Showing posts with label siwon. Show all posts
Showing posts with label siwon. Show all posts

Sunday, 19 October 2014

FF Training [EXO Series] - Part 2

PART 2
“Wah,daebak!” seseorang masuk dan langsung memuji Richan. Tapi,milik siapa suara itu? Ya dia Eunhyuk,”besok evaluasi dan jangan katakan kau sedang membuat lagu untuk evaluasi esok.”
“Baiklah,aku tidak akan menjawabnya!”
“Benarkah?” Eunhyuk terkejut,”apa saja yang kau lakukan sampai saat ini,Richan? Kau bahkan belum membuat lagu satupun?”
“Aku sudah membuatnya dan seharusnya hari ini selesai,namun sayangnya… sebuah insiden terjadi dan laguku rusak oleh ulah yang kuperbuat diriku sendiri!” Richan mempercepat nada bicaranya. “Dan jika kau tidak keberatan,bisakah kau pergi dari ruang ini dan membiarkan aku untuk membuat lagu? Karena otak benar-benar tidak bekerja saat ini!” Richan memberikan penekanan di akhir kalimatnya.
“Aku hanya ingin membantumu…” Eunhyuk terdiam sejenak, “Jika kau tidak tahu apa yang ingin kau tulis,tulis saja beberapa kisah keadaan dirimu melewati masa training ini. Dan…” Hyukjae menggantung kalimatnya, “Kau tak usah menyuruhku pergi karena aku bisa pergi sendiri!” Eunhyuk menutup pintu dengan keras.
Richan mengulang beberapa kali kalimat yang Eunhyuk ucapkan. Ia kemudian menuliskan beberapa kalimat yang ia rasakan sampai saat ini ketika menjadi seorang Trainee.
Waktu yang tersisa 15 jam lagi karena ini sudah sore.
Lirik lagu akhirnya sudah di buat,Richan hanya perlu membuat beberapa irama agar lirik itu terdengar indah.
*
Lee Taepyeonim berkunjung ke ruang latihan dimana Kai berada. “Kai,bulan depan kau tahu best artist of the year,kan? Kau masuk nominasi bersama dengan Eunhyuk,Kyuhyun,Jungkook dan donghae. Dan voting bukan hanya berasal dari poling fans,namun 50% di ambil dari 1500 trainee disini.” Ia mengingatkan. Kai diam sejenak.
“Ne,Taepyeonim. Aku akan melakukan yang terbaik.” Kai menjawab dengan penuh kepercayaan diri. Mereka semua adalah lawan yang cukup sulit,namun bagi Kai,Eunhyuk adalah lawan abadinya. Hm,sejak mereka pertama kali bertemu saat sekolah pendidikan dasar.
“Aku cukup berharap padamu,Kai.” Ucap Lee Jeongsuk sebelum pergi.
Kai menatap dirinya dari pantulan cermin,jiwa kompetisinya bangkit kembali. Oh,sungguh! Dia benar-benar menyeramkan saat ini. Kai duduk dan mengirim pesan pada supir bus agar tidak usah menunggunya. Dan kebetulan Richan juga melakukan hal yang sama beberapa menit yang lalu.
Tepat jam sembilan malam.
Para Trainee pergi bergiliran. Ya,Trainee menginjak debut lebih cepat masa pelatihannya daripada Trainee baru.
*
Richan terus menerus menekan keyboardnya,nada menurutnya adalah faktor utama. Benar bukan? Seindah apapun lirik belum begitu maksimal tanpa nada yang indah. Rambutnya berantakan seperti orang yang baru saja putus kerja,terkadang ia kesal sampai menekan dengan kasar keyboardnya.
Kali ini jam sudah berada di angka 10 malam,sepi sekali. Tak ada orang satupun selain beberapa petugas malam,ini sudah saatnya bagi Kai untuk pulang dan beristirahat. Besok toh ia juga akan menjadi juri untuk evaluasi.
Richan menjernihkan fikirannya,membuka kembali otaknya yang sempat rusak. Ia bernyanyi sambil terus mencoba mencari nada,walau tak sampai satu menit ia sudah merusak rambutnya karena salah lagi. Tapi setidaknya ia tak mau menyerah sampai titik darah penghabisan.
Kai kebetulan melewati ruang latihan Richan,Suara indah yang dengan cepat menjadai suara kasar nan mengganggu telinga itu mengalihkan perhatiaanya. Kai melihatnya,Richan sudang bekerja keras.
Kai tentu saja mengenali siapa pemilik wajah itu,orang baru yang baru di kenalnya dan telah membuatnya marah. Tunggu kenal? Nama saja Kai tidak tahu siapa. Tangan Kai terangkat keudara lalu ia hempaskan lagi ke bawah. Kai berniat untuk mengetuk pintu transparent itu dan memberitahunya kalau sekarang sudah larut malam,tapi tampaknya ia sangat bersungguh-sungguh dan tidak mempedulika apa yang terjadi saat ini.
Kai akhirnya memutuskan untuk pulang ke asrama dan Richan masih bekerja pada kerjaanya.
***
7.30 pagi.
Richan baru saja menyelesaikan lagunya,Ia bisa bernafas lega. Matanya sudah sangat berat,Ia tak sempat untuk melihat jam berapa sekarang dan memutuskan untuk tidur di kursinya. Ia sangat lelah sekarang.
Para Trainee sudah datang,beberapa dari mereka juga masih ada yang berlatih agar bisa tampil maksimal di hadapan Sunbaenya… Kai,Eunhyuk dan Kyuhyun.
Eunhyuk teringat dengan Richan,ia memutuskan untuk ke ruangannya dan benar,Richan tetidur di tempat ini. Eunhyuk berjalan dengan perlahan. DORR! Ia membangunkan Richan dengan cara yang mengagetkan.
Richan sontak bangun dan membuka matanya walau dalam keadaan berat. Richan memfokuskan matanya dan melihat siapa pengganggunya saat ini. “Ah,Waeyo??!!” Richan berteriak dengan kasar.
“YA! Kau meneriakiku! Itu melanggar norma sebagai Trainee!” Eunhyuk tak kalah berteriak.
“YA! Kau membangunkanku hanya untuk ini? Eunhyuk-ssi,aku baru saja tidur 10 menit yang lalu…jadi biarkan aku tidur setidaknya 20 menit lagi,Okay?” Richan membuat kesepakatan dan kembali menaruh kepalanya di atas tangannya.
“YA! 10 menit lagi jam 8 pagi! Kau harus evaluasi!” Eunhyuk berteriak dengan kencang.
Richan berdiri tegak sampai membuat beberapa kertas di atas keyboard terjatuh dan bercampur dengan kertas yang lainnya. Teriakan itu ibarat terompet sangkakalanya. “MWO? Pagi? Aku berada disini selama satu hari penuh? Dan sekarang sudah jam 8.00 pagi? Aku bahkan belum sempat makan sejak kemarin…” Richan histeris dengan dirinya sendiri.
Toktok..
“Eunhyuk-ssi,kau harus ke ruang evaluasi sekarang. Para Trainee sudah siap!” teriak salah satu staff perempuan.
“Oke,baiklah.” Jawab Eunhyuk dengan tersenyum,Ia kembali menatap Richan setelah staff itu pergi. “Kau bisa makan nanti,bagaimana dengan lagumu?” tanyanya.
“Lagu? Aku sudah membuatnya disini!” jawabnya dengan semangat mengangkat salah satu kertas yang ia ambil asal.
“Itu? Itu hanya kertas kosong!”
“MWO?” Richan memeriksa kembali dan benar! Itu kertas putih kosong,ia melihat keadaan di sekelilingnya. Penuh dengan sampah,bahkan kertas baru dengan kertas lagunya berantakan dimana-mana. LAGUNYA! LAGU YANG SUDAH DI BUATNYA!
“YA! Kau ini bagaimana! Kau nomor urut 20 kan? Cepat cari kertasmu dan ke ruangan! Lagumu pasti berada di sekitar sini…” Eunhyuk menenanginya. “Aku pergi dulu!” ucapnya acuh dan meninggalkan Richan begitu saja.
Richan mengacak-acak rambutnya. Memang benar lagunya berada di sekitar daerah ini,disekitar tumpukan kertas-kertas. “AAAA!” Richan berteriak frustasi. Ia duduk di lantai dan memisahkan kertas bola dan kertas datar. Mana mungkinkan lagunya ia buat menjadi kertas bola sampah,ya jika itu bukan lagu yang sebenarnya.
Detak jantungnya berdetak cepat,ia sangat takut. Ia memeriksa di bawah kursi dan di tumpukan kertas berserakan miliknya,oh bantulah dia! Sudah beberapa menit berlalu. Richan kembali mengacak rambutnya frustasi.
Seperti di berikan sebuah keajaiban yang luar biasa. Richan mengangkat salah satu kertas ke udara. Itu lagunya! Lirik lagu dengan not angka dan not balok miliknya yang sudah 100% selesai akhirnya bisa ia temukan.
Tanpa aba-aba,Ia langsung berlari ke lift dengan keadaannya seperti itu. Lupakan tentang makan,mandi dan sejenisnya. Lift berjalan cukup lambat,Ia menggunakan waktu itu dengan melihat liriknya sekilas dan menghafalnya kilat. Itu memang lagu buatannya,tapi dengan otak yang penuh itu,mana mungkin ia bisa hafal. Untungnya semalam ia terus mengulang nada dan masih ada beberapa yang tersimpan di otaknya.
