PART 5B.
“Aku akan memilih
salah satu diantara kalian yang paling aku sukai,kau puas??!!” Richan berjalan
dan segera keluar menutup pintu. Kai terkejut dengan
jawabannya,berani-beraninya gadis ini mengatakan hal itu.
*
Satu minggu
setelahnya,Kai sungguh geram melihat adegan di depannya. Kai hari ini akan
bertindak dewasa,ia harus berani mengatakan hal ini. Richan dan Eunhyuk baru
saja keluar dari studio rekaman. Kai menghadang mereka berdua…
“Aku perlu bicara
padamu,”Ucapnya dingin tanpa menatap seorangpun,keduanya bingung,”Aku?” Richan
bertanya dengan bodohnya,”Bukan kau,tapi di sebelahmu…” jawabnya dengan dingin.
Kai berjalan lurus
melewati mereka berdua,Richan berdecak kesal, “Aku pergi dulu,nanti kita
bertemu lagi.” Eunhyuk dengan santainya sambil mengelus puncak kepala Richan.
“Eoh,hati-hatilah.
Jangan sampai kalian saling memukul—“ Richan berhenti,ia dengan refleks
mengucapkan hal yang seharusnya ia tidak ucapkan,Eunhyuk menatapnya serius.
“Kalian sudah besar,berbicaralah sesuai umur kalian,aku pergi!” Ucap Richan
yang langsung meninggalkan Eunhyuk.
Eunhyuk mengikuti
kemana langkah Kai pergi,sampai akhirnya mereka berdua berhenti di atap gedung
ini. “Langsung saja pada intinya,aku menyukai Richan.” Ucap Kai dengan santai
namun serius. Eunhyuk terdiam,”Aku tahu kau juga menyukainyakan?”
“Eoh,aku
menyukainya!” Eunhyuk angkat bicara.
“Aku sudah bertanya
padanya,siapa yang dia pilih,aku atau kau saat acara Best artist of the year.
Dia tidak memilih dan mengatakan dia akan memilih salau satu dari kita yang ia
sukai,”Kai menjelaskan,Eunhyuk terdiam,Kai berfikir bahwa Eunhyuk belum juga
mengerti,”Aku perjelas,salah satu diantara kita yang di pilih olehnya yang
berhak mendapatkannya,bagaimana?”
“Tidak
masalah,bagiku.”Eunhyuk memasukan kedua tangannya di saku celana
panjangnya,”Jalga (Aku pergi!)” Ia membalikan badannya dan pergi.Kai naik pitam
di buatnya,orang ini benar-benar! Berani sekali dia pergi dengan seenaknya!
*
Kai dan Eunhyuk
terus berlatih sebelum menjelang hari pertempuran mereka. Padahal,lawan mereka
bukan hanya satu orang! Melainkan ada Kyuhyun,Siwon,Jungkuk dan masih banyak
lagi.
Richan baru saja
mengunjungi ruang latihan mereka,hanya sekedar melihat dari kejauhan dan pergi.
Ia tidak enak jika harus mengganggu keduanya yang sedang berlatih. Richan
merasa sangat bosan.
Ia memutuskan untuk
pergi keruangan Lee Jeongsuk ‘Tok…Tok…’ Richan mengetuk pintu kemudian masuk
setelah mendapat izin dari si empunya. Wajahnya menampilkan bahwa ia sedang
lesu saat ini.
Richan duduk di
sofa dan merebahkan tubuhnya santai,”Taepyeonim,aku sangat bosan sekarang.” Ia
bergumam.
Jeongsuk menatap
Richan sebentar lalu kembali menatap layar laptop di depannya,ia membetulkan
letak kaca mata radiasi itu lalu berdiri. “Waeyo?”
Richan menatap
langit-langit,”Aku bosan,tidak ada yang bisa aku lakukan saat ini. Semua tugas
sudah di kerjakan,jadi aku memutuskan berkunjung kesini.” Jawabnya dengan
santai,Richan menyadari sesuatu. Ia segera membenarkan posisi duduknya menjadi
tegak dan mengecek tenggerokannya,”Jeosonghamnida,seharusnya aku ingat posisiku
sekarang sebagai Trainee,Taepyeonim.”
Jeongsuk mendekat
dan duduk di seberangnya,”Gwenchana,tidak ada yang melihat kita. Kau bisa
santai seperti biasanya…”Ia melepas kacamata anti radiasinya dan menaruhnya di
meja,”Walaupun kau sedang tidak ada tugas,kau tidak boleh bersantai terlalu
lama. Isilah waktu luangmu dengan menulis lagu baru,atau setidaknya
berkomunikasi dengan Trainee lain.”
