Title : My Fan,My Enemy,My Wife
Genre : Romance,Friendship,Hurt (Happy Ending)
Length :
(?)Part- End. *Belum di tentukan,tergantung Rating para Reader nanti.
Rating : 14+
Cast :
·
Lee Hye Sun
·
Kim Hee Chul
·
Lee Eun Hyuk
·
Lee Dong
Hyuk
·
Super Junior
Other Member. ( You can find it! )
Writer : HTS
Note !!!
Please
don’t share my FF Without my permission
PART 2
*Flashback-Hyesun
Pov.
“Loh,bukankah
itu Heechul Oppa?” tanyaku dalam hati, “Oppa,Heechul oppa!” aku memanggil
namanya sambil berteriak lalu berlari ke arah Namja yang aku fikir itu adalah
Kim Heechul.
Heechul
Oppa lalu berbalik ke arahku, “Nuguya?” tanyanya begitu angkuh padaku.
“Oppa,perkenalkan
aku Lee Hyesun. Aku adalah fansmu! Berita kau dan Wanita ‘S’ itu semua bohong
bukan?” tanyaku pada Heechul Oppa. Aku hanya berharap jawaban dari bibirnya itu
mengatakan ‘Tidak’. Ya, ini pertama kalinya aku bertemu dengan Kim Heechul
secara langsung dan sedekat ini,kecuali dalam Super show.
“Kau bisa melihat apa yang aku bicarakan tadi
di Internet! Jika kau fansku seharusnya kau tidak bertanya hal seperti itu.”
jawabnya begitu kasar padaku. Pada saat itu tiba-tiba aku ingin sekali menangis
namun,kufikir dia adalah Kim Heechul tapi tiba-tiba,
“Huh?Heechul-ssi..”
Seorang wartawan pria juga ikut keluar dari ruangan tersebut, “Apa dia wanita
‘S’ yang kau maksud? Apa dia Yeojachingumu?” tanya wartawan itu menatap padaku.
“Yeojachingu?
Kau lihat saja bentuk tubuhnya? Dia sungguh berbeda dengan wanita ‘S’. Wanitaku
sangat cantik,sementara dia…sungguh bukan tipeku!” jawabnya sangat kasar. Aku
benar-benar di campakan setelah Heechul berkata hal itu padaku,kenapa ia
tiba-tiba ia berlaku seperti itu pada fannya? (Hyesun mulai nangis sambil
menceritakan hal ini pada Eunhyuk)
“Oppa..”
aku mulai memanggilnya setelah Heechul berkata hal yang seharusnya tidak ia
katakan padaku.
“Lalu
siapa dia,Heechul-ssi?” Tiba-tiba Wartawan itu bertanya lagi.
“Aku
tidak mengenal sama sekali dirinya!” Heechul tiba-tiba menjawab dengan kasar seperti
itu. Kenapa ia memperlakukanku seperti ini? Dia memperlakukanku seperti seorang
musuh.
Blushh..
Entah
apa yang aku di fikiran saat itu. Mungkin aku sakit hati mendengar Heechul
orang yang selama ini aku dambakan menjelek-jelekanku di depan seorang
wartawan.
Tiba-tiba saja aku menumpahkan salah satu Kopi hangat yang aku pegang ke arahnya.
Tiba-tiba saja aku menumpahkan salah satu Kopi hangat yang aku pegang ke arahnya.
“Oppa..
aku ini fan mu.” Ucapku setelah menumpahkan kopi ke arahnya. Aku tahu saat itu
Heechul mungkin geram karena aku bertindak seperti itu.tapi Heechul oppa juga
melakukan itu padaku. Ia menyakiti perasaanku. Aku mulai menitihkan air mata
saat itu juga.
“Fan?
Jika kau benar fan ku,kau tidak akan melakukan hal ini padaku!” ia mulai
mengucap kalimat-kalimat tajamnya padaku sambil mengusap wajahnya dengan
saputangan.
“Astaga!
Heechul-ssi,wajah dan bajumu jadi basah karena gadis ini! Lebih baik kau
bersihkan dulu dan meninggalkan gadis ini.” Ucap Wartawan di samping Heechul
menatapku begitu aneh.
“Penjaga!
Tolong bawa gadis itu keluar dari tempat ini!” Seru Heechul pada kedua penjaga di dekat ruang
Pres Conference.
Kedua
penjaga itu mulai mencengkram keras kedua tanganku,“YA! Apa yang kau lakukan!”
teriakku, “DENGAR KIM HEE CHUL! AKU AKAN BERHENTI MENJADI PENGGEMARMU! AKU AKAN
BALAS DENDAM PADAMU SUATU HARI NANTI,DAN AKU AKAN MEMASTIKAN KAU AKAN MEMINTAKU
UNTUK KEMBALI.” Teriakku meninggikan
suara.
