Monday, 30 September 2013

Mengenal lebih jauh tentang Member Main Cast,PD,FD,VJ Running Man

PD-nim & Crew



0. CP Nam Seung Yong - 남승용
-
= = Production Director = =
1a. Black Jacket:  조효진 - Cho Hyo Jin / Jo Hyo Jin PD  - ”PD in charge.”
1b. Red Jacket: 임형택 - Im Hyung Taek PD / Lim Hyung Taek- Taek PD
xorbro@gmail.com 
1c. Brown Jacket: 김주형 - Kim Joo Hyung/Kim Joo Hyeong PD -  Myuk “Grab by the Collar” PD - PD Jay
1d.Hwang Seon Man PD - 
1e. Lee Hwang Jin PD - 이환진 - Maknae Lee PD - Martial Arts PD
1.f Lee Sae Young PD (Ep.133)
-
= = Floor Direction= =
2a. FD Go Dong Wan/Ko Dong Wan - 고동완 - Maknae FD
-
= = Video Journalist = = 
3a. VJ Ryu Kwon Ryeol - 류권렬 - Yoo Jae Seok’s Primary VJ - Hallyu VJ
3b. VJ Kim Yoo Seok - 김유석 -  Ji Seok Jin’s Primary VJ 
3c. VJ Choi Yun Sang - 최윤상 - Lee Kwang Su’s Primary VJ 
3d. VJ Yoon Sung Yong - 윤성용 - HaHa’s Primary VJ
3e. VJ Park Jin Su - 박진수 - Joong Ki’s / Gary Primary VJ (?)
3f.  VJ Sung Gyu - Song Ji Hyo’s Primary VJ (?)
3g. VJ Ham Jung Hwa - Gary’s Primary VJ (?)
3h. VJ Kim Ki Jin - VJ 김기진 - Kim Jong Kook’s Primary VJ 
3i.
3j .
-
= = Crew/Staff = = 
4. Manager Kim Gap Jin - 김갑진 - Jong Kook’s Manager
5. AT Hwang Myeong Seon - 황명선
6. Song Seon Ah - 송선아 - Ha Ha’s Coordinator
7. CD Chan Hui (?)
8. PT  Jang Ji Woong - 장지웅 
9. ST Choi Seung Yeon
-
10. Lee Sung Keun (?)
11. Go Min Seok (Post Production)

Monday, 23 September 2013

Fanfiction Korean FF Mianhanda Hajiman Saranghanda PART ENDING



Tittle : Mianhanda Hajiman Saranghanda..
Rate : 14+
Genre : Romance,Married Life,familly ( Happy Ending )
Length : 4 Part-end. *Belum pasti berapa part. 4 atau 5 part
Cast :
·        Kim Ji Kyung (HSD )
·        Lee Sung Min
·        Eomma Lee Sung Min
·        Appa Kim Ji Kyung
·        Other Cast. ( you can find it!)
Writer : HTS
NOTE!!! FF ini murni buatan aku sendiri,tidak ada unsur plagiat di dalamnya..
Typo?? Maaf! Genrenya Married Life! Okay? Tapi bukan NC atau FF Yadong yaa…
Dan jika cerita ini mempengeruhi kalian tidak usah di baca. Karena aku gak mau nanggung dosa kalian kalau berfikir jauh setelah membaca FF ini..
Tapi ini bukan FF NC atau Yadong ne!! Gamsahamnidaa ~


Dengan selimut masih menyelimuti tubuhnya ji kyung terbangun dan menyari sungmin tidak ada di sampingnya..
“sungmin-ssi..” panggilnya masih dengan suara lemas karena suhu tubuhnya sudah mereda.tapi wajahnya masih pucat

