Sunday, 3 November 2013

Contoh Naskah Drama yang di perankan untuk 7 orang pelajaran Bahasa Indonesia Ulah dari Narkoba

Contoh Naskah Drama yang di perankan untuk 7 orang pelajaran Bahasa Indonesia

Jadi, Saat aku duduk di kelas delapan. mungkin beberapa dari kalian yang lagi membaca post ini seumuran sama aku..
Apakah kalian sudah belajar tentang Drama..??
Nah,mungkin yang dapat tugas daru gurunya untuk Bab Drama dan kesusahan untuk membuat atau mencarinya..
nah,ini salah satu contoh naskah drama yang aku buat.
mungkin cukup membantu untuk kalian..
Dan Drama ini di perankan untuk 7 orang..
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Judul : Ulah Dari Narkoba
Tema : Pergaulan Bebas
Alur : Maju
Latar :
- Tempat = Di ruang kelas,Di dalam Rumah dan Kantor Polisi
- Waktu = Malam hari dan Siang hari
Genre : Tragedi,Drama,Moral.
Pemain :
·       Adila Qotrunada sebagai Polisi
·       Annisa Ariestawati sebagai Polisi
·       Dinda Afifah Kurniawan sebagai Bandar Narkoba
·       Dwiarti sebagai Anak Idiot,Teman Fajriyah
·       Herlizha Suryadila sebagai teman Fajriyah
·       Rahmahwati sebagai Ibu Fajriyah
·       Siti Nur Fajriyah sebagai Fajriyah,Pelajar
A Story Made BY : HTS