“Balas
dendam? Kau bisa apa? Kau ingin membunuhku? Banyak penjaga yang berada di
sekelilingku.”
“Aku
kira kau orang baik! Ternyata aku salah! Kau lebih buruk dari seorang
penjahat!” aku mengucapkan kalimat itu. Aku sadar bahwa apa yang aku lakukan
itu salah tapi aku sangat kesal saat itu.
“Benarkah?
Aku seorang penjahat kenapa aku memiliki banyak pengikut? Kau tidak
cantik,tinggi,kurus. Tidak memiliki kemampuan ataupun sekedar seksi dalam
berbusana. Bagaimana bisa kau balas dendam di hadapanku?” Tantang Heechul
padaku seolah-olah menganggap aku bukan siapa-siapanya.
“Heechul!
Aku membencimu!” aku terus meneriakan itu. namun dengan santainya Heechul Oppa
berjalan pergi dengan wartawan itu dengan menggunakan Headphonenya di
kepalanya.
*Flashback
off. –Author Pov.
“Aku
tahu aku sudah salah menumpahkan air ke wajah orang lain terutama Kim
Heechul,namun saat itu aku benar-benar tidak sadar kenapa aku melakukan hal
itu.apa karena aku memanggilnya atau apa? Tiba-tiba Heechul oppa menggunakan
kalimat tajamnya padaku.Apa yang harus aku lakukan sekarang?” Lanjut Hyesun
setelah menceritakan kejadian mengerikan itu pada Eunhyuk sambil meneteskan air
mata sejak tadi.
“Ini
sungguh rumit Hyesun-Ah. Apa benar dia Heechul Hyung? Tapi rasanya ia tidak
pernah sekejam itu pada penggemarnya. Apa yang kau lakukan memang salah! Bukan
karena orang yang kau tumpahkan itu Kim Heechul atau bukan? Tapi memang tidak
baik jika melakukan hal itu baik dia Kim Heechul atau bukan. Tapi,aku juga
tidak tahu penyebab Heechul melakukan itu padamu..
Heechul hyung juga salah memperlakukanmu seperti itu. Aku sudah lost contact dengan setiap anggota Super Junior sejak minggu lalu. Jadi sulit untuk berkomunikasi pada Heechul hyung tentang masalah ini,Aku juga memiliki banyak masalah bukan hanya kau Hyesun. Lalu sekarang… kau membencinya atau tetap mencintainya?” Tanya Eunhyuk dengan memberi penjelasan dengan panjang dan lebar.
Heechul hyung juga salah memperlakukanmu seperti itu. Aku sudah lost contact dengan setiap anggota Super Junior sejak minggu lalu. Jadi sulit untuk berkomunikasi pada Heechul hyung tentang masalah ini,Aku juga memiliki banyak masalah bukan hanya kau Hyesun. Lalu sekarang… kau membencinya atau tetap mencintainya?” Tanya Eunhyuk dengan memberi penjelasan dengan panjang dan lebar.
“Untuk
apa aku mencintai orang sepertinya? Sekarang aku sedang memikirkan cara
bagaimana membalas dendam dengan Namja brengsek itu!”
“Balas
dendam? Niatmu itu sungguh tidak baik. Kau tau Skipbeat?”
“Drama
Skipbeat maksudmu? Siwon Oppa dan Donghae Oppa? Bagaimana aku bisa tidak tahu.”
Ups,Ucap Hyesun tak sadar bahwa ia menunjukan sisi ELFnya. Hyesun langsung
menutup mulutnya.
“Hmm..
kau perlu menjadi Gong Xi. Kau harus bisa bernyanyi,menari atau bakat lainnya.
Agar saat kau masuk dunia hiburan,Heechul hyung akan takluk padamu. Balas
dendam memang salah,namun bersaing dalam kesuksesan itu perlu.”
“Kau
benar,Oppa. Aku akan terus mengingatnya. Kau mau ini?” tanya Hyesun menawarkan
segelas kopi Americanonya yang sudah tidak hangat lagi.
“Hmmm,boleh.
Gumawo.”
“Hmmm,Oppa
sekarang sudah jam berapa? Aku tidak membawa ponselku.”
“Sudah
jam 14.15,kenapa?” tanya Eunhyuk penasaran.
“Aku
terlambat lagi karena Namja bodoh itu! sekarang adalah hari dimana lima tahun
kedua orang tuaku meninggal,aku dan temanku sudah berjanji akan kesana pukul
13.00 namun,dia tak suka menunggu.mungkin dia sudah pulang ke rumahnya.”
