Title : Fairy Tale
Genre :
- Fantasy
= 46 %
- Romance = 25 %
- Humor = 8 %
- Sad = 16 %
- Comedy = 5 %
- Romance = 25 %
- Humor = 8 %
- Sad = 16 %
- Comedy = 5 %
Lenght : 3 Part- End.
Rating : 14+
Cast :
o Kim Hye Sun
o Kim Hee Chul
o Han Tae Sun / Hee Sun
o Kim Jong Woon
o Other Cast.
Writer : HTS
Note !!! Typo?
Maaf..
Peri di sini mungkin hanya peri khayalan yang di buat oleh penulisnya dan ini adalah FF Fantasy
Peri di sini mungkin hanya peri khayalan yang di buat oleh penulisnya dan ini adalah FF Fantasy
“lalu apa yang bisa aku lakukan ..??”
“aku bisa terlepas dari kutukan ini jika
kau menciumku tulus karena menyayangiku.
Hanya kau yang bisa membantuku.karena itu
sepertinya tidak mungkin,
Tidak bisakah kau menunda permohonanmu..?
Setelah aku memenuhi permohonanmu aku akan
menjalani ajalku.
Atau setidaknya kau menggunakan 3
permohonanmu saat keadaan terdesak..?
Walaupun pada akhirnya aku akan mati
setidaknya aku bisa menunda kematianku..”
“apa itu terjadi pada semua peri..?”
“aku tidak tahu…”
“baiklah,apa saja yang peri bisa lakukan
untukku..??” tanyanya agak sedikit menghibur
“aku bisa mengabulkan semua
permohonanmu.tapi tidak 3 hal”
“3 hal?? Mwoya..??”
“seorang peri tidak bisa mengabulkan 3
permintaan.
Pertama,menghidupkan orang yang sudah mati.
Kedua,mengubah orang lain menjadi cinta.
Dan membunuh orang lain..”
“kenapa ..??” tanyanya
Part 2
“karena kehidupan dan kematian sudah di
tetapkan atasan dari atasan dari atasanku..”
“apa kau bisa menyentuh benda..?”
“aku belum mencobanya..”
“coba pegang ponsel ku..” ucapnya seraya
mengeluarkan ponsel dari kantongnya.
Dan ternyata ia bisa menyentuh benda
“tapi…” ucapkuterpotong
“waeyo??”
“aku tidak selamanya menampakkan diriku.
Sewaktu-waktu aku akan berubah menjadi kucing
itu,jika kau mengucapkan kalimat tulus dari hatimu aku akan berubah menjadi
peri..”
“ne.arraseo”
Cahaya bersinar terang datang lagi
menghampiriku..
Sepertinya
aku akan berubah..
Kucoba melihat tubuhku dengan kedua bola
mataku dan terlihat ada bulu kucing di tubuhku.kurasa aku aku sudah berubah
menjadi kucing lagi.
Kulihat wajah HeeChul,wajahnya putih pucat
dan dari tampangnya terlihat ia sedang ketakutan sekali.
Ia pun mulai berbicara kepadaku “Kau
benar-benar seorang kucing..??” tanyanya
Akupun menjawab “iyaa” tapi mungkin yang
terdengar di telinganya adalah “meeooww…”
Iapun pergi berjalan ke suatu
tempat,sepertinya itu kamarnya. Aku hanya terdiam mengikutinya dari belakang.
**************
“kau bisa naik..??” tanyanya ssambil
terduduk di ranjang yang berada di kamarnya.
Kulihat sekeliling,kamarnya sungguh
rapih.akupun mencoba meloncat untuk sampai ke tepi atas ranjangnya.
Namun aku tidak bisa. HeeChul kemudian
mengangkat tubuhku dengan kedua tangannya dan menaruhku di sampingnya
“dengan kau menjadi seekor kucing,tidak
masalahkan jika kau tidur bersamaku..?” Tanya
Mungkin di kediamannya hanya ada satu
kamar, “Meoww” ucapku
“aku harap itu berarti iya..
Kajja.tidurlah..
