Tittle : Mianhanda Hajiman Saranghanda..
Rate : 14+
Genre : Romance,Married Life,familly ( Happy Ending )
Length : 4 Part-end. *Belum
pasti berapa part. 4 atau 5 part
Cast :
·
Kim Ji Kyung (HSD )
·
Lee Sung Min
·
Eomma Lee Sung Min
·
Appa Kim Ji Kyung
·
Other Cast. ( you can
find it!)
Writer : HTS
NOTE!!! FF ini murni buatan aku sendiri,tidak ada unsur plagiat di
dalamnya..
Typo?? Maaf! Genrenya Married Life! Okay? Tapi bukan NC atau
FF Yadong yaa…
Dan jika cerita ini mempengeruhi kalian tidak usah di baca.
Karena aku gak mau nanggung dosa kalian kalau berfikir jauh setelah membaca FF
ini..
Tapi ini bukan FF NC atau Yadong ne!! Gamsahamnidaa ~
“ya! Sung min-ssi..
Bukankah ini rumah baru ..??
Tapi kenapa ada makanan dan minuman segar
di dalamnya tidak seperti rumah baru pada umumnya..?
Dan fasilitasnya juga memadai serta di
lengkapi air dan listrik..” tanyanya dengan heran
“oh,itu..
Ini memang rumah baru..
Perusahaanku tak jauh dari sini..
Jadi jika aku malas pulang ke rumah aku
akan tinggal disini..” jelasnya
Tinnggggg..!!!!
Tonnnggggg…!!!!
Suara bel terdengar di telinga mereka
“kau bukakanlah pintu” suruh sungmin dengan
seenaknya
“ne! ne! arraseo!!” nurutnya lalu berjalan
dan membukakan pintu
Ckkrrriiiiiikkkkkkkkk……
PART
2
“oh! Eomma,Appa,Ahjussi,Eommonim..
Annyeong hasseyo” ucapnya sambil menundukan
kepalanya
“apa rumahnya terlalu kecil ji kyung-ah?”
tanya eomma sungmin langsung kepadanya
“ah! Ani..
Silahkan masuk..” ucapnya
Dan mereka semua masuk dan duduk di sofa
empuk itu..
Sementara appanya membawa koper besar dan
kotak besar masuk kedalam dan menaruhnya di dekat pintu sebelum duduk.
sementara sungmin di dapur hanya memperhatikan
mereka semua sambil sibuk minum segelas air dengan santainya disana..
“appa! Untuk apa koper dan kotak besar
itu..??” tanya ji kyung kepada ayahnya
“itu..??
Koper itu baju sekolah dan baju
sehari-harimu..
Dan pasti kalian belum berbelanja makanan
bukan..?? jadi kami membelikan beberapa..” jawab appanya dengan santai
“ji kyung-ah! Aku tahu bagaimana perasaanmu
soal kejadian kemarin..” sahut eomma sungmin
“kemarin..??” tanya kecil dan mengingat kejadian lalu
“kemarin..??” tanya kecil dan mengingat kejadian lalu
“kejadian itu..
Bagaimana itu bisa terjadi..?? semua orang
yang heran melihat kalian..
Ada apa dengan sungmin dan kau..??” lanjut
eomma sungmin
“ahh..oh.. eung.. itu…
Ituu.. ka..karena…” ucapnya tak tahu harus
menjawab apa lagi. Mana mungkin ji kyung menjawab pertanyaan itu dengan
jujur,ia tidak tahu harus menjawab dan berbohong apa..
Sung min memperhatikan dan pasti ia tahu
kalau ji kyung tidak bisa menjelaskan semuanya dengan jujur..
Ia menaruh gelas itu dan langsung berjalan
cepat kea rah ji kyung dan melingkarkan tangannya ke punduk ji kyung..
“eomma.. kenapa kau tanyakan ini
padanya..??
Berciuman di hadapan orang banyak..?? mana
mungkin itu bisa terjadi..??
Kami juga malu harus mengumbar ciuman kita
di hadapan orang banyak..