Richan kembali
memposisikan tubuhnya dengan santai,”Tapi tidak ada yang mau berkomunikasi
denganku selain kau,Eunhyuk-ssi dan Kai sunbae.”Ia menjadi lesu.
“Mereka sedang
berlatih bukan?” Richan menganggukan kepalanya,”Kau bisa mengawasi mereka dan
memberi masukan,bagaimanapun kau yang meembuatkan lagu untuk mereka.” Jeongsuk
melanjutkan.
“Ah,benar!” wajah
Richan kembali bersemangat,Richan berdiri dan menghampiri Taepyeonim orang yang
di sambut itupun juga ikut berdiri. Richan memberikan pelukan
ringan,”Gamsahamnida,Taepyeonim. Kau memang orang yang bisa di andalkan!”
Richan tersenyum dan melepaskan pelukannya. Gadis itu pergi dari ruangan CEO
dan menuju ke ruang latihan.
*
Richan pergi menuju
ruang latihan Eunhyuk,karena banyak Trainee lain di ruang latihan Kai,akan
terjadi masalah jika Richan memaksakan untuk pergi kesana. Eunhyuk menghentikan
latihannya dan duduk di laintai bersama Richan. Ya mereka mengobrol seperti
biasa dan di lingkupi dengan canda tawa,tanpa sadar seorang Pria di kejauhan
mendelik kesal melihat hal di depannya.
Hari terus berlalu
sampai akhirnya besok adalah hari pertempuran semua Idol dan Trainee yang akan debut
di agensi ini.
*
Tata
panggung,audience,juri,staff dan yang lainnya sudah lengkap dengan kesiapan
yang tinggi, Richan duduk di belakang panggung untuk mensuport artis yang akan
menyanyikannya.
Voting online sudah
di buka sejak satu jam yang lalu,acara tahunan ini juga sedang di siarkan live
untuk tiga jam kedepan. Sekurangnya lima Trainee siap debut sudah menunjukan
penampilan mereka,sudah saatnya bagi Eunhyuk untuk menampilkan lagu barunya.
Suara tepuk tangan
terdengar sampai di belakang panggung,”Kau tidak perlu takut,tunjukan yang
terbaik karena aku mengharapkan banyak darimu!” Richan memeluk Eunhyuk dengan
singkat.
Eunhyuk
tersenyum,”Kau tidak perlu cemas,sudah hampir 1 tahun aku menjadi artis di
dunia hiburan.” Ia mencoba menenangkan.
“Baiklah kalau
begitu,FIGHTHING!!!” Richan mengangkan tangannya keudara lalu tersenyum,Eunhyuk
sudah siap naik ke atas panggung.
“Ini salah satu
penampilan yang sangat di nanti-nanti,setelah ini akan ada Kai yang akan
membawakan lagu terbarunya. Sebelum penampilan Kai,mari kita nikmati Eunhyuk
dengan lagu Destiny!” MC telah selesai berbicara kemudian turun ke bawah
panggung berganti dengan Eunhyuk yang sudah berada di atas panggung.
Kai menunggu di
bawah bersiap untuk tampil,ia sempat melihat Richan karena berada di tempat
yang sama. Tak ada sapaan satu sama lain,”Bersiaplah setelah ini!” Ucap Richan
lalu pergi berlari ringan. Richan memutuskan untuk berada di sisi yang
berlawanan saat ia tampil sebagai pemain gitar saat Kai tampil.
Eunhyuk telah
selesai dan turun ke bawah panggung, ia sempat berpapasan dengan Kai sebelum
pergi ke ruang make upnya. Kai semakin kesal! Richan naik ke atas panggung
lebih dulu lalu duduk di kursi yang telah di sediakan dengan gitar di
tangannya,Kai masuk lalu berdiri di depan tiang microphone.
Hana…dul..set…
Richan memetik
senar gitar lalu di iringi dengan suara Kai,entahlah. Sebelumnya suara Kai bisa
di bilang merdu saat latihan,namun kenapa sekarang terkesan biasa? Pertanyaan
muncul di benaknya,namun Richan terus memutuskan untuk terus memetik senar
gitar sampai lagu ini benar-benar berakhir.
“I wanna be with
you~” bait terakhir dalam lagunya,tepuk tangan tak kalah meriah menghiasi
studio ini. Keduanya membungkukan tubuh lalu turun dari atas panggung.