Jaljayo..” ucapnya kemudian tidur di
sampingku.
sepertinya ia mulai tertidur,akupun tidur
di sampingnya sebagai kucing hingga bulanpun mulai berganti menjadi matahari
****************
“HeeSun-Ah..
Palli ireona..” suara yang terdengar di
telingaku saat pagi buta seperti ini.
Ya,dia adalah kim hee chul.
Aku tidak mengerti apa yang terjadi,saat aku
menjadi sosok seorang peri maupun kucing dia menganggapku sebagai teman
manusianya.manusia yang sewajarnya.aku mengerti apa yang ia bicarakan.
Tapi
apa mungkin ia mengerti apa yang aku ucapkan? Aigoo! Hal ini membuat aku gila.
Ku buka mataku perlahan dan sosok yang
terlihat di depan mataku hanyalah Heechul.
“HeeSun-Ah..
Kucing ataupun peri aku tidak peduli,aku
akan berusaha untuk membuat mu kembali
Menjadi manusia yang sewajarnya..” ucap kim
hee chul di pagi hari seperti ini
“Aigoo!
Apa yang ia bicarakan…?
Ia
akan mengubahku kembali..” mendengar ucapannya seperti ini membuat cahaya
kilauan datang padaku dan merubahku menjadi seorang peri
“Hee Sun-Ah. Tidak bisakah kau berubah
dengan tidak menakutkanku..?” tanyanya
“aku tidak merubah diriku! Kau yang
merubahku menjadi seperti ini.
Ucapanmu yang tulus akan membuat aku
menjadi seorang peri..” belaku
“Ya! Tapi setidaknya kau lebih baik menjadi
peri agar aku dengan mudah berkomunikasi padamu!” ucapnya
Aku pun berjalan meninggalkannya sendiri,ku
buka pintu kamarnya dan melihat kearah meja makan yang masih kosong “Hee
Chul-ssi. Apa kau tidak membuat sarapan?
Walaupun aku seorang peri,setidaknya aku
pernah merasakan menjadi manusia. Bolehkah aku membuat sarapan pagi ini untukmu..?”
“arra! Tapi aku seorang manusia.
Aku tidak pernah memakan makanan seorang
peri!
Apa peri juga bisa memakan sebuah
makanan..?”
“saat aku menjadi peri,tidak bisakah kau
menganggapku sebagai seorang temanmu..?
Sepertinya peri tidak mempunyai rasa
lapar.karena sejak semalam aku tidak merasakan lapar. Kau duduklah! Aku akan
membuat makanan untukmu..”
Hee Chulpun menganggukan
kepalanya.sebenarnya sampai saat ini ia masih menganggap ini adalah sebuah
mimpi. Ia duduk disofa di depan televisi
miliknya..
Lalu mengambil remote dan menekan salah
tombol yang membuat persegi elektronik nya itu menyala.
****************
“aku harus membuat makanan untuknya!
Aisshhhh! Apa yang aku fikirkan?
Aku ini seorang peri.seharusnya ketika peri
mengucapkan sesuatu,
Apa yang ia inginkan ada di depan matanya!
Sebaiknya aku coba cara itu..!” ucapku lalu
memutarkan tanganku seperti peri lainnya dan berkata “Dengan kekuatan peri
datanglah! Aku ingin di depanku ada beberapa makanan enak yang bisa di makan
manusia..!” dan kulihat di depanku tidak terjadi apa-apa.
Akupun mulai frustasi dan mencoba menekan
cincin yang berada di jariku dengan jari lainnya dan mulai memejamkan mata lalu
berharap bisa terhubung oleh dead note itu.
------------------------
Seorang namja dengan santainya duduk di
kursi putar layaknya seorang bos dari sebuah perusahaan dan kemudian namja itu
memutarkan tubuhnya perlahan
“Eoh,Dead Note..!!” panggilku terkejut saat
melihat itu adalah Kim Jong Woon
“Ya! Hee Sun-Ah.berhentilah memanggilku
dead note..” ucapnya
“Jeosonghamnida.aku harus memanggilmu apa
?”
“Ye-Yesung-ssi!! Ne, Yesung-ssi”
“ne. Yesung-ssi,dalam cerita dongeng jika
seorang peri menginginkan sesuatu .