“OMO!
Lalu kenapa kau tidak pergi kesana? Kau mauku antar?” tanya Eunhyuk menawari
nya tumpangan.
“Tidak
perlu.aku bisa kesana saat hari libur nanti.” Tolak Hyesun dengan lembut.
“Kau
tinggal dimana? Ohyaa,Americanomu sudah mulai dingin.”
“Jeosonghaeyo.
Itu sudah empat jam lebih aku memegangnya,aku tinggal dengan sahabatku yang
juga yatimpiatu. Orang tuanya dan Orangtuaku terlibat kecelakaan yang sama.”
“Mianhae,aku
tidak tahu hal itu.” ucap Eunhyuk menyesal. Jika tahu begini,ia tak jadi
menanyakan pertanyaan tadi.
“Gwenchana,Oppa.
Kenapa kau keluar dari Super Junior? Bukankah itu masalahmu? Ceritalah…agar
kesedihanmu berkurang setengahnya.”
“Hmm,Bukankah
kau dulunya ELF? Seharusnya kau sudah membaca beritanya di internet.”
“Tapi
apa yang di katakan di Internet dan apa yang Eunhyuk langsung pasti berbeda.”
“Aku
terlibat masalah dengan agensiku dan juga terlibat masalah dengan para Anggota
lainnya sehingga lebih baik aku keluar dari Super Junior.”
“Aku
tidak ingin bertanya apa masalah itu,karena itu pasti privasimu. Tapi itu sama
saja seperti kau keluar dari masalah,Oppa. Disaat kau dan orang lain terlibat
dalam perang kau justru melarikan diri saat bertempur,itu adalah hal yang di
lakukan seorang pengecut,Maaf aku berkata seperti ini.”
“Tidak
apa. Aku tahu…aku memang seorang pengecut. Apa kau memiliki nomor yang bisa di
hubungi? SMS lah aku saat kau sampai di rumah,ini nomorku. Bukankah kita
sekarang teman? Jika aku perlu bantuan aku akan menghubungimu dan begitu juga
sebaliknya. Aku pergi…” ucap Eunhyuk yang memberi selembar kertas kecil
berisikan nomor telefon miliknya. Setelah memberikan itu ia lalu pergi
meninggalkan Hyesun.
Hyesun
sempat kaget dengan kejadian barusan tadi. Ia juga ikut pergi untuk pulang ke
rumahnya dengan berjalan kaki.
--o0o--
Hyesun
masuk ke dalam rumahnya dengan menunjukan wajah yang sedikit pucat. Kedua
matanya juga sudah memiliki kantung mata seperti orang sakit,bibirnya juga
sudah pucat.
“Wae?
Terlambat lagi? Apa karena Kim Heechul kau melupakanku?” tanya Donghyuk yang
melihat Hyesun berjalan masuk ke kamarnya. Iapun ikut mengikutinya dan berhenti
lalu bersender di dekat pintu kamar Hyesun.
“Aku
sedang malas membahas Namja itu,Oppa.” Jawabnya yang langsung mencari kardus
besar di dalam kamarnya. Tak biasa memang Hyesun malas membahas ‘Kim Heechul’
biasanya dia sungguh bersemangat jika membahasnya.
“Wae?
Kau tahu aku orang yang bosan menunggu? Aku kira kau terkena masalah dalam
perjalanan sehingga aku menunggu satu jam lebih di pemakaman. Kau tidak
datang,apa karena Kim Heechul lagi? Kau sudah terlalu fanatik padanya dan
sebaiknya kau harus mencoba melupakannya. Sadarlah
kehidupanmu dan dia berbeda,Hyesun-Ah.” ucap Donghyuk menasehati.
Hyesun
mulai kesal dengan kalimat yang di ucapkannya tadi. ‘Sadarlah kehidupanmu dan dia berbeda’. Mendengar kalimat tersebut masuk
ke dalam telinganya,Ia langsung meletakan kardus besar itu dengan kencang
sehingga menimbulkan bunyi.
“Kau
benar! Aku akan mencoba melupakannya,kau puas?Pergilah,aku ingin sendiri.” Ucap
Hyesun meninggikan suaranya.
Donghyuk
sempat terdiam sebentar mendengar itu. Apa yang di lakukan Hyesun? Tiba-tiba
saja satu per satu poster yang tertempel di dinding kamarnya ia copot lalu
menyobeknya.
