa ..??” tanyaku
“sekarang... 10.35,
Waeyo…?”
“aku ngantuk sekali..
Hoammm…”
“hmm yasudah,kau tidurlah.
Jika ada taksi,nanti aku akan membangunkanmu..”
“Gwenchanayo..?”
“ye,gwenchana.
Aigoo! Kenapa belum ada taksi yang melintas..?” Ucapnya
Hee Chul kemudian menoleh ke arah Kediamannya yang jaraknya sekitar 2km dari tempat ia berada..
“ini sudah jam 11.00 malam,
Tapi jarak kediamanku sejauh itu.aigoo! apa aku harus berjalan kaki?” fikirnya dalam hati
“Hee Sun-Ah..
Hee Sun-Ah…” panggilnya dengan lembut
“………”
“Hee Sun-Ah,apa kau terlalu mengantuk..?” ucapnya lagi
“aisshhh!” lanjutnya sebelum ia menggendongku yang tertidur untuk sampai di
Kediamannya...

=========== To Be Continued ===========