Pintu lift terbuka,Richan segera keluar dengan mata berfokus pada lirik di depannya. Para Trainee lain yang menunggu giliran tentu saja menatapnya dan bagus! Ia menjadi pusat perhatian.
“Richan! Cepat masuk! Sekarang giliranmu!” teriak staff yang sudah membukakan pintu untuknya. Richan berlari beberapa langkah dan masuk ke ruangan itu. Pintu di tutup oleh staff. Staff itu mengisyaratkan dengan bahasa tubuhnya, “Matilah anak itu…” gumamnya.
“Betapa terkejutnya ia saat mengetahui bahwa jurinya adalah Kai Sunbae!” celetos Bora yang menunggu di kursinya dengan trainee yang lain.
*
Richan langsung membungkukan tubuhnya,”Jeosonghamnida,aku terlambat.” Ucapnya. Ketiga staff memasang muka aneh,Eunhyukpun juga. Lihat saja dirinya! Rambut lurusnya berubah menjadi rambut nenek sihir,matanya hitam,bibirnya pucat,pakaiannya juga berantakan.
Kyuhyun melihat daftar nama di listnya,”Richan,rambutmu…” ucapnya mengingatkan.
“Oh!” Richan teringat dan langsung merapikan rambutnynya,Ia bahkan membiarkan kertas perantara hidup dan matinya itu jatuh. Rambut tidak penting,Richan membungkuk dan mengambil kertasnya dan kembali meminta maaf,”Jeosonghamnida, aku—“
“YA! Cepat saja nyanyikan lagumu,Trainee yang lain sudah lama menunggu!” teriak Kai membuat dua orang di sampingnya bingung.
Richan menelan ludahnya,Ia berjalan kedepan dan memberikan kertasnya pada Eunhyuk yang kebetulan ia duduk di bagian tengah. Richan kembali ke tengah,ia duduk di kursi dan tangan sudah siap di atas keyboard. “Baiklah,aku akan memulai sekarang…”
Richan mulai memainkan beberapa nada dan mulai bernyanyi,suaranya cukup serak terdengar. Satu hari penuh tak minum dan ia bernyanyi sepanjang malam,tak mustahilkan.
Richan POV.
“Oh,matilah aku! Apa kelanjutannya…” Batinku dalam hati. Aku benar-benar lupa bait dan nada terakhir. aku berhenti beberapa detik,ketiga juri di depanku pastinya menatapku lebih dalam. AYOLAH!
Otakku bekerja dengan cepat tuntutan dariku,masa bodo dengan nada dan lirik di kertas itu.
Tak peduli ribuan orang menghinaku,
Aku adalah si bisu yang bisa berbicara dalam kesunyian,
Tertawa dalam hati,menangis dengan semua kekacauan,
Apakah aku salah memasuki dunia?
Tak--- satupun menjawabnya,
Dunia ini sangat kejam…
I don’t care~
Entah darimana keberuntunganku berasal. Aku hanya mengikuti apa yang Eunhyuk katakan,lagu tentang keadaanku. Untungnya aku bisa menyesuaikan nada keyboard dengan nada lirik yang aku nyanyikan.
Author POV.
Ketika orang itu terdiam beberapa saat.
Kai mulai membuka mulutnya untuk berkomentar,”Lirik yang kau buat terlalu berlebihan. seolah kau menyindir banyak orang di sekitarmu dan menyalahkan dirimu sendiri. Kau lupa nada di bagian akhir! Suaramu sungguh,uh…”Kai berhenti beberapa saat dan menggelengkan kepala,”aku sungguh tidak mengerti kenapa kau bisa lolos audisi. Seorang penulis lagu harus mendalami perasaan lagunya,tapi tidak sadar bahwa lagu yang kau buat bisa menyindir seseorang dengan terlalu jelas! Apakah lagu itu bisa terjual laku? Siapa yang berani menyanyikannya? Dan kau—“ Kai berhenti,gadis itu dengan berani memotong ucapannya.
“YA! Siapa kau sebenarnya? Apa kau penulis lagu? Hah? Apa menurutmu seseorang pemula sepertiku bisa membuat lagu dalam satu hari penuh?” Amarah Richan sudah tidak bisa tertahan lagi. Tapi setidaknya ia harus tahu diri dengan siapa dan dengan keadaan apa ia sedang berbicara. Bahkan beberapa orang di luar ruangan kaget mendengar ini,suara pertengkaran mereka terdengar jelas!.
“YA!” Kai berteriak tak kalah kencangnya.
“Ekhem,Ekhem!” keduanya berhenti saat Kyuhyun menyindir mereka dengan mengecek suaranya. “Richan-ssi,sebenarnya Kai adalah seorang Penyanyi solo dan penulis lagu.” Lanjut Kyuhyun sambil menundukan kepalanya berkomentar.
Richan membeku di tempat,Richan menunduk dan menutup matanya sebentar,”MATILAH AKU!” batinya. Ia menaikan kepalanya dan tersenyum,”Aku bahkan tidak tahu. Maaf,Kai-ssi, mungkin lagu dan suaranya asing di telingaku.”
“Lagu terakhirnya berhasil mendapat Daesang dua bulan yang lalu…” Kyuhyun membela.
“D-daesang?” Richan mati kutu.
“Aish,lupakan!” Kai sudah terlalu kesal,”Kau mengatakan kau hanya membuatnya dalam satu hari,benar?” Richan mengangguk,”Kau sudah berada disini 3 minggu,kenapa kau menyia-nyiakan 20 harimu dengan tidak menulis lagu?”
“Aku sudah menulisnya,namun di hari ke 19 sebuah insiden terjadi dan laguku hancur begitu saja…” Richan menjawab dengan santai.
“Insiden apa itu?” Jiwa penasaran Kai muncul.
“Ya,sudah kukatakan sebelumnya bahwa itu sebuah insiden yang terjadi begitu saja.”
“Mengapa insiden itu bisa terjadi?”
“Aku bahkan sudah mengatakan dua kali,insiden itu terjadi begitu saja!”
“Insiden itukan—“
“YA! YA! YA! Kai-ssi,Mianh. Sudah saatnya aku berkomentar.” Eunhyuk menjadi pihak ketiga,untunglah ia segera melerainya. Jika tidak,entah sampai kapan percecokan itu usai. Kai mengalah akhirnya. “Aku terkesan dengan lagumu!”
DERP! Kai,Kyuhyun bahkan Richanpun kaget mendengar hal ini. “Pada saat bagian I’m so lonely~ kau berhenti sekitar tak sampai tiga detik. Namun,dengan refleks kau membuat nada dan lirik dengan cepat. Aku sangat terkesan. “ Eunhyuk membenarkan.
“Tapi bagaimana kau bisa—“
“Sebelumnya saat kau berhenti di bagian itu,aku hanya melihat lirik terakhir yang seharusnya Even I escape from this world,nobody can hold me. Aku salut padamu! Kau membuat sebuah lagu dalam satu hari,itu sebuah keajaiban bagi seorang pemula.” Eunhyuk tersenyum.
Kyuhyun angkat bicara,“Sebenarnya itu lagu yang dapat mencuri perhatianku dari beberapa Trainee sebelumnya. Terlebih dengan penjelasan Eunhyuk-ssi,aku juga bangga padamu. Lagu itu benar-benar menyedihkan,walau di bait terakhir terakhir terlalu menyindir.” Kyuhyun tersenyum,”Dua banding satu! Selamat atas kerja kerasmu,kau lolos evaluasi kali ini. Dan hm,sebaiknya kau pergi sekarang karena Trainee lain sudah menunggu.”
Richan akhirnya bisa bernafas dengan sangat lega,”Terima kasih Eunhyuk-ssi dan—“Richan menatap Kyuhyun.
“Cho Kyuhyun.” Kyuhyun memperkenalkan dirinya.
“Dan Cho Kyuhyun!” Richan menunduk kemudian pergi. Ia langsung membeku di luar sementara Trainee lain sudah masuk.
“Apa kau lolos?” Tanya Staff sebelumnya.
Richan memegang kedua bahu staff itu,”Aku tidak tahu siapa kau,tapi… aku lolos!” Richan menjawab dengan senang. Staff dan Trainee lain terkejut dengan hanya mengungkapkan, “Jinjja?” Richan menganggukan kepala lalu tersenyum dan pergi dari sini. Toh tugasnya sudah berakhir,saatnya dia untuk….makan dan membersihkan diri.
6 jam berlalu. Semua Trainee sudah di seleksi satu persatu,Richanpun juga sudah membaik keadaannya. Walaupun sebelumnya ia harus membersihkan sampah kertasnya oleh petugas lain.
Suara mikrofon mulai terdengar,”Annyeong hasseyo! Lee Taepyeonim imnida! Aku ingin mengucapkan selamat kepada beberapa Trainee yang sudah lolos dalam evaluasi kali ini. Dan bagi Trainee yang belum lolos akan ada evaluasi dua minggu lagi,dan jika kalian gagal dengan terpaksa kalian harus meninggalkan agensi ini. Dan selamat kepada Traine Bora,Kim Jiwon,Yura,Minho,Jisung dan Gikwang yang akan memulai debutnya sebentar lagi. Panggilan pribadi untuk Park Richan. Sekali lagi,panggilan pribadi untuk Park Richan,terima kasih.” Ucapnya. Ya,semua kejadian pasti ada dampak postif dan negatifnya. Tunggu Richan? Tidak biasanya Lee Taepyeonim memanggil Richan secara terbuka.
Tanpa BaBiBu,Richan segera pergi ke ruangan CEO SWE.
*
“MWO?” Richan membeku di kursinya. Apa ia tidak salah mendengar apa yang baru saja orang itu ucapkan?