“Ibu,aku minta uang,Bu..”sahut seorang anak bernama Fajriyah. Fajriyah sekarang duduk di bangku SMA. Masa kecil Fajriyah dulu adalah seorang anak yang baik dan rajin.Tapi setelah ia duduk di bangku SMA,ia berubah menjadi seorang anak yang Malas dan sering pulang tengah malam.dimana seorang pelajar seharusnya sudah tidur ..
“Uang lagi..??? Dua hari yang lalu Uang,Kemarin Uang,sekarang uang lagi..??
Buat apa uang-uang itu semua. Nak..??” tanya Sang Ibu yang mengeluh. Karena anaknya selalu meminta uang kepadanya dengan tujuan tidak jelas
“Ah,Ibu!
Penting,Bu. 500 ribu aja dah..” ucapnya lagi meminta uang
“Nak,sekarang Ayah sudah tidak ada lagi..
Kita harus menghemat. Bagaimana dengan kehidupan selanjutnya..??” ucap ibu menceramahi
“Ah, Ibu..
Terakhir deh,Bu. Sekarang aku masih minta uang..
Nanti kalau aku sudah lulus dan kerja aku juga bisa kok ngasilin uang buat hidup kita” ucapnya mencari alasan agar sang Ibu memberinya uang.
Ibunya menurut lalu menguarkan dompet dari saku roknya..
Ia membuka dompetnya dan memberikan uang kepada Fajriyah.
“Makasih. Ibu aku pergi dulu ya..” pamit fajriyah
“iya, Hati-hati. Nak..” ucap ibunya..
Fajriyah lalu pergi ke sekolah ..
*****************
Sesampainya Fajriyah di sekolah..
Ia bertemu dengan teman akrabnya yaitu Herlizha.
Mereka berteman cukup dekat sejak SMP..
“Eh, hari ini jadikan ..??” ajak Herlizha yang entah apa tujuannya
“Pastilah…” jawab Fajriyah
“Hari ini di tempat mana..??”
“Biasa…
Samping sekolah..” ucap Herlizha santai
“iyadah. Lo udah bawa uangkan..?”
“pastilah..” tak lama gurupun datang dan memulai pelajaran sampai sore hari Bel berbunyi dan Murid di sekolah itu di bubarkan..
-------------------------
Herlizha dan Fajriyah pergi bersama berjalan kaki ke suatu tempat di samping sekolah mereka.
Tempatnya sangat terpojokdi pedalaman.sehingga tak banyak orang yang mengenal tempat itu
“heii, bang.
Pesen 5 dong.. biasa ” ucap fajriyah santai yang duduk di kursi dekat seseorang
“gue juga pesen 4 aja..
Sama minumnya yang biasa.. botolan bang..” sahut herlizha yang ikut duduk di samping fajriyah
“Sippppp…
Nih..” ujar seseorang bernama dinda yang memberikan sebuah botol minuman keras dan beberapa obat terlarang narkoba yang di bungkus di dalam plastic..
“nih, bang uangnya..” Fajriyah memberikan uang kepada dinda
“besok ada kiriman  dari Negara tetangga sebelah.
Obatnya lebih mantep dari pada yang ini.
Tapi harganya lebih mahal. Soalnya kan barang luar..”  Ujar dinda yang memberitahukan suatu hal kepada temannya.
“siippp dahh..
Tapi ada diskon kali bang..
Kan kita udah langganan disini” rayu Herlizha agar mendapatkan potongan harga
“iya,bang ..
Setengah harga boleh kali bang..’ sahut fajriyah
“sip dah..
Tapi kalian bawa satu orang lagi dong..
Biar ikut beli juga.. nanti bayarnya setengah harga gapapa dah..”
“satu orang ..??
Susah bang. Kalo ngajak orang lagi mah..”
“ya. Rayulah….
Entarkan bayarnya setengah.. biar cepet laku juga..
Soalnyakan produknya baru ini..”
“okeh deh bang..
Gua pulang dulu ya..” pamit herlizha lalu pergi pulang.
Sementara fajriyah masih di tempat itu dan mengkomsumsi obat-obat terlarang itu yang membuat matanya sayu. Wajahnya juga sudah tidak segar lagi, dan tubuhnya benar-benar mabuk yang membuat kadang ia terjatuh saat berjalan pulang..
Kepala juga terasa sangat pusing setelah meminum itu. bicaranyajuga sudah ngawur sepanjang perjalan ia pulang
*********
Ckkkkrrrrrriiiikkkkk…
Fajriyah masuk kedalam rumah dengan keadaan masih mabuk dan sempoyongan
“Fajriyah.. kenapa kamu pulang selarut ini..??” tanya sang ibu yang menghawatirkan keadaan anaknya.
“Itu bukan urusan ibu..” jawab fajriyah dengan nada bicara ngawur
“Fajriyah..!! kamu ini kenapa..???” tanya sang ibu dengan nada agak sedikit kesal juga
“Hanya sedikit pusing. Besok juga sudah tidak apa-apa,Bu..” ucapnya yang langsung
”Fajriyah! Apa kau mabuk..??”
“Ini  bukan urusan Ibu!! Aku pergi dulu..
Aku mengantuk…” ucap Fajriyah yang langsung memasuki kamarnya meninggalkan ibunya sendiri..
Ibunya mengambil telepon genggam di saku celananya. Jari tangannya lalu memencet tombol-tombol pada keypad teleponnya dan menelepon seorang polisi
“Hallo. Assalamu alaikum ..” sahut Ibunya di rumah
“Walaaikum salam. Apa yang bisa saya bantu..??” Tanya seorang polisi dari seberang sana
“Apa kau bisa memata-matai anakku..??
dia murid SMA Di daerah Bekasi. Namanya Fajriyah..”
“Memangnya apa yang salah dengan anak itu..?”
“Akhir-akhir ini dia sering pulang malam,
Setiap pulang matanya terlihat sayu bicaranya juga ngawur..”
“oh. Mungkin anak itumengikuti pergaulan bebas di sekolahnya..
Baik,Bu. Saya akan mengawasi anak ibu..”
“Ya. Terima kasih..
Maaf telah mengganggu waktu anda di malam hari”
“ya. Tidak apa-apa.
Ini sudah tugas saya sebagai polisi..” ucap polisi itu lalu menuntup telepon.
**************
Pagi hari
Fajriyah dan Ibunya berantam lagi dengan permasalahan yang sama terus menerus..
Yaitu masalah uang..
“Ibu. Aku minta 500 ribu dong,Bu..” ucap fajriyah
“500 ribu lagi,nak..??
Buat apa semua uang itu kamu pakai..??
kemarin apa tidak cukup..??
Ibu bukan seorang direktur sehingga kamu bisa meminta uang sebanyak itu setiap hari..!!” ceramah ibunya lagi
“jika itu tugas sekolah apa Ibu tidak akan memberikan uang..??”
“Guru mana yang meminta uang muridnya sampai sebesar itu setiap hari nak..??”
“Ibu..
Ini beneran tugas sekolah… Ibu telepon Bu Avifah saja jika tidak percaya…”
“Baiklah.. kamu tunggu disini.
Ibu mau ke ruang tamu dulu mengambil telepon..” ucap ibunya lalu pergi mencari teleponnya
