Tittle : Mianhanda Hajiman Saranghanda..
Rate : 14+
Genre : Romance,Married Life,familly ( Happy Ending )
Length : 4 Part-end. *Belum
pasti berapa part. 4 atau 5 part
Cast :
·
Kim Ji Kyung (HSD )
·
Lee Sung Min
·
Eomma Lee Sung Min
·
Appa Kim Ji Kyung
·
Other Cast. ( you can
find it!)
Writer : HTS
NOTE!!! FF ini murni buatan aku sendiri,tidak ada unsur plagiat di
dalamnya..
Typo?? Maaf! Genrenya Married Life! Okay? Tapi bukan NC atau
FF Yadong yaa…
Dan jika cerita ini mempengeruhi kalian tidak usah di baca.
Karena aku gak mau nanggung dosa kalian kalau berfikir jauh setelah membaca FF
ini..
Tapi ini bukan FF NC atau Yadong ne!! Gamsahamnidaa ~
Dengan selimut masih menyelimuti tubuhnya
ji kyung terbangun dan menyari sungmin tidak ada di sampingnya..
“sungmin-ssi..” panggilnya masih dengan
suara lemas karena suhu tubuhnya sudah mereda.tapi wajahnya masih pucat
PART
5
‘Ckkkkkkrrrrrriiiiiiiikkkkkk…………’
Suara pintu terbuka. Sungmin masuk dengan membawakan
beberapa obat dan air putih lagi..
“kau sudah bangun..??
Tubuhmu masih panas..??” tanya sungmin
membawakan obat
“hmmmmm…”
“kau ingin besok melaksanakan ujian kan..??
Untuk itu,minumlah obat lagi agar kau bisa
sembuh”
Ji kyung menurut tapi,Ia mengecek obat itu
dan melihat bagian belakangnya
“ya!! Aku belum makan bodoh! Bagaimana kau
bisa menyuruh pasien minum obat dengan perut kosong..??”
“ya! Obat ini tertulis tidak apa-apa di
minum sebelum makan.
Sudah! Nurutlah apa kataku dan meminumnya”
“ne” ucap ji kyung menurut lagi dan meminum
obat itu.. setelah itu sungmin pergi..
------------------------------
Pagi cerah menjelang secerah ini..
Sungmin sudah berpakaian rapih dengan dasi
dan kemeja yang di lapisi dengan jas hitam..
Sementara ji kyung yang sudah cukup sehat
menggunakan dress dengan rok putih dengan di lapisi jaket berwarna cerah..
Sungmin pergi menaiki mobilnya untuk pergi
bekerja di kantornya setelah ia meninggalkan beberapa obat dan segelas air di
atas meja makan.
Ji kyung yang melihatnya langsung meminum
obat itu lalu menutup pintu beranjak pergi ke sekolah dengan berjalan kaki dan ponsel
di tangannya yang menunjukan GPS ke sekolahnya..
Karena ia belum lama tinggal di daerah
ini,juga takut tersesat dan telambat datang ke sekolah..
Sungmin di dalam mobilnya melihat ji kyung
sedang berjalan dengan tas dan beberapa buku di salah satu tangannya serta
ponsel di salah satu tangan lainnya entah untuk apa.
Sungmin membuka pintu mobilnya dengan salah
satu tangannya “Ya!! Masuklah!!”
Jikyung tidak memberi respon apapun dan
terus tetap berjalan ..
“Ya!! Aku tidak akan memberikan kesempatan
ketiga!
Terserah jika kau tidak mau masuk. Jangan
salahkan aku jika kau terlambat dan tidak bisa mengikuti ujian..” rayu ajak sungmin.
Ji kyung menurut pada sungmin dan masuk ke
dalam mobilnya..
“Ya!! Untuk apa sejak tadi kau memerhatikan
ponselmu terus menerus sambil berjalan..??
Bagaimana jika kau menabrak seorang ahjussi
lagi..??” tanya sungmin yang sedang mengendarai mobilnya
“oh,itu..
Aku sedang melihat GPS untuk sampai ke
sekolah ..
Karena aku belum pernah ke daerah ini
sebelumnya..” jawabnya santai tidak menatap sungmin
“ohh.. begitu,,
Ji kyung-ah! dimana sekolahmu..???” tanya
sungmin yang tertawa singkat sebelumnya
“di Seoul University ..”
“disanakah..?? perusahaanku tak begitu jauh
dari sana..”
“geuraeyo..??”