=== TBC ===

Friday, 17 October 2014

FF Training [EXO Series] -Part 1


Judul : Training
Genre : Musical,Romance,Little sad,drama,AU,Friendzone.
Rating : T
Cast :
·         Kim Jongin
·         Park Richan (OC)
·         Eunhyuk
Support cast :
·         Lee Jeongsuk
·         Cho Kyuhyun
Length : 5 Part-END. (ON GOING)
Author : HTS


NOTE!!! NO RECHECK,SO MANY MUCH TYPO. Pemain utamanya adalah Kai atau Kim Jongin EXO,ini pertama kalinya aku membuat fanfiction dengan pemain member EXO,jadi mohon maaf apabila feel kurang dapat. Dan untuk Riri,hope you like it!
PART 1
Hari pertama training.
Ya,mungkin ini kebahagian awal sebelum debut. Park Richan,tugasku selama pelatihan adalah berfikir dan menuangkan semua ideku dalam bentuk sebuah lagu. Tidak seperti kebanyakan Trainee yang lainnya,aku hanya ingin debut dan bekerja di belakang kamera.
Dua minggu yang lalu aku resmi di terima sebagai Trainee di SW Entertaiment. Lee Jeongsik Taepyeonim,siapa yang tidak mengenal actor berbakat yang juga CEO di salah satu agensi dunia hiburan korea ini? Hanya itu tujuanku. Muda,tinggi,ahli berbahasa,multitalenta dan juga,hmm… Kaya. Ah! Aku begitu mengidolakannya.
Penulis lagu adalah alibi dari tujuanku. Ya,siapa sangka? Kami bertemu setiap hari dan aku berharap bisa dekat dengannya,Lee Taepyeonim juga belum pernah di kabarkan dekat dengan seorang gadis,keuntungan besar bukan untukku?
Huh,aku membuang nafasku. Benar kata orang,masa pelatihan adalah masa paling sulit. Bahkan katanya ini lebih sulit dari pada kami di lolos audisi. Entahlah,kita lihat saja ke depannya.
Dua minggu kemudian.
Cukup mudah cara untuk dekat dengan Lee Taepyeonim,tapi mungkin ini adalah bencana terbesar dalam hidupku. Sudah dua minggu aku berada di gedung ini,dan aku tidak bisa berbaur dengan Trainee yang lainnya. Mereka membenciku,kedekatanku dengan Lee Taepyeonim membuat para Trainee wanita membenciku. Namun ini juga berdampak baik,saat mereka berbaur dan membicarakan hal lain saat istirahat aku bisa mengobrol dengan Lee Taepyeonim. Satu-satunya orang yang bisa berbicara denganku, bahkan staff saja hanya mengucapkan beberapa kata jika bertemu denganku,itupun juga sebuah perintah melakukan ini dan itu.
Menjadi Penulis lagu menurutku tidak terlalu sulit dengan perbekalan kedua orang tuaku yang juga seorang penulis lagu dulunya. Lihat keadaan mereka semua… di paksa menurunkan berat badan, mencapai target tinggi, berlatih,berlatih dan berlatih. Bukankah itu menyiksa diri mereka? Beruntung aku hanya bekerja di belakang kamera,jadi keadaan tubuhku bukan factor utama.
Author POV.
Tiga minggu kemudian.
Richan membuka pintu darurat dan duduk di anak tangga kelima lantai 13. Suara keributan mengganggu pendengarannya,itu bersumber dari teras lantai atap sepertinya. Rasa pensaran muncul dalam dirinya,perlahan demi perlahan Richan menaiki satu persatu anak tangga tanpa suara,bahkan suara sepatupun takada.
Richan menaruh daun telingannya pada pintu putih,suara semakin terdengar jelas. Ia menarik gagang pintu perlahan dan membukanya sedikit,ia menatap kedua orang itu sedang bertengkar hebat.
GAWAT! Salah satu dari mereka sepertinya akan pergi! Richan segera menuruni anak tangga dengan cepat,tak ada waktu untuk melarikan diri. Otaknya bekerja cepat,iya duduk di salah satu anak tangga di lantai dua belas dan bersandar pada pintu dengan menaruh earphone seolah mendengarkan lagu.
Kai. Pencetak uang tercepat di agensi ini selain rekannya,Eunhyuk. Kai turun dengan amarah dan keluar di pintu darurat lantai 13,Ia menutup pintu dengan keras. Eunhyuk menuruni tangga dengan lemas,walaupun rasa amarah juga terpendam dalam dirinya.
Tunggu,salah satu menjadi perhatian di mata Eunhyuk. Tangan kanannya menepuk bahu seorang gadis,Richan sontak saja kaget dan langsung melepas earphonenya. Bagus! Ia mulai berakting.
“Ya?” Tanya Richan lugu memutar arah kepalanya 90 derajat menghadap Eunhyuk.
“Kau sedang mendengarkan lagu?” Tanya Eunhyuk mencurigai.
“Eoh,” Richan menganggukan kepalanya. Setelah tiga minggu berada disini,dia orang pertama yang mau berbicara dengannya. Setelah Lee Taepyeonim tentunya. “Ada yang bisa saya bantu?”
“Ani. Aku hanya ingin bertanya,tidakkah kau mendengar keributan sebelumnya?”
“Keributan?” Richan berdiri  “Apa terjadi pertengkaran? Aku sama sekali tidak mendengarnya!” jawabnya dengan yakin. Sudah jelas dia satu-satunya orang yang menguping pertengkaran kedua bintang Hallyu tersebut.
“Kau bahkan tidak mendengar pintu yang di banting dengan keras?” Richan menggelengkan kepalanya,”Tidak usah di fikirkan. Aku baru melihatmu,kau Trainee baru?”
Richan mengangguk,”Ne,Park Richan imnida. Lalu siapa kau?” Bodoh! Tujuh miliyar manusia,lima benua, satu galaksipun nampaknya hanya dia yang tidak tahu dengan siapa dia berbicara. Kali ini tak ada reka sedikitpun. Jujur saja,Richan adalah antisosial baik di lingkungan rumah,masyarakat,sekolahnya dulu maupun disini. Bahkan orang yang ia kenal selama hiduppun bisa di hitung menggunakan jari. Kurang berani apa lagi? Gadis yang tak berbekal dunia hiburan mencoba masuk ke dalam dunia kejam tersebut. Ya,satu-satunya orang yang di kenal hanya Lee Jeongsuk sang CEO. Bahkan setiap lawan mainnya pun sama sekali tidak di pedulikan dan taka da titik kecilpun bagi Richan untuk mengetahui siapa orang itu. Oh,tolonglah hidupnya.
“Kau bertanya siapa aku?” Eunhyuk menunjuk dirinya sendiri dengan ekspresi tidak percaya,ia membuang nafasnya kasar meremehkan. Ia harus bersabar rupanya. Ia tersenyum,”Kau sudah resmi menjadi Trainee disini,seharusnya kau mengetahui bagaimana SWE itu! Atau setidaknya menghafal dua atau tiga artis di SWE! Eunhyuk,kau bisa mencarinya di internet jika kau ingin tahu diriku lebih dalam!” jawabnya kasar. Eunhyuk menatap kasar,lalu membalik arahnya agar ia bisa pergi.
“Chamkan!” Richan menahannya,Eunhyuk diam dan menatapnya kembali. “Terima kasih! Kau sudah mau berbicara denganku! Kau orang pertama setelah Lee Taepyeonim,Eunhyuk-ssi.” Ucapnya sedikit berteriak.
Batin Eunhyuk terkejut mendengar ucapan itu. Tahun ini ada 500 peserta audisi yang lolos menjadi Trainee dan benarkah tak ada satupun yang berbicara dengannya? Kasihan sekali.
Eunhyuk tidak tahu harus berkata apa,ia mengabaikannya dan pergi meninggalkan Richan.
Richan juga tidak akan selamanya berdiri di tangga,ia keluar dari pintu darurat dan berjalan kearah dispenser dekat ruang latihan.Ia mengambil gelas kertas dan menekan tombol Hot Latte.
Richan mengangkatnya dan uh…uap panas berasal dari gelas itu. Tidak mungkin ia meminumnya sekarang,ia membawanya dengan tangan kanan. kini sudah jam 18.30. Richan mengambil buku lagunya. Para Trainee lain sudah di evaluasi minggu lalu,dan Richan belum menunjukan kerjanya selama ini.
Lagu yang Ia buat baru setengah selesai. Ia mengambil buku itu dari ruang latihan dan berjalan keluar berniat mengambil udara segar. Richan terus mendentumkan lirik lagunya dalam hati.
BRUKKK!
“Awwh! Panas,panas!” Seorang pria berteriak dengan cukup kencang. Richan terjatuh,dan buku lagunya entah sudah bagaimana. Richan sontak berdiri dan mengambil kain lap di dekat dispenser.