Sementara itu Fajriyah justru pergi mengendap-endap ke kamar ibunya..
Pertama,ia pergi mencari dompet ibunya di meja. Tapi tidak ada disana
Ia lalu mencari lagi ke Kolong meja itu tapi hasilnya tetap sama.
Ia kemudian mencari di lemari pakaian kamar ibunya..
Lalu di temukan sebuah dompet dan beberapa perhiasan emas milik ibunya, mengambilnya dan  segera pergi untuk berangkat sekolah..
*******
Sesampainnya di sekolah..
Herlizha dan Fajriyah bertemu di kelas..
“Eh, hari ini jadi lagikan..??!!” tanya ajak Herlizha kepada Fajriyah
“ iyalah,Bro..”
“Eh,tapi terus kita ajak siapa nih..??
Biar dapet potongan hargakan lumayan..”
“Ajak mayang aja gimana..??”
“jangan.. dia gak bakalan mau minum gitu-gituann..”
“yaudah. Si culun aja..sihh.”
“anak culun siapa..??”
“itu si Dwiarti…”
“emang dia mau begituan..??”
“Paksa aja sihhh..dia kan juga anak orang kaya..
Pasti berduitlahh..”
“O aja dah bang. Abis pulang dah..”  ucap Fajriyah
Waktupun berlalu..
Bel Pulang pun berbunyi..
Dwiarti bersiap untuk pulang,tapi kedua temannya Fajriyah dan Herlizha menadangnya sehingga jalannya terhenti..
“Ada-ada-ada apa kamu..??” tanya Dwiarti dengan gagap.. selain dia anak yang culun ia juga sedikit gagap ketika sedang berbicara.tapi prestasinya cukup baik dalam belajar
“Lo bisa ikutkan sekarang..??” tanya Herlizha
“Memangnya, kita-kita-kita mau kemana..??”
“lo bawa uang banyak gak hari ini..??” tanya Fajriyah
“aku-aku Cuma bawa uang 400 ribu..
Uang-uang itu,itu juga buat bayar SPP bulan ini”
“Udah.. lo ikut aja..” acap Fajriyah memaksa sambil menarik salah satu tangannya
“Tapi-tapi kita,kita-kita mau pergi kemana..??” tanya Dwiarti menurut sambil berjalan yang di seret Fajriyah dan Herlizha
“Diem aja lu..” marah Herlizha kesal. Mereka lalu pergi bersama dengan mengendap-endap takut ketahuan orang lain..
Di sisi lain..
Kedua polisi masih mengikuti mereka sejak pulang sekolah sampai ke tempat ini..
Fajriyah,Herlizha  dan Dwiarti juga tidak sadar kalau mereka sedang di buntuti..
**********
“Weeiiii, bang..
Gua bawa korban nih bang..” ucap Fajriyah
“Bagus dah. Tunggu disini ya..
Mau ngambil barangnya dulu..”
“Siipppp…” sahut herlizha
“Fajriyah,Herlizha…
Kita-kita ada dimana..??
ini namanya tempat-tempat apa..??” tanya Dwiarti penasaran
Dinda datang membawakan beberapa obat terlarang itu di tangannya
“Nihh… barangnya” ucap Dinda memberikan obat terlarang itu kepada mereka
“Mana keluarin uang lu..!!” suruh herlizha
“Tapi-tapi.. uang aku buat bayar-bayar SPP bulan ini..” jawab Dwiarti member alasan
“Udah!! Cepetan..!! mana uang lu…??” tanya Fajriyah kesal
“Ah! lama lu!!” lanjut Fajriyah yang kesal lau membongkar tas yang di bawa Dwiarti..
“Jangan. Aku-aku-aku gak punya uang lagi nanti..”
“Alah.. berisik lu..” sahut Herizha yang kesal.
Fajriyah menemukan dompet milik Dwiarti dan mengambil uang di dalamnya lalu memberikan kepada Dinda..
Fajriyah dan Herlizha meminum obat-obat terlarang itu sampai membuat dirinya menjadi mabuk..
Sementara ketika di sungguhi obat itu kepada Dwiarti. Ia tidak meminumnya karena ia tahu itu adalah benda haram dan juga ia takut di marahi kedua orang tuanya.
Ia mengambil telepon genggam dari saku bajunya dan menelpon polisi disana..
“Hallo. Polisi.. tolong-tolong aku..” sahut Dwiarti menelpon
Tapi Herlizha yang termabuk menyadari bahwa Dwiarti sedang menelpon seorang polisi itu langsung mengambil ponselnya dan membuangnya sembarangan..
“Kenapa-kenapa kamu membuang ponselku..?” tanya Dwiarti
“Udah.. lu diem aja..” ucapnya dengan nada mabuk
BRRRRRRUUUUUKKKKKKKKKKK……
Kedua polisi datang dengan mendobrak pintu menggunakan kakinyaa..
Tembakan peringatan pertama di tembakan sehingga semua orang yang berada disana menunduk ketakutan…
“Angkat tangan!!!!” Teriak salah satu polisi itu yang bernama Adila
Semua orang disana menundukan kepalanya ..
Dan salah satu polisi itu sempat menghubungi polisi lainnya..
Kedua polisi tersebut menangkap dan memborgol kedua  tangan Herlizha ,Fajriyah serta sang Bandar Narkoba Dinda.
Mereka semua di bawa ke kantor polisi..
************
Sesampainya di Kantor polisi. Polisi Adila menghubungi Ibu dari Fajriyah sehingga ia datang.
Kedua polisi itu menanyai para tersangka..
“Coba jelaskan, sudah berapa lama kamu mengkomsumsi Narkoba..??” tanya tegas polisi Adila
“Saya baru meminumnya seminggu ini pak..” jawab Herlizha
“Apa kamu juga ikut meminumnya..??” tanya Polisi Annisa kepada Dwiarti
“Tidak pak.. saya-saya belum pernah minum..” jawabnya ketakutan
“Darimana kamu mendapatkan obat-obat seperti itu..??” tanya tegas Polisi Adila lagi
“saya mendapatkan dari Negara sebelah..” jawabnya tidak terus terang
“Jawab yang JUJUR!!!” tanyanya dengan teriak dan tegas
“saya mendapatkan dari Malaysia dan Singapura..” jawab Dinda
Setelah mereka di tanya beberapa pertanyaan. Polisi itu langsung menahan mereka lagi di sel-sel penjara..
Tak lama Ibu dari Fajriyah datang menemuinya..
PRRRRAAAAAAKKKKKKK……
Tamparan keras mendarat di pipi Fajriyah..
“Ibu, aku minta maaf…” ucap fajriyah sambil menangis tersedu-sedu
“Kau tahu…?? Kau menghabiskan Rp.5.000.000 uang ibu hanya untuk mabuk-mabukan saja!!” marah ibunya kecewa
“Ibu aku menyesal.. aku minta maaf ibu…” ucap Fajriyah lagi..
Fajriyah dan Herlizha pun di rehabilitasi untuk beberapa nulan. Sementara Dinda di Vonis selama 5 tahun penjara ..
Namun,Dwiarti terbebas karena tidak terlibat dengan masalah Narkoba..
Untuk itu. Kita harus bergaul dengan orang yang tepat! Agar kita tidak terjerumus ke jalan yang sesat ..