“ne” ucapnya sambil mengendarai mobilnya.
Dan tak terasa beberapa waktu di lalui,akhirnya sampai lah di depan Universitas
Seoul..
Sungmin hanya bisa mengantarkan sampai
sini. Karena tak mungkin jika ia masuk hanya untuk mengantarkannya,karena ia
bisa menyebabkan sungmin terlambat..
Karena ia adalah atasan yang sikapnya harus
di contoh oleh pegawai lainnya.
Jika ia terlambat datang untuk bekerja
bagaimana dengan pegawainya nanti..??
Jikyung keluar dari mobil sungmin dan
beranjak pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun..
“YAA!!!! Jam berapa kau pulang..??” teriak
sungmin
Jikyung menghentikan jalannya dan berbalik
“ untuk apa kau bertanya..??”
“ini kesempatan terakhirmu..
Jika kau tidak mau,itu terserahmu.. jangan
sampai kau tersesat dan memintaku untuk menjemputmu lagi..??”
Ji kyung mendengus kesal “huhh. Aku pulang
sekitar jam 2 siang.. Sungmin-ssi!! Jeongmal gamsahamnida” sambil tersenyum
Sungmin melambaikan tangannya keluar
jendela dan pergi untuk ke kantornya
--------------
Bel berbunyi ..
Dua dosen datang masuk dari pintu. Salah
satunya membawa soal untuk ujian..
Setelah dosen itu mengabsen murid. Dosen
pengawas satunya membagikan soal ujian dan lembar jawaban ujian..
Setelah lembar jawaban dan soal jikyung
terima ia mengangkat kedua tangannya dan berdoa
Ia mengisi data dirinya dan melihat soal
ujian itu dari lembar awal sampai akhir lembarnya.
Jackpot!! Beberapa butir soal dari soal ujian itu sama persis seperti
soal yang sungmin buat di buku note nya. Hanya saja urutan jawabannya yang
tidak begitu sesuai..
“waww! Betapa hebatnya kau Lee
Sungmin-ssi!” ucapnya dalam hati yang lantas mengerjakan soal itu satu persatu
dengan teliti..
Sementara di sisi lain..
Sungmin sibuk sedang mempresentasikan
pekerjaannya kepada kolega-kolega yang datang di rapat kali ini.
***
Setelah ia mengerjakan ujiannya kali ini.
Ji kyung lalu menyerahkan hasil ujiannya kepada sang dosen. Sekarang kerja
kerasnya untuk belajar semuanya bergantung dengan hasil pada beberapa lembar kertas
itu..
Beberapa jam berlalu sampai waktu untuk
pulang tiba..
Jikyung keluar dari kelas itu dengan
berjalan begitu santainya seperti sedang tidak melaksanakan ujian,ia melihat ke
depannya sungmin dengan mobilnya di hadapannya sekarang.
Ia masuk dan duduk di depan sebelah sungmin
“kau sudah lama menungguku..??” tanya ji
kyung
“tidak! Aku baru sampai.. kau berjalan
dengan begitu santainya..
Apa kau yakin hasi ujianmu akan mendapat
nilai yang bagus..??” tanya sungmin yang sedang mengemudi
“tentu saja!! Aku harus yakin!!! Kau juga
sudah berjanji untuk mengabulkanku satu permintaan jika nilaiku bagus
bukan..??”
“hmmm… kita lihat saja nanti apakah kau
akan mendapatkan nilai bagus atau tidak..??” tanya tantangnya santai..
---------------------
SKIP PANJANG ~
Beberapa minggu kemudian..
Sebuah amplop berada di tangan jikyung saat
ini.. sungmin juga berada di samping sungmin.
Hanya untuk membuka dan melihatnya saja
jikyung sangat tegang seperti orang yang akan menyerahkan hidupnya pada sebuah
amplop itu..
Ya! Di dalam amplop itu adalah selembar
kertas yang berisi nilai hasil kerja keras jikyung selama bersekolah ..
Hari ini juga,jikyung dan teman-teman
lainnya dinyatakan lulus sekolahnya..
Tapi jikyung tak begitu puas dengan hanya
di nyatakan lulus. Yang terpenting sekarang adalah nilai hasil ujiannya
sekarang.
Jika nilainya bagus sungmin akan
mengabulkan permintaannya. Untuk itu,ia sangat takut untuk membukannya..
Sungmin yang berada di sampingnya
beberapakali mencoba menenangkannya yang terus ketakutan untuk melihatnya..