Pria itu terus berteriak kepanasan,Richan membersihkan Latte panasnya di kaos Pria itu. Namun Pria itu justu membuang tangan Richan dengan kasar. Para Trainee lain di ruang latihan keluar dan memandangi keributan ini.
Richan menundukan kepalanya berulang kali meminta maaf,”Jeosonghamnida,Ahjussi. Aku tidak sengaja—“
“Ahjussi? Tidak sengaja?” Pria itu mengulang kalimat Richan,habis sudah kesabarannya. “YA! Aku baru 23 tahun dan kau—“ Kai,Pria itu membuang nafasnya kasar.
“Jeosonghamnida,aku tidak tahu harus memanggilmu apa.”
“Kau Trainee baru bukan? Hidup di zaman berapa kau ini sampai tidak mengetahui siapa aku.” Marah Kai,”Oh sudahlah,aku malas berbicara dengan orang sepertimu!” Teriaknya lalu pergi meninggalkan Richan.
Salah satu Trainee berhasil mengabadikan kejadian ini dan mereka upload ke SWE network. Sejenis social media untuk Idol,Trainee,Staff,dan pihak lainnya yang bekerja di SWE.
Para Trainee bubar ketika Kai berjalan kearah mereka dan melanjutkan kegiatan pribadi mereka. Richan mengambil buku miliknya dan menatap iba dirinya sendiri. Lagu itu sudah ia buat sejak hari kedua ia berada disini,hanya beberapa kata saja yang masih bisa terbaca.
Tiga gadis menghampirinya dengan penuh kemarahan,“YA! Gadis bodoh! Berani sekali kau menumpahkan Latte panas pada Kai sunbaenim. Apa kau tidak tahu siapa dia?” Tanya Jiwon kasar.
“Apa kau hidup di zaman batu yang tidak memiliki teknologi? Lee Taepyeonim,Kai Sunbaenim dan Eunhyuk Sunbaenim! Sebagai Trainee kau seharus tahu siapa mereka!” Gadis yang bernam Bora itu berteriak tak kalah kencangnya sambil menjambak rambutnya.
“Meskipun Kai Sunbae bukan pemilik SWE,tapi dia adalah penghasil 35% saham SWE! Dia adalah orang penting,semua orang menghormatinya. Ingat siapa dirimu dan sebaiknya berjaulah dari tiga nama itu!” Kemarahan Uee sudah memuncak. Takut menjadi pusat perhatian Trainee senior itupun mau tak mau harus pergi.
Richan menghela nafasnya berat. Ia pergi ke lokernya dan mengambil pakaian cadangan dan segera ke kamar kecil.
*
Ia telah mengganti pakainya,dan menatap dirinya di pantulan cermin.Richan mengangkat bagian bawah bajunya sedikit,perut ratanya luka memerah. Kasihan sekali. “Pasti akan meninggalkan bekas…” gumamnya.
Ia lebih kasihan lagi saat melihat keadaan bukunya. Ia mengambil bagian kertas yang tidak terkena Latte dan mengambil pulpen yang di kaitkan ke buku itu. Ia menyalin kembali kalimat puitis berharganya yang masih bisa ia salin,namun percuma! Itu hanya kata-kata yang tidak bisa dinyanyikan.
Ini sudah jam 21.00 para Trainee dan Idol yang belum menginjak satu tahun harus kembali ke asrama. Sisa satu Bus yang masih menunggu dua kursi kosong itu di tempati. Richan memasuki bus dengan di sambut tatapan sinis dari Trainee lainnya,ia duduk.
Oh,baguslah! Kai datang dan hanya tersisa kursi di samping orang yang membuatnya seperti sekarang. “Apa tak ada kursi lain?” Tanya Kai yang membuat semua orang diam.
“Kai,cepatlah duduk! Jika tidak mau kau harus berdiri! Ini sudah larut malam!” Ucap Sopir bus ini,Ia juga sudah lelas harus mengantar para Trainee dari satu tempat ke tempat yang lainnya.
Kai berjalan perlahan dan memperhatikan Gadis penumpah Latte itu,”Pantas saja tidak ada yang mau duduk denganmu,Gadis penumpah latte!” ia berironi. Richan yang merasa tersendir menundukan kepalanya.
Tak seperti biasanya,Bus ini sangat sepi seperti tak berpenghuni.
*
Mereka semua sampai di asrama dan turun satu persatu dari bus. Richan yang terbelakang. Mulai hari ini dan seterusnya mungkin hari terberat dalam hidupnya.
Oh,Good! Keberuntungan apa lagi yang memihak Kai? Kamar di sebelahnya adalah milik Richan,Ia juga baru menyadari bahwa kamar kosong itu berpenghuni. Biasanya kamar itu kosong setiap kali Richan melihat,mungkin ia tak tahu bagaimana jadwal Kai.
Kai membanting pintunya di depan Richan. Richanpun masuk ke kamarnya dengan lesu. Ia duduk di kursinya dan menyalakan lampu dari meja belajarnya. Ia membuka akun SWE membernya dan betapa sakitnya saat melihat seluruh isinya adalah hujaman untuknya.
Air matanya berjatuhan,evaluasi dua hari lagi, tapi lagu untuk di presentasikan sudah seperti itu keadaanya. Richan menekan dial call nomor satu dan tersambung dengan Lee Taepyeonim.
“Taepyeonim…” panggilnya lesu.
“Kau tak apa? Aku sudah melihat beritanya di akun sosial.” Tanya Lee Taepyeonim. Satu-satunya pendukungnya dari sekian banyak orang.
“Hm,aku tidak apa. Tapi bagaimana jika aku membatalkan kontrak? Masa Trainee ini seperti neraka bagiku.”
“Semua Trainee juga beranggapan seperti itu. Setidaknya masih ada aku yang mendukungmu,kau harus tetap bertahan,Richan!” Lee Taepyeonim memberi dukungannya.
“Hm,ini sudah malam. Maaf merepotkanmu.” Richan mematikan sambungan teleponnya dan menangis tanpa suara. Gadis berbakat seperti Richan mana mungkin akan di biarkan saja CEO Lee satu-satunya orang yang menyadi bakat miliknya akan selalu memberi dukungan untuk Richan. Walau terkadang ia kasihan karena ia menjadi Pembisu di ruang latihan.
Richan menangis terlalu lama sampai membuatnya tertidur.
*
Richan membuka matanya yang bengkak ia tersadar tinggal 20 menit lagi sebelum Bus berangkat dan Richan juga belum memiliki lagu untuk evaluasi esok hari. Ia mandi secepat kilat dan mengambil beberapa barang keperluannya dan memasukan ke tas. Sepertinya ia akan menginap di gedung agensinya.
Ia memakai sepatu dan berlari secepat kilat. Untunglah Sopirnya orang yang baik sehingga terlambat satu menitpun ia masih mau menunggunya.
Lagi. Richan mendapat tatapan sinis,bukan karena hal kemarin tetapi karena penampilannya. Muka lesu,pakaian berantakan dan mata yang membengkak. Mana mungkin ia tidak menjadi pusat perhatian. Beruntung ia kali ini duduk di dekat Eunhyuk.
“Kau baik-baik saja?” Eunhyuk bertanya.
“Ne,nan gwenchana.” Richan menjawab seperti orang yang ragu,takut atau sejenisnya. Sejujurnya ia belum bisa menerima keadaan bahwa masih ada orang yang mau berbicara padanya. Jadi setiap ia di ajak berbicara ia merasa aneh untuk merespon.
Mereka semua sampai. Eunhyuk di buat bingung oleh Richan,pasalnya gadis itu berlari sekuat tenaga untuk menjadi yang pertama sampai.
Richan ke ruang latihannya. Kosong,baguslah kalau begitu. Semuanya pasti sudah selesai membuat lagu jadi mereka bebas melakukan apapun,Richan duduk di kursi dekat keaboard,ia berfikir sejenak,tapi fikirannya entah kemana.
Richan mencoba menuliskan sesuatu di bukunya,namun setelah ia baca ulang untung di baca biasa saja aneh apalagi untuk dinyanyikan? Richan menyobek kertas itu dan membuangnya ke sembarang tempat menjadi bola kertas.
Sudah lebih dari lima bola kertas ia lemparkan begitu saja.
“Ayolah,Richan! Kau harus tenang! Tenang…tenang…” ucapnya sambil mengatur pernafasannya. “Pertama,tulis tema lagu yang kau buat!” Richan menulis beberapa kata lalu,”AAA! Aku sama sekali tidak bisa berfikir!”
3 jam kemudian.
Oh,tolonglah gadis ini. Sudah berapa kertas yang ia buang? Buku catatannyapun tinggal setengah. “Oh,oke Richan! Tidak usah membuat lagu! Masih ada 21 jam lagi waktu yang tersisa,bebaskan fikiranmu. Dan tulis—“ Richan berhenti.
“Wah,daebak!” seseorang masuk dan langsung memuji Richan. Tapi,milik siapa suara itu?