Kai turun lebih
dulu dari Richan,Richan segera menaruh gitarnya asal dan mengejar Kai. Sayang
seribu sayang,Eunhyuk segera menghadangnya dengan senyuman. Tak ada alas an
bagi Richan untuk pergi,”Chukkae! Itu panggung pertamamu,kita harus merayakan
ini nanti!” Eunhyuk menaruh lengannya di pundak Richan lalu berjalan
pergi,Richan hanya bisa menatap punggung Kai dengan nanar.
Kai kenal betul itu
tadi suara Eunhyuk,Kai terdiam sesaat lalu menolehkan pandangannya kebelakang.
Ternyata gadis itu tidak mengejarnya.
Tiba di 30 menit
terakhir sebelum acara ini berakhir.
Perolehan voting
adalah Kyuhyun dengan 27,1%,Jungkuk dengan 11,3%,Kai dengan 30,8% dan Eunhyuk
dengan 30,8%. MC kembali lagi ke atas panggung. Layar besar telah menunjukan
hasil voting online+voting dari para Trainee.
“Seperti yang kalian
lihat,dengan begini Kyuhyun dan Jungkuk tersingkir. kini hanya tinggal
tersisakan Eunhyuk dengan 30,8% dan Kai dengan 30,8% hasil suara dengan jumlah
yang sama. Namun voting sudah di tutup dan di akhiri oleh Park Richan sebagai
penulis lagu keduanya…” Mc berhenti dengan Richan yang naik ke atas panggung di
tambah suara tepuk tangan yang meriah. “Baiklah,Park Richan-ssi,satu suara ini
akan sangat berpengaruh bagi keduanya. Salah satu dari mereka akan di tetapkan
sebagai Best artist of the year untuk tahun ini. Tidak perlu berlama
lagi,silahkan tulis salah satu nama dengan kemampuan terbaik.” Ucapnya dengan
jelas.
Richan sempat
bingung sebelumnya,seandainya tidak seri,pasti ia tidak di butuhkan untuk
memberi penilaian ini. Ia meneguk ludahnya gugup lalu menuliskan nama seseorang
di kertas. “Baiklah,saya sudah memilih slah stau di antara mereka… dan saya
mengucapkan selamat baginya dan akan terus menulis lagu dengan baik di masa
depan. Saya sudah memutuskan untuk memilih….”Richan berhenti sebentar untuk membuat
ketegangan.
Dilain
tempat,seseorang sudah menunggu di ruang yang tak begitu besar berisi dengan
banyak kabel dan tombol disana. Klik. Tombol maut itu di tekan,tempat ini
menjad gelap dan hanya bercahaya oleh kilatan lampu kamera yang menyala. Orang itu
pergi dari tempat itu.
Terjadi mati lampu.
Namun hal itu segera di atasi dalam 10 menit. Lalu di lanjutkan yang sebelumnya
tertunda. Posisi Best of artist kini sudah di gantikan. Pemenangnya sudah di
umumkan.
*
Satu minggu ke
depan, salah satu dari Eunhyuk dan Kai masih tidak bisa menerima kekalahan ini.
Kai memutuskan untuk menyelesaikan masalah ini di atap asrama mereka. Terjadi
adu mulut antara keduanya,hal ini biasa terjadi ketika pertengkaran antara
kedua pria.
Richan mendengarkan
semua ini dari balik pintu. Sejak acara itu,hubungannya dengan Kai sedikit
renggang. “YA! Kalian berdua kembali bertengkar? Kenapa kalian menyebut
namaku?” dengana lancangnya Richan langsung masuk ke zona berbahaya itu.
“Richan-ah,kau
disini? Mari pergi dari sini,dan aku akan menjelaskannya di bawah.” Eunhyuk
menggemgam tangan Richan,namun sayang seribu sayang,dalam hitungan kilat,Richan
segera menepisnya.
“Ini salahmu,kau
yang mulai duluan untuk membahas masalah ini.”Eunhyuk membela dirinya
sendiri,”Aku pergi…”Hyukjae melambaikan kedua tangan dan berniat untuk pergi.
Secepat
kilat,Richan meraih tangan Eunhyuk sehingga niatnya untuk pergi di gagalkan.
Richan menundukan kepalanya seolah berkata ‘jangan tinggalkan aku’ Eunhyuk
menatatapnya dengan nanar.
Richan melepaskan
tangan Eunhyuk setelah tatapan sinis dari Kai,”Apa kalian berdua
mempertaruhkanku?” tanyanya dengan polos.
“Richan-ah,kami
hanya…”
“Ne! kami berdua
mempertaruhkanmu,Park Richan. Aku melakukan ini karena aku mencintaimu.” Dengan
cepatnya Kai memotong ucapan Eunhyuk.