Ah,sepertinya
Hyesun sedang kesal sekarang.Batin Donghyuk. Ia juga tak ingin mengganggunya
saat ini. Ia menutup pintu kamar Hyesun rapat-rapat dan pergi masuk ke kamar
yang berada tepat di samping kamarnya. Terdengar sekali Hyesun sedang menangis
saat ini,entah apa masalahnya dengan Mantan Idolanya itu.
Air
mata Hyesun sudah jatuh tak karuan. Rambutnya sudah berantakan,Rasa sedih serta
kesal menempel pada setiap darahnya saat ini.
Ia
mencopot satu persatu poster yang berada di dalam kamarnya. Ia sempat
memandangi wajah yang ada di poster itu sebelum ia sempat menyobeknya dan
membuangnya di sembarang tempat.
Hyesun
berjalan ke arah meja belajarnya. Ia menyeret kardus besar bekas televisi, ia
terus mengambil bingkai foto disana danmembanting bingkai foto yang ada di
hadapannya sampai membuat kacanya pecah. Ia memasukan itu semua dengan kasar masuk
ke dalam kardus.
Album
Mr. Simple,Sorry-sorry,Sexy free and single,Hero,Blueworld yang pernah ia beli
dengan kerja kerasnya dengan sia-sia ia membantingnya lalu memasukan ke dalam
kardus tersebut seperti bingkai fotonya tadi.
Kesal.
Perasaan itu yang menjadi penyebab ia melakukan itu semua. Boneka serta bantal
yang ada di atas kasurnya bergambar Kim Heechul,ia sudah tak menginginkan itu
semua. Ia kembali membuang itu semua dan memasukannya ke dalam kardus itu.
Blinder,Gantungan
kunci,Baju,Kaos,T-shirt,Sepatu,Pin,Tas kanvas,Buku harian,Pulpen segala yang
Hyesun punya bergambar atau bertuliskan mantan Idolanya tersebut ia masukan ke
dalam kardus itu. perasaan Hyesun saat ini menjadi tidak karuan seperti ini.
Dan
yang terakhir. Ia menemukan Gulungan poster berukuran satu meter bergambar Kim
Heechul yang sangat ‘Limited Edition’ itu,tentu itu adalah barang paling mahal
bergambar Kim Heechul yang ia punya. Ia baru membelinya kemarin.Ia sempat
memandanginya sambil menitihkan air mata bahkan ia memiliki niat untuk
menyobeknya seperti poster yang lain. Tapi,sungguh sayang ia jika harus
menyobeknya. Karena ia mengumpulkan uang dengan susahpayah jika sudah menjadi
kertas sobekan tidak berguna lagi. Ia lalu menggulung kembali poster tersebut
dan memasukannya ke dalam kardus itu.
Hyesun mengambil solatip dan gunting untuk menutup
karus itu agar tidak bisa di buka lagi. Tenaganya terkuras habis saat ini. Ia
membaringkan tubuhnya di kasurnya lalu mengambil telefon genggam di sebush meja
kecil di dekatnya.
Ia
sempat kesal karena melihat wajah Mantan Idolanya di layar telefonnya. Lantas
ia langsung mengganti wallpapernya menjadi ‘Default’. Ia merogoh kantung jaket
nya tadi dan menemukan secarik kertas berisikan nomor yang di berikan Eunhyuk
tadi.
Hyesun
langsung memasukan nomor tersebut untuk orang yang ia ingin kirimi pesan di
layar telefonnya.
--------------------
From : Kim Hyesun [+82853………..]
To : Lee Hyukjae [+82856………..]
From : Kim Hyesun [+82853………..]
To : Lee Hyukjae [+82856………..]
Oppa,Ingat aku? Ini aku Kim Hyesun,kau sedang apa?
--------------------
--------------------
Dddrrrtttt…Dddrrrrtttt…
Ponselnya
bergetar menandakan bahwa ada sebuah pesan masuk yang belum ia baca.
--------------------
From : Lee Hyukjae
To : Kim Hyesun
To : Kim Hyesun
Tentu saja aku aku masih mengingatmu. Kau gadis yang
menangis itukan? Aku sedang di sebuah cafee. Kau sudah sampai rumah? Biar
kutebak,kau pasti sedang tidur membaca balasan pesan dari Eunhyukkan? Kau pasti
sungguh lelah setelah merusakan,membanting apapun di kamarmu bergambar Heechul
Hyung kan?
--------------------
“Ya,memang
benar. Tebakanmu kali ini benar Lee Hyukjae!” Batin Hyesun. Iapun membalas
lagi,“Kau benar,aku sangat lelah hari
ini.Tapi bagaimana kau tahu?” Tulisnya dalam pesan singkat tersebut.
