PART 7
Edward melambatkan larinya,air matanya sudah terkuras sejak insiden yang
baru saja terjadi. Ia tak peduli apa yang terjadi sekarang, tapi sejauh mata
memandang ikan buas itu sudah tak terlihat lagi.
“Maafkan aku,Luke.” Edward berteriak karena kekesalannya. Ia terus
menyesali kenapa ia tak melawan ikan itu,padahal ia masih memiliki pisau untuk
membunuhnya. Ia merasa sangat bersalah.
Edward terus menangis,ia tak ingin seperti ini karena ia seorang pria.
Tapi ia tak sanggup lagi menahan air mata karena melihat pengorbanan teman
untuknya.
“Aku tidak akan menyerah! Kau telah berkorban untuk Anna dan aku,aku
harus memberikan ini pada Anna.” Luke memantapkan dirinya,tapi tunggu…
Ia berhenti melangkah,ia melihat ada suatu pemandangan yang mengganggu
pemandangannya.
“Oh My God! Apa yang harus aku lakukan sekarang?” Edward membulatkan
matanya tak percaya dengan apa yang ia lihat,baru saja masalah terselesaikan
dan hadir masalah baru.
Kau tahu apa yang Edward lihat? Itu adalah sebuah kawah.
Ia melambatkan langkahnya mendekati kawah itu. ia berfikir
sejenak,ternyata tempat itu adalah tempat yang ia injak sebelumnya. Kalian
ingat dengan insiden sebelumnya? Insiden saat Nick memberikan serum terakhir
untuk Anna.
Terjadi gempa kecil,namun tiba-tiba terbentuk sebuah lobang kecil yang
di duga sebagai sumber air. Edward sangat ingat tempat itu. ia mengingat
kejadian sebelumnya,tadinya belum ada kawah ini. Hanya jalanan tanah setapak
biasa,namun bagaimana bisa kawah ini terbentuk ?
Edward menepi melihat kedalaman kawah itu, “Mungkin kedalamannya sekitar
20-25m.” Batin Edward. Ketinggian sekitar 5 meter lagi air yang berada di kawah
itu tumpah ruah ke jalan ini.
Ia memprediksi dalam hatinya. “Terjadi gempa sebelumnya,itu baru terjadi
beberapa jam yang lalu. Berarti air yang keluar terjadi sangat cepat!” Pekik
Edward dalam hatinya. “Jarak mencapai tanah sekitar 5 meter lagi. Mungkin 50
liter/detik!” Seru Edward. Itu berarti tidak tersisa waktu yang banyak, Edward
harus segera memberitahukan hal ini pada Nick.
Edward berlari cukup kencang,ia terus menggendong sirip ikan sebagai
obat untuk Anna di sela ia berlari. Hanya karena sirip ikan ini Luke sampai
harus merelakan nyawanya. Tapi kemana ia
harus berlari?
Edward berada dalam masalah yang besar,ia tidak tahu dimana arah untuk
sampai ke pesisir pantai. Ia tersesat, “Kenapa?” Batin Edward. Masalah terus
bertubi-tubi datang padanya,ia tidak tahu harus berbuat apa.
Ia menenangkan dirinya dan berjalan mengikuti perasaannya.
***
“Baiklah,kita harus cepat!” Seru Percy Jackson, “Tidak perlu
takut,Sotorch tidak ganas. Lizzie,kau naik bersama Ayah. Dan Vaselive…kau
bersama Alena.” Percy Jackson sekarang sudah berada di atas kodok raksasa itu.
Alena memberanikan dirinya,dan pada akhirnya ia sekarang sudah berada di
atas Sotorch menyeramkan itu, “Ayolah Vaselive,cepat naik!” Suruh Alena.
Vaselive menelan ludahnya takut,tak ada cara lain. Dan sekarang ia sudah berada
di belakang Alena.
Lizzie ikut naik ke atas Sotorch itu di bantu dengan Ayahnya,
“Baiklah,pegangan anak-anak!”
Waaaaaaaaaaa!