Lalu ia tinggal mengucapkannya dan apa yang
ia inginkan terjadi..
Apa aku juga bisa melakukan itu?”
“Ne. kau ini seorang peri..
Kau harus berharap dengan tulus.
Annyeong(selamat tinggal)” ucapnya pergi
“Yesung-ssi,yessung-ssi!!
Aishhh! Pergi dan datang dengan
tiba-tiba..!!” decak kesalku yang kemudian membuka mataku dengan perlahan.
Kupikirkan lagi kata-kata yang dead note
itu ucapkan..
Kucoba memejamkan mataku dengan perlahan
dan membuat sebuah harapan “aku berharap di depanku ada beberapa makanan yang
bisa di makan oleh manusia sewajarnya”
Tiba tiba cahaya bersinar datang dan pergi
hanya dengan hitungan detik.
Dan beberapa makanan pun tersaji di
depanku..
Tanpa fikir panjang,akupun membawanya dan memberikan
kepada Hee Chul
***********
Kubawakan makanan itu dengan tanganku dan
menaruhnya di meja kaca tepat di depan heechul,dan setelah itu aku duduk di
lantai itu di samping makanan yang aku bawakan tadi
“Ya! Apakah peri di sana juga bisa memasak
??” Tanya kim hee chul
“hmmm.aku tidak tahu..
Aku hanya mengatakan dan tiba-tiba apa yang
aku inginkan ada di depan mataku..”
Heechul pun memakan dengan suap demi suap
ramen dan beberapa makanan yang berada disana
“Aigoo!”
“waeyo..?” tanyaku
“waaaww…
Makanan peri ini sungguh enak,pasti sangat
enak jika aku menjadi peri..
Bisa melakukan apa yang aku inginkan”
“anio..
HeeChul-ssi menjadi seorang peri seperti
ini bagiku adalah kutukan!”
“ya! Berapa umurmu Hee Sun-Ah ..??”
“aku? Apa peri mempunyai umur ?
Oh,ne. jika ia gagal dalam tugasnya umurnya
akan berakhir..”
“Ani! Bukan seperti itu yang kumaksud..
Berapa umurmu saat masih hidup?”
“hmmmm…
Aku rasa umurku 27 tahun.
Seorang peri tidak mempunyai ingatan akan
masalalunya!”
“kalau begitu berhentilah memanggil ‘Kim
Hee Chul’ atau ‘Hee Chul-ssi’
Panggil aku dengan sebutan ‘oppa’ ..”
“hmmm.oppa..
Kurasa itu tidak buruk..”
“Oppa…!!!!”
suara misterius terdengar
di balik pintu
Ttttoooookkkk….Ttttooookkkkk….Tttooooookkkkk…
“Oppa..!!
ini aku…” ucapnya lagi
“Siapa ituu..?? nuguya??” tanyaku penasaran
“aisshhh!! Sembunyi.. sembunyi..!!” ucapnya
dengan rasa takut memenuhi tubuhnya
“Oppa…!!!!
Biarkan
aku masuk ne” ucap wanita
misterius itu lagi
“palli!! Cepat masuk kamarku..!!” ucapnya
sambil mendorong tubuhku dengan kedua tangannya
“Hye Sun-Ah! Tunggu di situ sebentar..
Aku sedang berganti baju..” ucapnya dengan
rasa bohong dan takut memenuhi
“palli! Untuk beberapa saat kau tunggulah
disini..” ucapnya sebelum menutup pintu
“ne” jawabku singkat
Ckkkkkkkrrrrriiiiiikkkkkkkk……………
Suara pintu terbuka terdengar
“Oh,Hye Sun-Ah.
Kajja! Duduklah..” ucap kim hee chul
“ne.” wanita itupun duduk di sofa yang
heechul dudukki tadi
“eoh,oppa.
Apaa ada seseorang disini? Apa dia
membuatkanmu makanan?” tanyanya
“ahh,ani.
Aku membuat itu sendiri..”
Ya,wanita itu adalah Kim Hye Sun. sahabat
kim hee chul selama 5 tahun terakhir ini.