PART 5

‘Ckkkkkkrrrrrriiiiiiiikkkkkk…………’
Suara pintu terbuka. Sungmin masuk dengan membawakan beberapa obat dan air putih lagi..
“kau sudah bangun..??
Tubuhmu masih panas..??” tanya sungmin membawakan obat
“hmmmmm…”
“kau ingin besok melaksanakan ujian kan..??
Untuk itu,minumlah obat lagi agar kau bisa sembuh”
Ji kyung menurut tapi,Ia mengecek obat itu dan melihat bagian belakangnya
“ya!! Aku belum makan bodoh! Bagaimana kau bisa menyuruh pasien minum obat dengan perut kosong..??”
“ya! Obat ini tertulis tidak apa-apa di minum sebelum makan.
Sudah! Nurutlah apa kataku dan meminumnya”
“ne” ucap ji kyung menurut lagi dan meminum obat itu.. setelah itu sungmin pergi..
------------------------------
Pagi cerah menjelang secerah ini..
Sungmin sudah berpakaian rapih dengan dasi dan kemeja yang di lapisi dengan jas hitam..
Sementara ji kyung yang sudah cukup sehat menggunakan dress dengan rok putih dengan di lapisi jaket berwarna cerah..
Sungmin pergi menaiki mobilnya untuk pergi bekerja di kantornya setelah ia meninggalkan beberapa obat dan segelas air di atas meja makan.
Ji kyung yang melihatnya langsung meminum obat itu lalu menutup pintu beranjak pergi ke sekolah dengan berjalan kaki dan ponsel di tangannya yang menunjukan GPS ke sekolahnya..
Karena ia belum lama tinggal di daerah ini,juga takut tersesat dan telambat datang ke sekolah..
Sungmin di dalam mobilnya melihat ji kyung sedang berjalan dengan tas dan beberapa buku di salah satu tangannya serta ponsel di salah satu tangan lainnya entah untuk apa.
Sungmin membuka pintu mobilnya dengan salah satu tangannya “Ya!! Masuklah!!”
Jikyung tidak memberi respon apapun dan terus tetap berjalan ..
“Ya!! Aku tidak akan memberikan kesempatan ketiga!
Terserah jika kau tidak mau masuk. Jangan salahkan aku jika kau terlambat dan tidak bisa mengikuti ujian..”  rayu ajak sungmin.
Ji kyung menurut pada sungmin dan masuk ke dalam mobilnya..
“Ya!! Untuk apa sejak tadi kau memerhatikan ponselmu terus menerus sambil berjalan..??
Bagaimana jika kau menabrak seorang ahjussi lagi..??” tanya sungmin yang sedang mengendarai mobilnya
“oh,itu..
Aku sedang melihat GPS untuk sampai ke sekolah ..
Karena aku belum pernah ke daerah ini sebelumnya..” jawabnya santai tidak menatap sungmin
“ohh.. begitu,,
Ji kyung-ah! dimana sekolahmu..???” tanya sungmin yang tertawa singkat sebelumnya
“di Seoul University ..”
“disanakah..?? perusahaanku tak begitu jauh dari sana..”
“geuraeyo..??”
“ne” ucapnya sambil mengendarai mobilnya. Dan tak terasa beberapa waktu di lalui,akhirnya sampai lah di depan Universitas Seoul..
Sungmin hanya bisa mengantarkan sampai sini. Karena tak mungkin jika ia masuk hanya untuk mengantarkannya,karena ia bisa menyebabkan sungmin terlambat..
Karena ia adalah atasan yang sikapnya harus di contoh oleh pegawai lainnya.
Jika ia terlambat datang untuk bekerja bagaimana dengan pegawainya nanti..??
Jikyung keluar dari mobil sungmin dan beranjak pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun..
“YAA!!!! Jam berapa kau pulang..??” teriak sungmin
Jikyung menghentikan jalannya dan berbalik “ untuk apa kau bertanya..??”
“ini kesempatan terakhirmu..
Jika kau tidak mau,itu terserahmu.. jangan sampai kau tersesat dan memintaku untuk menjemputmu lagi..??”
Ji kyung mendengus kesal “huhh. Aku pulang sekitar jam 2 siang.. Sungmin-ssi!! Jeongmal gamsahamnida” sambil tersenyum
Sungmin melambaikan tangannya keluar jendela dan pergi untuk ke kantornya
--------------
Bel berbunyi ..
Dua dosen datang masuk dari pintu. Salah satunya membawa soal untuk ujian..
Setelah dosen itu mengabsen murid. Dosen pengawas satunya membagikan soal ujian dan lembar jawaban ujian..
Setelah lembar jawaban dan soal jikyung terima ia mengangkat kedua tangannya dan berdoa
Ia mengisi data dirinya dan melihat soal ujian itu dari lembar awal sampai akhir lembarnya.
Jackpot!! Beberapa butir  soal dari soal ujian itu sama persis seperti soal yang sungmin buat di buku note nya. Hanya saja urutan jawabannya yang tidak begitu sesuai..
“waww! Betapa hebatnya kau Lee Sungmin-ssi!” ucapnya dalam hati yang lantas mengerjakan soal itu satu persatu dengan teliti..
Sementara di sisi lain..
Sungmin sibuk sedang mempresentasikan pekerjaannya kepada kolega-kolega yang datang di rapat kali ini.
***
Setelah ia mengerjakan ujiannya kali ini. Ji kyung lalu menyerahkan hasil ujiannya kepada sang dosen. Sekarang kerja kerasnya untuk belajar semuanya bergantung dengan hasil pada beberapa lembar kertas itu..
Beberapa jam berlalu sampai waktu untuk pulang tiba..
Jikyung keluar dari kelas itu dengan berjalan begitu santainya seperti sedang tidak melaksanakan ujian,ia melihat ke depannya sungmin dengan mobilnya di hadapannya sekarang.
Ia masuk dan duduk di depan sebelah sungmin
“kau sudah lama menungguku..??” tanya ji kyung
“tidak! Aku baru sampai.. kau berjalan dengan begitu santainya..
Apa kau yakin hasi ujianmu akan mendapat nilai yang bagus..??” tanya sungmin yang sedang mengemudi
“tentu saja!! Aku harus yakin!!! Kau juga sudah berjanji untuk mengabulkanku satu permintaan jika nilaiku bagus bukan..??”
“hmmm… kita lihat saja nanti apakah kau akan mendapatkan nilai bagus atau tidak..??” tanya tantangnya santai..

---------------------
SKIP PANJANG ~
Beberapa minggu kemudian..
Sebuah amplop berada di tangan jikyung saat ini.. sungmin juga berada di samping sungmin.
Hanya untuk membuka dan melihatnya saja jikyung sangat tegang seperti orang yang akan menyerahkan hidupnya pada sebuah amplop itu..
Ya! Di dalam amplop itu adalah selembar kertas yang berisi nilai hasil kerja keras jikyung selama bersekolah ..
Hari ini juga,jikyung dan teman-teman lainnya dinyatakan lulus sekolahnya..
Tapi jikyung tak begitu puas dengan hanya di nyatakan lulus. Yang terpenting sekarang adalah nilai hasil ujiannya sekarang.
Jika nilainya bagus sungmin akan mengabulkan permintaannya. Untuk itu,ia sangat takut untuk membukannya..
Sungmin yang berada di sampingnya beberapakali mencoba menenangkannya yang terus ketakutan untuk melihatnya..
Sekarang. Detik-detik jikyung akan membuka sebuah amplop itu..
DAGG!! DIGG!! DUGG!!!
Detak jantung Jikyung terus berdetak dengan sangat keras.
BINGO!
Kerja kerasnya selama ini terbalas setelah melihat hasil nilainya yang cukup memuaskan yang ia terima.. keduanya beberapa kali melompat kegirangan terlalu senang hanya karena ini.
Senyum penuh lebar terpancar di keduanya.. bagaimana sungmin tidak senang..??
Istrinya yang ia ajari sekarang bisa mendapatkan nilai yang memuaskan.
Rasanya jikyung dan sungmin ingin waktu berhenti begitu saja. Jikyung juga sangat berterima kasih pada sungmin atas apa yang selama ini ia ajarkan padanya..
Tapi, ia juga tak lupa dengan perjanjian sungmin dan jikyung.
“Ya!! Sungmin-ssi!! Kau saat itu sudah berjanji padaku!!
Dan sekarang kau sudah melihatnya bukan..??? nilaiku cukup tinggi!” tagih janjinya
“ne! bagaimana bisa aku lupa..?? sekarang sebutkan apa permintaanmu…??
Tapi jangan yang aneh-aneh..”
“hmmm. Sebenarnya saat ini aku belum memikirkannya. Dan kau tahu..??
beberapa hari yang lalu saat aku mengerjakan soal ujian itu ada beberapa soal yang sama persis seperti yang kau buatkan untukku..”
“jinjjayo..?? kalau begitu perjanjian kita batal!!” ucapnya lalu berjalan santai pergi meninggalkannya
“Ya!!! Mana bisa seperti ituu..??” teriaknya yang berlari mengejar sungmin
“ne. arraseo!! Aku tidak akan melanggar janjiku..
Pertama,kita pulang dulu ke rumah ne” ucapnya. Lantas mereka berdua menaiki mobil dan pulang ke rumahnya…