Kodok raksaksa itu terbang. Awalnya mereka merasa takut,namun di lihat
dari jarak tempuhnya. Tidak akan selama itu,mungkin sekitar 5 menit. Alena
berteriak sangat kencang! Vaselive hampir jatuh saat kodok itu mengepakan
sayapnya,ia berpelukan dengan kakaknya.
Setelah perjalanan singkat,Di awali Percy Jackson turun dari kodok itu.
lalu di ikuti dengan anak-anaknya,Kodok itu terbang kembali.
“Waawww!”Seru Alena takjub. Ia hanya takut bahwa ia salah melihat,sekarang
ia sudah berada di depan pintu raksaksa Eldorado.
Tiang-tiang panjang menghiasi kerajaan kuno ini,tapi ada satu tiang yang
sangat terlihat berbeda. Yaitu kedua tiang yang terpampang di dekat pintu
ini,tinggi tiang dan pintunya sekitar 5meter. Bagaimana,menakjubkan?
Tunggu,bukan hanya itu…
Áda yang lebih menakjubkan lagi selain ini,semua bangunan disini
berbalut emas murni! Ini bukan cat berwarna emas,tapi ini sungguh emas murni!
Bagunan yang memiliki panjang 1000 meter dan tinggi 150 meter ini semuanya
berbalut emas murni.
Tapi bukan hanya itu saja,ada pernak-pernik lainnya menempel pada
bangunan itu. kau tahu apa itu? ada sekitar ratusan batu rubi beraneka
warna,jutaan berlian biru syafir dan ribuan batu zambrud. Banyak ornamen batu
bumi menempel di atas,bawah dan lainnya dengan berbagai ukuran. Pantas seluruh
dunia ingin pergi kesini,tunggu… masih ada lagi yang menarik perhatian.
Pintu ini setinggi 5 meter dan ada dua tiang berbalut emas di
sampingnya,dan tepat di belahan pintu ini ada yang lebih menarik lagi. Kau tahu
apa itu? Ada sebuah batu kuning terbesar menempel sebagai hiasan pintu itu. dia
meter batu kuning itu adalah 2 meter,takjub bukan ? *Yang nggak tahu batu
kuning bisa cari di google*
Batu itu adalah batu terbesar mungkin di dunia ini,batu ini terus
bersinar menandakan kemurniannya. Warnanya sungguh melekat dan sangat besar.
Ketiga anak Jackson terpukau terkecuali dirinya,ia sudah melihat ini sebelumnya
jadi tidak terlalu terkejut.
Vaselive berfikir,jika dari luar seperti bagaimana dengan yang berada di
dalam ? bisa mati berdiri mereka!
Prokk… Prokk… Prokk…
Percy Jackson menepuk tangan sebanyak tiga kali di depan wajah ketiga
anaknya,mereka mengerjapkan matanya. Anaknya sudah terlalu lama membayangkan
semua ini,tapi ini sungguh bukan mimpi. Ini asli!
“Bagaimana,sudah cukup puas? Bagaimana jika melihat ke dalam?” Tanya
Percy Jackson,melihat ini bukan hal luar biasa baginya. Dia sering mengunjungi
tempat ini untuk membuka kode rahasia pintu emas ini,namun nihil hasilnya.
“Ayah,apa ini semua asli?” Vaselive balik tanya pada Ayahnya, “Ayo kita
cabut batu rubi itu dan pulang!” Seru Vaselive menawarkan idenya.
“Tidak perlu repot-repot,batu yang menempel disini sudah melekat dengan
emas. Butuh waktu lama untuk mencabutnya,dan tidak ada peralatan yang memadai.”
“Aku ingin ke dalam!” Seru Lizzie.
“Ayah juga ingin kesana,coba lihat ini.” Percy Jackson menuntut anaknya
berjalan mendekat ke arah batu kuning terbesar ini,dan ada sebuah tulisan yang
berbahas entah apa itu. mungkin itu bahasa suku Chibcha, “Bukalah pintu ini dan
keajaiban akan muncul,hanya suku Chibcha yang tahu kode ini.” Percy Jackson
menerjemahkan tulisan yang berada di batu kuning itu,bagaimana ia bisa tahu?
Itu terlihat seperti bahasa alien.