“Aku…aku perlu
bicara denganmu Eunhyuk-ssi.” Richan menarik tangannya dan segera berhenti di
tangga darurat. Richan menatap Eunhyuk seolah meminta memberinya penjelasan.
“Kau memilhku saat
Best artist,album soloku akan segera hadir. Kurasa itu sudah cukup. Aku-aku
memang menyimpan perasaan padamu,tapi aku tidak bisa memaksakan kehendakmu. Kau
menyukainya kan?” Richan terdiam,”Pergilah temui dirinya,aku akan menganggap
bahwa pertaruhan ini batal.” Setulus hatinya Eunhyuk mencoba mengatakan hal
itu. Dari pada berujung bahwa mereka berpacaran,tapi cintanya hanya sepihak.
Lebih baik dari awal Eunhyuk merelakannya pergi.
Brug!
Richan segera
memeluknya dengan cukup erat,”Eunhyuk-ssi,aku punya pertanyaan padamu?” Eunhyuk
hanya membalas ‘hmm?’ dengan mengelus rambur Richan,”Apa kau ingin bersahabat
dengan Kai? M-maksudku diantara kalian berdua tidak ada pertengkaran,bagaimanapun
kalian sudah lama mengenal.”
Eunhyuk melepaskan
pelukannya,”Tentu saja,tapi dia terus menyimpan dendam padaku. Bagaimanapun aku
sudah mengenalnya sejak lama,aku sudah menganggapnya teman walau terkadang kami
sering bertengkar.” Eunhyuk memegang kedua bahu Richan.
Richan melepas
tangan Eunhyuk dan menggandengnya ke tangga untuk pergi menemui Kai yang sudah
menunggu lama sejak tadi. “Kai sunbae,kali ini aku akan bertanya serius! Apa
kau benar-benar menyukaiku?” teriaknya di dengan Eunhyuk yang masih
membelakanginya.
“T-tentu saja! Apa
selama ini kau tidak menyadarinya?” jawabnya dengan dingin.
“Aku akan menerima
pernyataanmu!” Ringan berteriak sambil tersenyum,namun Kai segera menatapnya
terkejut.”Hanya dengan satu syarat!” Kai mengerutkan dahi.
Richan berjalan
lebih dekat,ia menarik salah satu tangan Kai,Richan kemudian menaruh tangan
Eunhyuk sehingga membuatnya bersatu. “Mulai sekarang kau tidak boleh
menganggapnya musuh,bagaimanapun Eunhyuk-ssi sudah mengenalmu sejak lama.
Kalian harus dewasa,melupakan masa lalu yang mengerikan itu dan kau harus bisa
menerima Eunhyuk-ssi sebagai temanmu. Dengan begitu aku juga bisa menerima
dirimu sekarang.”
Kai mengangkat
kepalanya dan menatap Richan,”M-MWO?!” Kai membelakan matanya tak percaya,”Itu
semua terserah padamu…” Kai mengalah,”Arrata! Mulai sekarang aku akan memulai
menerima kehadiran orang ini!” Eunhyuk menatapnya sinis,”Maksudku Lee Hyukjae!”
Kai tersenyum meledek. Ya,Lee Hyukjae adalah nama kecilnya dulu.
Richan tersenyum
senang,Richan melepaskan tangan keduanya kemudian menggandengnya bersamaan.
Richan berada di tengah dan bersiap untuk pergi,namun kedua namja di samping
diam seolah minta di beri penjelasan. “Aku rasa kita tak perlu berlama-lama
disini,anginnya terlalu kencang, mari kita pergi untuk menulis lagu baru
Eunhyuk!!” teriaknya dengan semangat.
“Wae nan?(kenapa
aku)” Kai menatapnya serius.
Richan ikut
menatapnya,”Bagaimanapun kau adalah penulis lagu,kau juga harus membantuku!” dengan cepat Kai
memalingkan wajahnya dan berkata ‘Shireo!’ sejujurnya ia belum bisa menerima
keadaan ini. Richan melepaskan tangannya,”Terserah padamu,kalau begitu aku akan
pergi bersama Eunhyuk di kamarnya!”
Kai berfikir
cepat,ia tahu jelas bagaimana kelakuan Eunhyuk,”SHIREO! ANDWAEE! Kita ke
kamarku dan membuat lagu untuknya.” Richan mengapit lagi lengan Kai,ketiganya
pergi dengan senyumnya masing-masing.
FIN.
NOTE :
Aku minta maaf
kepada Richan,Karena ada penundaan untuk jadwal share part ending ini sesuai
janji. Dan maaf karena feelnya kurang dapat,banyak typo dan endingnya kurang
memuaskan.