==TBC===

Monday, 6 October 2014

FF My Idol,My Prince -Part 4


PART 4
“ ah , ani hyung . apa hyung serius mau mengajaknya kesini ? “ tanya sungmin berhati hati
“ sebaiknya jangan ! “ ujar kyuhyun dengan sedikit teriakan .
“ kita hanya ingin mengenalnya saja . jadi ajaklah dia kesini . tanggung jawab serahkan padaku  “ ujar  leeteuk
“ baiklah . “ jawab kyuhyun dengan wajah sedih .

Author pov end

Kyuhyun pov

Aish , bagaimana ini ? pasti sungmin hyung sangat marah padaku . dan kyeong min ? apa yang harus ku katakan padanya  . jika ku telfon pasti dia langsung marah marah padaku karna hal tadi .
“ yak ! kenapa jadi begini . “ teriakku di dalam kamar sambil menghempaskan tubuhku di atas kasur .
Sepertinya aku harus menelfon kyeong min . aku pun segera mengambil ponselku dan menekan beberapa nomor untuk menghubungi kyeong min .
Aku pun menunggu kyeong min mengakat ponselnya dan tersambung .
“ yak , CHO KYUHYUN . kau ini evil sekali ,mencari kesempatan dalam kesempitan . jika ku bertemu dengan mu akan ku beri pelajaran kau EVIL “ omel kyeong min yang membuatku menjauhkan ponselku dari telingaku .
“ pelankan suaramu . kau membuat telingaku sakit . “ ujarku
“ rasakan itu cho kyuhyun !” omelnya lagi .
“ kau ini , panggil aku oppa  . aku lebih tua dari pada mu kyeong min ! “ omelku balik tidak terima dengannya
“SHIREO ! jadi , ada apa kau menelfon ku eoh ? “ tanyanya langsung to the point .
“ ah baiklah , besok kau harus menemaniku ! “ ucapku
“ mwo ! menemanimu . kau kira aku ini asisten mu ! “ marahnya
“ sudah turuti saja . aku tidak akan macam macam . “ ujarku .
“ besok aku harus ke kyunghee . jadi aku tidak bisa “ ujarnya seperti mencari alasan
“ sesudah kau pulang dari kyunghee , aku akan menjemputmu dan jangan lari dariku . arraseo ! “ kataku dan langsung mematikan ponselku .
Masalah yang pertama sudah selesai , dan sekarang tinggal menunggu untuk di marahi oleh sungmin hyung .
Tidak lama kemudian sungmin hyung masuk ke kamar , sepertinya dia akan memarahi ku . aku hanya pasrah menunduk . tapi sungmin hyung  malah duduk di sampingku dan menunduk . aneh sekali !
“ apa kau punya solusi kyu ? “ tanyanya yang masih menunduk .
“ solusi apa hyung? “ tanyaku balik yang memang tidak tau alur petanyaannya .
“ aish , yeoja itu ! choi kyeong min . bagaimana ? apa kau akan mengajaknya ke dorm ? “ ucapnya menatapku
“ mau bagaimana lagi , aku sudah menelfon kyeong min . “ kataku sambil mengambil psp dan bermain .
“ bagimana kalau manajer tau atau media membicarakan hal aneh tentangnya ? apa kau tidak memikirkan itu ? “ tanya sungmin lagi .
“ itu adalah tanggung jawab leeteuk hyung , bukankah dia yang ingin mengajak kyeong min kesini .” ucapku
“ ah baiklah . aku pusing dengan hal ini . “ katanya sambil membaringkan tubuhnya di kasurku .

Kyuhyun pov end

Keesokannya ...

Kyeong min pov

 Latihan hari ini cukup memuaskan , 2 hari lagi adalah hari wisudaku . jadi , aku harus sebisa mungkin berlatih dengan baik . waktu di depan  pintu gedung kyunghee , tiba tiba saja ada yang menelfon ku . aku segera mengambil ponselku . ternyata yang menelfon adalah kyuhyun . aish ! aku malas untuk mengangkatnya jadi ku matikan saja . beberapa detik kemudian ponselku berbunyi tanda bahwa ada pesan singkat (sms) .
From : Evil

 Hei , kenapa kau tak mengangkat telfon ku eoh ? mencoba kabur ! . Palli naik ke mobil ku . aku sudah menunggu mu sejak tadi .

omona, rajin sekali dia . menunggu ku sejak tadi . apakah ini penting ? ah baiklah , aku akan menemuinya

Kyeong min pov end

Kyuhyun pov

Sekarang ini aku sedang ada di kyunghee untuk menjemput kyeong min menemui para hyung ku yang penasaran stadium 3 . aku sudah mencoba menelfonnya tetapi dia tidak mengangkatnya . aku pun mencoba melalui jalur pesan singkat (sms) . beberapa menit kemudian seseorang masuk dengan seenaknya ke dalam mobil ku . untung saja itu adalah kyeong min .
“ wae ? menyuruhku seenaknya saja . “ tanyanya padaku .
“ ah , baiklah . “ kataku menghiraukan pertanyaannya .
Aku pun segera melajukan kendaraannku menuju dorm SJ . sejak tadi kyeong min hanya memerhatikan jalan yang dilewati oleh mobilku .
“ wae ? kau merasa aneh dengan tempat ini “ tanyaku
“ ania , aku sepertinya sangat mengenal jalan ini tapi aku lupa “ bingungnya
“ sebentar lagi kita akan sampai “ kataku
Akhirnya kita pun sampai di gedung dorm SJ . kami pun turun dari mobil ku diikuti kyeong min . aku dan kyeong min menuju lantai 11 . setibanya di depan pintu dorm utama .
“ kau mau mengambil sesuatu ? baiklah ku tunggu , tapi jangan lama lama ! “ katanya menyenderkan punggungnya di dinding .
“ aku tidak menyuruhmu menunggu di sini . kajja , masuk . para hyung ku sudah menunggumu ! “ kataku menarik tangannya .
Aku dan kyeong min pun masuk ke dalam dorm .
“ HYUNG , AKU SUDAH MEMBAWANYA !!!! “ teriak ku yang membuat kyeong min menutup telinganya .
Seketika para hyungku sudah berada di depanku dan memerhatikan kyeong min .
“ A...a.. annyeong haseyo , Choi kyeong min imnida “ kata kyeong min seraya membungkukkan badannya .
“ wahhh ! kau cantik sekali , pantas saja maknae kita ini seperti ini . “ kata donghae lalu melirik ke kyuhyun
“ sudahlah , sebaiknya kita duduk dulu . “ kata leeteuk mempersilahkan semuanya duduk .
“ kau mau minum apa kyeong min ? “ kata ryeowook .
“ ah , tidak usah oppa , kamsamnida “ kata kyeong min lalu tersenyum
 “ oh , baiklah . “ kata ryeowook seraya dududk di sofa