“Bagaimana jika kita bom tempat ini?” Tanya saran Vaselive,dengan
peralatan yang memadai bisa saja ia membuat sebuah peledak.
“Tidak,itu tidak akan mampu meruntuhkan tempat ini. Emas ini dulunya
adalah emas cair,dengan suhu ribuan derajat suku Chibcha membuat emas cair
sebagai bahan pembuat bangunan.” Jawab Percy Jackson,ia menghela nafasnya,
“Yang ada kau malah membuat emas cair di danau ini menumpahkan airnya
kemana-mana seperti ombak yang menerjang batu karang,tapi apa kau mau? Suhunya
sekitar 200°,yang ada kita mati sebelum tahu apa isi di dalamnya.”
Bayangkan saja jika emas cair itu seperti ombak di laut,tak apa memang.
Ombak laut memiliki suhu cukup dingin,tapi tidak untuk emas cair. Dan emas ini
adalah kualitas terbaik di dunia,dalam hitungan beberapa detik,emas ini akan
mengering jika tidak di panaskan. Itu artinya,jika emas cair di danau ini
mengenai tubuh kita…kita sudah menjadi manusia emas. Tapi siapa yang ingin
seperti itu? terkena air panas yang baru mendidih saja kulit sudah
melepuh,bagaimana dengan yang sepanas ini?
“Apa yang harus kita lakukan?” Keluh Alena,ia cukup lelah melewati
perjalanan panjang dengan berbagai rintangan. Ia duduk di sana,tepat di atas
keramik emas itu.
“Sudahlah aku lapar,kita makan saja dulu.” Lizzie duduk di dekat
kakaknya dan membuka tasnya,ia mengeluarkan beberapa makanan dan minuman dari
tas itu.
Baiklah,mereka beristirahat sebentar dulu. Perut mereka juga sudah cukup
kosong,lebih baik makan dulu. Alena makan beberapa makanan ringan,ia berdiri
mendekati batu kuning itu. ia terus memutar otaknya untuk memecahkan kode
itu…dan terus berfikir,berfikir, dan berfikir. Kedua adiknya dan Ayahnya masih
sibuk untuk menyantap makanan mereka. Lagi pula,sudah lama Percy Jackson tidak
makan makanan di negara aslinya.
***
Edmund,Jack,Nick dan Anna masih duduk di tepi pantai menunggu kedatangan
Aslyn. Pemimpin dari pemimpinnya.
Lihatlah bagaimana kondisi Anna sekarang, apa masih layak dia di sebut
sebagai manusia? Matanya sudah sangat sayu,bibirnya sudah putih seperti
kulitnya. Kulit Anna sebenarnya sedikit gelap,namun racun itu terus
menggerogoti tubuhnya. Entahlah berapa suhu badannya,sudah sedingin es mungkin.
Anna tidak tahu harus berbuat apa,tubuhnya sudah sangat lemah. Bahkan
hanya untuk duduk tegap saja ia tidak kuat,ia menaruh kepalanya di bahu Jack
sambil menunggu Aslyn.
Tanpa di sadari semua orang disana,Anna menjatuhkan kristal cair dari
matanya. “Sangat sakit…” Batin Anna,ia merasakan sakit luar biasa di sekujur
tubuhnya. Bahkan mengangkat tangan saja tidak bisa sama sekali,bisa di bilang
ia lumpuh total. Tapi ini bukan lumpuh.
Anna ingin mengadu untuk mengungkapkan rasa sakitnya pada sahabat di
sampingnya,tapi ia tidak ingin. Pasti jika Anna mengeluh sakit,salah satu dari
mereka mungkin akan nekat untuk mencari sirip ikan piranha saat itu juga.
Oh,racun sudah sepenuhnya melekat pada seluruh darah Anna. Ia cukup
kuat,ini sudah lebih dari 10 menit sesudah prediksi. Tapi Anna masih hidup
walau dengan keadaan seperti ini,prediksinya bahwa serum terakhir itu akan
bertahan sekitar 6 jam. Tapi ini sudah lebih dari 10 menit,berarti Anna terus
menguatkan dirinya.