Sekarang. Detik-detik jikyung akan membuka
sebuah amplop itu..
DAGG!!
DIGG!! DUGG!!!
Detak jantung Jikyung terus berdetak dengan
sangat keras.
BINGO!
Kerja kerasnya selama ini terbalas setelah
melihat hasil nilainya yang cukup memuaskan yang ia terima.. keduanya beberapa
kali melompat kegirangan terlalu senang hanya karena ini.
Senyum penuh lebar terpancar di keduanya..
bagaimana sungmin tidak senang..??
Istrinya yang ia ajari sekarang bisa
mendapatkan nilai yang memuaskan.
Rasanya jikyung dan sungmin ingin waktu
berhenti begitu saja. Jikyung juga sangat berterima kasih pada sungmin atas apa
yang selama ini ia ajarkan padanya..
Tapi, ia juga tak lupa dengan perjanjian
sungmin dan jikyung.
“Ya!! Sungmin-ssi!! Kau saat itu sudah
berjanji padaku!!
Dan sekarang kau sudah melihatnya
bukan..??? nilaiku cukup tinggi!” tagih janjinya
“ne! bagaimana bisa aku lupa..?? sekarang
sebutkan apa permintaanmu…??
Tapi jangan yang aneh-aneh..”
“hmmm. Sebenarnya saat ini aku belum
memikirkannya. Dan kau tahu..??
beberapa hari yang lalu saat aku mengerjakan soal ujian itu ada beberapa soal
yang sama persis seperti yang kau buatkan untukku..”
“jinjjayo..?? kalau begitu perjanjian kita
batal!!” ucapnya lalu berjalan santai pergi meninggalkannya
“Ya!!! Mana bisa seperti ituu..??”
teriaknya yang berlari mengejar sungmin
“ne. arraseo!! Aku tidak akan melanggar
janjiku..
Pertama,kita pulang dulu ke rumah ne”
ucapnya. Lantas mereka berdua menaiki mobil dan pulang ke rumahnya…
----------------------------
Keesokan harinya..
Di sore hari menjelang malam seperti ini
sungmin masih tertidur siang di kamarnya.
PPPRRRAAAANNNNGGGG…!!!!
Terdengar suara gelas kaca yang terjatuh
terdengar sangat keras bersumber dari kamar jikyung
Suara itu membuat sungmin yang sedang
tertidur terbangun dan berlari menuju kamar jikyung
“Ya!! Jikyung-ah ada apa denganmu..??”
tanya sungmin khawatir yang melihat istrinya seperti merontah kesakitan terus
memegangi perutnya yang duduk di lantai dekat gelas yang jatuh itu.. di
lihatnya muka jikyung yang putih pucat
“a-aku t-tidak tahu…
Perutku terasa aneh saat aku terbangun..”
jawabnya yang menahan rasa sakit
“kajja!! Sekarang kita pergi ke rumah
sakit..” ucap sungmin yang langsung menggendong istrinya dan membawanya ke
rumah sakit terdekat dengan mengendarai mobil.
Di lihatnya istrinya yang terus menahan
rasa sakit sepanjang perjalanan.
Sungmin menjadi sangat khawatir sekarang.
Mungkin karena jikyung salah makan atau telat makan yang membuatnya menjadi
seperti ini..
Bahkan ia belum sempat untuk menghubungi
kedua orang tuanya..
-----------------
Sesampainya di depan rumah sakit..
Sungmin langsung di bantu beberapa perawat
dan membawa jikyung ke ruang UGD,
Sungmin saat ini hanya di perbolehkan
menunggu selama uisanim disana masih mengecek apa penyebab perut jikyung
menjadi terasa tidak enak.
Beberapa menit berlalu seorang perawat
menyuruh sungmin sebagai suaminya untuk masuk..
Di lihatnya jikyung yang duduk selesai
pemeriksaan dan uisanim di depannya..
Sungmin lantas duduk di sebuah kursi
samping jikyung
“kau Tuan Lee Sung Min sebagai suami dari
pasien kan..??” ujar panggil uisanim disana
“Ne. saya suaminya..