Kyuhyun pov end

Kyeong min pov

Ternyata aku diajak kyuhyun ke dorm untuk menemui para hyung nya bertemu dengan ku .
“ kau mau minum apa kyeong min ? “ kata ryeowook .
“ ah , tidak usah oppa , kamsamnida “ kata ku lalu tersenyum
 “ oh , baiklah . “ kata ryeowook seraya duduk di sofa
“ jadi , kau adalah teman kyuhyun ? “ tanya leeteuk oppa seperti mengintrogasi ku
“ ne , aku teman kyuhyun , bahkan kami 1 universitas . tadinya aku dan kyuhyun seangkatan tapi sekarang aku sudah menjadi senior kyuhyun . “ kataku sambil tersenyum evil .
“ mencoba meniruku eoh ? senyum mu cukup licik tapi kau tidak bisa meniruku dengan baik ! “ kata kyuhyun yang masih serius bermain dengan psp .
“ ah , maafkan dia . dia memang seperti itu “ kata eunhyuk .
“ ehm , aku tau itu  oppa . “ kataku
“ hei ! kau tak pernah memanggilku oppa , tapi kenapa pada orang lain kau memanggil oppa ! Palli ! panggil aku oppa , OPPA ! “ katanya melempar psp nya .
“ ne ne , kyuhyun oppa kyuhyun oppa kyuhyun oppa kyuhyun opp__ “ kataku tapi terhenti ketika kyuhyun membekam mulut ku .
“ sudah cukup . “ katanya mengambil psp nya dan bermain lagi dengan psp nya .
Semua member super junior hanya bisa menggelengkan kepala nya melihat tingkah kami berdua terkecuali sungmin yang biasa saja karena sudah biasa melihat tingkah kami berdua  .
“ apa kau yakin , hubunganmu dengan kyuhyun hanya sebatas teman ? “ kata siwon yang tadi habis membaca sebuah naskah dramanya .
“ aku yakin “ kataku .
“ aku meragukan itu “ tambah kyuhyun yang mendapat tatapan serius dari para hyung nya  .
“ YAK ! cho kyuhyun , jangan bicara macam macam ! “ kataku merampas psp nya dari tangan nya .
“ kembalikan PSP ku ! “ katanya berusaha mengambil pspnya .
“ Shireo ! “ kataku berusaha menyembunyikan PSP nya .
“ cepat kembalikan psp ku atau aku ..... “ katanya mencoba mendekat kepada ku
“ aku apa ? “ kataku “ eh , kau mau apa ? “ kataku menjauh darinya tapi kyuhyun malah mencoba mendekat lagi .
“ hei , hentikan !  menjauh dari ku ! “ kataku ketakutan melihat tingkah kyuhyun . aku pun menggeser tempat duduk ku lagi agar menjauh dari kyuhyun , tapi kyuhyun mencoba mendekat lagi . aku pun menggeser tempat dudukku lagi tapi itu malah membuatku terjatuh dari sofa .
“ hahahahahah , apa kau kesakitan nona ? “ kata kyuhyun meledek dan merampas PSP nya dari tangan ku .
“ YAK ! cho kyuhyun menyebalkan  , EVIL dasar EVIL super EVIL . “ kataku marah , kyuhyun yang melihat itu langsung berlari . aku pun mengejarnya  , tiba tiba saja ada yang menelfon ku . ku lihat itu dari seniorku . aku pun mengangkat telfon itu .
“ yeobosseyo “ kataku
“ choi kyeong min ! “ katanya .
“ ne , eonni .apa ada masalah ? “ tanyaku
“ ne , apakah kau bisa mengggantikan peran min suk di drama musical ini ? “ tanyanya panik
“ emmm , sepertinya bisa  . memangnya min suk eonni kenapa ? “ tanyaku balik
“ aku mendapat telfon bahwa minsuk tidak bisa mengikuti drama ini karena baru saja dia mengalami kecelakaan mobil . apakah kau bisa datang sekarang untuk berlatih sekali lagi ? aku sudah menelfon semua pemain . “ katanya .
“ ehm , baik eonni aku akan ke sana . maaf jika aku akan telat ! “ kataku
“ ah ne , tidak apa . annyeong ! “ katanya
“ ne , annyeong “ kataku dan memutus sambungan telfon ku .
“ kau mau pergi kyeong min ? “ tanya ryeowook
“ ne , oppa . aku harus kembali ke kyunghee “ kataku
“ hei kita baru saja memulai permainan . “ kata kyuhyun yang berhenti berlari tapi masih menjaga jarak padaku
“ ish , dasar EVIL . “ gerutuku .
“ Ah baiklah , oppadeul aku pamit ! annyeong ! “ kataku beranjak dari tempatku berdiri
“ biar ku antar ! “ kata kyuhyun mendekat pada ku .
“ tidak usah . “ kataku memegang gagang pintu “ tunggu ! “ kataku seraya membalikkan badan
“ wae ? apa kau berubah pikiran ? “ kata kyuhyun semangat .
“ bukan itu bodoh . aku hanya ingin memberikan .... INI ! “ kataku memberikan sebuah jitakan keras di kepala kyuhyun
“ ANNYEONG OPPADEUL !!! “tambahku segera berlari keluar dorm dan segera menuju kyunghae univesity .
----------------------------------
2 hari sudah berlalu , dan sekarang adalah hari wisuda ku dan penampilan drama musikal ku
SKIP>>>>
Selesainya penampilanku aku pun segera menuju tempat di mana ayahku berada .
“ Appa ! “ teriakku
Ayahku menyambut dengan sebuah senyum dan memberi pelukan hangat .
“ appa , sekarang aku sudah bisa menepati janjiku . “ kataku dengan semangat  .
Tiba tiba saja ada seorang pria yang datang lengkap dengan penyamaran , sepertinya aku mengenalnya .
“ kenapa kau tak datang ke konserku eoh ? “ katanya yang langsung memarahiku
“ hahahah ~. kau tau sendiri kan kalau kemarin aku sedang sibuk dengan drama ini ! bagaimana hasilnya , apa bagus ? aku hanya mempelajarinya selama 2 hari “ cecar ku
“ jadi kau peran utamanya ? dan kau yang bernyanyi tadi ?! “ tanya kyuhyun
“ iya . bagaimana ? “ tanyanya ku lagi
“ aku tidak memperhatikan itu . “ jawabnya dengan wajah polos seperti orang yang tidak mempunyai rasa bersalah .
“ YAK !!!! kau ! “ teriakku dan langsung mendaratkan jitakan ku di kepalanya .
“sudah sudah , ini adalah hari yang sangat menyenangkan jangan dikacaukan dengan hal sekecil itu . “ ujar ayahku .