Ya,mereka sudah terbiasa bersama layaknya
adik dan kakak.
Di sisilain setelah lama menunggu aku pun
tertidur di lantai dekat pintu kamar kim hee chul,karena efek dari ketulusan
kim hee chul sudah menghilang aku berubah menjadi kucing yang tertidur di
lantai..
“Oppa..!” panggil Hye Sun
“Ne?”
“bisakah kau menemaniku besok ?”
“memangnya kau ingin kemana ?”
“hmmm.aku ingin pergi jalan hanya besok
saja..
Tidak bisakah ?
Aku akan mengajak Kyuhyun oppa dan Han Mei
juga..”
“ne.aku akan mengantarmu..
Kau tidak perlu takut”
“Gomapta!”
“oh,ne. sekarang sudah pukul 9
Kau tidak ingin pulang ..?
Biar aku antar”
“ani.gwenchana
Aku bisa pulang sendiri,oppa”
“kau yakin ?”
“ne,aku pergi..” ucap Hye Sun sembari
menutup pintu dan pergi
“Aigoo! Hee Sun pasti sudah lama
menungguku” ia pun segera pergi ke kamarnya
Ckkkkkkrrrrrriiiiiiiiikkkkkkkkk……
“Aigoo! Hee Sun-Ah” ucapnya setelah melihat
Hee Sun berubah menjadi kucing lagi. Hee chul berfikir mungkin karenanya Hee
Sun terlalu lama menunggu.
Iapun segera mengangkatnya dengan kedua
tangannya dan menaruhnya di kasur lalu melanjutkan tertidur.
----------------------------------------
Keesokan harinya. Cahaya matahari masuk
menembus jendela kamar Kim Hee Chul,jam yang berada di atas meja pun menunjukan
pukul 6.30
“ Hee Sun-Ah..
Palli ireona,aku ingin mengucapkan satu
permohonanku” ucap hee chul seraya membangunkanku
Mungkin karena efek omongannya itu membuat
aku terbangun. Cahaya putih datang lagi menghampiriku sesaat dan
menghilang.ya,aku menjadi seorang peri lagi..
Berpakaian gaun putih bersih yang menutupi
tubuhku dan sebuah mahkota ini lagi sebenarnya membuat aku kesal,karena harus
memakainya terus menerus
“Hee Sun-Ah.
Aku ingin menggunakan satu permohonanku”
ucapnya
“memangnya kau ingin apa ?”
“aku ingin,mulai dari saat ini jika kau
berubah menjadi seorang peri.
Aku ingin kau berpenampilan layaknya
seorang gadis biasa yang berada di hadapanku.
Pakaian dan gayamu layaknya seorang
manusia. Jadi setiap orang dan aku melihat,tidak ada kecurigaan kalau kau
adalah seorang peri.dan aku ingin kau menjadi temanku..”
“mwo..?
Kenapa kau ingin itu..?”
“hmmmm. Aku hanya takut setiap kau datang
di hadapanku,
Kau selalu berpenampilan seperti itu”
“apa kau yakin?”
“ne. aku sangat yakin”
Mendengar ucapannya begitu aku pun segera
menekan cincin yang berada di salah satu jariku.
Cahaya bersinar datang lagi lebih terang
dari sebelumnya.aku merasakan sesuatu yang aneh terjadi padaku,setelah beberapa
lama cahaya pun itu menghilang dengan perlahan..
Kubuka kedua mataku dan…
“Apa aku berubah ??” tanyaku kepada hee
chul
“ne. kau terlihat lebih cantik!
Setidaknya aku tidak takut lagi jika
melihat mu…”
Mendengar ucapannya akupun tiba-tiba
langsung memeluk Hee Chul dengan isak.
Sebenarnya aku ingin menangis,tapi tidak
ada air mata yang jatuh ke pipiku..
Tapi aku merasakan kalau aku benar
menangis..
“Ulijima..” ucapnya sambil menepuk-nepuk
pudakku dalam pelukannya
“aku tidak menangis!
Aku hanya terisak..”
“kalau begitu,berhentilah…”
“oppa..” panggilku
“ne ..?”