Uisanim. Apa yang terjadi pada jikyung
sekarang..??” tanya khawatirnya
“Jadi,sekarang Kim Ji Kyung,,
Ia sekarang sedang mengandung anak kalian..
saya ucapkan selamat kepada kalian berdua ..” ucap selamat uisanim yang
menyampaikan kabar bahagianya
“APPPPAAAA………?????”
teriak tanya mereka berdua secara bersamaan. Bagaimana bisa mereka tidak kaget
setelah mendengar berita ini..? mungkin bagi beberapa orang berita seperti ini
adalah kabar baik. Tapi ini bertolak belakang untuk mereka berdua
“ne. kalian berdua sepasang suami istri
yang sah kan..??
kim ji kyung sekarang akan menjadi calon
ibu..
usia kandungnya baru beberapa minggu..”
“ne. tentu saja!! Kami sudah menikah
uisanim..”
“kalau begitu saya ucapkan pada kalian
berdua”
“ne,ne..
Jeongmal gamsahamnida uisanim..” ucap
sungmin yang lantas mereka berdua keluar dengan memasang muka rata seakan tak
percaya mendengar kabar seperti ini..
Keduanya masuk mobil dan beranjak pulang
“YAAA!!! Sungmin-ssi!! Apa yang kau lakukan
padaku..???
Saat kita tidur bersama,apa yang kau
lakukan padaku..???” tanya jikyung menuntut tiba-tiba
Sungmin lantas menghentikan laju mobilnya
dengan mendadak dan berhenti di pinggir bahu-bahu jalan..
“YAA!!! Kenapa kau mencurigaiku seperti
itu..??
Kita bahkan belum melakukan apa-apa..!!
bahkan hanya sekedar ciuman saja kita belum pernah!!!
Bagaimana bisa itu terjadi padamu..??
sekarang siapa pria yang akan menjadi ayah dari anakmu itu..?? Cho
Kyuhyunkah..???” tanyanya yang juga saling menuntut
“YAA!! Kau pikir aku ini wanita macam
apa..??
Walaupun sebelumnya aku pernah berpacaran
lama dengan kyuhyun oppa,aku belum pernah melakukannya !! tentu saja kau ayah
dari anakku ini!!
meskipun kau berkata tidak terjadi apa-apa.bukan berarti tidak terjadi
apa-apa!!
Satu-satunya pria yang pernah tidur
bersamaku hanyalah kau sungmin-ssi!!!
Sekarang aku tidak mau tahu!! Kau harus tanggung
jawab padaku..!!!”
“YAA!! Apa maksudmu..??
kau lupa aku ini siapa..?? aku ini suamimu!! Bagaimana bisa kau meminta
pertanggung jawaban pada suamimu ini!! Kau terima saja yang sekarang terjadi!”
“YAAAA!!!
Aku ingin pergi sendiri dan aku tidak ingin
melihatmu!!” teriak jikyung yang keluar dari mobil sungmin dan menutup pintunya
dengan keras.
Sungmin yang di perlakukan seperti ini juga
tidak terima. Ia lalu menekan gas pada kakinya dan pergi meninggalkan jikyung
sendiri di malam yang dingin seperti ini..
Jikyung berjalan sendirian kedinginan yang
tidak tahu sekarang kemana ia harus pergi..
“Sungmin-ssi!! Mianhae..
Dalam fikiranku dulu adalah kita saling
membenci satu sama lain dan tidak saling mencintai!!
Eotteokhae…?? Aku salah! Sungmin-ssi adalah
suamiku! Sungmin-ssi, tapi sekarang aku mencintaimu … jadi apa yang harus aku
lakukan..???” tanyanya sambil terus berjalan di pinggiran jalan.perlahan mulai
sedih
“sungmin-ssi!! Apa yang harus aku
lakukan..??
Aku pernah melarangmu untuk mencintaiku!!
Aku bodoh pernah mengatakan itu..” ucap jikyung menyesal..
Perlahan cairan bening keluar dari bola
matanya jatuh mengenai pipinya. Jikyung sendiri tidak akan pernah menduga kalau
pada akhirnya ia jatuh cinta pada Lee Sungmin.
Tapi,saat ini hubungannya sedang di tengah
jalan. Saat jikyung mulai mencintai sungmin pada saat itu juga hubungannya
dengan lee sungmin menjadi renggang.
Sepanjang perjalanan ia hanya menangis
menyalahkan dirinya sendiri,ia terus mengatakan bahwa ia telah membuat suatu
kesalahan..
Kesalahan yang sangat besar mengatakan
kalau suaminya sendiri tidak boleh mencintainya.
Tapi bagaimana dengan Lee Sungmin…??
Bagaimana perasaannya kepada jikyung?
****
Sungmin masih terus berfikir sambil
mengemudikan mobilnya..