----------------------------
Keesokan harinya..
Di sore hari menjelang malam seperti ini sungmin masih tertidur siang di kamarnya.
PPPRRRAAAANNNNGGGG…!!!!
Terdengar suara gelas kaca yang terjatuh terdengar sangat keras bersumber dari kamar jikyung
Suara itu membuat sungmin yang sedang tertidur terbangun dan berlari menuju kamar jikyung
“Ya!! Jikyung-ah ada apa denganmu..??” tanya sungmin khawatir yang melihat istrinya seperti merontah kesakitan terus memegangi perutnya yang duduk di lantai dekat gelas yang jatuh itu.. di lihatnya muka jikyung yang putih pucat
“a-aku t-tidak tahu…
Perutku terasa aneh saat aku terbangun..” jawabnya yang menahan rasa sakit
“kajja!! Sekarang kita pergi ke rumah sakit..” ucap sungmin yang langsung menggendong istrinya dan membawanya ke rumah sakit terdekat dengan mengendarai mobil.
Di lihatnya istrinya yang terus menahan rasa sakit sepanjang perjalanan.
Sungmin menjadi sangat khawatir sekarang. Mungkin karena jikyung salah makan atau telat makan yang membuatnya menjadi seperti ini..
Bahkan ia belum sempat untuk menghubungi kedua orang tuanya..
-----------------
Sesampainya di depan rumah sakit..
Sungmin langsung di bantu beberapa perawat dan membawa jikyung ke ruang UGD,
Sungmin saat ini hanya di perbolehkan menunggu selama uisanim disana masih mengecek apa penyebab perut jikyung menjadi terasa tidak enak.
Beberapa menit berlalu seorang perawat menyuruh sungmin sebagai suaminya untuk masuk..
Di lihatnya jikyung yang duduk selesai pemeriksaan dan uisanim di depannya..
Sungmin lantas duduk di sebuah kursi samping jikyung
“kau Tuan Lee Sung Min sebagai suami dari pasien kan..??” ujar panggil uisanim disana
“Ne. saya suaminya..
Uisanim. Apa yang terjadi pada jikyung sekarang..??” tanya khawatirnya
“Jadi,sekarang Kim Ji Kyung,,
Ia sekarang sedang mengandung anak kalian.. saya ucapkan selamat kepada kalian berdua ..” ucap selamat uisanim yang menyampaikan kabar bahagianya
APPPPAAAA………?????” teriak tanya mereka berdua secara bersamaan. Bagaimana bisa mereka tidak kaget setelah mendengar berita ini..? mungkin bagi beberapa orang berita seperti ini adalah kabar baik. Tapi ini bertolak belakang untuk mereka berdua
“ne. kalian berdua sepasang suami istri yang sah kan..??
kim ji kyung sekarang akan menjadi calon ibu..
usia kandungnya baru beberapa minggu..”
“ne. tentu saja!! Kami sudah menikah uisanim..”
“kalau begitu saya ucapkan pada kalian berdua”
“ne,ne..
Jeongmal gamsahamnida uisanim..” ucap sungmin yang lantas mereka berdua keluar dengan memasang muka rata seakan tak percaya mendengar kabar seperti ini..
Keduanya masuk mobil dan beranjak pulang
“YAAA!!! Sungmin-ssi!! Apa yang kau lakukan padaku..???
Saat kita tidur bersama,apa yang kau lakukan padaku..???” tanya jikyung menuntut tiba-tiba
Sungmin lantas menghentikan laju mobilnya dengan mendadak dan berhenti di pinggir bahu-bahu jalan..
“YAA!!! Kenapa kau mencurigaiku seperti itu..??
Kita bahkan belum melakukan apa-apa..!! bahkan hanya sekedar ciuman saja kita belum pernah!!!
Bagaimana bisa itu terjadi padamu..?? sekarang siapa pria yang akan menjadi ayah dari anakmu itu..?? Cho Kyuhyunkah..???” tanyanya yang juga saling menuntut
“YAA!! Kau pikir aku ini wanita macam apa..??
Walaupun sebelumnya aku pernah berpacaran lama dengan kyuhyun oppa,aku belum pernah melakukannya !! tentu saja kau ayah dari anakku ini!!
meskipun kau berkata tidak terjadi apa-apa.bukan berarti tidak terjadi apa-apa!!
Satu-satunya pria yang pernah tidur bersamaku hanyalah kau sungmin-ssi!!!
Sekarang aku tidak mau tahu!! Kau harus tanggung jawab padaku..!!!”
“YAA!! Apa maksudmu..??
kau lupa aku ini siapa..?? aku ini suamimu!! Bagaimana bisa kau meminta pertanggung jawaban pada suamimu ini!! Kau terima saja yang sekarang terjadi!”
“YAAAA!!!
Aku ingin pergi sendiri dan aku tidak ingin melihatmu!!” teriak jikyung yang keluar dari mobil sungmin dan menutup pintunya dengan keras.
Sungmin yang di perlakukan seperti ini juga tidak terima. Ia lalu menekan gas pada kakinya dan pergi meninggalkan jikyung sendiri di malam yang dingin seperti ini..
Jikyung berjalan sendirian kedinginan yang tidak tahu sekarang kemana ia harus pergi..
“Sungmin-ssi!! Mianhae..
Dalam fikiranku dulu adalah kita saling membenci satu sama lain dan tidak saling mencintai!!
Eotteokhae…?? Aku salah! Sungmin-ssi adalah suamiku! Sungmin-ssi, tapi sekarang aku mencintaimu … jadi apa yang harus aku lakukan..???” tanyanya sambil terus berjalan di pinggiran jalan.perlahan mulai sedih
“sungmin-ssi!! Apa yang harus aku lakukan..??
Aku pernah melarangmu untuk mencintaiku!! Aku bodoh pernah mengatakan itu..” ucap jikyung menyesal..
Perlahan cairan bening keluar dari bola matanya jatuh mengenai pipinya. Jikyung sendiri tidak akan pernah menduga kalau pada akhirnya ia jatuh cinta pada Lee Sungmin.
Tapi,saat ini hubungannya sedang di tengah jalan. Saat jikyung mulai mencintai sungmin pada saat itu juga hubungannya dengan lee sungmin menjadi renggang.
Sepanjang perjalanan ia hanya menangis menyalahkan dirinya sendiri,ia terus mengatakan bahwa ia telah membuat suatu kesalahan..
Kesalahan yang sangat besar mengatakan kalau suaminya sendiri tidak boleh mencintainya.
Tapi bagaimana dengan Lee Sungmin…??
Bagaimana perasaannya kepada jikyung?
****
Sungmin masih terus berfikir sambil mengemudikan mobilnya..
“YAA!!! Pabo Jikyung!! Bagaimana bisa menuntutku seperti itu..??
Siapa yang salah..?? ” ucap marah sungmin terus menerus. Terjadilah perang dalam hatinya sekarang. Lalu ia memikirkan suatu hal ..
Cccciiitttttt…
Sungmin menghentikan mobilnya dengan mendadak lagi setelah memikirkan hal itu..
“Jikyung-Ah!! aku yang salah. Bagaimana bisa aku meninggalkanmu seperti ini sekarang..??
Aku harus kembali!!
Jikyung-ah!! kau pernah bilang aku tidak boleh menyukaimu!!
Tapi maaf,perasaanku berubah seperti ini! Tunggu aku,,aku akan menjemputmu” ucap Sungmin lalu memutar balik kemudinya
-----------------------
Tangisan jikyung terus menerus mengalir membuat air matanya terus berjatuhan sepanjang perjalanan