“ ah , mianhe ajjusshi . “ katanya meminta maaf
“ tidak usah kau berakting di sini ! “ kataku  sambil menatap sinis kyuhyun .
“ baiklah , bagaiman kalau kita merayakan kelulusan kyeong min dengan makan malam bersama ? “ ide ayahku
“ kamsamnida ajjusshi , akan ku usahakan datang . “  katanya .
Malam harinya , di sebuah restoran
“ kalian sudah datang rupanya . “ sambut ayah ku .
“ mianhe ajjusshi , kami terlambat . “ katanya sambil membungkukkan badannya dan di ikuti aku .
“ duduklah ! “ kata ayahku
Selama makan malam , ayah selalu menceritakan tentang aku waktu kecil dan di jadikan bahan tertawaan . bahkan cerita yang sangat memalukan pun ayah ku menceritakan semuanya pada kyuhyun . seusainya makan malam kyuhyun mengajakku ke sebuah taman favoritnya .
Keesokannya
Aku sudah bersiap siap untuk pergi ke bandara  incheon sedangkan ayahku sudah pergi ke kanada setelah makan malam usai . tapi sebelum pergi ke bandara aku terlebih dahulu pergi ke SM Entertaiment untuk bertemu dengan Lee SooMan . sesampainya di lobby gedung .
“ maaf bisakah aku bertemu dengan tuan Lee SooMan ? “ ujarku kepada penjaga lobby .
“maaf anda siapa ? “ tanya penjaga lobby .
“ aku Choi Kyeong Min . dia pasti mengenaliku . “ ucapku .
“ baik , tunggu sebentar . “ ujar penjaga lobby itu dan langsung menelepon seseorang.
Akhirnya penjaga lobby itu mengakhiri pembicaraannya .
“ nyonya , anda boleh bertemu dengan Tuan lee di lantai 3 .” uajr penjaga lobby itu .
“ baiklah , kamsamnida “ kataku dan langsung memasuki lift .
Akupun sampai di lantai 3 dan aku lupa bertanya di mana ruang Lee SooMan . untung saja ada seorang training yang melewatiku .
“ maaf , apakah kau tau dimana ruang Tuan Lee SooMan . “ tanyaku
“ ah , ruang lee ajjusshi di samping kanan ruang kepala staff . “ jawabnya .
“ kamsamnida . “ kataku membungkuk sedikit dan diikuti olehnya .
Aku pun segera bejalan menuju ruangan Lee sooman , sebelum masuk aku terlebih dahulu mengetuk pintu dan terdengar suara di dalam menyuruhku untuk masuk . aku pun memasuki ruangan itu .
“ annyeong haseyo . “ kataku membungkuk padanya .
“ ah kau . duduklah ! “ katanya mempersilahkanku untuk masuk .
“ jadi , bagaimana jawabannya ? “ tambahnya langsung to the point .
“ sebelumnya aku berterima kasih atas kesempatannya , tapi aku tidak bisa menerimanya . “ ujarku merasa tidak enak .
“ apakah kau mempunyai alasan untuk itu ? karena banyak sekali orang yang ingin menjadi training di sini . “ ucapnya tenang
“ itu karena aku sudah mempunyai janji setelah aku menyelesaikan sekolahku , aku akan membantu ayahku dalam perusahaan nya . sebenarnya ayahku sudah memberi pilihan terhadapku tentang ini tetapi ayahku sudah menunggu ku dan sekarang aku harus membantunya . “ jelasku
“ baiklah kalau begitu ,  tapi bakat mu itu luar biasa . apa kau akan menyia-nyiakan bakat musik mu itu ? “ tanya nya .
“ mungkin aku akan mendirikan sebuah sekolah musik , mungkin itu akan membantumu ? “ kataku diiringi tawa kecil .
“ ah ya , itu bisa membantu . ku harap kita bisa bertemu lagi dan bekerja sama . “ katanya diiringi tawa kecil juga .
“ kalau begitu aku permisi ,  sekali lagi aku merasa berterima kasih dan maaf telah membuatmu kecewa . “ kataku sambil membungkukkan badanku lagi .
Aku pun segera keluar dari ruangan itu dan menuju ke bandara incheon .
Sesampainya di bandara incheon .
Aku segera membeli tiket .
“ HEI ! CHOI KYEONG MIN  !!!” teriak seseorang , aku pun membalikkan badanku . dan ternyata yang memanggilku adalah cho kyuhyun .
“ Kenapa kau tak memberitahuku kalau pagi ini jam penerbanganmu eoh ? “ katanya dengan nafas yang tak beraturan .
Aku hanya tersenyum menanggapinya , ada rasa sedih untuk meninggalkan seoul dan dia .
“ hei , kenapa kau hanya tersenyum . apa kau senang tidak bertemu dengan ku lagi !? “ katanya memarahiku .
“ terima kasih kau telah mau berteman denganku selama aku di seoul . “ kataku menahan air mata
“ terima kasih telah mengajakku bertemu dengan para hyung mu , terima kasih telah mengantar jemputku , terima kasih telah membuatku lebih semangat di bulan ini , terima kasih telah membuatku tersenyum dan kesal setiap bertemu denganmu . terima kasih kyuhyun oppa ! “ kataku menunduk menahan tangis .
Tiba tiba saja dia memelukku
“ aku pasti akan sangat merindukanmu . “ katanya yang masih memelukku.
“ nado oppa ! “ kataku membalas pelukannya
Aku pun segera melepaskan pelukanku dan mencoba tersenyum dihadapannya .
“ kemarin kau datang memarahiku karena aku tidak menonton konsermu bukan ? aku janji , aku akan menonton konsermu , tapi masukanlah indonesia ke daftar tour ss4 kalian ! mungkin untuk konser ss3 ini aku akan menonton di singapura . “ kataku semangat . dia hanya mengacak –acak rambutku kecil .
“ pergilah ! nanti kau tertinggal pesawat . “ ucapnya diiringi senyum.
“ jaga dirimu baik baik , jangan lupa makan , jangan kau tinggalkan latihanmu , jangan kau membantah apa yang di katakan hyungmu dan manajermu ! “ ujarku
“ ya ya , dasar bawel ! “ ucapnya
“ sampai jumpa lagi , ku harap kita bisa bertemu di konser atau di indonesia . “ kataku pergi dan melambaikan tanganku sebagai ungkapan selamat tinggal #lebay-_-