Dddrrrtttt…Ddrrrrttt…
--------------------
From : Lee Hyukjae
To : Kim Hyesun
To : Kim Hyesun
Tentu saja aku tahu. Aku adalah Lee Hyukjae,sudah ya.
Nanti aku akan menghubungimu lagi,sepertinya aku ketahuan oleh fansku atas
keberadaanku disini.
--------------------
“Ya,siapa
suruh kau berkeliaran di publik? Kau itu menjadi topik panas nomor satu pembicaraan
di media dan internet. Jelas saja fansmu masih mengejarmu.” Batin Hyesun yang
kemudian meletakan telefon genggamnya di meja tadi dan memutuskan untuk tidur.
Ya,mungkin
ini akan mengurangi rasa kesalnya atau bahkan mungkin bisa melupakannya dari Kim
Heechul.
--o0o--
“MWO?
Kim…Jiwon?” Eunhyuk sontak kaget mendengar bahwa lawan mainnya di drama
terbarunya adalah Kim Jiwon. Jujur saja,Eunhyuk sungguh tidak menyukai gadis
ini. Jiwon adalah teman Eunhyuk saat Predebutnya dulu. Mereka bertengkar hanya
karena masalah yang sepele. Jiwon dan Eunhyuk sampai sekarang masih saling
membenci satu sama lain.
Jelas
saja Eunhyuk tidak mau bermain drama dengan dia. Saat Sutradara mengatakan
lawan mainnya adalah Kim Jiwon.
“Ne. waeyo?
Kim Jiwon juga belum mengkonfimasi masalah ini karena ia sedang terlibat dalam
Drama The Heirs dengan Lee Minhoo.” Ucap sutradara di gedung SBS. Eunhyuk akan
bermain dalam sebuah drama berlebel SBS. Sejak tadi pagi ia mendapat telefon
untuk mempermasalahkan hal ini.
“Sutradara
Jang. Bagaimana bisa lawan mainku adalah Kim Jiwon? Shireo! Aku tidak mau
mengambil drama ini jika begitu.” Ucap Eunhyuk angkuh.
“Jangan
begitu Eunhyuk-Ah. Jika bukan Kim Jiwon siapa lagi?kami belum mencarikannya
pengganti. Tim kami juga sedang memaksa Jiwon untuk mengambil drama ini,karena
dia juga di tawari kontrak untuk drama To the beautiful dengan Sulli.”
“Ah!
aku punya seorang teman,bagaimana jika aku menghubunginya untuk datang kesini?
Saat temanku datang,kau bisa melihat apakah dia cocok untuk peran ini atau
tidak..Bagaimana?”
“Hmmm.
Boleh,kau hubungi dia..aku akan mengurusi Drama Kim Soohyun sebentar.” Ucap
sang Sutradara lalu pergi meninggalkan Eunhyuk.
Eunhyuk
mengeluarkan telefon berukuran lima inch dari kantung celanannya dan
menghubungi seseorang dari seberang sana. Entah siapa yang di telfonnya? Yang
jelas ia adalah teman yang di maksud
Eunhyuk untuk menjadi lawan mainnya di Drama pertamanya.
“Yeoboseyo?” sahut seorang gadis dari ujung sana.
“Hyesun-Ah!
bisa kau datang kesini? Aku memerlukanmu,kau ingin balas dendam dengan Heechul
Hyung bukan? Aku sedang memberimu kunci gerbang menuju tujuanmu. Bisa kau
datang kesini?” Tanya Eunhyuk. Betul,ternyata teman yang dimaksud Eunhyuk
adalah Hyesun. Padahal mereka baru berkenalan kemarin.
“Maksudmu apa? Aku tidak mengerti,Oppa. Aku sedang
bekerja sekarang.”
“Ah,Hyesun-Ah.
aku akan memberimu alamatnya,kau izin sebentar saja. Dan dandan yang cantik
saat kesini,gunakanlah baju santai namun tetap feminim.apa kau mau aku
menjemput disana?”
“Ani.tidak usah,aku akan datang kesana. Oppa,kirim
alamatnya ya? Aku tutup dulu.” Tuttt—
Hyesun
menutup telefonnya lebih dulu. “Hyesun-Ah. semoga kau bisa membantuku…” Do’a
Eunhyuk dalam hati.
Hyesun
mendapat alamat setelah Eunhyuk mengirimnya lewat pesan singkat. Ia lalu
meminta izin pada bosnya dan langsung pulang ke rumahnya.
Ia
berdandan dan menggunakan pakaian sesuai yang diperintahkan Eunhyuk tadi dan
langsung menaiki taksi untuk pergi ke gedung SBS. Ini pertama kalinya ia
kesana.