Bukankah
begitu ji kyung-ah..??”
jawab tanya sung min dengan ‘Bukankah begitu ji kyung-ah..’ yang sedikit ia
keraskan lalu melirik sedikit ke arah ji kyung dengan tatapan sangat member
isyarat.
Ji kyung mengerti kenapa ia melakukan
ini.ia hanya tersenyum dan berkta “ye,eommonim..”
“oh! Begitu..
Ji kyung-ah! Bukankah sekarang liburan
musim panas ?
Kaliankan belum berbulan madu..
Bagaimanapun kalian ini adalah pasangan
baru..”
“ah.. itu..
Tapi setelah ujian akan menyelesaikan
kuliah setelah liburan musim panas…
Jadi aku harus,,, memantapkan pelajaranku
saat ini agar bisa lulus..” ucapnya dengan raut muka sedikit menyesal
“itu benar!
Aku baru menanyakan kepada eommamu tempat
apa yang paling kau sukai..
Dan eommamu menjawab pantai dan tempat
lainnya yang menunjukan keindahan alam lainnya. apa itu benar..??
Bagaimana jika kalian berbulan madu di pulau
Jeju..??
Sekalian kita semua berlibur..??” ajak sang
eommonimnya
“hah? Pulau jeju…?? “ ucapnya dengan penuh
kegembiraan sesat dan kini cemberut yang tertangkap oleh mata lee sung min
“ne. pulau jeju! Bukankah sekarang liburan
musim panas..??
Bagaimana jika kita semua berlibur kesana..??”
ajaknya lagi
“aku sangat ingin eommonim..
“aku sangat ingin eommonim..
Hanya saja aku mungkin harus menyita waktu
musim panasku untuk ujian kelulusan nanti..
Dan aku juga harus membeli keperluan dan
membersihkan rumah besar ini..” ucapnya dengan sedikit merendahkan diri.. tentu
saja ji kyung ingin pergi! Hanya saja ia tidak ingin berbulan madu dengan
sungmin! Jika hanya berlibur dengan keluarganya dan keluaga lee mungkin ia bisa
menerima itu..
Terlihat lagi raut muka ji kyung dengan
tatapan seakan ia ingin ke pulau jeju namun tidak bisa karena ia sebentar lagi
harus memfokuskan dirinya untuk ujian.
Sebagai seorang pria,teman lama dan suami
ji kyung saat ini.ia juga tidak ingin melihatnya bersedih
“kau bisa merimanya ji kyung-ah.
“kau bisa merimanya ji kyung-ah.
Kau bisa membeli keperluan dan membereskan
rumah setelah pulang dari jeju.
Jika kau ingin belajar kau bisa membawa
beberapa bukumu untuk di baca..
Bukankah begitu eomma..??” ajak tanya
sungmin kepada eommanya.
Sungmin juga tidak berfikir ingin berbulan
madu dengannya.sebenarnya ia juga mempunyai jadwal yang lebih penting dari ji
kyung..
Perusahaan appanya kini ada di tangan dia..
ia harus mengurusi perusahaannya..
Tapi fikir positif nya ia juga harus
berlibur untuk menyegarkan fikiran dan bebannya yang jenuh..
Lain dengan fikiran ji kyung. Ia berfikir
kalau sungmin hanya baik kepadanya jika di lihat orang lain.. sementara jika
tidak ada ia terus bersikap dingin padanya.
“itu benar! Sung min juga bisa membantumu
belajar..
Ia cukup pintar ketika ia masih sekolah
lalu…” ujar appa sungmin sekarang
“ah,geuraeyo..??
Eung..baiklah,aku bisa ikut eommonim..”
“bagus! Kalau begitu yeorobun!!
Besok kita akan liburan ke pulau jeju!”
ucap eomma sungmin dengan semangat ’45 (?)