“YAA!!! Pabo Jikyung!! Bagaimana bisa
menuntutku seperti itu..??
Siapa yang salah..?? ” ucap marah sungmin
terus menerus. Terjadilah perang dalam hatinya sekarang. Lalu ia memikirkan
suatu hal ..
Cccciiitttttt…
Sungmin menghentikan mobilnya dengan
mendadak lagi setelah memikirkan hal itu..
“Jikyung-Ah!! aku yang salah. Bagaimana
bisa aku meninggalkanmu seperti ini sekarang..??
Aku harus kembali!!
Jikyung-ah!! kau pernah bilang aku tidak
boleh menyukaimu!!
Tapi maaf,perasaanku berubah seperti ini!
Tunggu aku,,aku akan menjemputmu” ucap Sungmin lalu memutar balik kemudinya
-----------------------
Tangisan jikyung terus menerus mengalir
membuat air matanya terus berjatuhan sepanjang perjalanan
“Sungmin-ssi! Kembalilah kesisiku ..
Jika kau merasakan sama sepertiku,tolong
kembali dan jemput aku..
Ini sudah terlalu larut malam untukku. Aku
ketakutan sendirian untuk terus berjalan seperti ini.. tolong kembalilah”
tangisnya
“Kim Ji Kyung!!” panggil seorang namja
misterius dari belakang kim ji kyung. Mungkinkah itu sungmin..?
“sung,mi,,n,ss,i..” ucapnya berbalik kea
rah namja yang di lihat itu ternyata bukan sungmin suaminya! Melainkan Cho
Kyuhyun mantan pacarnya..
Kyuhyun berlari mendekat jikyung melihat
masih ada bekas air mata yang menempel pada kedua pipinya “Jikyung-Ah..?? kau
menangis ..??
Apa yang membuat kau bersedih? Apakah
sungmin menyakitimu..??” tanya kyuhyun sambil kedua tangannya memegang pundak
jikyung
“oppa! Bagaimana bisa kau kesini..??
Kenapa kau pergi larut malam seperti ini
..??” tanya balik jikyung yang belum menjawab pertanyaan kyuhyun
“aku..??
Aku mencarimu jikyung-ah!”
“mencariku..?? ada apa..??”
“aku, ingin mengatakan suatu hal padamu..
Tapi mengapa kau tiba-tiba sendirian
berjalan sambil menangis seperti ini??
Apa terjadi masalah?”
“ah.. tidak.. gwenchana oppa!
Apa yang ingin kau katakan ?” tanya jikyung
mengusap air matanya dengan kedua tangannya
“aku..
Sebenarnya aku masih mencintaimu
jikyung-ah”
DEGG!!
Baru beberapa kalimat saja yang kyuhyun
ucapkan membuat detak jantung jikyung menjadi tidak beraturan seperti ini.
Hatinya saat ini menjadi goyah,
Di satu sisi masih ada sedikit perasaannya
pada mantan kekasihnya cho kyuhyun.
Tapi, disisi lain tiba-tiba perasaannya
menjadi seperti ini. Saat Ia mulai mencintai sungmin saat ini juga kyuhyun
kembali
“aku tahu..
Kau pernah mengatakan itu saat mengirim
pesan padaku dulu”
“tidak,bukan seperti itu!!
Aku ingin kau kembali lagi..
Kembalilah ke sisiku jikyung-ah!!
perasaanku saat sebelum dan sesudah kau menikah masih sama.. aku masih
mencintaimu jikyung-ah!”
“ah,,oppa! Tapi,tapi aku sudah menjadi
istri orang lain..”
“kau tidak mencintaiku lagi..?? apa
sekarang kau mulai mencintai sungmin?”
“oppa! Ku harap kau mengerti! Sekarang aku
sudah menikah,,
Dan sekarang aku sedang mengandung anak
dari Lee Sungmin!”
“tapi..? bukankah kita masih saling
mencintai..? bukankah..”
“oppa! Ku harap kau mengerti!!”
Perlahan kyuhyun menjadi aneh seperti ini.
Ia tidak seperti kyuhyun pada biasanya..
Ia menjadi kyuhyun yang tidak terkendali..
Perlahan ia mendekatkan wajahnya. Namun
jikyung menhindar
“jikyung-ah! aku masih sangat
mencintaimu!!” ucapnya terus menerus yang mendekatkan wajahnya namun jikyung
menjauhinya dengan kedua tangannya
“oppa! Berhentilah!! Kenapa kau seperti
ini..?? kau menjadi tidak terkendali seperti ini..!!