 Kyeong min pov end

Author pov

@ 3 tahun kemudian (2013)

 “ apa semuanya sudah di siapkan ! “ kata seorang gadis yaitu kyeong min yang sekarang sudah menjadi seorang presdir di sebuah perusahaan fashion ternama di korea .
“ iya presdir , semua sudah di siapkan . jam penerbangan pada jam 1 siang nanti presdir . “ kata asisten jung yang selalu menemani kyeong min kemana pun dia mengadakan pertemuan dengan seorang klien .
Author pov end

Kyeong min pov

3 tahun sudah berlalu , semua berubah dengan drastis . aku terduduk di sebuah ruangan di temani dengan sebuah majalah fashion . suara ponselku pun memecahkan keheningan . ternyata itu dari ibu ku .
“ kyeong min ! “ ucap ibu ku seraya aku menjauhkan ponsel ku dari telinga ku
“ eomma , bisa kah kau kecilkan suara eomma sedikit ! eomma bisa mengganggu pendengaran ku  ! “kataku dengan kesal .
“ sekarang pulanglah ke indonesia ! ada acara keluarga yang harus kau hadiri ! “ kata ibuku seperti mengacuhkan omelan ku tadi .
“ eomma  tapi aku ada pertemuan dengan seorang klien ku di paris dan jam penerbangan jam 1 siang nanti ! “ kataku .
“ datang saja , urusan itu nanti kita bicarakan . “ uajr ibuku dengan lembut.
“ baiklah eomma . “ kataku segera mematikan sambuan telepon .
Aku pun segera mengambil koperku yang tadi sudah disiapkan oleh asisten ku .
“ asisten jung , aku akan pergi ke indonesia dan penerbangan ke paris kau saja yang pergi , aku akan menyusulmu nanti . “ kataku dan mendapat anggukan dari asisten ku .

Kyeong min pov end

Kyuhyun pov end

Akhirnya konserku berjalan dengan lancar , saat ini super junior sedang mengadakan sebuah konser tour ss5 . aku baru saja tiba di bandara incheon . tiba tiba saja ponselku berbunyi dan itu dari eomma .
“ eomma ! “ kataku bersemangat .
“ Kyu , kau ada dimana ? “ ujarnya
“ aku sedang di bandara incheon , memangnya ada apa ? “ kataku
“ eomma ingin kau segera ke Indonesia , hanya kau . eomma , appa , dan eonni mu sudah berada di sana . jika kau sudah sampai cepat hubungi eonni mu , dia akan menjemputmu . jika kau tidak datang appa akan langsung menyuruhmu untuk bekerja bersama appa ! “ ujar eomma dan langsung mematikan sambungan ponselnya .
“ eomma ! eomma ! “ kataku berteriak tapi percuma saja karena sudah tidak terhubung lagi .
“ ada apa kyu ? “ tanya ryeowook
“ ah , ani . dimana manajer kim ? “ tanyaku dengan muka panik
“ dia sedang bersama donghae . “ tanya ryeowook sambil memberi tahu keberadaan (?) manajer kim dengan telunjuknya .
“ ah , gomawo “ kataku segera menghampiri manajer kim .
“manajer kim ! “ kataku sambil menyentuh pundaknya .
“ ah , kau kyu . ini tiket mu . jam penerbangan 30 menit lagi . aku akan menunggu mu . “ ujar manajer .
Aku pun segera mengambil tiket itu , tertulis di situ bahwa tujuan penerbangan ke Indonesi a.
“ kau sudah mengetahuinya ? “ kataku memandanganya tidak percaya .

“ tadi ayahmu menelfon ku dan dia bilang kau ada acara keluarga yang harus kau hadiri .’