The End

Fanfiction Korean FF Last Love Special Kyuhyun Part 1


Tittle : Last Love
Rating : 14+
Genre : Romance,School Life (Happy Ending )
Length : 2Part-End.
Writer :
Adila Qotrunada ( @Adilaqtrnada )
HTS ( @Handictator_HTS )
Cast :
·       Kim Nana
·       Cho Kyuhyun
·       Kim Myungsoo
·       Other cast.







 PART 1
Author POV.
          Di buka dengan pemandangan sekolah dengan arsitektur yang sangat memukau terlihat sejauh mata memandang.
Tanaman hijau di sepanjang jalan yang sangat di rawat dengan baik di lengkapi dengan lingkungan yang bersih dan gedung sekolah yang sangat luas terlihat saat memasuki gerbang HTS High School.
Terlihat Sepasang kekasih sedang berbicang bersama saat sebelum pulang sekolah…
“Oppa..!!
Kau mengawasi ruang berapa ?” Tanya seorang gadis dengan baju lengan panjang agak sedikit ketat di lengkapi celana panjang serta tataan rambut menggunakan poni lurus tak lebih dari alis matanya. Tak lupa beberapa buku yang ia bawa di tangan sang gadis karena ia baru kembali dari perpustakaan. Gadis itu bernama Kim Nana..

“Aku ?
Aku mengawasi ruang 3 untuk besok.Lalu,bagaimana denganmu?” Tanya seorang namja dengan pakaian trendy masa kini yang berpenampilan sedikit maskulin bernama Cho Kyuhyun di sampingnya.
“Sebenarnya aku tidak ikut mengawasi.
Hanya saja,aku di tugasi Yoon songsaengnim menggantikan Song Joong Ki sunbaenim mengawasi ruang 4 esok.” Jawab Kim Nana kepada Kyuhyun.
Kyuhyun dan Nana sudah berpacaran sejak sekitar satu tahun yang lalu.
Nana dan Kyuhyun kini duduk di kelas dua. Sekolahnya kini mengadakan kelas bilingual untuk tahun ini.