Hyesun
menaiki lift dan berhenti di lantai 11. Saat pintu lift terbuka,ia langsung
melihat sosok Eunhyuk di depannya.
“Oppa,waeyo?
Ada masalah apa? Aku sedang bekerja,kenapa menyuruhku untuk datang ke tempat
seperti ini?” tanya Hyesun begitu polos pada Eunhyuk di hadapannya.
“Maaf.
Sepertinya kau harus berhenti kerja paruh waktu dari sekarang,aku akan
memberimu pekerjaan yang jauh lebih baik dari kerja paruh waktumu.” Jawab
Eunhyuk begitu santai.
“MWO?” Jelaslah dia terkejut.
Memangnya dia fikir dia siapa? Dengan seenaknya menyuruh orang berhenti
bekerja.
“Ah,Eunhyuk-Ah.
apa dia orangnya? Maaf aku datang sedikit terlambat.” Ucap sang Sutradara
ketika melihat sosok gadis di samping Eunhyuk. Hyesun hanya bisa diam saat sang
Sutradara memperhatikan penampilannya.
Sutradara
itu memperhatikan lekuk tubuh Hyesun dari bawah sampai atas, “Ah,dia lebih
cocok memerankan tokoh ini daripada Kim Jiwon.” Batin sang sutradara dalam
hati.
“Ah,Eunhyuk!
Kau pintar dalam memilih gadis,dia lebih cocok untuk memerankan tokoh ini
daripada Kim Jiwon.Ini naskah untuk kalian berdua. Kalian boleh membacanya
terlebih dahulu sebelum menandatangani kontrak.” Ucap Sutradara Jang memberikan
dua naskah drama kepada Hyesun dan Eunhyuk.
“Kontrak?”
Tanya Hyesun. Jelas saja dia terkejut saat sutradara mengatakan ‘Menandatangani
kontrak’ dia sungguh tidak tahu apa-apa. Eunhyuk hanya memintanya datang dan
tiba-tiba membicarakan kontrak seperti ini.
“Iya.
Lebih baik kalian baca dulu naskah drama ini,aku sedang sibuk karena Drama Kim
Soohyun mengalami masalah. Kalian baca dulu.. maaf karena kondisinya menjadi
seperti ini,aku pergi dulu.” Ucap Sutradara Jang yang kemudian pergi.
Ya,masalah Drama ini memang juga penting. Mungkin Drama yang di perankan Kim
Soohyun benar-benar dalam keadaan genting sehingga mengharuskannya untuk pergi.
“N-ne.”
Ucap Hyesun saat Sutradara akan beranjak pergi. Shock,ya itu yang di rasakan
Hyesun saat ini, “Oppa, apa maksudmu saat ini? Aku tidak mengerti kenapa
langsung membahas menandatangani kontrak seperti ini?” tanya Hyesun.
“Hyesun-Ah.
kau ingat yangku katakan kemarin bukan? Kau ingin menaklukan Heechul
hyung,sekarang aku sedang memberimu kunci pintu gerbang menuju tujuanmu datang
kesini. Dengar, sebelumnya aku akan di pasangkan dengan Kim Jiwon. Namun aku
menolak jadi sutaradara Jang memintaku untuk mencarikannya pengganti untuk Kim
Jiwon. Aku membantumu dalam masalahmu dengan Heechul hyung. Dan sekarang kau
mau membantukukan? Aku sangat tidak suka dengan Jiwon.” Ucap Eunhyuk yang
langsung duduk di kursi dengan tangan memegang naskah drama di atas mejanya.
Hyesun
kemudian juga ikut duduk di samping Eunhyuk, “Oppa! Aku juga ingin membantumu.
Tapi aku juga sedang terlibat dengan pekerjaan paruh waktu di empat tempat yang
berbeda setiap hari.”
“Empat
tempat? Waw.Hyesun,kau harus berhenti dan mengambil pekerjaan ini. Pekerjaan
ini lebih baik daripada pekerjaan paruh waktumu,kau tidak perlu terlalu lelah
dalam bekerja jika mengambil pekerjaan ini.”
“Hmm,baiklah.
Aku akan membaca naskah dulu.” Ucapnya sambil membuka lembaran demi lembaran
naskah pertamanya. Ia membaca perlahan-demi perlahan kalimat yang ada di dalam
naskah tersebut dan mulai mendalami perannya sebagai tokoh utama naskah itu.
Hyesun
menyadari bahwa orang disampingnya yaitu Eunhyuk sepertinya terus menatapnya
bukan membaca naskah yang ada di depan matanya itu. Hyesun belum menatap balik
Eunhyuk karena masih serius dengan naskah yang ia baca.