“besokk..??” tanya kaget suaminya sendiri
“ne! besok kita akan berlibur!! Aku sudah
lelah…
Kajja! Kita harus pulang meninggalkan
mereka berdua..” ucapnya eomma sungmin dan menarik tangan suaminya. Eomma ji
kyung juga hanya menurut kepadanya..
Saat mereka keluar dari pintu..
“aku tidak menyangka secepat ini mereka
akan saling mencintai..” tanya kecil appa ji kyung yang terdengar eomma sung
min
“tentu saja! Sungmin pria yang tampan!
“tentu saja! Sungmin pria yang tampan!
Bagaimana bisa ji kyung tidak
menyukainya..” jawabnya lalu mereka pergi
--------------
Sungmin keluar dari kamar mandi yang
tadinya ia mencuci tangannya melihat ji kyung yang sendiri sedang melamun
menghembuskan nafas dengan kedua tangan di lipat di atas meja tamunya dan
kepala di atas punggung tangannya..
Hhhhuuuuuhhhhhhh…
Ji kyung menghembuskan nafas berkali-kali..
Sungmin mendekat padanya “ kau kenapa..??
kau ada masalah..?? atau Karena ajakan berlibur eomma yang terlalu
mendadak..??” tanya sungmin sedikit perhatian dengan berdiri di dekatnya
“tidak! Aku tidak mempunyai masalah..!!”
bohongnya
“mana mungkin tidak ada!!
Orang yang biasa menghembuskan nafas dengan
melamun membayangkan suatu hal atau dengan tatapan yang berbeda dia pasti
sedang menghadapi masalah..”
“kau benar! Tapi jika aku bercerita itu
juga percuma karena kau tidak mungkin memberiku jawaban atau setidaknya
mendengarkan masalahku..”keluhnya
“itu benar! Jika kau tidak ingin,aku tidak
akan memaksakan!
Aku lelah… jaljayo..” ucapnya lalu perlahan
berjalan kea rah kamarnya
Huhhhhhh…..
Ia menghembuskan nafas lagi!
“bagaimana bisa aku menikah dengan orang
sedinginmu lee sung min!!
Apa..?? apa yang harus aku lakukan untuk
keluar dari masalah ini..!!” keluhnya dengan sedikit keras sampai mengeluarkan
air mata karena masalahnya kini terlalu sulit untuk ia terima
“kau… menangis,…??
meski aku tidak tahu apa permasalahanmu
itu,aku berharap kemudian hari kau bisa menyelesaikannya sendiri..
sebenarnya aku juga ingin mendengar dan
membantu masalahmu sama seperti aku membantu sang byung …” gumam hati sungmin
setelah ia mendengar tangisan ji kyung lalu masuk ke kamarnya.
Jikyung menghapus air matanya dengan tangan
dan membawa kotak kardus besar itu dan membukanya..
Ia menaruh makanan dan sayuran serta
menatanya rapih di dalam kulkas..
Ia juga tak lupa membawa koper berat itu
masuk ke kamarnya dan memisahkan baju mana yang ingin ia bawa besok
------------------
Hari berlalu dan sekarang di pagi cerah
seperti ini ji kyung sibuk dengan koper berat yang ia bawa dengan kesusahan..
Di dalam mobil orang tua mereka sudah siap
ingin berangkat pergi hanya tinggal menunggu mereka..
Sungmin mengunci pintu rumahnya dan membawa
kopernya melihatji kyung kesusahan dengan koper yang ia bawa menyebabkan ji
kyung berjalan lambat seperti siput,
Sungmin mengambil alih koper ji kyung
membawanya dan meninggalkan ji kyung yang kini heran melihatnya
“Ya! Kau begitu lambat hanya membawa koper
seperti ini!
Sekarang ketika aku membawakannya.kau masih
lambat..!!
Jalanlah dengan cepat ji kyung-ah!! Palli!
Palli! Palli!!” perintahnya yang langsung ia laksanakan..
Mobil di jalankan dan sudah berangkat..
Sepanjang perjalanan ji kyung hanya
menampakan muka sedihnya ..