HTS High School mengadakan penerimaan kelas bilingual tahun pertama yang akan di mulai dari esok hari.untuk itu besok para murid yang beruntung sudah di terima di sekolah itu bisa merasakan duduk di kelas bilingual HTS High School.
Kim Nana dan Kyuhyun sebagai di angkat sebagai sunbae untuk murid baru tahun ini.Di karenakan mereka berdua juga sangat aktif di sekolah itu.
mereka akan membimbing dan memberikan ucapan Wellcome  untuk  beberapa murid baru esok hari …
“Kalau begitu,kita akan memberikan ucapan selamat kepada mereka di ruang kelas yang bersampingan.Oh,geundae…
Buku apa yang kau bawa ?” Tanyanya seraya mengambil beberapa buku dari tangan Nana
“itu, aku baru meminjamnya dari perpustakaan untuk di baca.

Tapi besok harus aku kembalikan.”
“Alice In Wonderland dan INK HEART ?” Tanya Kyuhyun yang membaca judul kedua buku itu di tangannya.
“Ne! kemarin aku menontonnya di TV tapi aku kehilangan endingnya.
Jadi tadi aku mencarinya ke perpustakaan dan meminjamnya. Sebenarnya jika tadi aku tidak menemukannya di perpustakaan aku ingin mengajakmu hari ini ke toko buku.”
“hmmmm.Sekarang sudah sore,Kau tidak ingin pulang ?
Kajja! Aku akan mengantarmu.”  Ajak Kyuhyun
“Ah,ani!
Tidak usah,Oppa! Aku bisa pergi pulang dengan bus hari ini.”
“Itu akan memakan banyak waktu. 
Aku antar saja hari ini agar kau bisa menghemat tenagamu untuk besok.”
“Hmmm,baiklah.” ucapnya menurut.

********************
Kyuhyun mengantar Nana pulang dengan motor sportnya sampai tujuan dimana rumah Nana berada.
Merekapun sampai di depan rumah Nana.

Kyuhyun yang masih di atas motor sportnya melepaskan helm yang ia kenakan
sementara nana sudah di depan pintu..
“Nana-yya!!” panggil Kyuhyun di atas motornya.
“Nde ?” Tanya Nana membalikan tubuhnya yang tadinya ingin masuk ke dalam rumahnya.
“Hmmmmm…” Ucap Kyuhyun sambil mengerucutkan bibirnya dengan penuh isyarat.
“Oppa!!” Teriak kecil Nana sambil tersenyum singkat dengan raut muka penuh malu yang kyuhyun buat kepadanya membuat pipinya memerah.
“Hmmmmmm…” gumam Kyuhyun menggodanya lagi. Kali ini ia mengeluarkan smirk andalannya kepada Nana sambil mengerucutkan bibirnya lagi.
“Hmmm.Oppa,saranghae…” ucapnya sambil membentuk tanda hati menggunakan kedua tangannya di atas kepala.
“Oppa!! Jeongmal gumawo.
Aku masuk dulu ne.” lanjutnya sambil membuka pintu yang segera akan masuk ke dalam.
“Nana-yya!!” Panggilnya lagi yang membuat Nana menghentikan langkahnya dan segera berbalik ke arah Kyuhyun.

“Nde ?” Tanyanya
“Nado,Saranghae.” balas kyuhyun
“Ne. arrata! Hati-hati di jalan ne ?”
“Ne”
             Nanapun masuk kedalam rumahnya sementara Kyuhyun langsung menancapkan gas motornya dan pergi meninggalkannya.
--------------------
Keesokan harinya…
             Terlihat bahwa Nana telah sampai di sekolah lebih dulu.Hal ini ia lakukan karena ia ingin menjadi contoh yang baik bagi para Hoobae-Hoobaenya nanti.
Tak lama Kyuhyun pun datang...
“Nana-Yya!!” Panggil kyuhyun dari jarak yang cukup jauh dari tempat Nana berada.
“Nde.?” Tanya Nana
“Nana-yya!! Kau di ruang 1-4 kan ?”
“Ne! aku kan sudah mengatakannya kemarin.Oppa! Kau disana bukan ?
Beberapa menit lagi bel sekolah di bunyikan, Aku masuk dulu ne ?”