“Oppa,kau
tidak membaca naskahmu lebih dulu? Kenapa terus menatapku seperti itu? aku
mulai terganggu,kau sebaiknya membaca dulu naskah itu.sebelum nanti menyesal
karena ada adegan yang tidak kau sukai.” Sahut Hyesun sambil membalikan
lembaran naskah itu ke halaman berikutnya.
“Tidak
apa-apa. Apapun adegan dalam drama itu akan aku perankan dengan baik.” Jawabnya
yang kemudian menekuk lengan kanannya membuat sudut 45° dan menaruh kepalanya
bersender pada telapak tangannya yang masih menatap Hyesun.
“Oppa,aku
mulai terganggu jika begitu.” Ucap Hyesun yang kemudian menatap balik Eunhyuk
di sampingnya.
“Benarkah?
Aku dengar dari Sutradara Jang katanya di episode 4 akan ada adegan ciuman
antara kau dan aku.” Ucap Eunhyuk sambil menyimpulkan senyuman di bibirnya.
“MWO?”
serunya kaget. Sontak saja ia begitu,Hyesun belum pernah berciuman dengan
siapapun. Ia hanya ingin ciuman pertamanya untuk suaminya atau orang yang di
cintainya dalam kehidupan nyata,bukan saling mencintai dalam drama.
“Kau
belum baca semuanya? Aku juga,aku bahkan belum baca sedikitpun. Tapi Sutradara
Jang memberitahuku ada adegan itu.untuk itu aku tidak mau bermain dengan Kim
Jiwon dalam Drama ini.”
“Shireo!
Aku tidak mau menerima drama ini. Aku tidak mau melakukan adegan itu!” tolak
Hyesun dengan sedikit keras.
“Waeyo?
Lagi pula,adegan itu bisa di cut.
Jadi tidak ada alasan bagimu untuk menolak drama ini.”
“Ah,Syukurlah..”
Hyesun sangat bersyukur Eunhyuk berkata seperti. Untung saja hal yang tidak di
inginkannya tidak terjadi.
“Memangnya
kenapa kau tidak ingin melakukan ciuman?” tanya Eunhyuk penasaran.
“Karena
First
Kiss ku hanya untuk calon suamiku atau setidaknya orang yang aku
cintai,bukan kau Lee Hyukjae…” jawabnya dengan menyempitkan kedua bola matanya.
“Aku
bisa menjadi suamimu dalam kehidupan nyata.” Daebak! Seorang Eunhyuk berkata
seperti ini? Apa mungkin ia mulai tergoda dengan kecantikan Hyesun sampai
berkata hal seperti itu?
“Aissshh!
Kau bicara apa.” Ucap Hyesun yang memukul bahu Eunhyuk dengan naskah yang ia
pegang tadi.
Tiba-tiba
Sutradara Jang entah darimana asalnya datang membawa dua map dan sebuah pulpen.
Sepertinya itu surat perjanjian untuk kontrak Drama yang akan di bintangi
Hyesun dan Eunhyuk.
“Bagaimana?
Kalian tertarik dengan drama itu?” tanya Sutradara Jang yang kemudian duduk di
hadapan mereka.
“Hmmm,
Ak…” ucap Hyesun terpotong yang langsung di sambung Eunhyuk.
“Hyesun
dan aku akan mengambil Drama ini Sutradara Jang.dimana kami menandatangani
kontrak?” tanya Eunhyuk melihat ke sekeliling.
“Ini…”
Sutradara Jang memberikan dua map berisikan kontrak perjanjian, “Aku akan menghubungi
kalian tentang lokasi syuting untuk esok.” Lanjutnya.
“Terimakasih,senang
berbisnis denganmu.” Ucap Eunhyuk langsung menjabat tangan Sutradara Jang.
“Oppa.aku..”
lagi-lagi Hyesun tidak jadi berbicara karena di potong Eunhyuk.
“Sutradara
Jang sepertinya kami sudah menandatangani kontrak dan mungkin Hyesun ingin
berbicara sesuatu denganku.Terima kasih,kami pergi.” Ucap Eunhyuk membungkukan
badannya pada Sutradara Jang lalu menarik tangan Hyesun dengan sekuat tenaganya
masuk ke dalam lift.
***
“Oppa,kenapa
kau melakukan itu? aku belum selesai bicara dengan Sutradara Jang.” Ucap Hyesun
di dalam lift. Tangan kiri Hyesun masih di genggam erat oleh Eunhyuk.
“Mianhae.
Kau harus berhenti dari semua pekerjaan paruh waktumu.” Ucap Eunhyuk tiba-tiba.