BRRRUUUKKKKKK….
Sebuah mesin waktu jatuh
bersamaan dengan satu orang di dalamnya,siapa lagi kalau bukan Aslyn. Mereka
semua mengalihkan pandangannya,dan ternyata benar! Gadis yang baru melewati mesin
waktu itu adalah Aslyn.
Nick dan Edmund menghampiri Aslyn. “Aslyn!”
“Hoah! Aku tidak akan pernah pergi kesini lagi,jika seperti ini.” Keluh
Aslyn,ia adalah gadis yang cukup manja.namun kepintarannya patut di acungi
jempol.
Edmund membantu Aslyn berdiri,”Kau tidak apa-apa?” Tanya Edmund
khawatir.
“Aku terjatuh dari langit!” Jawab Aslyn. Ya,dia baru saja jatuh dari
ketinggian sekitar empat meter. Bagaimana itu tidak sakit? Untung saja ia
terjatuh di pasir pantai.
Jack ingin menghampiri Aslyn,namun sebagian tubuhnya masih menopang
tubuh Anna. Ia mengurungkan niatnya.
Aslyn berdiri,” Ada apa dengan Anna?” Tanyanya. Ia mendekat pada Jack
dan Anna.
“Apa kau bawa serumnya?” Tanya Jack,iya berharap iya. Dan semoga saja
Aslyn membawa serum itu untuk Anna.
Jack berdiri dengan perlahan dan membantu Anna berdiri dengan sangat
perlahan,berat. Tapi kenapa bisa terasa berat bagi Jack? Berat tubuh Anna saja
tidak sampai 50kg. Dia tidak tahu bahwa Anna sungguh dalam keadaan lemas.
Ada satu ikan aligator mendekat ke arah mereka,panjang tubuhnya sekitar
10 meter dan beratnya…bisa di bayangkan sendiri,giginya seperti pisau. Semua
orang menjauh,entah darimana datangnya ikan ini. Mereka berada dalam masalah
besar.
Nick berfikir cepat,ia teringat dengan Vaselive. Nick berada di depan
dan sisanya di belakang Nick. Ia berada sekitar dua meter dari ikan besar itu.
langsung saja Nick mengeluarkan botol peledak dari Vaselive,
Ikan itu semakin mendekat.
Ketakutan luar bisa menyelimuti mereka semua, Nick membuka tutup dari botol
itu. merasa terancam Ikan itu membuka mulutnya sebesar mungkin,Ini kesempatan
emas! Nick langsung melemparkan sebagian serbuk peledak itu,dan benar kata
Vaselive. Tak sampai dua detik ikan itu meledak,bekasnyapun sampai tak terlihat
sedikitpun. Vaselive telah menyelamatkan jiwa mereka.
“Vaselive,jika kau mendengar…Ikan aligator baru saja menyerang
kami,panjangnya sampai 10 meter. Kau harus berhati-hati!” Nick berbicara pada
kamera yang hampir tak terlihat itu,ini sebagai peringatan untuk Vaselive agar
berhati-hati. Tentu saja ia musuhnya,tapi baru saja ia menyelamatkannya.
BRRUUUKKKKK….
Sebelumnya Jack terus menopang tubuh Anna dengan melingkarkan tangannya
di bahu Anna agar ia tak terjatuh,namun
terasa aneh. Tiba-tiba saja,Jack seperti tidak merasakan berat tubuh Anna lagi.
Ya,Anna terjatuh tergeletak begitu saja. Semua mata memandangnya
terkejut, Jack berlutut dan terus menggoyangkan tubuh Anna dan sesekali ia
menepuk pipinya. Tapi tak ada respon sedikitpun.
Air mata sudah mengering di pipinya.bibirnya sudah tak berwarna
lagi,matanya tertutup,tubuhnya sungguh dingin. Jack terus menepuk pipi Anna.
Anna tak merespon dan malah mengeluarkan muntahan darah dari
tubuhnya,keadaan semakin genting. Anna semakin terbaring kaku,apa lagi yang
harus Jack lakukan? Anna sudah benar-benar mati.