“Sungmin-ssi! Kembalilah kesisiku ..
Jika kau merasakan sama sepertiku,tolong kembali dan jemput aku..
Ini sudah terlalu larut malam untukku. Aku ketakutan sendirian untuk terus berjalan seperti ini.. tolong kembalilah” tangisnya
“Kim Ji Kyung!!” panggil seorang namja misterius dari belakang kim ji kyung. Mungkinkah itu sungmin..?
“sung,mi,,n,ss,i..” ucapnya berbalik kea rah namja yang di lihat itu ternyata bukan sungmin suaminya! Melainkan Cho Kyuhyun mantan pacarnya..
Kyuhyun berlari mendekat jikyung melihat masih ada bekas air mata yang menempel pada kedua pipinya “Jikyung-Ah..?? kau menangis ..??
Apa yang membuat kau bersedih? Apakah sungmin menyakitimu..??” tanya kyuhyun sambil kedua tangannya memegang pundak jikyung
“oppa! Bagaimana bisa kau kesini..??
Kenapa kau pergi larut malam seperti ini ..??” tanya balik jikyung yang belum menjawab pertanyaan kyuhyun
“aku..??
Aku mencarimu jikyung-ah!”
“mencariku..?? ada apa..??”
“aku, ingin mengatakan suatu hal padamu..
Tapi mengapa kau tiba-tiba sendirian berjalan sambil menangis seperti ini??
Apa terjadi masalah?”
“ah.. tidak.. gwenchana oppa!
Apa yang ingin kau katakan ?” tanya jikyung mengusap air matanya dengan kedua tangannya
“aku..
Sebenarnya aku masih mencintaimu jikyung-ah”
DEGG!!
Baru beberapa kalimat saja yang kyuhyun ucapkan membuat detak jantung jikyung menjadi tidak beraturan seperti ini. Hatinya saat ini menjadi goyah,
Di satu sisi masih ada sedikit perasaannya pada mantan kekasihnya cho kyuhyun.
Tapi, disisi lain tiba-tiba perasaannya menjadi seperti ini. Saat Ia mulai mencintai sungmin saat ini juga kyuhyun kembali
“aku tahu..
Kau pernah mengatakan itu saat mengirim pesan padaku dulu”
“tidak,bukan seperti itu!!
Aku ingin kau kembali lagi..
Kembalilah ke sisiku jikyung-ah!! perasaanku saat sebelum dan sesudah kau menikah masih sama.. aku masih mencintaimu jikyung-ah!”
“ah,,oppa! Tapi,tapi aku sudah menjadi istri orang lain..”
“kau tidak mencintaiku lagi..?? apa sekarang kau mulai mencintai sungmin?”
“oppa! Ku harap kau mengerti! Sekarang aku sudah menikah,,
Dan sekarang aku sedang mengandung anak dari Lee Sungmin!”
“tapi..? bukankah kita masih saling mencintai..? bukankah..”
“oppa! Ku harap kau mengerti!!”
Perlahan kyuhyun menjadi aneh seperti ini. Ia tidak seperti kyuhyun pada biasanya..
Ia menjadi kyuhyun yang tidak terkendali..
Perlahan ia mendekatkan wajahnya. Namun jikyung menhindar
“jikyung-ah! aku masih sangat mencintaimu!!” ucapnya terus menerus yang mendekatkan wajahnya namun jikyung menjauhinya dengan kedua tangannya
“oppa! Berhentilah!! Kenapa kau seperti ini..?? kau menjadi tidak terkendali seperti ini..!!
Oppa!! Aku mohon hentikanlah sampai disini!!” ucapnya yang terus menolak dan mencoba menjauhinya namun kyuhyun terus menggenggam kedua tangannya.
Pada saat ini juga sungmin datang dengan mobilnya.lalu menghentikan mobilnya di sembarang tempat.. tapi kyuhyun tidak mempedulikan ini! Kyuhyun terus menerus mendekat pada jikyung sampai pada akhirnya pukulan keras mendarat pada wajah kyuhyun yang membuat ia terjatuh. Kyuhyun mengusap dengan salah satu tangan dan terlihat jelas bahwa bibir dan sekitar mulutnya berdarah mengeluarkan darah karena terkena pukulan keras sungmin.
Tak lama setelah sungmin memukul kyuhyun .sangbyung datang langsung berlari ke arah kyuhun
“Oppa!! Kenapa kau memukul kyuhyun oppa seperti ini!!!
Kau sudah benar-benar berubah!!” ucap sang byung sambil menopang tubuh kyuhyun.
Kyuhyun menjadi lemas dan tidak memilik tenaga untuk membalasnya. Sementara sang byung langsung membawa kyuhyun pergi yang terus menekan luka pada bagian bibirnya yang terkena pukulan keras dari tempat itu
“Oppa!!! Mianhae!!” teriak jikyung dari sana sesaat kyuhyun yang akan pergi tidak berbalik dan mengabaikan omongan jikyung..
Karena untuk apa lagi ia berkeras..?? jikyung sudah mencintai pria lain dan bukan dirinya..
Tak lama saat kyuhyun dan sangbyung pergi membuat keadaan hanya tinggal mereka berdua.
Jikyung menundukan kepalanya dan menangis
“YAA!!! Kenapa kau selalu menangis di hadapanku..??
kau masih mencintainya..??” tanya sungmin berbalik ke arah jikyung.
Jikyung menggelengkan kepalanya..
“kenapa kau masih menangis ..???
Karena aku memukulnya begitu keras..??
Atau karena keadaanmu sekarang..?? bicaralah padaku!”
Jikyung masih menunduk dan menggelengkan kepalanya..
“ullijima.. berhentilah menangis jikyung-ah” ucap sungmin lalu memeluk hangat jikyung
Ia kemudian mengangkat kepalanya sedikit dan membuka mulutnya
“Sungmin-ssi! Kau pernah berjanji padaku dulu!!
Saat aku mendapat nilai bagus,kau berjanji menganbulkan permintaanku!!”
“ne. aku masih ingat itu…
Kenapa ..? kau ingin kembali padanya..?? katakan saja padaku apa permintaanmu jikyung-ah”
“aku ingin kau mengabulkan satu permintaanku..
Aku ingin kau bersikap baik padaku,
Aku ingin kau tidak dingin dan mengabaikanku,
Aku ingin kau hanya memikirkanku seorang dan tidak melihat orang lain,
Aku ingin kau menjadi ayah untuk anakku,
Aku ingin kau,, mencintaiku..
Aku minta maaf karena aku telah bersikap bodoh padamu..
Aku ingin kau melupakan saat aku mengatakan kau tidak boleh mencintaiku..
Apa yang harus aku lakukan sekarang..??
Aku,, aku mulai mencintaimu sungmin-ssi!! Bukankah itu mudah..?? bisakah kau mengabulkan permnintaanku..??” ucap permintaannya sambil terus menerus menangis
“berhentilah menangis..
Bagaimana bisa aku mengabulkan itu semua..??
Aku mengatakan dulu hanya satu permintaaan. Tapi kau menyebutkan lebih dari lima jikyung-ah…
Dulu saat kau pernah mengatakan bahwa aku tidak boleh menyukaimu..
Kurasa itu benar,, tapi sekarang aku baru menyadari perasaanku jikyung-ah..
Aku minta maaf padamu..
Jikyung-Ah, Mianhanda Hajiman Saranghanda..” ucap sungmin yang sekarang mengatakan jujur apa perasaannya setelah mendengar jikyung mempunyai perasaan yang sama dengannya..
Mendengar ucapan sungmin membuat jikyung senang dan berhenti menangis..
Keduanya masih berpelukan dengan hangat dan sekarang mereka saling menyukai dan memahami perasaan satu sama lain..