Memang tak biasa karena biasanya setiap ia
berlibur ke pantai jeju atau tempat lainnya dia adalah orang yang paling
bersemangat di antara lainnya tapi tidak kali ini itu membuat sungmin yang
duduk di sampingnya sedikit terganggu..
Ia kemudian mengambil ponselnya dan
mengirim sebuah pesan singkat..
Ddrrrrtttt… dddrrrrtttt…
Ponsel ji kyung bergetar dan segera ia
membukanya
From : Lee Sung Min
Ya! Berhentilah menampilkan raut muka seperti
itu!
Bagaimana jika orang tuamu curiga ..??
Apa kau bisa berbohong atau membuat alasan
lagi..??
Ji kyung tertawa singkat..
Bukan karena isi pesannya yang ia baca..
Tapi karena sungmin yang mengirim pesan
itu..
Yang membuat ji kyung kini berfikir
keras.apakah ia sudah benar-benar berubah tidak menjadi namja dingin lagi..?
Kini ia membalas pesan yang di tujukan
padanya itu..
Ddrrrtttt….. dddrrrtttt……
Sungmin menekan layar ponselnya dan membaca
balasan pesan itu..
From : Kim Ji Kyung
Ne! arraseo!!
berjam lamanya perjalanan sampai waktu
malam tiba kini terbalaskan setelah mereka semua menginjakan kaki di pulau
seindah jeju ini …
keluarga lee sendiri juga mempunyai
beberapa villa di jeju jadi mereka tidak perlu repot harus menyewa villa lagi …
“ini kunci kamar kalian berdua…” sahut
eomma sungmin seraya memberikan sebuah kunci
“NDEEE..?????” respon kaget ji kyung
mendengar eommonimnya berkata seperti itu..
“Aishhh!
Pabo-yya! Kenapa aku berteriak?”
marah ji kyung kepada dirinya sendiri dalam hati
“ah! Ani..!!
“ah! Ani..!!
Maksudku ‘ne’ eommonim ..
Jeongmal gamsahamnida” ucapnya …
--------------
Sungmin sudah bersiap ingin tidur karena
kelelahan selama di perjalanan tadi..
Sementara ji kyung masih sibuk dengan buku
yang ia pelajari..
“
…
Ia tidak mungkin memarahi orang yang sedang
belajar jadi ia memikirkan cara lainnya yaitu menutup telinganya dengan bantal
di dekatnya yang membuat ia menutup mata setengah tertidur ..
Kim ji kyung menutup bukunya dan beranjak
ingin tidur..
Tapi,,,,
“YA!!” teriak kim ji kyung dengan cukup
keras membangunkan sungmin setelah melihat salah satu bantal di taruh di
lantai..
“mwoya..??” tanya lee sung min dengan
sama-sama kesal
“ige mwoya..??!!”
“mwoya..??”
“kau meletakan bantal di lantai!”
“kau tidak ingin menggunakan bantal ..??
kalau begitu akan aku ambil!!” ucapnya sambil mencoba meraih bantal itu tapi,,
kalau begitu akan aku ambil!!” ucapnya sambil mencoba meraih bantal itu tapi,,
“YA!!! Mana bisa kau memperlakukan wanita
seperti itu!!
Seharusnya kau berkata ‘kau tidurlah di
atas.. dan aku akan tidur di bawah’
Seharusnya kau mengatakan itu!! dimana
sopan santunmu!! Apa kau tidak mengerti..??”
“arraseo!! Aku tahu!!
Hanya saja untuk apa aku berkata seperti itu
kepadamu..??
Ini vilaku,ini kamarku,dan itu juga
termasuk bantalku..
Jika kau tidak mau tidur di bawah kau
bisa tidur di luar!!”
“Aishh!!! Napeun!!” balasnya yang
kemudian pasrah dan tidur di lantai..
Jam dinding menunjukan pukul 12 malam .
Walaupun sekarang musim panas,vila mereka
berdekatan dengan pantai yang menyebabkan angin laut malam masuk membuat
ruangan ini semakin dingin ..