“boleh aku bertanya..??”
“hmmmm…
Tapi,kita bicara di depan tv ne?
Saat ini acara kesukaanku sedang mulai”
“ne!”
****************
“Kau mau..?” tanyanya sambil menawarkan
segelas minuman
“tidak usah,oppa”
“apa yang ingin kau tanyakan?” tanyanya
lalu duduk di lantai di depan sofa sambil menyalakan tv nya
“kemarin itu siapa..??”
“maksud mu..??”
“yang kemarin datang ke kediamanmu..?”
“eoh. Itu Kim Hye Sun..
Dia sahabat terbaik ku sejak lima tahun
terakhir ini..
Kau ingin bertemu dengannya? Nanti aku
perkenalkan.”
“hmmmm,baiklah.
Apa kalian berdua berpacaran?”
“ahh,ani.
Aku menganggapnya sebagai adikku..
Kami saling menyukai,tapi aku belum
menyatakan perasaanku”
“waeyo..??”
“hmmmm,entahlah..”
“aigoo! Oppa”
“ne..?”
“apa di kulkas mu ada ice cream ..?”
“ice cream..? tidak ada.
Jika aku membelinya aku memakannya di
tempat aku membeli.
Kau ingin ice cream ..?”
“ne” ucapku sambil menganggup
“bagaimana kalau kau ikut bersamaku..??”
“eodiga..?”
“malam ini aku pergi bersama sahabatku.
Bagaimana kalau kau ikut..??”
“ahh. Tidak usah
Nanti aku takut merepotkanmu”
“kau ingin tinggal sendiri di sini
semalaman..?
Jika kau ikut,setelah aku mengantar Hye Sun
pulang.kita bisa membeli ice cream.”
“tapi kau harus berjanji membelikanku..”
“ne.aku berjanji”
-----------------------------
“Kau sudah siap ..??” Tanya heechul
“ne” jawabku singkat
“Hee Sun-Ah.
Kau jarang berubah sejak tadi pagi..”
“hmmm,itu mungkin karena efek hilangnya
satu permohonan..”
“kita naik taksi saja ne.
Hari ini aku sedang malas mengemudi,tempatnya
tidak terlalu jauh dari sini”
“hhmm,gwenchana
Kajja!”
************
Di Hee Caffee ..
Di sana Han Mei,Kyuhyun dan Hye Sun sudah
menunggu ke datangan hee chul sambil mengobrol bersama. Han Mei berasal dari
china,sejak ia pindah ke korea.
Orang yang ia kenal pertama kali adalah
kyuhyun.ia juga yang mengajarkan Han Mei berbahasa korea..
Beberapa lama ia menunggu akhirnya hee chul
pun datang
“Annyeong Hasseyo.
Mianhae aku terlambat” ucapnya sambil
mengenggam tanganku
“eoh? Oppa!
Dia yeojachingu mu..??” Tanya Han Mei kaget
melihatku bersama hee chul
“ani. Dia adik sepupuku..” ucapnya
berbohong
Akupun sempat menatap sinis hee
chul.namun,daripada aku mengaku sebagai peri mungkin ini lebih baik
“Annyeong Hasseyo.
Choneun Han,Hee
Sun imnida..”
“Hye Sun imnida..”
“Hye Sun imnida..”
“Annyeong. Aku Han Mei..
Oppa,kau tidak pernah cerita tentang dia..”
“eoh,hmm.
Karena dia,d-dia baru kembali dari jepang”
“eoh,jinjja..??”
“ne”
“Hyung.kau sudah makan..??” Tanya kyuhyun
“aku..?? sudah..”
Setelah beberapa lama mereka berbincang
bersama sampai jam menunjukan pukul 9.30 malam.
Han Mei dan kyuhyun memutuskan untuk pulang
lebih dahulu,dan…
“Oppa,aku pulang dulu ne..??” ucak Hye Sun
“HyeSun-Ah,kau tidak ingin aku antar..??”
Tanya Hee Chul
“oh,tidak usah oppa.
Aku pulang naik taksi saja”
“aku juga pulang naik taksi..”
“ahh,itu sudah ada taksinya..