“Anna,Anna…” Panggil Jack.Namun nihil,Anna sekali lagi tak memberi
respon sedikitpun.
Nick mendekat,”Ia sudah berusaha,ia mencoba untuk tetap kuat.” Cicit
Nick yang matanya sudah mulai berkaca-kaca, “Sudah lebih dari 6 jam. Ia
bertahan melebihi prediksi.”
“Nick,aku membawakan serum yang kau suruh.” Sesaat Aslyn membuka
tasnya,ia menunjukan sesuatu.”serum pemutih,serum anti bakar,serum anti
matahari,serum pereda sakit dan serum berisikan alkohol 95%.” Aslyn menunjukan
sesaat serum yang ia bawa.
“Percuma,Anna sudah tidak membutuhkan itu!” Nick sedikit kesal dan
menyesal,”Lagi pula,Anna butuh serum penetral racun ular.” Nick merendahkan
suaranya.
“Anna!” Panggil Aslyn berteriak,ia sungguh menyesal. “Cepat bangun!
Anna,aku atasanmu! Aku tidak pernah memerintahkan kau untuk mati,cepat bangun.
Ini perintah!” Aslyn perlahan menjatuhkan kristal cair dari matanya. Bukan
sepenuhnya ini salah Aslyn,sebelumnya Nick juga tidak menyuruh untuk membawa
serum apa. Hanya botol serum bertutup ungu,
Percuma jika Aslyn berteriak,itu tidak akan berguna. Anna tidak akan
hidup lagi. Racun itu sudah sepenuhnya menguasai tubuh Anna,tidak hanya satu
gigitan! Ular itu memiliki kepala dua.
“Anna,selamat tinggal.” Cicit Edmund dalam hati.
“Aku bahkan belum pernah mengatakan kepadanya,hanya beberapa kata!
Selamat tinggal.” Jack menyesali dirinya dalam hati.
“Edmund! Anna,Anna…”
Terdengar suara seseorang sedang berteriak,entalah siapa itu. orang itu
terus memanggil nama Edmund dan Anna berkali-kali.tapi,suara ini tidak asing
bagi mereka.
“Edward!” Aslyn menatap orang yang keluar dari semak-semak itu,ia yakin
ia tidak salah lihat. Itu benar-benar Edward! Semua mata menatap matanya.
Aslyn dan Edward berlari ke arahnya, “Edmund,ini berita yang sangat
penting… kau ingat sumber air kecil sebesar diameter pulpen itu?” Tanya Edward
menceritakan dengan sedikit ketakutan dan rasa menyesal di matanya, Edmund
menganggukan kepala.“Terbentuk sebuah kawah,air keluar sekitar 50 liter/detik.
Aku yakin beberapa hari lagi tempat ini akan tenggelam.” Prediksi Edward. Hanya
ada satu sumber air yang di ketahui,jika derasnya air 50liter/detik mungkin
benar apa kata Edward. Tempat ini akan tenggelam dalam beberapa hari.
“Apa? Bagaimana bisa itu terjadi?” Tanya Edmund penasaran.
“Aku yakin itu karena gempa sebelumnya,sehingga terjadi pergeseran
bumi.” Jawab Edward.
“Jack,Edmund,Edward,Nick…. Tapi dimana Luke?” Tanya Aslyn.
“Luke….” Edward terdiam sesaat,matanya sudah berkaca-kaca.
“Dimana dia? Cepat katakan! Kau bersamanya kan?” Tanya hardik Edmund
sedikit menggoyangkan tubuh Edward.
“Luke….” Edward terdiam lagi,ia menunjukan sirip ikan piranha pada
mereka berdua. “Luke tewas karena di makan ikan piranha sebesar 2 meter,ia
menyuruhku untuk memberikan ini pada Anna. Dimana Anna?”
“Apa kau bilang? Luke tewas?” Tanya Aslyn terkejut.
“Anna…” Edmund terdiam sekarang.
“Apa mungkin…..” Edward teringat bahwa Anna bertahan hidup sekitar 6 jam
sebelumnya,Edward berlari menuju kerumunan orang itu. ia melihat Anna terbaring
lemah,”Anna bangunlah,Luke menyuruhku memberikan ini padamu agar kau hidup.