“Aigoo! Padahal aku ingin mengobrol dulu denganmu.
Tapi,gwenchana..” Ucapnya terpotong yang langsung menunjukan wajah kecewa di depan kekasihnya itu.
“Nana-Yya!” Lanjut panggil Kyuhyun

“Nde ?”
“Fighting !! lakukan yang terbaik sebagai sunbae,Ne?”
“Ne. arraseo!! Kau juga Ne.”
“Ne..” ucap kyuhyun lalu mereka berdua masuk ke ruang kelas Hoobae yang akan di bimbingnya masing-masing.

********************
             Ruang 1-4. tempat dimana para murid baru akan di bimbing oleh Kim Nana sebagai Sunbaenya saat ini.
Baru beberapa langkah Nana berjalan masuk ke dalamnya. Pemandangan yang terlihat di depannya adalah sekitarnya 45 murid baru. Namun, ada sedikit hal kecil yang membuat Nana heran yaitu adalah mayoritas Hoobaenya sekitar 80% adalah seorang namja.Dan sisanya adalah yeoja..
             Nana berdiri di depan kelas,tepatnya di pusat kelas itu.
Sebelum ia memperkenalkan dirinya,di lihatnya lagi wajah Hoobaenya satu per satu. Namun ada satu kursi kosong di depan sana yang jaraknya tak lebih dari satu meter dari tempat Nana berdiri belum terisi. Itu membuat Nana sedikit kesal,karena dia adalah seorang murid baru tapi sudah datang terlambat ke sekolah yang tidak mencerminkan sifat pelajar di sekolahnya…
“Annyeong Hasseyo.” Sapa Nana dengan sedikit senyuman terlintas singkat di raut wajahnya.
“Annyeong Hasseyo..” Jawab mereka semua secara serempak.
             Namun beberapa murid namja di sana menjawab sapaan Nana dengan sangat keras yang di liputi dengan perasaan senang sampai membuat pipi mereka memerah. Bagimana tidak ? pembimbingnya adalah Kim Nana.Selain Nana sangat cantik,ia juga pandai ,tinggi selisihnya 1 cm lebih pendek di bawah kyuhyun dan memilik kulit putih yang bersih.
mungkin hal itu adalah beberapa faktor yang membuat para namja di sekolahnya dekat dengan Nana.namun hanya Kyuhyunlah dari sekian banyak pria yang mampu mendapatkan hatinya.Kyuhyun tak kalah populernya dengan Nana, Setidaknya 40% murid yeoja di sekolahnya menyukainya.

Beberapa orang yang menyukai kyuhyun tak lain karena mereka terpesona oleh suara indahnya saat ia bernyanyi. Ia juga begitu popular di kalangan para Netizen dan Gamers. Dan juga ia mahir dalam hal bermain basket..
“Sebelum saya memperkenalkan diri saya sendiri.
Saya ingin tahu siapa nama kalian.
Ketika saya memanggil nama kalian,Kalian berdiri dan memperkenalkan nama kalian ne ?”
“Ne, sunbaenim!!” jawab mereka dengan penuh semangat
“Kim Hye Ri?” panggil Nana.
Seorang murid yeoja berdiri dari tempat duduknya lalu membungkukkan tubuhnya dan memperkenalkan dirinya,
“Annyeong Hasseyo.Kim Hyeri imnida.aku berasal dari Daegu,Gamsahamnida” ujar perkenalan dirinya yang begitu singkat

“Park Min Hoo ?” Panggil Nana lagi.
Seorang namja yang bernama Minhoopun berdiri ketika namanya di panggil. Anehnya saat ia berdiri, ia langsung menutupi pipinya yang merah dengan kedua tangannya.
“Eungg,A-annyeong Hasseyo.
Park Min Hoo imnida. sunbaenim,meski aku tidak tahu siapa sunbae. Aku akan menjadi fans mu selama bersekolah disini.” ucapnya yang membuat Nana tersanjung lalu tersenyum singkat di hadapan Hoobaenya.
             Beberapa murid lalu memperkenalkan dirinya ketika di panggil. Ia hampir
menyelesaian mengabsen Dan tinggal sedikit yang belum Nana panggil.
“Kim Myung Soo ?” panggil Nana.
             keadaan menjadi hening membuat Murid di sekitarnya menengok ke kanan
kiri,mereka ingin melihat siapa itu Kim Myung Soo.

Tapi tidak satu dari mereka berdiri sebagai Kim Myung Soo.