The End ~

Sunday, 22 September 2013

Fanfiction Korean FF Mianhanda Hajiman Saranghanda Part 4


Mianhanda Hajiman Saranghanda…
Tittle : Mianhanda Hajiman Saranghanda..
Rate : 14+
Genre : Romance,Married Life,familly ( Happy Ending )
Length : 4 Part-end. *Belum pasti berapa part. 4 atau 5 part
Cast :
·        Kim Ji Kyung (HSD )
·        Lee Sung Min
·        Eomma Lee Sung Min
·        Appa Kim Ji Kyung
·        Other Cast. ( you can find it!)
Writer : HTS
NOTE!!! FF ini murni buatan aku sendiri,tidak ada unsur plagiat di dalamnya..
Typo?? Maaf! Genrenya Married Life! Okay? Tapi bukan NC atau FF Yadong yaa…
Dan jika cerita ini mempengeruhi kalian tidak usah di baca. Karena aku gak mau nanggung dosa kalian kalau berfikir jauh setelah membaca FF ini..
Tapi ini bukan FF NC atau Yadong ne!! Gamsahamnidaa ~

Satu..dua.. jam berlalu begitu saja..
Ji kyung bergerak sedikit tapi ada sesuatu yang terasa berat di pinggangnya..
Ji kyung mencoba membuka matanya perlahan ada tangan seseorang yang melingkar di pinggangnya.
Ji kyung mencoba melepaskan tangan itu dari pinggangnya 1..2..3 kali ia mencoba namun usahanya sia-sia
Ini membalikkan tubuh dan kepalanya dan,,
DEGGG!!