Ia lalu melepaskan genggamannya sampai membuat pergelangan tangannya menjadi
merah. Mungkin Hyesun kesakitan sekarang.
“Oppa,tapi
bagaimana? Aku sudah sangat nyaman dengan pekerjaan paruh waktuku,Aku juga
tidak merasa terbebani. Aku juga takut untuk mengundurkan diri dari pekerjaanku
jika harus menghadapi Bosku.”
“Baiklah,aku
antar kau sekarang ke tempatmu bekerja.” Ucap Eunhyuk. Pintu lift lalu terbuka.
Mereka berdua keluar, “Kau bekerja di daerah mana?”
Hyesun
menjadi geram dengan tingkah Eunhyuk. Ia menghentikan langkahnya di ikuti
dengan Eunhyuk, “Oppa. Aku bisa melakukannya sendiri,aku tidak memerlukan
bantuanmu. Aku harap kau mengerti.”
“Oh.
Begitu ya? Mau ku antar pulang?” tawar Eunhyuk lagi. Entah karena ia menyukai
Hyesun atau apa?
“Aku
ingin pergi ke tempatku bekerja untuk mengundurkan diri. Oppa,urus pekerjaanmu
sendiri. Aku pergi duluan…” ucapnya yang langsung pergi.
“Aish!
Gadis itu!” Pekik Eunhyuk setelah di tinggal Hyesun.
***
Hyesun
pergi ke tempatnya bekerja. Ia pergi ke salah satu tempat ia bekerja yang
paling terdekat dari sini. Ia menemui Bosnya,ia berhenti bekerja dengan alasan
kalau ia terdesak pekerjaan lain sehingga harus mengambil pekerjaan itu.
awalnya Bosnya itu tidak mengizinkannya,karena Hyesun adalah pegawai yang
paling rajin disana. Namun,Bosnya luluh dan membiarkannya bekerja di tempat
lain.
Hyesun
pergi ke tempatnya bekerja lainnya di MouseRabbit.lalu ke toko Ramyun dan
terakhir ke Grill5taco. Ia mengundurkan diri sama seperti ia mengundurkan diri
di tempat sebelumnya. Bosnya juga memaklumi keadaan Hyesun dan membiarkannya
pergi.
***
Hyesun
kembali ke rumah. Ia melihat Donghyuk, Oppanya itu sedang menikmati acara di
televisi. Sebenarnya ia tak enak mengganggunya,namun jika tidak sekarang kapan
lagi?
Ia
memberanikan diri mendekati Oppanya. Donghyuk sudah tahu masalahnya dengan Kim
Heechul,membuatnya sedikit lebih lega. Namun ia belum mengatakan apapun tentang
Eunhyuk. Ini saat baginya untuk mengatakan hal itu.
“Oppa,ada
yang ingin aku katakan.” Ucap Hyesun dengan lambat namun lembut.
“Waeyo?
Katakanlah.” Ujar Donghyuk yang masih sibuk menonton acara di televisinya.
“Bukan
seperti itu. ini cukup penting setidaknya.”
“Baiklah.”
Ucap Donghyuk lalu berdiri menghampirinya,“Katakan.”
“Aku
mengundurkan diri dari semua pekerjaan paruh waktuku.” Ucap Hyesun meundukan
wajahnya.
“WAEYO?
Kau mengundurkan diri? Kau tidak ingin bekerja?” tanya Donghyuk kaget. Aneh
sekali kenapa Hyesun tiba-tiba seperti ini.
“Bukan
seperti itu. Kau tahu masalahku dengan Heechulkan?” tanyanya yang membuat
Donghyuk menganggukan kepalanya, “Aku bertemu dengan Eunhyuk dan tiba-tiba ia
memerlukan bantuanku,aku mendapat tawaran membintangi drama dari SBS dengan
Eunhyuk. Aku sudah menandatangani kontrak,besok aku mulai syuting sehingga
harus berhenti bekerja paruh waktu. Aku minta maaf,tapi semuanya terjadi begitu
saja. Jika kau melarangku aku tidak akan berangkat untuk syuting besok.”
Ucapnya yang entah apa perasaannya saat ini.
“MWO?” Teriak Donghyuk kaget. Mendengar
Hyesun berhenti bekerja saja ia kaget setengah mati. Apa lagi mendengar kabar
ini tiba-tiba olehnya,Bisa di marahi habis-habisan Lee Hyesun jika begini.
Hyesun
pasrah dengan apapun yang akan di katakan Kakaknya nanti. Jikapun ia tidak
mengizinkannya,Hyesun tidak akan mengambil pekerjaan itu dan mencari pekerjaan
lagi. Tapi…
-------- TBC --------

No comments:
Post a Comment