Bangunlah!” Edward menggoyangkan tubuh Anna.
“Percuma,Edward! Anna telah mati.” Ucap Jack pada Edward.
Edward tidak menghiraukan apa yang di bicarakan Jack padanya, “Anna,Luke
merelakan nyawanya untukmu. Demi sirip ikan ini! Aku bahkan belum sempat
mengatakan amanat terakhir dirinya padamu…” Edward terisak,ia merasa sangat
menyesal melebihi sebelumnya. “Luke mengatakan bahwa ia mencintaimu,dia
sangatmencintaimu! Diamerelakan nyawanya agar kau tetap hidup! Dia meminta maaf
karena belum pernah menyatakan perasaannya padamu!”Edward menggoyangkan tubuh
Anna.
Terdengar suara bergemuruh lagi.
Ini adalah gempa bumi,gempa ini sungguh kencang daripada sebelumnya!
Gempa ini berskala 5,8 SR! suasana menjadi genting.
Tanpa di sadari,terjadi pergeseran bumi. Ya,sama seperti sebelumnya.
Terjadi pembentukan beberapa sumber air di beberapa titik di pulau ini. Dengan
diameter bermacam-macam dari yang terbesar sampai yang terkecil.
Air keluar dari sana dengan sangat deras. Dengan deras air yang
bermacam-macam,dan masih ada yang lebih menarik lagi. Di pusat pulau ini,yaitu
beberapa kilo meter dari Golden mountain terbentuk sebuah sumber air yang
sangat besar. Dia meternya mencapai 5 meter.
Air keluar darisana dengan sangat deras. Dari seluruh sumber air yang
ada,itulah yang terbesar. Mungkin sekitar 2000liter/detik. Tempat ini akan
benar-benar tenggelam.
***
“Ayah,aku menemukan kode rahasia
ini!” Pekik Alena dengan bersemangat. Entah darimana ia menemukan itu,semoga
saja dugaannya benar. “Ayah,aku berharap aku benar. Lizzie,Vaselive dan Ayah
cepat pegangan pada tiang-tiang ini,aku takut terjadi sesuatu nanti.” Suruh
Alena.
“Kak,kau tahu misteri kode ini?” Tanya Vaselive.
“Tidak tahu pasti,cepat pegangan yang kuat pada Ayah!” Suruh Alena lagi.
Lizzie,Vaselive dan Percy Jackson berpegangan kuat pada tiang di dekat
sana. Mereka sampai harus menggunakan tali tambang untuk mengikat tubuhnya pada
tiang besar itu.
“Lizzie,jika kau disana aku berpegangan dimana?” Hardik Alena pada
Lizzie yang sudah siap berpegang erat pada tiang itu, “Mundurlah sedikit,aku
akan lari kesana nanti.” Suruh Alena,Lizzie memundurkan tubuhnya sedikit.
Lizzie member celah dekat tiang itu,Vaselive di belakang Lizzie, dan
Percy Jackson di belakang Vaselive. Tali tambang sudah siap berada di pinggang
mereka yang sudah terkait pada tiang besar ini.
Baiklah,ini saatnya Alena mulai beraksi.
Ia mendorong kuat pada batu kuning di depannya itu,dan tak disangka…
Batu kuning itu bersinar.ia lalu mendorong batu Red Diamond yang ukurannya
cukup besar tepat di bagian lantai tempat ini,dan sama seperti sebelumnya… batu
ini bersinar. Dan terakhir…ia memanjat menggunakan tiang di bagian kiri ini dan
menekan batu yang lebih kecil dari batu seblumnya,kau tahu batu apa itu? itu
adalah batu The Cullinan,dan batu itu bersinar lagi.
Ia segera berlari menyelip (?) di depan Lizzie dan berpegangan pada
tiang di depannya,terdengar suara gemuruh di balik pintu besar emas itu.
Entahlah apa yang ada di dalamnya itu,terdengar seperti suara emas yang
akan jatuh ke arahnya. Dan BINGO! Pintu itu perlahan terbuka,dan…
===== TBC =====
No comments:
Post a Comment