PART 4

Hal pertama yang ia lihat adalah lee sung min yang sedang tertidur di sampingnya..
Di lihat mata dan bibirnya,ia sepertinya sedang tertidur pulas.ji kyung sebenarnya juga tidak ingin mengganggunya tapi apa lagi yang bisa ia lakukan..??
Perlahan tangannya mengoyangkan pundak kiri lee sung min beberapa kali..
Namun sungmin belum memberikan respon sedikitpun.
Apa yang harus ia lakukan lagi selain membangunkannya..
Ia membuka mulutnya sedikit “sung min-ssi.. irreona..” ucapnya beberapa kali
Sungmin yang mendengar masih setengah tidur dengan mata tertutup hanya membalas dengan “hmmm..??”
“igeo… tanganmu..
Bisakah kau,,menarik,,tanganmu…??” ucapnya perlahan
DEEGGG..!!!
“yaa…!!!” teriak ji kyung dengan tidak keras
Dengan matanya yang masih tertutup sungmin bukannya melepaskan tangannya dari tubuh ji kyung malah memeluk ji kyung dengan erat yang membuat ji kyung berteriak.
“hanya sekali..” ucap sungmin dengan lembut dan mata masih menutup
“hanya,,sekali..??
Maksudmu..??”
“hanya sekali..
Besok,kita akan pulang dan berpisah kamar lagi bukan..??
Hanya sekali…
Aku tidak akan melakukan apa-apa.
Hanya sekali,, aku ingin memelukmu seperti ini sampai esok hari..
Sejak kita menikah.kita belum melakukan apa-apa. Tapi,aku tidak akan melakukan hal itu..
Hanya ini. Hanya pelukan seperti ini.. biarkan aku memelukmu seperti ini..” ucapnya yang terucap dengan perasaan sepenuh hati serta lembut
“ya! Sungmin-ssi.. apa kau mabuk ..??
kau minum berapa botol..??”
“ssstttt..!!
jika kau terus berbicara,,
aku.. akan terus memelukmu lebih erat..!
aku bilang,aku tidak akan melakukan apa-apa.. percayalah! Hanya seperti ini..” ucapnya lagi
ji kyung menurut dan tidak berbicara sepatah katapun lagi.
Apa yang di katakan sungmin memang benar. Sejak menikah,mereka belum melakukan apa-apa..
Jadi,mungkin hanya pelukan seperti ini saja yang ji kyung berikan..
Tak lama ji kyungpun tertidur dalam pelukannya sampai keesokan harinya …
---------------------------

Pagi hari menjelang ~
Sungmin dan Ji Kyung sudah bersiap-siap untuk pulang..
Pakaian dan koper mereka pun sudah siap.
DEEGG..!!!
Sungmin dan ji kyung berpaprasan muka yang masih di dalam kamar mereka..
Ji kyung menunduk malu. ia saat ini tidak ingin bertemu dengan sungmin..
Ji Kyung mengalah. Ia ingin ke meja belajarnya mengambil buku-bukunya melangkah satu langkah ke kiri, tapi sungmin ikut melangkah satu langkah ke kiri.
Ji kyung pasrah dan melangkah lagi ke kanan,sungmin ikut melangkah ke kanan.
Ji kyung semakin kesal ia melangkah satu langkah ke kiri lagi dengan menghentakan kakinya,sungmin ikut melangkah ke kiri.
Ji kyung mengangkat kepalanya dan memberikan tatapan mata sinis.
Ji kyung menatap mata sungmin,tentunya dengan perasaan sedang kesal melihatnya. Tapi tatapan yang sungmin berikan membuat ji kyung malu yang membuat pipinya memerah seperti tomat.
“Ya! Wajahmu memerah!!” ucap sungmin
Ji kyung segera menutupi pipinya dengan kedua tangannya “ Jinjjayo..??”
“Ne! kenapa kau menghindar dariku..?? kau tidak seperti biasanya..!
Hmmmm,, atau…
Jangan-jangan,kau malu atas kejadian tadi malam kan..?” tanya rayu goda sungmin
“aniya!!!” ucapnya berbohong
Sungmin melangkah satu langkah ke depan mendekat kepada ji kyung semakin membuat ji kyung malu dan wajahnya semakin memerah saat sungmin bertanya “jinjjayo..??” tanyanya dengan nada menggoda
“YAA!!” Teriaknya yang ia luapkan karena kekesalannya
“ya! Kenapa kau berteriak di depanku nyonya lee ..??” goda sungmin terus menerus
“kau..!!” ucapnya yang terpotong
“aigoo! Tenang saja ,,
Kamarin aku tidak melakukan apa-apa padamu! Kau tidak perlu takut..” ucap sungmin yang membawa kopernya yang akan keluar
Ketegangan Ji kyung merendah saat sungmin pergi tapi,,
“aku sangat menikmati malam pertamaku dengan mu nona Lee! Meski aku tidak melakukan apa-apa” ucap sungmin sesaat sebelum keluar. Setelah mengatakan godaannya dan pergi menutup pintu meninggalkan ji kyung sendiri.
“YAAAA….!!!” Teriak Ji kyung semakin kesal atas apa yang suaminya ucapkan.
Ji kyung berjalan ke arah meja tempat buku-buku itu dan menemukan sebuah buku.
Ia membuka halaman pertamanya dan bertuliskan
“ pelajarilah buku ini! Aku menulisnya sampai tanganku pegal!!
Jadi kau harus menggantinya dengan belajar dengan rajin..!!
Jika kau berhasil lulus dengan nilai yang cukup baik. Aku akan mengabulkan satu permintaanmu..
Promise me! … - Lee Sung Min
Ji kyung lalu menutup buku itu.
“ne! aku akan lulus dan mendapat nilai yang baik dan setelah itu kau harus mengabulkan satu permintaanku!!” ucapnya lalu menutup buku itu dan menaruhnya di kopernya ..
Ia lalu keluar dan menutup pintunya..
--------------------
Di depannya terlihat mobil serta kedua orang tuanya di dalam mobil itu yang akan segera pulang.
Sungmin sejak tadi masih menunggu dan kini berada di samping ji kyung.
Sungmin melihat ji kyung masih kesusahan seperti sebelumnya yang membawa koper berat itu
“biar kubawakan..” tawaran sungmin yang ingin membawakan koper ji kyung
Ji kyung menatap matanya yang membuat ia memerahkan wajahnya lagi “ani!! Aku bisa sendiri!!”
“ya! Wajahmu memerah lagi ji kyung-ah!”
“aishhhh..!!!” ji kyung mendelik kesal dan segera pergi membawa koper beratnya sendiri namun membuat jalannya lambat seperti siput
Sungmin berjalan juga “ kau tidak ingin ku bantu kan ..??” ucap sungmin dan pergi membawa kopernya
Ji Kyung menjadi kesal. Ia membawa koper itu sendiri sampai ke mobil dan bersiap untuk pulang..
--------------------------
Di dalam mobil ..
Mereka sedang dalam perjalanan untuk pulang..
Seperti kemarin..
Eomma dan appa sungmin berada di bagian paling depan,dimana appa sungmin yang mengemudikan mobil itu..
Di posisi tengah adalah kedua orang tua ji kyung dan yang terkahir,
Ji kyung dan sungmin berada di bagian belakang lalu bagian bagasi,tempat mereka menaruh koper-koper mereka.
Ji kyung yang duduk di sebelah sungmin terus menampakan wajah malunya sepanjang perjalanan..
Sungmin yang juga berada di samping ji kyung ikut mulai terganggu oleh tingkahnya dan mukanya yang menunjukan wajah merahnya itu..