Terkecuali tidak untuk sung min karena ia
menggunakan selimut yang tebal.
Ji kyung mengambil jaket dari kopernya
dan melanjutkan tidur walaupun masih kedinginan..
Satu jam berlalu membuat ji kyung membeku
disana dan menggigil kedinginan..
Sung min melihat itu dan memberikan
selimutnya kepada ji kyung dan menyelimutinya sementara ia mengambil jaketnya
dan melaanjutkan tidur.. setidaknya jaketnya 2 kali lebih tebal dari pada milik
ji kyung ..
---------------------
“ Annyeong Hasseyo eomma,appa,ahjussi dan
eommonim..” salam Kim ji kyung dengan T-shirt lengan pendek berwarna cerah dan
shortpants putih yang panjangnya tidak melewati lutut dan topi pantai dengan
pita kuning cerah yang menempel menghiasi kepalanya itu menyambut eommonimnya
di kursi taman tak jauh dari villa tempatnya berada. Tak lupa ia membawa note
pelajarannya yang akan ia baca nanti..
Tak luput kedua orang tua nya dan appa
sungmin berada di sana menikmati angin pantai dengan menyantap beberapa makanan
disana..
“ji kyung-ah! Kemarilah makan bersama
dengan kami” sahut eommonimnya sambil menawarkan beberapa makanan
“jeosonghamnida.
Tapi aku harus membaca beberapa bab
lagi..” ucapnya seraya menunjukan buku yang ia bawa
“kau bisa membacanya nanti jikyung-ah!
Makanlah dulu selesai itu baru kau
belajar lagi” sahut eommanya
“mianhae…
Tapi saat ini aku sedang tidak lapar
eomma..” tolaknya dengan lembut agar tidak menyinggung perasaan eomma dan
eommonimnya
“kalau begitu bawalah ini..
Dan belajarlah di dekat pesisir pantai
utara ini..
Sung min juga berada disana. Kau pasti
haus jika membaca buku terus menerus..” ucap eommonimnya seraya memberikan
segelas plastic air minum yang tutupnya tidak terlalu kencang tak lupa dengan
sedotan di atasnya
“ye. Gamsahamnida eommonim” terima kasih
ji kyung kepada eommanya seraya menerima segelas minuman itu lalu pergi
meninggalkkan mereka..
-----------
Kim Ji kyung membaca bukunya sambil
berjalan dengan salah satu tangannya membawa segelas minuman yang di berikan
eommonimnya…
Ia duduk di bawah pohon yang rindang
dekat dengan pesisir pantai utara..
Jika ia melihat ke depan,pandangan mata
yang terlihat adalah keindahan laut jeju disini..
Betapa jenrnihnya air dan lainnya..
Sungmin melirik sedikit kearah kanan
bahunya..
Di lihat seorang gadis yang sedang
membaca buku di bawah pohon terlihat sangat mirip dengan kim ji kyung..
Tapi sungmin tak lantas menemuinya ia
hanya memperhatikannya apa yang ia kerjakan saat ini dari tempat ia berdiri..
Ji kyung melihat jam pada lengannya
menunjukan pukul 5 sore ..
Sudah saatnya ia untuk kembali pulang..
Tapi sebenarnya masih sekitar kurang
lebih 10-12 halaman lagi yang ia akan baca. Tapi waktu sudah sore,ia memutuskan
untuk membacanya sambil berjalan..
Sungmin dari sana melihat kim ji kyung
yang sepertinya akan pergi pulang karena sudah sore hari.ia memutuskan
mengikutinya dari belakang dengan jarang cukup jauh sekitar 18-20 meter dari
tempat ji kyung sekarang..
Tangannya yang kanan memegang segelas
minuman yang masih penuh baru ia minum sedikit dan satu tangannya lagi memegang
buku yang ia baca..
Ia berhenti untuk beberapa menit dengan posisi
tetap namun,,
BBRRRRRRUUUUUKKKKKKKKK………
============== TBC ==============

No comments:
Post a Comment