Oppa!! Aku mohon hentikanlah sampai
disini!!” ucapnya yang terus menolak dan mencoba menjauhinya namun kyuhyun
terus menggenggam kedua tangannya.
Pada saat ini juga sungmin datang dengan
mobilnya.lalu menghentikan mobilnya di sembarang tempat.. tapi kyuhyun tidak
mempedulikan ini! Kyuhyun terus menerus mendekat pada jikyung sampai pada
akhirnya pukulan keras mendarat pada wajah kyuhyun yang membuat ia terjatuh.
Kyuhyun mengusap dengan salah satu tangan dan terlihat jelas bahwa bibir dan
sekitar mulutnya berdarah mengeluarkan darah karena terkena pukulan keras
sungmin.
Tak lama setelah sungmin memukul kyuhyun .sangbyung
datang langsung berlari ke arah kyuhun
“Oppa!! Kenapa kau memukul kyuhyun oppa
seperti ini!!!
Kau sudah benar-benar berubah!!” ucap sang
byung sambil menopang tubuh kyuhyun.
Kyuhyun menjadi lemas dan tidak memilik
tenaga untuk membalasnya. Sementara sang byung langsung membawa kyuhyun pergi
yang terus menekan luka pada bagian bibirnya yang terkena pukulan keras dari
tempat itu
“Oppa!!! Mianhae!!” teriak jikyung dari
sana sesaat kyuhyun yang akan pergi tidak berbalik dan mengabaikan omongan
jikyung..
Karena untuk apa lagi ia berkeras..??
jikyung sudah mencintai pria lain dan bukan dirinya..
Tak lama saat kyuhyun dan sangbyung pergi
membuat keadaan hanya tinggal mereka berdua.
Jikyung menundukan kepalanya dan menangis
“YAA!!! Kenapa kau selalu menangis di
hadapanku..??
kau masih mencintainya..??” tanya sungmin berbalik ke arah jikyung.
Jikyung menggelengkan kepalanya..
“kenapa kau masih menangis ..???
Karena aku memukulnya begitu keras..??
Atau karena keadaanmu sekarang..??
bicaralah padaku!”
Jikyung masih menunduk dan menggelengkan
kepalanya..
“ullijima.. berhentilah menangis
jikyung-ah” ucap sungmin lalu memeluk hangat jikyung
Ia kemudian mengangkat kepalanya sedikit
dan membuka mulutnya
“Sungmin-ssi! Kau pernah berjanji padaku
dulu!!
Saat aku mendapat nilai bagus,kau berjanji menganbulkan
permintaanku!!”
“ne. aku masih ingat itu…
Kenapa ..? kau ingin kembali padanya..??
katakan saja padaku apa permintaanmu jikyung-ah”
“aku ingin kau mengabulkan satu
permintaanku..
Aku ingin kau bersikap baik padaku,
Aku ingin kau tidak dingin dan
mengabaikanku,
Aku ingin kau hanya memikirkanku seorang
dan tidak melihat orang lain,
Aku ingin kau menjadi ayah untuk anakku,
Aku ingin kau,, mencintaiku..
Aku minta maaf karena aku telah bersikap
bodoh padamu..
Aku ingin kau melupakan saat aku mengatakan
kau tidak boleh mencintaiku..
Apa yang harus aku lakukan sekarang..??
Aku,, aku mulai mencintaimu sungmin-ssi!!
Bukankah itu mudah..?? bisakah kau mengabulkan permnintaanku..??” ucap
permintaannya sambil terus menerus menangis
“berhentilah menangis..
Bagaimana bisa aku mengabulkan itu
semua..??
Aku mengatakan dulu hanya satu permintaaan.
Tapi kau menyebutkan lebih dari lima jikyung-ah…
Dulu saat kau pernah mengatakan bahwa aku
tidak boleh menyukaimu..
Kurasa itu benar,, tapi sekarang aku baru
menyadari perasaanku jikyung-ah..
Aku minta maaf padamu..
Jikyung-Ah, Mianhanda Hajiman Saranghanda..” ucap sungmin yang sekarang
mengatakan jujur apa perasaannya setelah mendengar jikyung mempunyai perasaan
yang sama dengannya..
Mendengar ucapan sungmin membuat jikyung
senang dan berhenti menangis..
Keduanya masih berpelukan dengan hangat dan
sekarang mereka saling menyukai dan memahami perasaan satu sama lain..
The End ~