Keadaan menjadi mendung seperti ini,awan hitam terlihat di atas kepala..
Padahal ini sudah musim panas,apa karena akan berganti musim atau musim dingin yang belum selesai membuat keadaan seperti ini..
Appa sungmin kemudian menyalakan radio yang ada di depannya.
Awalnya suara gemuruh dari radio itu tapi sekarang ia sudah mendapatkan sinyal sehingga suara sang penyiar radio terdengar..

Perhatian.kepada seluruh warga korea yang akan berwisata atau akan pulang menuju arah seoul. Harap berhati-hati,karena di perkirakan akan terjadi hujan dengan identisas sedang di sekitarnya.. beberapa saat lagi,kita akan mengetahui apa penyebab terjadinya hujan di musim panas seperti ini,terima kasih~
“aneh sekali..
Ini musim panas,,kenapa bisa akan terjadi hujan..?” tanya heran appa sungmin
“mungkin karena matahari yang menyebabkann kondensasi pada air laut” sahut appa ji kyung
Tiiikk…..tiikkk….tikkk..
Bunyi Air hujan mulai berjatuhan dari atas lagit,airnya turun tidak terkira (?)
Keadaan di dalam mobil menjadi dingin,walaupun penghangat ruangan sudah di nyalakan tetap saja tidak cukup untuk menghangatkan seluruh penjuru sudut di mobil ini..
Keadaan seperti ini membuat ji kyung merasa kedinginan karena iayang menggunakan pakaian pendek tidak menyangka akan terjadi kejadian seperti ini.
Sungmin mengambil jaketnya dari belakang tempat kopernya di simpan..
Ia tak membuka mulutnya hanya memberikan dengan satu tangan jaketnya kepada ji kyung. Kim ji kyung menolehkan sedikit kepalanya dan melihat jaket itu tidak menggunakannya dan kembali ia menatap hujan dari dalam kaca mobil..
Sungmin mengambil ponselnya dan mengirim sebuah pesan

From : Lee Sung Min
            Kau tidak ingin menggunakannya..?? kau yakin tidak kedinginan..??
Jika kau sakit aku tidak ingin mengobatimu kecuali itu parah.. dan aku juga tidak menjamin kau bisa mengikuti ulangan lusa..

Ddrrrrtttt…..dddrrrtttt…
Ponsel ji kyung bergetar dan membuka pesan dari sungmin..
Ia tidak membalasnya, ia kemudian ingin mengambil jaket itu untuk ia pakai tapi
DEEGGG!!
Pada saat yang sama sungmin sedang menoleh ke arahnya yang membuat mereka saling berbalas tatapan,mereka berdua menjadi membeku..
Pipi ji kyung kembali menampakan ke merahannya, ji kyung yang tadi ingin mengambil jaket itu tidak jadi setelah mereka saling tatap menatap..
Sungmin tersenyum singkat dan mengirimnya lagi sebuah pesan