Aku duluan ne..
Annyeong” ucapnya lalu menaiki taksi dan
pergi
Melihat di seberang jalan ada sebuah toko
ice cream yang bisa di bilang cukup besar Hee Chul pun mengajakku untuk pergi
kesana..
**********
Hee chul pun memesan 2 mangkuk ice dan
membawanya lalu duduk dan makan bersama Hee Sun
“Bagaimana..?? ice cream di sini enak
bukan..??” Tanyanya
“hmmmm…” ucapku sambil memakannya
“jika kau ingin lagi,kau harus menghabiskan
dulu..”
“hmmmm…
Hmmmm…
Oppa,berikan aku satu lagi!
Punyaku sudah habis..”
Mendengar ucapannya hee chul melirik ke
arahku dan terkaget melihat ku yang sudah meng
Habiskannya
“k-kau..
Apa kau membuangnya..??” tanyanya sinis
“ani! Aku memakannya,
Berikan aku lagi..”
“ne” ucapnya lalu kembali membeli 2 mangkuk
ice cream lagi,kali ini ukurannya cukup besar dari yang tadi ia beli lalu
memberikannya kepadaku
“ini..” ucapnya sambil memberikan
“Gamsahamnida!” ucapku sambil memakannya
lagi
“ne”
“oppa! Jika aku menghabiskannya lagi apa kau akan memberikan aku satu lagi..??”
“oppa! Jika aku menghabiskannya lagi apa kau akan memberikan aku satu lagi..??”
“hmm, jika kau mau..”
Beberapa
menit kemudian..
“Oppa! Punyaku sudah habis..” ucapku
Hee chulpun melihat miliknya yang masih
penuh dengan tidak percaya.
Iapun membeli lagi satu mangkuk ice yang
ukurannya sangat besar yang seharusnya di makan untuk 3 orang..
“Hee Sun-Ah..
Ini yang terakhir,kita makan di luar ne..?
Sambil menunggu taksi” ucapnya sebelum
memberikan mangkuk ice
“ne” uacpku sambil memakannya dengan
berjalan keluar dari toko itu..
“hmmm.disana!
Di depan pintu rumah itu ada tangga,kita
tunggu di sana saja ne” ucapnya sambil memakan sisa ice yang ia pegang
“ne..”
Setelah lama menunggu tidak ada taksi
satupun yang lewat di hadapannya
“Aigoo! Ini sudah pukul 10.20 belum ada
taksi yang lewat sejak tadi..??”
“kita tunggu saja”ucapku yang sibuk masih
memakan ice itu..
Setelah ice nya habis akupun yang duduk di
samping nya menunggu taksi yang melintas sampai membuat mataku berat sekali
ingin tidur..
“Oppa! Sekarang jam berapa ..??” tanyaku
“sekarang... 10.35,
Waeyo…?”
“aku ngantuk sekali..
“aku ngantuk sekali..
Hoammm…”
“hmm yasudah,kau tidurlah.
Jika ada taksi,nanti aku akan
membangunkanmu..”
“Gwenchanayo..?”
“Gwenchanayo..?”
“ye,gwenchana.
Aigoo! Kenapa belum ada taksi yang melintas..?” Ucapnya
Aigoo! Kenapa belum ada taksi yang melintas..?” Ucapnya
Hee Chul kemudian menoleh ke arah
Kediamannya yang jaraknya sekitar 2km dari tempat ia berada..
“ini sudah jam 11.00 malam,
Tapi jarak kediamanku sejauh itu.aigoo! apa
aku harus berjalan kaki?” fikirnya dalam hati
“Hee Sun-Ah..
Hee Sun-Ah…” panggilnya dengan lembut
“………”
“Hee Sun-Ah,apa kau terlalu mengantuk..?”
ucapnya lagi
“aisshhh!” lanjutnya sebelum ia
menggendongku yang tertidur untuk sampai di
Kediamannya...
=========== To Be Continued ===========
Baca Part 1 Selengkapnya di http://drutaesun.blogspot.com/2013/08/fanfiction-korean-ff-fairytale-part-1.html

No comments:
Post a Comment