“Kim Myung Soo ?” Panggil Nana lagi untuk kedua kalinya.
             Seorang namja dengan tas melingkar pada pada pundak kirinya dengan baju
sedikit berantakan. Keringatnya keluar sedikit terlihat menempel pada seluruh wajahnya.

Nafasnya tidak beraturan seperti baru di kejar-kejar anjing datang berlari lalu berhenti. Iapun menyenderkan tubuhnya pada bahu pintu karena kelelahan.
“Saya.. Kim Myung Soo Imnida..” ucapnya mengangkat salah satu tangannya lalu masuk sambil berjalan kecapean dari sana.
“Kau Kim Myung Soo ?” tanya Nana
“Ne. Kim Myung Soo imnida..
S-saya bersal dari seoul, ibu saya dari korea dan ayah saya dari amerika.
Saya murid baru disini.. sekolah lama saya di daerah seoul,saya tinggal tak jauh dekat Menara Seoul. Saya adalah anak tunggal, saya tinggal di sebuah rumah atap karena kedua orang tua saya sekarang sedang berada di amerika.”  ucap namja bernama Myung soo yang nada suaranya yang masih kelelahan memperkenalkan dirinya dengan sangat rinci panjang lebar.
“Myung Soo-Ah!! walaupun kau murid baru di sini besok dan seterusnya kau tidak boleh datang terlambat!! Dan seharusnya kau mengucapkan sapaan ’Annyeong Hasseyo’ sambil menundukan kepalamu sedikit.Apa kau tidak mengerti sopan santun?” tanya Nana
“Ah, Jeosonghamnida sunbaenim.
Aku sangat kelelahan jadi aku lupa mengucapkannya.” ucapnya meminta maaf lalu menundukan tubuhnya.
“Memangnya apa yang membuatmu datang terlambat ?
Rumahmu tak begitu jauh dari sini.” tanya Nana lagi dengan nada sedikit menuntut
“Nan Jeongmal Mianhae sunbaenim.
Tadi saya berangkat sekolah dengan berjalan kaki.dan ketika saya ingin menyebrang saya melihat Halmeoni yang kesusahan untuk menyebrang.. saya membantunya tapi ia berjalan sangat lambat.ketika saya melihat jam tangan saya, Saya langsung berlari datang ke sekolah tapi saya sedikit terlambat.” penjelasannya dengan bahasa sangat formal kepadanya.
“Ne, gwenchana. sekarang duduklah di kursi yang kosong itu ..” ucap Nana sambil mengarahkan tangannya ke kursi yang kosong di depannya persis.
“Ye. Gamsahamnida sunbaenim.” ucapnnya lalu duduk di kursi paling depan.
             Semua gadis di kelas itu langsung menatap myungsoo dari kursi mereka. Bagaimana tidak? Wajahnya sangat tampan. Ia juga mempunyai fisik dan penampilan yang bagus.