From :  Lee Sung Min
             Why..??!!
Kali ini ia menggunakan pelafalan bahasa inggris.
Tapi ji kyung tetap tidak membalasnya,ia menulis sebuah tulisan menggunakan jari tangannya sendiri yang bertuliskan “ Aku membencimu..” dalam pelafalan bahasa korea di dinding kaca mobilnya
Sungmin menyadarinya dan menuliskan lagi “Waeyo..??” di dinding kaca mobilnya juga
“aku tidak ingin mengatakannya disini..!” tulisnya lagi
“sebentar lagi kita akan sampai!” balasnya
“benarkah..??”
Tak lama appa sungmin memberhentikan mobilnya di depan rumah sungmin.mereka tidak sempat berdiam diri,masuk mengunjungi dan berbincang disana di karenakan hujan..
------------------
Rambut sungmin setengah basah terkena air hujan. Sementara ji kyung dari ujung kaki sampai ujung rambutnya basah terkena air hujan.
Ia tak langsung mandi dengan air hangat,tapi ji kyung hanya menggunakan handuk tebalnya yang melindunginya dari dinginnya suhu di ruangan ini dan menyerap air hujan yang masih menempel di pakaiannya..
Sungmin menarik salah satu tangannya sampai punggung jikyung menempel pada dinding perantara kamar mereka..
Salah satu tangannya menempel pada dinding dan tangan yang satunya lagi menggenggam salah satu tangan ji kyung yang membuat ji kyung tidak bisa berbuat apa-apa dengan handuk yang masih menempel di tubuhnya
“kau ,, membenciku..??” tanya sungmin dengan rambut yang setengah basah membuatnya menjadi namja dingin
Ji kyung tidak menjawabnya dan membuang mukanya
Sungmin bertanya lagi “waeyo..??”
Ji kyung masih tidak menjawab. Sungmin tak punya cari lain,selain memancingnya..
Sungmin mengeluarkan jurus andalannya. Ia mendekatkan wajahnya ke wajah ji kyung,,
Ji kyung tak tahu lagi apa yang harus ia perbuat
“ya,,ya,,!!” ujar ji kyung sebagai peringatan pertamanya. Sungmin mengabaikannya dan mendekatkan wajahnya lagi..
Tapi,,
Kejadian ini justru tidak di sengaja yang di buat olehnya..
Huaacchiimmm..!!’ ‘ji kyung bersin karena udaranya sangat dingin belum di tambah lagi karena ia kehujanan karena masuk rumah,orangtuanya tidak mengantarkan sampai depan pintu persis yang membuat ji kyung harus berlari kehujanan untuk sampai di dalamnya.belum lagi karena kopernya berat yang membuat ia berjalan lambat.
Kejadian ini membuat sungmin mundur dengan sendirinya.. jarak mereka cukup jauh sekarang, hal ini di ambil ji kyung sebagai kesempatannya,ia beranjak pergi dengan perlahan sambil tangannya menutupi mulut dan hidungnya..
“Ya!!! Apa ini caramu untuk kabur..??” teriak sungmin yang kesal sendirian
Huaaaaccchiiiimmmm…!!!!!” ji kyung bersin sekali lagi.tapi tampaknya kali ini ia sengajakan agar menghindar dari sungmin.
Ji kyung beranjak masuk ke kamarnya dengan terus menerus bersin tanpa di sengajakan olehnya..
---------------------------
Ji kyung mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur panjang dan bersiap untuk tidur ..
Sepanjang malamnya ia terus menerus bersin yang membuat sungmin yang berada di samping kamarnya mendengar bersinnya.
Keadaan seperti ini sebenarnya sulit bagi ji kyung untuk tidur,karena ia terus bersin tanpa di sengaja..
Kepalanya juga menjadi pusing automatis membuat wajah putihnya terlihat semakin putih pucat sayu sekarang. Ia juga kedinginan karena suhu ruangan menjadi dingin dan hujan yang terus turun tidak berhenti. Tubuh ji kyung menjadi panas sekarang yang membuatnya tidak nyaman untuk sekedar tidur saja
Huuuaaaaccchhhhiiiiimmmmm’ bersin ji kyung terus menerus terdengar di telinga sungmin.
Sungmin pun terbangun dari tidur indahnya dan segera pergi ke dapur..
Ia mengambil segelas air putih dan sapu tangan yang tadinya masih di simpan,
Tak lupa ia mencari kotak P3K dan mengambil tiga macam obat untuk penyakit flu,panas dan kepala pusing..
Ia membawa semuanya dengan kedua tangannya yang kemudian masuk ke dalam kamar ji kyung. Sebelumnya tak lupa ia mengetuk pintu yang membuat ji kyung terbangun dan duduk di kasurnya..
“mwoya..??” tanya ji kyung dengan lemas menampakan wajah pucat di seluruhnya
“ya!! Kau terus menerus bersin yang membuat aku terganggu saat tidur!!” seru sungmin yang masih berdiri disana
“mianhae, sungmin-ssi”
“minumlah obat ini” perintah sungmin
“shireo!! Nan gwenchana sungmin-ssi”
“gwenchana..?? kau terus menerus bersin! Kau sakit..??”
Ji kyung menggelengkan kepalanya. Sungmin mengecek suhu dengan menempelkan punggung tangannya ke dahi ji kyung,dan seperti dugaan! Suhu tubuhnya panas.
“aigoo!! Ji kyung-ah! tubuhmu panas!!
Kau masih kuat berjalankan..?? kajja! Kita pergi ke rumah sakit!”
“gwenchana”
“kau tidak mau..??? atau aku harus menghubungi kedua orangtuamu..??”
“tidak usah sungmin-ssi! Ini sudah terlalu malam, aku tidak ingin mengganggu tidur mereka..
Mereka mungkin sedang tidur sekarang”
“cah~ kalau kau tidak mau, minum obat ini dulu..” ucap sungmin memberikan obat kepada jikyung
“ne” jikyung menurut. Dan meminum obat untuk menghilangkan flunya dan meredakan turun panas
“kepalamu pusing?”
“ne. sedikit,,”  ucapnya. Sungmin memberikan obat untuk pusing kepala yang segera di minum jikyung. Lalu sungmin meletakan gelas dan sisa obat yang telah ji kyung minum di meja samping tempat tidur jikyung.
Ji kyung menganggkat kedua kakinya dan bersiap untuk tidur.
Sungmin mengambil sapu tangan dan mengangkat kakinya tidur di samping jikyung.
“sungmin-ssi! Apa yang kau lakukan..??” tanyanya yang masih duduk sementara sungmin sudah dengan posisi siap untuk tidur dengan mata tertutup tidak sepenuhnya tertidur
“sudah tidurlah!! Aku tidak melakukan apa-apa!! Kau sedang sakit! Mana bisa suamimu ini santai tidur sementara kau sakit.. ini,,” ucapnya memberika sapu tangan kepada ji kyung.
Ji kyung pasrah dan badannya yang sudah terlalu lelah,percuma jika ia marah. Toh, akhirnya sungmin tidak akan mendengarkan..
“kau kedinginan..??” tanya sungmin peduli
“tentu saja bodoh!” ucapnya yang tidur dengan membelakangi sungmin
“tidurlah…
Jika besok kau tidak sembuh. Aku akan membawamu ke rumah sakit..
Jika kau tidak mau itu terserahmu! Mungkin kau bisa mengikuti ujian di rumah sakit.
Untuk itu tidur dan cepatlah sembuh” ucapnya peduli dan memeluk ji kyung dengan kedua tangannya serta memberikan selimut lebih untuknya agar tidak kedinginan.. ji kyung juga tidak bisa berbuat apa lagi sampai pagi menjelang
-------------------------
Dengan selimut masih menyelimuti tubuhnya ji kyung terbangun dan menyari sungmin tidak ada di sampingnya..
“sungmin-ssi..” panggilnya masih dengan suara lemas karena suhu tubuhnya sudah mereda.tapi wajahnya masih pucat

========================= TBC =====================
*insyaallah part ending malam ini..