“Ne.sekarang semuanya sudah memperkenalkan diri.
Annyeong Hasseyo. Kim Nana imnida, saya sekarang duduk di kelas 2 disini.
Kalian bisa memanggilku Nana Sunbae,Noona atau Nana-ssi..
Gamsahamnida.. ada yang ingin kalian tanyakan ?”
             Semua namja disana mengangkat tangannya tak terkecuali myungsoo juga mengangkat tangan.
Nana menunjuk salah satu murid namja yang duduk paling belakang dan kemudian ia berdiri, “ Sunbaenim! Kau tinggal di daerah mana ?”  tanyanya memasang wajah malu
“Aku tinggal di daerah sekitar Menara Seoul tak jauh dari sini.” jawabnya santai
“Sunbae! Apa aku boleh berkunjung ke rumahmu ?” tanya murid di depannya.
“Oh. Tentu saja! Kalian boleh berkunjung ke rumahku dan bermain disana.”
“Nana Sunbae!! Apa kau tinggal sendiri ?”
“Ah, anio..
Aku tinggal bersama kedua orang tuaku,tapi kadang mereka bekerja di luar kota dan pulang setiap satu bulan sekali.”
“Yesss!!!!” semua murid namja berteriak senang termasuk Myung soo.
“Sunbaenim. Apa kau memiliki eonni atau dongsaeng perempuan yang sama cantiknya denganmu ?” tanya Min Hoo dengan malu-malu.
“ah! aku anak tunggal sama seperti Myungsoo.”
“Ya! Sunbae kalau kau sendirian di rumahmu aku bisa datang dan menemuimu ?” ucap seorang namja lainnya
“ah! tentu saja.” jawab Nana
“Sunbaenim. Apa kau memiliki namjachingu ?” tanya Myungsoo dengan menundukan kepalanya sedikit di depan Nana
“Hmmmmm… kenapa kita membahas ini ? bukankah seharusnya pelajaran tentang sekolah ?” tanya Nana mencari alasan
“Ne!! sunbae!! Pertanyaan Myungsoo benar! Kau memiliki namjachingu ?
Apa kau menerima seorang yang lebih muda darimu ?” tanya namja di samping Myungsoo
“Ah. asalkan keduanya saling mencintai,bagiku ituu tidak masalah,,” ucapannnya terpotong karena para muris berteriak kegirangan disana
“Tapi…aku sudah memiliki namjachingu.” lanjut Nana
“Yahhhhh…” kecewa murid-murid itu sedikit sebal dan langsung merubah raut wajah mereka.
“Siapa namja yang berhasil mendapatkan hatimu sunbae ?”
“Maksudmu namjachinguku ?
Apa aku perlu mengatakannya ?” tanya balik Nana
“Tentu saja sunbaenim!!” sahut namja yang menyukai nana duduk di belakang
Myungsoo
“Hmm... namanya Cho Kyuhyun, dia sama sepertiku duduk di kelas dua. Namun dia lebih tua beberapa bulan dariku,jadi jika kalian suatu saat bertemu dengannya kalian harus memanggilnya sunbae..karena beberapa saat lagi bel istirahat di bunyikan kalian boleh beristirahat terlebih dahulu.”
“Ne. Gamsahamnida sunbaenim..” ucap semua murid lalu menundukan tubuhnya.
Bel istirahat di bunyikan..
             Nana segera keluar dari ruang kelas itu.keadaan langsung berubah,para namja disana berkumpul seperti sudah mengenal satu sama lain sangat lama dan mengobrol tentang sunbae barunya.
Para murid yeoja keluar untuk beristirahat. Myungsoo juga keluar dan melihat Nana berjalan, ia menabrak seorang murid lainnya karena tidak melihat.
Buku yang di bawa mereka bertabrakan dan jatuh terlempar. Salah satu bukunya entah milik siapa terlempar jatuh di depan Myung soo berdiri..
  
Keduanya langsung meminta maaf dan pergi melakukan aktivitasnya seperti
semula.
Myung soo mengambil buku di depannya dan melihat covernya bertuliskan “Alice In Wonderland.”
Myung soo lalu membawa buku itu dan berlari mengejar sambil meneriakan namanya
“Nana Sunbaenim..” panggilnya
Nana langsung berhenti dan membalikan tubuhnya melihat Myungsoo sekarang di depannya.
“Nde ? waeyo ?” tanya Nana
“Sunbaenim.. saat tadi kau bertabrakan dengan namja itu.
Salah satu buku jatuh terlempar ke arahku, aku tidak tahu milik siapa.
Apakah ini milik sunbae ?” tanya myungsoo sambil memberikan bukunya.
“Alice In Wonderland.” Nana membaca judul buku itu.
“Ne. MyungSoo-Ah, jeongmal gumawo.
Sebenarnya sekarang aku ingin mengembalikan buku itu.
Untung saja kau menemukannya dan tidak hilang. Karena itu milik sekolah.” ucap terima asih Nana sambil memeluk buku itu.
“Ne. cheonma sunbaenim.” jawabnya
“Oh,ne! Myung Soo-Ah! bukankah rumah kita tak begitu jauh ?
Aku tinggal di rumah ke-7 dari sebelah selatan menara seoul yang bercat putih.
Jika kau sempat mainlah ke rumahku..” ajaknya.
“Sunbae! aku tidak tahu rumahmu yang mana.
Karena banyak yang bercat putih, rumahku juga berwarna putih.
Apakah sunbae sibuk saat pulang nanti ? jika tidak, apa sunbae ingin pulang bersamaku berjalan kaki ?” ajak Myung soo
“Aku juga pulang berjalan kaki.
Hmmm. Baiklah setelah pulang sekolah.
Aku pergi dulu ne ?” ujar Nana lalu pergi.
Myungsoo lalu pergi dari tempat itu.

             Kyuhyun menghadang Nana dengan tangannya tiba-tiba. Hal itu membuat Nana terkejut dan menghentikan langkahnya karena kelakuan evil kekasihnya saat Nana akan berjalan kearah perpustakaan sekolahnya..
“YAA!!! Kau mengagetkanku!” teriak Nana


To Be Continued